Berkelahi

Jam 20.15 Hedrick pergi ke buritan kapal hanya sekedar untuk merokok sebentar. Aroma khas dari tembakau yang terbakar mengisi ruang penciumannya. Asap mengepul begitu ia hembuskan ke udara. Angin malan ini cukup terasa dingin bertiup di kulitnya. Hedrick memandang jauh ke dalam kegelapan malam suara mesin kapal sama sekali tidak membuat ia terganggu. Sesekali ia melirik ke bawah. Walau Ia sama sekali tidak bisa melihat baling-baling kapal yang jauh berada di dalam air tapi gelombang yang dihasilkan cukup untuk menggulung orang sampai tak terlihat dalam hitungan detik.

"Apa jadinya jika ada seseorang jatuh ke bawah sana?" pikir Hedrick.

Untuk mencari jawaban tersebut Hedrick menjatuhkan puntung rokoknya. Namun puntung itu terlalu kecil. Alih-alih menyentuh air puntung itu malah tertiup angin dan hilang entah kemana.

"Seharusnya aku gunakan yang lebih besar dan berat."

"Wah... Kebetulan sekali kita bertemu lagi."

Suara seorang pria terdengar dari belakang membuat Hedrick menoleh. Terlihat tiga orang berjalan menghampirinya. Ia mengenali salah satu dari mereka. Itu adalah pria yang bertemu dengannya di dekat kolam tadi.

"Oh, aku kira tadi siapa. Ada maksud hati apa kalian beramai-ramai datang kemari?" tanya Hedrick sambil tersenyum.

"Tidak perlu basa-basi. Aku minta kau untuk menjauhi Monica. Dia hanya milikku seorang. Kalau tidak kau akan tahu akibatnya," ancam pria itu.

"Memangnya siapa kau berani memerintah ku? Aku mau dekat dengan siapapun juga tidak ada hubungannya denganmu. Apa kau itu suaminya Monica? Atau tunangannya? Jangan bilang kalau kau saja bukan pacarnya."

Hedrick memberi tatapan tajam pria di depannya ini. Merasakan tekanan yang begitu kuat membuat tubuhnya gemetar. Namun ia mengeretakan giginya dengan sangat kesal.

"Kau... Dasar tidak tahu diri. Kau belum tahu siapa aku. Aku adalah tuan muda dari grub C, salah satu dari grub perusahaan terbesar dan berpengaruh, Ricardo Kelvin. Akan aku buat kau menyesal karna telah berani berurusan denganku. Kalian berdua, hajar dia!!" perintah Ricardo pada dua bawahan yang mengikutinya.

"Kau ingin berkelahi? Boleh saja. Ayok maju."

Melihat ada dua mangsa datang sendiri Hedrick tentu tidak mau melewatkannya. Ia memberi isyarat untuk maju duluan. Merasa ditantang kedua pria yang datang bersama Ricardo lekas maju dan menyerang Hedrick. Dengan serigai jahat diwajahnya Hedrick menyayukan pukulannya menghajar kedua pria tersebut. Perkelahian sengit terjadi. Kedua bawahan Ricardo memang hebat sampai dapat membuat Hedrick temudur kebelakang dan sedikit memuntahkan darah. Tapi hal itu bukan berarti Hedrick dapat dikalahkan dengan mudah. Rasa sakit yang ia terima menambah semangatnya. Ia menyekat darah yang tersisa di bibirnya kemudian bangkit. Aura disekitar Hedrick berubah ketal.

"Bagus, bagus. Kalian lumayan juga. Sepertinya aku bisa mulai serius."

Dengan tatapan membunuh Hedrick kali ini menyerang duluan. Pergerakannya tiba-tiba berlipat ganda membuat kedua bawahan Ricardo tidak sempat menghindar. Dalam sekali pukulan keduanya tersungkur ke lantai dengan sangat keras sampai muntah darah.

"A-apa?! Bagaimana bisa dia mengalahkan bawahanku dengan begitu mudah?" batin Ricardo. Tubuhnya gemetar ketakutan.

"Ayok bangun. Tidak mungkin kalian kalah begitu saja, 'kan? Dimana kekuatan kalian sebelumnya tadi? Kalian benar-benar payah," ejek Hedrick sambil mengacungkan jempolnya ke bawah.

"Jangan remehkan kami!!"

Tidak terima, mereka berdua bangkit lalu menyerang Hedrick secara bersamaan. Hedrick dengan mudah menghindari serangan tersebut dan balik membalas. Walaupun tidak terlalu membangkitkan semangat Hedrick dalam berkelahi namun bolehlah menghibur dirinya sejenak.

"Kalian bedua benar-benar payah. Aku kira kalian hebat ternyata tidak sama sekali. Pelayan wanita di vilaku saja bisa memukul lebih kuat dari kalian. Sungguh memalukan!" ejek Hedrick kembali.

"Kami akan menghajar senyum mu itu!! Kita lihat apa kau masih bisa meremehkan kami lagi."

Dengan mudahnya mereka berdua terpancing emosi. Namun itulah yang Hedrick inginkan. Mereka berdua mengayunkan sekuat tenaga tinju mereka secara bersamaan ke arah Hedrick dan kemudian...

