MANDI

"Huhh, gimana nasib keturunanku nantinya kalau ibunya pendek begini." iseng Rayyan, padahal dia tidak berminat untuk menyentuh gadis yang dia sangka adalah gadis murahan, kemarin malam memang dia lepas kendali saking emosinya, tapi setelah dia bisa berfikir dengan jernih, rasanya dia tidak akan pernah sudi untuk meyentuh perempuan yang pernah disentuh oleh banyak laki-laki, baginya Rose hanyalah sebuah sampah.

"Siapa juga yang mau jadi ibu dari anak-anakmu." jawaban yang diberikan oleh Rose dalam hati sementara tangannya fokus melepaskan dasi Rayyan.

Setelah menyelsaikan tugasnya melepaskan dasi sang suami, Rose memundurkan tubuhnya, sayangnya, kepalanya membentur dagu Rayyan yang membuat kedua orang tersebut mengaduh secara bersamaan.

"Awhhhh." Rose memegang kepalanya yang terasa berdenyut karna terbentur dagu Rayyan yang keras.

Rayyan menggosok-gosokkan dagunya untuk meredakan rasa sakit yang dirasakannya, "Tidak bisakah kamu pelan-pelan." bentak Rayyan kesal.

"Maafkan aku kak, aku tidak sengaja." cicit Rose ketakutan mendengar bentakan Rayyan.

"Bagaimana kalau gigiku rontok dan membuatku jadi jelek, memangnya kamu mau bertanggung jawab hah, memangnya kamu punya uang untuk mengobatiku." Rayyan benar-benar lebay deh, perkara gitu doank pakai dibesar-besarin segala.

"Aku benar-benar minta maaf kak Rayyan, tapikan yang penting kak Rayyan sudah tidak kenapa-napakan."

"Ya Tuhan, kenapa sieh kak Rayyan pemarah sekali, perkara begini saja dia marahnya kayak kehilangan duit satu milyar, lagian disinikan aku juga korban dagunya yang super keras seperti baja itu, bagaimana kalau aku geger otak."

"Tidak kenapa-napa tidak kenapa-napa, sakit nieh, kamu fikir kepalamu lembek apa." Rayyan masih mengelus dagunya.

"Lebay, diakan cowok, gitu saja merengek." tentu saja Rose hanya bisa mengata-ngatai Rayyan dalam hati saja, cari mati namanya kalau dia sampai menyuarakan isi hatinya.

"Sekali lagi aku minta maaf kak Rayyan."

Pak Parhan datang tergopoh-gopoh saat mendengar suara ribut-ribut, laki-laki yang berusia sekitar 50 tahun itu bertanya, "Ada apa tuan, nona."

"Padahal perkara sepele doank dia pakai teriak-teriak segala, bikin orang khawatir saja kak Rayyan ini."

"Bukan apa-apa." jawab Rayyan, "Pak Parhan sebaiknya lakukan kembali tigas pak Parhan."

"Ohh, baik tuan." pak Parhan beberapa kali menoleh kebelakang untuk memastikan kalau apa yang dikatakan oleh tuannya benar adanya.

"Aku mau mandi, badanku pegal-pegal, sebagai istri kamu tahukan apa yang harus kamu lakukan."

Glekk, Rose menelan ludahnya, "Apa kak Rayyan akan melakukannya."

"Kenapa kamu malah melamun, cepat sana lakukan apa yang aku suruh."

"Ngelakuin apa kak." tanya Rose polos, karna Rayyan tidak bicara dengan detail sehingga Rose tidak tahu apa yang harus dia lakukan.

"Udah pendek, bodoh, gak berguna lagi." hina Rayyan atas kelemotan Rose.

"Kak Rayyan ringan banget sieh mulutnya mengata-ngatai orang." Rose menangis dalam hati karna dikata-katai habis-habisan.

"Ya kamu siapkan air untuk aku mandilah."

"Iya." lesu Rose berbalik dan meninggalkan Rayyan untuk melaksanakan perintah Rayyan, "Bilang kek gitu baik-baik, gak perlu bilang aku bodoh, pendek dan tidak berguna jugakan." dari sudut matanya merembas beberapa bulir benda cair yang dihasilkan oleh matanya karna kata-kata mutiara yang diteriakkan oleh Rayyan, dengan cepat Rose menghapusnya.

"Benar-benar gadis tidak berguna." masih saja Rayyan mengata-ngatai Rose.

Rose masih bisa mendengar ucapan Rayyan yang membuat air matanya semakin deras mengalir.

*****

Rayyan masuk ke kamarnya, dan saat memasuki kamar mandi, bathub dikamar mandi masih kosong melompong, dan itu membuatnya makin marah saja, dia bergegas keluar dari kamarnya menuju kamar Rose yang berada disebelah kamarnya, Rayyan mengetuk dengan tidak sabar.

