BAB 17 KEJUTAN UNTUK YANG TERSAYANG

Waktu sudah menunjukan pukul sebelas malam , berkali kali aku menatap jam di dinding bertanya tanya kenapa mas Prasetyo tak kunjung datang ?

Padahal aku sudah menyiapkan kejutan untuk menggodanya. Rasa lelah karena seharian bekerja di kantor akan aku luluhkan lewat pelayanan malam ini.

Huft~ lama sekali .

Tubuhku sudah semakin dingin lantaran pendingin ruangan yang menyala, aku menutup tubuhku menggunakan selimut tebal dengan sesekali menatap ke arah pintu siapa tahu mas Prasetyo pulang.

Anak anakku sudah pada tidur sejak pukul sembilan tadi. Sudah menjadi rutinitas sejak mereka kecil yakni tidur sendiri tanpa harus ditungguin ibunya, ya sesekali sih gak apa.

Beberapa saat kemudian,

Ceklek~ terdengar suara pintu kamar terbuka.

Mas Prasetyo melangkah masuk ke dalam sambil melonggarkan dasi dan melepas jas kerjanya. Dia meletakkan perlengkapan kerjanya lalu berjalan mendekati ke arahku yang pura pura tidur.

Cup~ satu kecupan singkat mendarat hangat di keningku.

Aroma kopi Hhmm~ seperti nya mas Prasetyo harus lembur menyelesaikan pekerjaan nya sampai meminum kopi.

"Mas sudah pulang ?" tanyaku dengan suara dibuat rendah seperti baru bangun tidur.

"Iya sayang, maaf ya mas pulang larut. Tidak usah bangun, mas mau bersihkan badan dulu." ucap mas Prasetyo sambil mengusap pucuk kepalaku.

"Hhmm iya mas~" aku masih berbaring, melihat gurat capeknya mas Prasetyo aku gak mungkin langsung memberikannya kejutan.

Aku menunggu mas Prasetyo membersihkan diri di kamar mandi. Suara gemerincing air terdengar dari luar, aku merasa berdebar kira kira seperti apa reaksinya mas Prasetyo kalau melihat penampilan ku malam ini ?

Selang sepuluh menit kemudian,

Lampu kamar sudah menyala terang setelah sebelumnya menyala redup temaram. Mas Prasetyo keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang melilit pinggang kerasnya.

Sisa bulir air masih tampak menetes dari ujung rambut, aroma wangi sabun menyeruak berpadu dengan aroma maskulin tubuh mas prasetyo, sungguh perpaduan yang menggoyahkan iman.

"Berkedip Lah sayang , aku tahu kamu sedang mengagumi aku ya kan ?" ucap mas Prasetyo dengan senyum yang menawan.

"Sudah makan mas ?" aku bertanya tanpa turun dari ranjang. Dengan selimut yang menutupi sampai batas dada. Mana mungkin aku mengaku jika tebakan mas Prasetyo benar haha~

"Mas sudah makan tadi di kantor. Kamu sama anak anak juga sudah makan kan ?" tanya mas Prasetyo sembari dirinya duduk di depan meja menyisir rambutnya.

"Sudah mas~ Hhmm mas Prasetyo kelihatannya lelah sekali. Padahal~" kenapa tiba tiba aku merasa kasihan ya melihat mas Prasetyo yang tampak begitu capek.

"Capek mas hilang begitu melihat kamu sayang, " mas Prasetyo tersenyum lagi kali ini sambil menatap diriku penuh rasa.

"Kalau begitu biar aku bantu mas , aku akan pijit mas mau ?" aku mulai tersenyum genit sambil membuka selimut yang sedari tadi menutup tubuhku.

Glek~ pandangan mas Prasetyo tampak terkunci kala menatap tubuhku yang seksi berbalut lingerie warna merah menyala berkain tipis yang tidak mampu menutupi bagian tubuhku yang sensitif.

"Kamu sengaja mau menggoda aku sayang ?" ucap mas Prasetyo kemudian.