Bugk!

Pukulan tersebut berhasil mengenai wajah dan membuat korbannya tersungkur sangat keras ke lantai. Tapi pukulan tersebut bukan mengenai Hedrick, melainkan mengenai bos mereka sendiri yang berdiri di belakang Hedrick. Ricardo seketika tidak sadarkan diri dengan darah bercucur keluar dari hidungnya. Hedrick memang sengaja bediri di depan Ricardo saat kedua pria itu menyerangnya.

"Tuan muda, bangun tuan muda."

Mereka mencoba membangunkan tuan muda mereka namun karna pukulan itu sangat keras membuat Ricardo tidak kunjung sadarkan diri.

"Wah... Kalian cepat bawa tuan muda kalian itu ke ruang kesehatan kalau tidak dia mungkin saja bisa mati. Mumpung aku masih berbaik hati membiarkan kalian lolos kali ini."

"Kau harus membayar atas perbuatanmu ini. Matilah kau!!"

Salah satu bawahan Ricardo mengeluarkan senjata tajam dan seketika menyerang. Hedrick hanya perlu bergeser sedikit untuk menghindari serangan tersebut lalu berbalik menekuk tangan pria itu kebelakang sampai senjatanya terlepas dan sedikit mendorong tubuhnya keluar dari jeruji pagar pembatas yang memisahkan buritan kapal dan laut lepas. Pria itu tidak bisa bergerak dan hanya mampu menatap ngeri gulungan ombak dibawah sana.

"Sebelum kalian datang tadi aku sempat berpikir, apa yang terjadi kalau ada seseorang jatuh ke bawah sana? Bagaimana kalau...."

"Beraninya kau!! Lepaskan dia!"

Dengan bodohnya pria yang satunya menyerang Hedrick. Melihat itu tanpa pikir panjang lagi Hedrick mengayunkan tendangannya sampai membuat pria itu terjatuh terjun bebas dan berakhir di dasar laut yang dingin. Akibat gulungan ombak yang besar membuat pria tersebut tidak terlihat lagi kemana hanyutnya.

"Kau, kau telah membunuh seseorang. Tuan muda pasti akan melaporkanmu pada polisi!!" bentak pria yang ada di hadapan Hedrick begitu melihat temannya terjatuh.

"Jangan khawatir. Aku akan membantumu untuk menyelamatkan rekanmu itu," tanpa peringatan Hedrick tiba-tiba melemparkan pria tersebut sampai ikut terjatuh menyusul temannya. "Bye-bye... Jika kau telah menemukannya segera beritahu padaku. Aku pasti akan datang untuk melihatnya," teriaknya.

Namun kedua pria itu tidak akan mungkin bisa selamat. Walaupun mereka berhasil berenang keluar dari gulungan ombak itu tapi tetap saja mereka tidak memiliki apa-apa untuk terus mempertahankan tubuh mereka agar tetap dapat mengapung di atas air. Lama-kelamaan mereka akan kelelahan dan akhirnya tenggelam. Hedrick berbalik menoleh pada Ricardo yang masih tergeletak di lantai.

"Hm... Sekarang tinggal mengurus sampah ini. Enaknya diapakan dia ini ya?" Hedrick menjentikkan jarinya setelah mendapatkan ide.

Beberapa saat kemudian Hedrick kembali ke kamarnya. Sampai disana ia mendapati Veeno telah berdiri di depan pintu sambil menyilangkan kedua tangannya. Dari tatapannya sepertinya suasana Veeno senang tidak senang saat ini. Apa yang terjadi? Dengan perasaan bingung Hedrick melangkah masuk.

.

.

.

.

.

.

