4. Setuju ( Revisi)

Talita menunduk lemas. Disingkirkannya daun-daun kecil yang menempel di gaun indah pinjaman dari Melani. Talita tidak enak hati jika gaun itu kotor karena dirinya. Meski Talita sendiri tidak yakin bisa bertemu lagi dengan wanita berambut pirang itu.

Sejenak Talita memilih berdiam diri untuk berpikir. Dia tidak tahu kemana harus pergi. Terlebih dia diusir dari mobil tanpa membawa apa-apa, kecuali ponsel.

"Aha, ponselnya," seru Talita begitu teringat akan ponsel yang diberikan Faras. Dia berlari kembali ke titik dimana tadi dia diturunkan secara paksa.

Talita menajamkan penglihatan diantara rumput-rumput liar yang tumbuh subur di pinggir jalan. Ponsel pemberian dari Faras pasti juga ikut terjatuh saat Talita keluar dari mobil.

"Aku yakin pasti ponselnya jatuh di sekitaran sini," Talita berbisik dengan bola mata yang terus menelisik.

Beberapa saat mencari, akhirnya Talita menemukan ponsel karena warnanya yang ungu muda terlihat mencolok diantara rerumputan. Talita berjongkok untuk memungut ponsel itu lalu mulai menyalakannya.

Meski baru pertama kali memiliki ponsel, tapi Talita cepat mengerti cara menggunakan alat pintar tersebut. Dia mencari nomor telepon Faras lalu menekan tombol hijau untuk memanggil.

Talita tak perlu menunggu lama, karena di ujung sana Faras memang sedang menunggu telepon darinya. Sambungan telepon terhubung dan langsung terdengar suara Faras.

"Halo, Talita. Bagaimana? Kamu masih tetep nolak penawaran aku?"

Dada Talita tersengal naik turun akibat sempat berlari. Maka Talita pun menghela nafas sejenak agar bisa berbicara dengan jelas. "Iya, Mas. Aku mau tapi jangan pecat dan jangan tinggalin aku di sini. Tolong Mas Faras balik lagi, aku nggak tahu jalan, Mas."

Di seberang sana, Faras tersenyum puas. Ternyata tidak sulit untuk membuat Talita menuruti kemauannya.

"Oke, kamu jalan saja terus ke depan."

"Kenapa nggak mobil Mas Faras saja yang mundur?" kata Talita yang sedikit geram karena harus berjalan menyusul Faras.

"Kamu mau jalan atau aku tinggalkan?" Faras balik bertanya juga dengan nada kesal.

"Iya, iya aku jalan."

Talita mematikan ponsel sambil memayunkan bibir hampir menyerupai paruh bebek. Menapaki jalan beraspal tanpa sepatu membuat kaki Talita terasa sakit, tapi akan lebih sakit lagi jika dia memakai sepatu hak tinggi.

Setelah melihat mobil Faras berhenti di ujung jalan, Talita semakin mempercepat langkah. Kakinya sudah tak kuat berada di jalan aspal yang panasnya luar biasa di siang bolong. Dia masuk ke dalam mobil dan menghela nafas lega.

Sementara Faras hanya mengamati Talita melalui sudut matanya. Wajah Talita tampak berkeringat tapi untung saja tidak sampai merusak penampilannya.

"Pakai lagi sepatu itu!" titah Faras begitu melihat kaki Talita yang tak lagi memakai sepatu.

"Memang harus pakai ya, Mas? Kaki aku sakit banget kalau pakai sepatu model begini."

Talita memasang wajah memelas berharap Faras akan mengasihaninya dan memberi toleransi agar tidak perlu memakai sepatu 'jahanam' yang kini sedang ditentengnya. Namun, Faras justru mengalihkan pandangan ke depan dengan mimik wajah yang seolah tidak peduli.

"Kamu turun lagi atau pakai sepatu itu!"

"Iya, iya, aku pakai."

Terdengar suara helaan nafas. Mau tak mau Talita menuruti kemauan Faras, memakai lagi sepatu high heels dengan berat hati.

Mobil kembali melaju dengan kecepatan normal. Kini Faras mengambil benda seperti buku dari dalam tas ranselnya. Sekilas tampak Faras menuliskan sesuatu lalu menyobeknya dan menyodorkan pada Talita.

"Apa ini, Mas?" Talita bertanya sambil menerima kertas itu.

Tak menunggu jawaban dari Faras, Talita pun langsung mengerti jika kertas yang ada di tangannya adalah selembar cek dengan nominal sebesar lima puluh juta. Mulut Talita sedikit terbuka saking terkejut dan ketika itu pula badannya menjadi bergemetar.

"Li-lima puluh juta, Mas? Ini buat aku?"

Jantung Talita serasa melompat dari tempatnya ketika melihat Faras menganggukan kepalanya. Kedua manik mata hitam milik Talita semakin membulat, begitu juga dengan mulutnya yang melingkar membentuk huruf O.

Priya melirik wajah Talita lalu mengulum senyum. Kentara sekali jika gadis itu baru pertama kali mendapatkan uang sebanyak itu.

"Ini sebagai bukti kalau aku serius dengan ucapanku. Aku nggak main-main. Aku akan bayar satu milyar dan untuk uang mukanya aku beri lima puluh juta dulu."