"Apalagi yang bisa Dewi lakukan selain membantu memuaskan mas di atas ranjang ? sini mas~" aku turun dari ranjang lalu meraih pergelangan tangan mas Prasetyo.

Belum juga aku melancarkan aksi kejutanku eh tiba tiba~

Ssyyuutt~ tubuhku terasa melayang kala tangan mas Prasetyo dengan kuat mengangkat dan membaringkan aku kembali di atas ranjang.

"Mas jadi pingin makan lagi sayang~" goda mas Prasetyo sambil mengusap pipiku lalu menjilati telingaku.

"Mas~ kenapa jadi mas Prasetyo yang memakan aku ? Hentikan dulu mas ahh~" sensasi geli itu terus menyerangku.

"Gantian sayang, mas dulu lalu kamu oke ?" kalimat singkat yang dilontarkan mas Prasetyo di sela aktifitas nya me ngu lum bibirku.

Aku mengangguk patuh, saat ini aku membiarkan mas Prasetyo bermain main diantara dua gundukan kenyalku yang bulat menantang .

"Apakah ini kejutan untuk mas , sayang ? Mas suka sekali tubuhmu wangi , seperti magnet yang terus menarik mas." kembali Mas Prasetyo menghisap salah satu bagian dan memilin bagian satunya.

Setiap di remas aku merasakan semakin gatal di bawah sana..Terlebih saat tubuh mas Prasetyo yang setengah menindih dan sesuatu yang keras itu menekan bagian bawa tubuhku.

Hhmmpphh~ hhmmpphh~

Mas Prasetyo kembali naik lalu kami berciuman, tangan mas Prasetyo begitu nakal meremas menyusuri tubuhku semakin kebawah.

Kain tipis ini justru membuat sensasi geli yang lebih dari biasanya, mas Prasetyo mengusap bagian bawah ku dari luar.

Setiap gesekan tangan yang terhalang kain membuat aku menggelinjang nikmat.

"Sshh ahh mas~" aku menatap sayu dan mas Prasetyo mengerti hal itu.

Perlahan mas Prasetyo menyingkap kain keatas hingga kini wajah tampannya tepat berada di hadapan milikku yang semakin basah pasti.

Netra kami saling beradu , pemandangan seksi kala aku menikmati setiap gerakan jemari dan mulut mas Prasetyo.

Shh ahh~

Aku merasa tubuhku semakin panas dan gatal. Mas Prasetyo lihai sekali memainkan lidahnya menyusuri belahan becek di bawah sana. Sengaja tadi aku mencukur habis bulu bulu halus sehingga kali ini setiap sentuhan terasa begitu candu.

Aku sengaja membuka kedua kakiku lebar sambil mengusap kepala mas Prasetyo yang lahap menikmati itu.

"Mas aku mau sampai ahh~" aku meracau tubuh bawahku menegang lalu,

Ahh💦💦

Nafasku masih tersengal kala mas Prasetyo bangun dan menatap tersenyum ke arahku.

"Mas masuk sekarang ya sayang ?"

"Nanti mas, nanti dulu~"

Aku bangun dan mendorong tubuh mas Prasetyo sampai terbaring, dengan gerakan seksi nan nakal aku gantian melahap mas Prasetyo.

"Nikmatin hidangan pembuka dulu mas~" aku mengerlingkan mataku genit.

"Ugh sayang silakan~" suara serak khas orang yang tersulut gairah.

Aku melakukan itu dengan lembut, jemariku bergerak naik turun dengan menyesap ujungnya.

Aku fokus memberikan pelayanan, hingga dalam beberapa saat benda itu semakin keras dan menantang.

"Ugh sayang enak sekali~" racauan mas Prasetyo kala aku men ji la ti ujung nya.