Tok

Tok

Gak lama, terlihat gagang pintu terlihat bergerak yang menandakan tuh pintu ditarik dari dalam.

Belum sempat Rose membuka bibirnya, Rayyan mendahuluinya, "Aku bilang aku mau mandi."

"Iya aku tahu kakak mau mandi, bukannya tadi kakak sudah bilang." jawab Rose polos.

"Bagus ternyata kuping kamu masih berfungsi dengan baik."

Rose hanya mengerutkan kening tidak mengerti apa maunya Rayyan, Rayyan bilang ingin mandi, dia sudah menyiapkan air untuk suaminya itu, dan sekarang suaminya itu bawa-bawa kuping.

"Kak Rayyan ini maksudnya....."

"Kenapa bathub dikamar mandi belum kamu isi hah."

"Sudah kok."

"Apanya yang sudah, kamu sudah rabun ya."

"Aku sudah isi bathubnya kakak, kakak tinggal mandi saja."

Rayyan menarik pergelangan tangan Rose dan membawa gadis itu memasuki kamarnya yang bernuansa manly, dia membawa Rose ke kamar mandi dan menunjukkan bathub yang masih kosong, "Apakah selain pendek, bodoh dan tidak berguna, kamu sudah mulai rabun."

"Aku fikir ngisinya dikamar kita disebelah kak, aku sudah mengisi yang ada disana." karna berfikir mereka akan hidup sekamar sehingga Rose mengisi bathub dikamarnya.

"Dasar bodoh, kenapa kamu malah mengisi bathub dikamarmu, kamu fikir kamu bisa menggodaku hah dengan mandi dibathub dikamarmu." ini Rayyan malah suudzon lagi.

"Aku benar-benar tidak tahu kak Rayyan, maafkan aku."

"Cihh, ternyata kamu benar-benar tidak berguna."

Rose menunduk, sebisa mungkin dia menahan air matanya yang sepertinya sudah siap untuk tumpah ruang karna hinaan yang tiada hentinya.

"Nangis lagi, dasar cengeng."

Rose diam tidak menanggapi.

"Aku lagi tidak mood nonton dramamu ya, jadi sekarang lebih baik kamu isi tuh bathub, dengan air matamu kalau bisa."

Rose mengangguk karna dia berusah kuat untuk menahan air matanya.

10 menit kemudian, Rose keluar untuk memberitahukan kalau apa yang diminta oleh Rayyan sudah siap, "Kak Rayyan, airnya sudah siap."

"Hmmmm." tanpa menoleh dari ponsel yang dipegangnya.

"Aku permisi kalau begitu kak." Rose sudah siap akan melangkahkah kakinya keluar, namun Rayyan menahannya.

"Siapa yang menyuruh kamu untuk keluar."

"Ada lagi yang kakak butuhin." tanya Rose setengah hati, dia benar-benar ingin segera pergi dari hadapan Rayyan, laki-laki itu benar-benar mengintimidasinya.

"Ikut aku." perintah Rayyan bangun dari posisi duduknya dan melangkah menuju kamar mandi.

"Apa kak Rayyan memintaku untuk mandi bareng sama dia, tidakkkkkk." wajah Rose terlihat ngeri, "Apa aku kabur saja, aku tidak mau, aku belum siap." Rose mempertimbangkan untuk kabur dan mengunci kamarnya supaya Rayyan tidak bisa masuk, sayangnya, hatinya memerintahkannya untuk kabur, tapi kakinya masih belum beranjak dari posisinya berdiri.

"Kenapa kamu jadi patung disana, cepet."

"Ehh, iya kak." gugup Rose, biar bagaimanapun, dia tidak mungkin kabur juga kalau dia masih ingin hidup tenang, dan dengan langkah diseret Rose berjalan menyusul Rayyan ke kamar mandi.

Saat dikamar mandi, Rose bisa melihat Rayyan melepaskan celana boxernya yang membungkus bagian pribadinya, itu satu-satunya yang masih tersisa ditubuhnya Rayyan, Rose dengan sangat jelas bisa melihat tubuh bagian belakang Rayyan, refleks Rose menutup matanya dengan kedua tangannya, tapi meskipun begitu, dia agak sedikit merenggangkan jari-jarinya sehingga dia masih bisa melihat tubuh mulus tanpa cacat tersebut.

"Akhh, kenapa sieh laki-laki itu main seenaknya saja main lepas begini, dia tidak tahu apa jantungku udah mau copot begini."