ξκύαε

Terpopuler

Comments

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

🍁mahes❣️💋🄻🄴🄱🄰🅁🄰🄽👻ᴸᴷ

apa sekarang ganti mangsa laki-laki ? 😁

2024-01-22

0

lihat semua
Episodes
1 Kasus pertama
2 Target baru
3 Bujuk rayu
4 Mabuk
5 Awal permainan
6 Sebuah permainan
7 Tidak segan-segan lagi
8 Melarikan diri
9 Seni tercantik
10 Teka-teki kode
11 Tahanan
12 Bisnis
13 Ditipu dengan mudah
14 Seni dalam koper
15 Kasus ketiga
16 Rencana liburan
17 Kapal pesiar
18 Wanita yang baik
19 Berkelahi
20 Permainan kecil
21 Dua pelayan
22 Santai saja
23 Rencana
24 Riang penyimpanan jetski
25 Ajakan
26 Casino
27 Permainan blackjack
28 Mencari masalah
29 Mengakhiri liburan
30 Berita itu tidak hilang
31 Mampir sebentar
32 Kebohongan
33 bermain dengan putri bos
34 Lanjut bermain
35 Jeda sesaat
36 Pertunjukan
37 Persalinan Felicia
38 Marguerite Daisy musim semi
39 Pertemuan dengan klien
40 Kenangan Veeno
41 Perkelahian dua sahabat.
42 Pemantauan target
43 Pertengkaran sepasang kekasih
44 Lanjut bermain
45 Ciri khas
46 Pesta perjamuan
47 Si pengancam misterius
48 Nyawa sebagai taruhan
49 Permintaan kecil
50 Jalan-jalan di mall
51 Belanja
52 Ada yang berubah
53 Bermain dengan Elly
54 Seni baru
55 Kabar gembira atau malapetaka?
56 Rahasia
57 Korban lagi
58 Kunci untuk memecahkan kode
59 Kode terpecahkan
60 Penyusup
61 Remaja kemping
62 Satu persatu tewas
63 Tawa dalam goa
64 Maksud kode yang ditinggalkan
65 Eksekusi Sara
66 Mereka sadis seperti biasa
67 Kulit Sara
68 Klub malam
69 Berurusan dengan orang yang salah
70 Bebas dari tuduhan
71 Untung tidak ketahuan
72 Badai
73 Perhatian
74 Study tour mahasiswa
75 Tak peduli
76 Akhir pekan yang sibuk
77 Lokasi pertama
78 Terlambat lagi
79 Kesempatan terakhir
80 Pengalihan perhatian
81 Sandi terakhir
82 Project penelitian
83 Melakukan uji coba
84 Tertangkap
85 Interogasi
86 Tipu daya jebakan
87 Kunjungan
88 Hal yang tak ingin dipercaya
89 Jadi ini alasannya?
90 Keluarga Andretti
91 Kebebasan dibayar penderitaan
92 Bawa aku pulang
93 Depresi berat
94 Seni terakhir
95 Alasan yang sebenarnya
96 Masa lalu
97 Kematian Tiffany
98 Identitas asli Veeno
99 Kehilangan orang yang disayangi
100 Persidang Hedrick
101 Kesaksian Felicia
102 Penyebab trauma Felicia
103 Sidang berikutnya
104 Penyataan perasaan
105 Janji suci
106 Sidang keputusan
107 Maaf
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Kasus pertama
2
Target baru
3
Bujuk rayu
4
Mabuk
5
Awal permainan
6
Sebuah permainan
7
Tidak segan-segan lagi
8
Melarikan diri
9
Seni tercantik
10
Teka-teki kode
11
Tahanan
12
Bisnis
13
Ditipu dengan mudah
14
Seni dalam koper
15
Kasus ketiga
16
Rencana liburan
17
Kapal pesiar
18
Wanita yang baik
19
Berkelahi
20
Permainan kecil
21
Dua pelayan
22
Santai saja
23
Rencana
24
Riang penyimpanan jetski
25
Ajakan
26
Casino
27
Permainan blackjack
28
Mencari masalah
29
Mengakhiri liburan
30
Berita itu tidak hilang
31
Mampir sebentar
32
Kebohongan
33
bermain dengan putri bos
34
Lanjut bermain
35
Jeda sesaat
36
Pertunjukan
37
Persalinan Felicia
38
Marguerite Daisy musim semi
39
Pertemuan dengan klien
40
Kenangan Veeno
41
Perkelahian dua sahabat.
42
Pemantauan target
43
Pertengkaran sepasang kekasih
44
Lanjut bermain
45
Ciri khas
46
Pesta perjamuan
47
Si pengancam misterius
48
Nyawa sebagai taruhan
49
Permintaan kecil
50
Jalan-jalan di mall
51
Belanja
52
Ada yang berubah
53
Bermain dengan Elly
54
Seni baru
55
Kabar gembira atau malapetaka?
56
Rahasia
57
Korban lagi
58
Kunci untuk memecahkan kode
59
Kode terpecahkan
60
Penyusup
61
Remaja kemping
62
Satu persatu tewas
63
Tawa dalam goa
64
Maksud kode yang ditinggalkan
65
Eksekusi Sara
66
Mereka sadis seperti biasa
67
Kulit Sara
68
Klub malam
69
Berurusan dengan orang yang salah
70
Bebas dari tuduhan
71
Untung tidak ketahuan
72
Badai
73
Perhatian
74
Study tour mahasiswa
75
Tak peduli
76
Akhir pekan yang sibuk
77
Lokasi pertama
78
Terlambat lagi
79
Kesempatan terakhir
80
Pengalihan perhatian
81
Sandi terakhir
82
Project penelitian
83
Melakukan uji coba
84
Tertangkap
85
Interogasi
86
Tipu daya jebakan
87
Kunjungan
88
Hal yang tak ingin dipercaya
89
Jadi ini alasannya?
90
Keluarga Andretti
91
Kebebasan dibayar penderitaan
92
Bawa aku pulang
93
Depresi berat
94
Seni terakhir
95
Alasan yang sebenarnya
96
Masa lalu
97
Kematian Tiffany
98
Identitas asli Veeno
99
Kehilangan orang yang disayangi
100
Persidang Hedrick
101
Kesaksian Felicia
102
Penyebab trauma Felicia
103
Sidang berikutnya
104
Penyataan perasaan
105
Janji suci
106
Sidang keputusan
107
Maaf

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!