Mas Prasetyo mengumpulkan rambut panjangku lalu menekan lebih dalam, "Sayang sedikit lagi ugh~"

Aku berusaha memberikan yang terbaik sampai hampir tersedak saat mas Prasetyo ikut menggerakkan pinggulnya dan,

Akhh~

Usai hidangan pembuka yang sama sama nikmat, kami melanjutkan permainan ke adegan selanjutnya.

Setiap penyatuan dan gerakan kami seirama, tatapan netra kami kerap terkunci seakan menyalurkan rasa cinta yang melimpah ruah.

Sesekali kami meracau bersama kala dua bagian tubuh kami saling memberi dan menerima kenikmatan.

Beruntung kamar utama sudah di setel kedap suara sehingga meski kami bersuara keras tidak akan terdengar sampai keluar.

Tubuh kami sama sama menggeliat seperti cacing kepanasan, setiap hentakan membuat aku merasa melayang di awang awang.

Stamina mas Prasetyo memang tidak perlu diragukan, dia kuat bermain banyak ronde dalam semalam.

"Sedikit lagi sayang ahh~" suara serak di sela hentakan kerasnya.

"Mas , lebih dalam lagi ini terlalu nikmat ahh~"

Episodes
1 BAB 1 KESULITAN EKONOMI
2 BAB 2 COBAAN BERAT RUMAH TANGGA
3 BAB 3 PEKERJAAN DI KOTA
4 BAB 4 BERTEMU LAGI
5 BAB 5 PRIA GULA MANISKU
6 BAB 6 CINTA MONYET BERSEMI KEMBALI
7 BAB 7 ADU DOMBA
8 BAB 8 MALAM INI MILIK KITA SAYANG
9 BAB 9 BERWISATA
10 BAB 10 NOMOR TAK DIKENAL
11 BAB 11 PINDAHAN
12 BAB 12 GAGAL BERCERAI
13 BAB 13 AKU PENASARAN
14 BAB 14 BERTEMU
15 BAB 15 BAGAIMANA BISA ??!!
16 BAB 16 KEHAMILAN ISTRI SAH
17 BAB 17 KEJUTAN UNTUK YANG TERSAYANG
18 BAB 18 MUNCUL TIBA TIBA
19 BAB 19 KE MALL
20 BAB 20 TIDAK AKAN MELEPASKANMU
21 BAB 21 MERAJUK
22 BAB 22 PULANG LARUT
23 BAB 23 BEKAL MAKAN SIANG KEJUTAN
24 BAB 24 TERKEJUT
25 BAB 25 TRIK APA YANG DIA MAINKAN
26 BAB 26 DI BAWA LARI
27 BAB 27 MENGHILANG
28 BAB 28 EMOSIONAL
29 BAB 29 KESEMPATAN KEDUA
30 BAB 30 TERKEKANG DI PERANTAUAN
31 BAB 31 SEMINGGU BERLALU
32 BAB 32 BEGITU PUTIH NAN MULUS
33 BAB 33 TERTARIK ISTRI ORANG
34 BAB 34 DIJADIKAN TARUHAN
35 BAB 35 DIBAWA JURAGAN
36 BAB 36 RENCANA UNTUK KABUR
37 BAB 37 BERHASIL KABUR
38 BAB 38 SEBENTAR LAGI~ TUNGGU AKU~
39 BAB 39 LUPA INGATAN
40 BAB 40 FLASHBACK USAI KABURNYA KUMALA DEWI
41 BAB 41 MALAM SEBELUM PULANG KE JAWA
42 BAB 42 SELISIH JALAN
43 BAB 43 PULANG KAMPUNG
44 BAB 44 LAPORAN MATA MATA
45 BAB 45 PINJAM UANGMU DULU
46 BAB 46 PENGALIHAN PERJALANAN BISNIS
47 BAB 47 BERTEMU LAGI
48 BAB 48 SALAH RESEP
49 BAB 49 TIDAK LAYAK DIPERTAHANKAN
50 BAB 50 JODOH SEJATI KU
51 BAB 51 PERMAINAN SALMA
52 BAB 52 BERKAS PERCERAIAN KUMALA DEWI
53 BAB 53 MELAHIRKAN
54 BAB 54 KONDISI DARURAT PASCA KELAHIRAN
55 BAB 55 TIDAK MAMPU BERTAHAN
56 BAB 56 SEMUA TERKUAK
57 BAB 57 SAAT ITU HAMPIR TIBA
58 BAB 58 CEMBURU DI PERTEMUAN PERTAMA ?
59 BAB 59 BERUJUNG BAHAGIA, SELAMANYA.
Episodes