*****

Episodes
1 KESEDIHAN ROSE
2 WANITA SIALAN
3 KEDATANGAN RAYYAN
4 BAGAIMANA KALAU AKU HAMIL
5 HARI PERNIKAHAN
6 HARI PERNIKAHAN
7 SAH
8 KAMAR PENGANTIN
9 LINGERIE
10 FITNAH DIO
11 DIA HARUS MENDERITA
12 KEDATANGAN OM DONI DAN TANTE VIVI
13 DASAR PENDEK
14 MANDI
15 KEISENGAN RAYYAN
16 MAKAN MALAM MENYEBALKAN
17 NGUPING
18 MENYANYI DAN MENARILAH DIHADAPANKU
19 DASAR GADIS MUNAFIK
20 DASAR LAKI-LAKI SINTING
21 PERTENGKARAN DIRUMAH SAKIT
22 MENJENGUK RAKA
23 APA LAKI-LAKI ITU PERNAH MENYENTUHMU
24 MENGETAHUI FAKTA
25 JANGAN SENTUH AKU
26 NGAPAIN GUE CEMBURU
27 BOSSKU TERNYATA SUAMIKU
28 AJAKAN MAKAN SIANG
29 KEPO
30 KEDATANGAN RAYYAN DICAFE
31 KALIAN JADIANKAN
32 JANGAN PECAT AKU
33 BERSIKAPLAH SEPERTI ISTRI YANG BAIK
34 KEDATANGAN ORANG TUA RAYYAN
35 PERTEMUAN MERTUA DAN MENANTU
36 SEKAMAR
37 KAPAN MENCERAIKANKU
38 SARAPAN
39 SUDAH ADA TANDA-TANDA KEHIDUPAN
40 BERTEMU DENGAN DELLA
41 PERTENGKARAN DI CAFE
42 APA DIA BAIK-BAIK SAJA
43 JADIKAN ROSE SEKERTARISMU
44 DITURUNKAN
45 MAKAN SIANG BERSAMA
46 DI PANGGIL KE RUANGAN RAYYAN
47 KITA PULANG BERSAMA
48 UANGKU AKAN DIGANTIKAN
49 HONEYMOON
50 MINUMAN PENAMBAH STAMINA
51 TELPON DARI DELLA
52 MAKAN SIANG BERSAMA DELLA
53 PERLAKUAN MANIS RAYYAN
54 KECEMBURUAN DELLA
55 DIA BUKAN PACARKU
56 MAMA VIONA DAN PAPA RICO KEMBALI KE AMERIKA
57 PIJIT AKU
58 CHAT DARI DIO
59 KEMARAHAN ROSE
60 KEDATANGAN ADNAN
61 CURHAT ROSE
62 KAMU BICARA JUJURKAN
63 PONSEL BARU
64 OM DONI SAKIT
65 DIA ADALAH MASA DEPANKU
66 AKU AKAN PERGI KE JEPANG
67 HARUSKAH MINTA IZIN
68 KAMU MENGGUNAKAN GUNA-GUNAKAN
69 MENGINGKARI PERASAAN
70 RAYYAN PULANG
71 AJAKAN MERAYAKAN ULANG TAHUN
72 CEMBURU
73 AKU BUKAN LAKI-LAKI BRENGSEK
74 MENCUCI MOBIL
75 SAKIT
76 KENAPA HATIKU JADI PANAS
77 APA YANG TERJADI
78 MEMINJAM UANG
79 TIDURLAH DENGANKU
80 MELAKUKANNYA
81 JANGAN PERGI
82 KEKHAWATIRAN RAYYAN
83 KISAH CINTA ROSE DAN RAKA
84 ROSE DITEMUKAN
85 BERTENGKAR
86 MINTA MAAF
87 BUNGA DARI RAYYAN
88 SIAPA RAKA
89 MAKAN DIKANTIN KANTOR
90 KPERGOK
91 MEMBAWA ROSE KE SALON
92 KAMU CANTIK SEKALI
93 MENYATAKAN PERASAAN
94 CERITAKAN TENTANG RAKA
95 KENAPA JATUH CINTA PADA WANITA SEPERTIKU
96 MEMINTA RESTU
97 KIRIMAN BUNGA DIPAGI HARI
98 HATIKU HANYA UNTUK KAK RAKA
99 NIAT JAHAT DELLA
100 IKLHASKAN RAKA
101 KAKAK SALAH PAHAM
102 ROSE MENGHILANG
103 TIDAK MENEMUKAN ROSE
104 APA ADA YANG KAMU SEMBUNYIKAN
105 KECELAKAAN
106 HAMIL
107 AKU MENYERAHKAN ROSE PADAMU
108 TETAPLAH DISAMPINGKU
Episodes