Talita menelan saliva. Bingung langsung menyergap dirinya. Uang sebanyak lima puluh juta sudah ada ditangannya. Itu adalah uang yang lebih dari cukup untuk menyekolahkan Ulfa dan pengobatan ibu. Bahkan mungkin Talita mampu untuk melanjutkan kuliah. Seperti apa yang selama ini dia impikan.

"Tapi ingat ya, Ta! Kalau sampai rahasia kita ini bocor, kamu harus kembalikan uang yang sudah aku berikan ke kamu. Mengerti?"

Talita menelan saliva sesaat sebelum menganggukan kepala. Beberapa kali dia menarik sebanyak-banyaknya udara masuk ke dalam paru-paru untuk menetralkan perasaan. Ancaman yang keluar dari mulut Faras seolah menerjunkan Talita setelah sesaat tadi seperti hendak melayang.

Sisa perjalanan itu, baik Talita maupun Faras hanya diam dengan pikiran masing-masing. Talita memikirkan banyaknya uang yang baru saja dia dapatkan hanya dengan mengaku sebagai pacar majikannya. Belum lagi jika sandiwara mereka berhasil, dia akan mendapat uang lebih banyak lagi.

Bersamaan pula dengan Faras yang menyunggingkan senyum tipis seraya melepas pandang ke luar jendela. Dia yakin, dengan memperkenalkan Talita sebagai seorang kekasih, gosip miring yang menimpa dirinya itu akan sirna dan dia tidak akan kehilangan peran dalam film 'Bad Guys'.

Sedangkan Priya yang sudah lega karena Talita tidak jadi dibuang begitu saja, bersiul riang hingga akhirnya mereka sampai di depan gedung perbelanjaan.

Episodes
1 1. Mencari Pekerjaan
2 2. Gosip (Revisi)
3 3. Pacar Kontrak (Revisi)
4 4. Setuju ( Revisi)
5 5. Akting (Revisi)
6 6. Papi Mami Pulang (Revisi)
7 7. Bersama Melani (Revisi)
8 8. Mengungkit (Revisi)
9 9. Obrolan Berdua (Revisi)
10 10. Membawa Talita (Revisi)
11 11. Suap Menyuap (Revisi)
12 12. Aneh (Revisi)
13 13. Menyelidiki (Revisi)
14 14. Bertemu Sigit (Revisi)
15 15. Akan Putus (Revisi)
16 16. Berharap (Revisi)
17 17. Diabaikan
18 18. Keinginan Talita
19 19. Bertemu Fans Fanatik
20 20. Hambar
21 21. Minta Maaf
22 22. Tidur Malam
23 23. Dilanda Cemburu (Revisi)
24 24. Terjebak Api (Revisi)
25 25. Pengakuan Faras
26 26. Harus Memilih
27 27. Di Dalam Pelukan
28 28. Diam
29 29. Siapa Sigit
30 30. Cuek
31 Hiatus Semantara
32 32. Curhat
33 33. Hutang
34 34. Ungkapan Cinta
35 35. Melamar
36 36. Hubungan Palsu
37 37 Pergi
38 38. Mencari
39 39. Permintaan
40 40. Masalah Keluarga
41 41. Bukan Sekarang
42 42. Menguntit
43 43. Tekad
44 44. Jago Akting
45 Draft
46 46. Faras dan Devon
47 47. Gila
48 48. Jangan Sampai Tahu
49 49. Pelakunya
50 50. Izin
51 51. Kata Hati
52 52.
53 53.
54 54. Rindu
55 55.
56 56
57 57
58 58.
59 59.
60 60.
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 Pengumuman
Episodes

Updated 72 Episodes

1
1. Mencari Pekerjaan
2
2. Gosip (Revisi)
3
3. Pacar Kontrak (Revisi)
4
4. Setuju ( Revisi)
5
5. Akting (Revisi)
6
6. Papi Mami Pulang (Revisi)
7
7. Bersama Melani (Revisi)
8
8. Mengungkit (Revisi)
9
9. Obrolan Berdua (Revisi)
10
10. Membawa Talita (Revisi)
11
11. Suap Menyuap (Revisi)
12
12. Aneh (Revisi)
13
13. Menyelidiki (Revisi)
14
14. Bertemu Sigit (Revisi)
15
15. Akan Putus (Revisi)
16
16. Berharap (Revisi)
17
17. Diabaikan
18
18. Keinginan Talita
19
19. Bertemu Fans Fanatik
20
20. Hambar
21
21. Minta Maaf
22
22. Tidur Malam
23
23. Dilanda Cemburu (Revisi)
24
24. Terjebak Api (Revisi)
25
25. Pengakuan Faras
26
26. Harus Memilih
27
27. Di Dalam Pelukan
28
28. Diam
29
29. Siapa Sigit
30
30. Cuek
31
Hiatus Semantara
32
32. Curhat
33
33. Hutang
34
34. Ungkapan Cinta
35
35. Melamar
36
36. Hubungan Palsu
37
37 Pergi
38
38. Mencari
39
39. Permintaan
40
40. Masalah Keluarga
41
41. Bukan Sekarang
42
42. Menguntit
43
43. Tekad
44
44. Jago Akting
45
Draft
46
46. Faras dan Devon
47
47. Gila
48
48. Jangan Sampai Tahu
49
49. Pelakunya
50
50. Izin
51
51. Kata Hati
52
52.
53
53.
54
54. Rindu
55
55.
56
56
57
57
58
58.
59
59.
60
60.
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!