Updated 59 Episodes

1
BAB 1 KESULITAN EKONOMI
2
BAB 2 COBAAN BERAT RUMAH TANGGA
3
BAB 3 PEKERJAAN DI KOTA
4
BAB 4 BERTEMU LAGI
5
BAB 5 PRIA GULA MANISKU
6
BAB 6 CINTA MONYET BERSEMI KEMBALI
7
BAB 7 ADU DOMBA
8
BAB 8 MALAM INI MILIK KITA SAYANG
9
BAB 9 BERWISATA
10
BAB 10 NOMOR TAK DIKENAL
11
BAB 11 PINDAHAN
12
BAB 12 GAGAL BERCERAI
13
BAB 13 AKU PENASARAN
14
BAB 14 BERTEMU
15
BAB 15 BAGAIMANA BISA ??!!
16
BAB 16 KEHAMILAN ISTRI SAH
17
BAB 17 KEJUTAN UNTUK YANG TERSAYANG
18
BAB 18 MUNCUL TIBA TIBA
19
BAB 19 KE MALL
20
BAB 20 TIDAK AKAN MELEPASKANMU
21
BAB 21 MERAJUK
22
BAB 22 PULANG LARUT
23
BAB 23 BEKAL MAKAN SIANG KEJUTAN
24
BAB 24 TERKEJUT
25
BAB 25 TRIK APA YANG DIA MAINKAN
26
BAB 26 DI BAWA LARI
27
BAB 27 MENGHILANG
28
BAB 28 EMOSIONAL
29
BAB 29 KESEMPATAN KEDUA
30
BAB 30 TERKEKANG DI PERANTAUAN
31
BAB 31 SEMINGGU BERLALU
32
BAB 32 BEGITU PUTIH NAN MULUS
33
BAB 33 TERTARIK ISTRI ORANG
34
BAB 34 DIJADIKAN TARUHAN
35
BAB 35 DIBAWA JURAGAN
36
BAB 36 RENCANA UNTUK KABUR
37
BAB 37 BERHASIL KABUR
38
BAB 38 SEBENTAR LAGI~ TUNGGU AKU~
39
BAB 39 LUPA INGATAN
40
BAB 40 FLASHBACK USAI KABURNYA KUMALA DEWI
41
BAB 41 MALAM SEBELUM PULANG KE JAWA
42
BAB 42 SELISIH JALAN
43
BAB 43 PULANG KAMPUNG
44
BAB 44 LAPORAN MATA MATA
45
BAB 45 PINJAM UANGMU DULU
46
BAB 46 PENGALIHAN PERJALANAN BISNIS
47
BAB 47 BERTEMU LAGI
48
BAB 48 SALAH RESEP
49
BAB 49 TIDAK LAYAK DIPERTAHANKAN
50
BAB 50 JODOH SEJATI KU
51
BAB 51 PERMAINAN SALMA
52
BAB 52 BERKAS PERCERAIAN KUMALA DEWI
53
BAB 53 MELAHIRKAN
54
BAB 54 KONDISI DARURAT PASCA KELAHIRAN
55
BAB 55 TIDAK MAMPU BERTAHAN
56
BAB 56 SEMUA TERKUAK
57
BAB 57 SAAT ITU HAMPIR TIBA
58
BAB 58 CEMBURU DI PERTEMUAN PERTAMA ?
59
BAB 59 BERUJUNG BAHAGIA, SELAMANYA.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!