Updated 108 Episodes

1
KESEDIHAN ROSE
2
WANITA SIALAN
3
KEDATANGAN RAYYAN
4
BAGAIMANA KALAU AKU HAMIL
5
HARI PERNIKAHAN
6
HARI PERNIKAHAN
7
SAH
8
KAMAR PENGANTIN
9
LINGERIE
10
FITNAH DIO
11
DIA HARUS MENDERITA
12
KEDATANGAN OM DONI DAN TANTE VIVI
13
DASAR PENDEK
14
MANDI
15
KEISENGAN RAYYAN
16
MAKAN MALAM MENYEBALKAN
17
NGUPING
18
MENYANYI DAN MENARILAH DIHADAPANKU
19
DASAR GADIS MUNAFIK
20
DASAR LAKI-LAKI SINTING
21
PERTENGKARAN DIRUMAH SAKIT
22
MENJENGUK RAKA
23
APA LAKI-LAKI ITU PERNAH MENYENTUHMU
24
MENGETAHUI FAKTA
25
JANGAN SENTUH AKU
26
NGAPAIN GUE CEMBURU
27
BOSSKU TERNYATA SUAMIKU
28
AJAKAN MAKAN SIANG
29
KEPO
30
KEDATANGAN RAYYAN DICAFE
31
KALIAN JADIANKAN
32
JANGAN PECAT AKU
33
BERSIKAPLAH SEPERTI ISTRI YANG BAIK
34
KEDATANGAN ORANG TUA RAYYAN
35
PERTEMUAN MERTUA DAN MENANTU
36
SEKAMAR
37
KAPAN MENCERAIKANKU
38
SARAPAN
39
SUDAH ADA TANDA-TANDA KEHIDUPAN
40
BERTEMU DENGAN DELLA
41
PERTENGKARAN DI CAFE
42
APA DIA BAIK-BAIK SAJA
43
JADIKAN ROSE SEKERTARISMU
44
DITURUNKAN
45
MAKAN SIANG BERSAMA
46
DI PANGGIL KE RUANGAN RAYYAN
47
KITA PULANG BERSAMA
48
UANGKU AKAN DIGANTIKAN
49
HONEYMOON
50
MINUMAN PENAMBAH STAMINA
51
TELPON DARI DELLA
52
MAKAN SIANG BERSAMA DELLA
53
PERLAKUAN MANIS RAYYAN
54
KECEMBURUAN DELLA
55
DIA BUKAN PACARKU
56
MAMA VIONA DAN PAPA RICO KEMBALI KE AMERIKA
57
PIJIT AKU
58
CHAT DARI DIO
59
KEMARAHAN ROSE
60
KEDATANGAN ADNAN
61
CURHAT ROSE
62
KAMU BICARA JUJURKAN
63
PONSEL BARU
64
OM DONI SAKIT
65
DIA ADALAH MASA DEPANKU
66
AKU AKAN PERGI KE JEPANG
67
HARUSKAH MINTA IZIN
68
KAMU MENGGUNAKAN GUNA-GUNAKAN
69
MENGINGKARI PERASAAN
70
RAYYAN PULANG
71
AJAKAN MERAYAKAN ULANG TAHUN
72
CEMBURU
73
AKU BUKAN LAKI-LAKI BRENGSEK
74
MENCUCI MOBIL
75
SAKIT
76
KENAPA HATIKU JADI PANAS
77
APA YANG TERJADI
78
MEMINJAM UANG
79
TIDURLAH DENGANKU
80
MELAKUKANNYA
81
JANGAN PERGI
82
KEKHAWATIRAN RAYYAN
83
KISAH CINTA ROSE DAN RAKA
84
ROSE DITEMUKAN
85
BERTENGKAR
86
MINTA MAAF
87
BUNGA DARI RAYYAN
88
SIAPA RAKA
89
MAKAN DIKANTIN KANTOR
90
KPERGOK
91
MEMBAWA ROSE KE SALON
92
KAMU CANTIK SEKALI
93
MENYATAKAN PERASAAN
94
CERITAKAN TENTANG RAKA
95
KENAPA JATUH CINTA PADA WANITA SEPERTIKU
96
MEMINTA RESTU
97
KIRIMAN BUNGA DIPAGI HARI
98
HATIKU HANYA UNTUK KAK RAKA
99
NIAT JAHAT DELLA
100
IKLHASKAN RAKA
101
KAKAK SALAH PAHAM
102
ROSE MENGHILANG
103
TIDAK MENEMUKAN ROSE
104
APA ADA YANG KAMU SEMBUNYIKAN
105
KECELAKAAN
106
HAMIL
107
AKU MENYERAHKAN ROSE PADAMU
108
TETAPLAH DISAMPINGKU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!