Dia Tampan Juga

Keesokan harinya lagi-lagi Miranda tidak mau diantarkan oleh Bintang pergi dan memilih untuk diantar oleh Vicko akan tetapi kali ini Bintang bertekad untuk membongkar apa yang sebenarnya tengah terjadi antara Miranda dan adiknya. Oleh sebab itu, Bintang benar-benar mengawasi gerak-gerik Miranda dan Vicko lalu ke mana mereka pergi hingga akhirnya mereka berdua kembali pulang ke rumah. Miranda kedapatan masuk ke dalam rumah belakang dan itu membuat Bintang penasaran, kenapa Miranda masuk ke dalam rumah belakang bersama Vicko.

“Ada sesuatu hal yang ganjil di sini dan aku tak boleh sampai tak mendapatkan apa pun lagi.”

Bintang diam-diam masuk ke dalam rumah belakang dan berusaha mencari di mana keberadaan Vicko dan Miranda, ketika ia tiba di depan kamar Vicko dirinya mendengar suara seperti orang yang tengah memadu kasih dari dalam kamar Vicko akan tetapi Bintang tak bisa melihat ke dalam sebagai bukti karena pintu ditutup dan dikunci.

“Tidak mungkin kan kalau Vicko dan nyonya Miranda bermain api selama ini?”

Bintang berusaha untuk berpikir positif dan tak mau berpikiran negatif pada adiknya hingga akhirnya ketika malam menjelang, Bintang kembali datang ke rumah belakang untuk menemui adiknya.

“Bang Bintang?”

“Hai Vicko, kamu ada waktu untuk mengobrol?”

“Iya, tentu saja, ada apa memangnya, Bang?”

“Aku ingin menanyakan sesuatu padamu dan aku harap kamu mau menjawab pertanyaanku dengan jujur.”

“Kamu memangnya ingin bertanya apa, Bang?”

“Sebenarnya hubungan apa yang sedang kamu jalani dengan nyonya Miranda?”

****

Vicko nampak terkejut mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Bintang barusan hingga Bintang bisa melihat dengan jelas raut wajah keterkejutan yang dengan jelas ia dapat lihat di wajah adiknya. Akan tetapi Vicko sedetik kemudian berusaha untuk bersikap biasa saja dan mengatakan bahwa ia dan Miranda tidak memiliki hubungan khusus.

“Benarkah? Bukankah tadi siang kamu dan nyonya Miranda masuk ke dalam rumah ini?”

“Bang, kamu ini bicara apa, sih?”

“Tadi siang aku mengikuti ke mana saja kalian seharian ini dan puncaknya aku melihat nyonya Miranda dan kamu masuk ke dalam rumah ini, aku juga mendengar suara aneh dari dalam kamarmu.”

“Bang Bintang jangan berpikiran yang macam-macam dulu.”

“Kalau begitu katakan padaku yang sebenarnya, Vicko. Hubungan seperti apa yang terjadi di antara kamu dan nyonya Miranda.”

Vicko awalnya menolak memberitahu Bintang mengenai yang sebenarnya akan tetapi karena sudah terlanjur maka Vicko pun memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya pada Bintang.

“Baiklah kalau memang Bang Bintang ingin tahu, akan tetapi tolong jangan beritahu siapa pun mengenai ini.”

“Iya, aku tidak akan memberitahu siapa pun.”

“Sebenarnya memang aku dan nyonya Miranda memiliki hubungan khusus, nyonya Miranda dan aku kerap kali berhubungan.”

“Bagaimana bisa?”

“Tuan Usman bersikap dingin padanya hingga ia melampiaskan hasratnya padaku, awalnya aku menolak akan tetapi karena iming-iming uang tambahan maka akhirnya aku menyetujuinya.”

****

Bintang tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya pada sang adik dengan keputusan yang sudah diambil oleh Vicko, akan tetapi Vicko kembali memohon pada Bintang untuk tidak menceritakan mengenai hal ini pada siapa pun karena ia masih ingin bekerja di rumah ini.

“Tapi kamu sadar kan apa yang kamu lakukan ini bukanlah sesuatu hal yang benar?”

“Aku sadar Bang, aku tahu aku salah akan tetapi aku tak memiliki pilihan lain.”

“Aku tidak tahu, Vicko.”

“Bang Bintang kan sudah janji barusan?”

“Cepat atau lambat, tuan Usman pasti akan mengetahui hal ini dan kamu berada dalam masalah besar.”

“Aku tahu Bang, akan tetapi tolong aku supaya tuan Usman tidak sampai mengetahui hal ini, aku mohon.”

Karena merasa iba pada adiknya maka Bintang pun luluh, ia mengatakan kalau akan membantu Vicko supaya Usman tidak mengetahui hal ini walaupun ia sendiri ragu apakah Usman selamanya tidak akan mengetahui hal ini.

“Terima kasih banyak, Bang.”

Bintang pergi dari rumah belakang dengan perasaan yang berkecamuk, ia masih sepenuhnya belum dapat memercayai apa yang tadi dikatakan oleh Vicko padanya.

“Bagaimana bisa dia melakukan itu selama ini?”

“Kamu dari mana, Bintang?” tanya Usman yang membuat Bintang terkejut.

“Tuan?”

“Kenapa kamu nampak terkejut begitu ketika melihatku?”

“Anu Tuan, saya baru menemui adik saya di rumah belakang.”

“Apakah kamu sudah mendapatkan informasi mengenai istriku berselingkuh dengan siapa?”

“Belum Tuan.”

“Bintang, apa saja pekerjaanmu?! Kenapa kamu belum bisa mengetahui siapa orang yang berselingkuh dengan istriku!”

“Saya minta maaf, Tuan.”

****

Bintang masuk ke dalam kamar dan langsung merebahkan dirinya di atas kasur dengan posisi tangannya menutup kedua matanya, saat Bintang tengah seperti itu nampak Zulfa baru saja masuk ke dalam kamar dan mendapati pemandangan baju Bintang yang terangkat hingga memperlihatkan sebagian kecil perut pria itu.

“Ehem.”

“Nona Zulfa?”

“Kamu kenapa?”

Bintang segera duduk di tepi kasur dan ia nampak bingung apakah harus menceritakan masalah yang tengah ia hadapi saat ini pada Zulfa atau tidak akan tetapi kemudian ia memilih untuk tidak mengatakan apa pun pada wanita ini.

“Tidak apa, Nona.”

“Oh iya kenapa sampai sekarang kamu belum pergi ke gym?”

“Apa?”

“Asal kamu tahu saja, aku selalu menelpon pihak gym untuk menanyakan apakah kamu datang atau tidak dan ternyata kamu belum datang juga.”

“Maaf Nona, bukankah sekarang Nona sudah kembali berbaikan dengan mantan tunangan Nona?”

“Iya itu benar, akan tetapi aku mau kamu membentuk tubuhmu supaya ada wanita yang tertarik padamu, siapa tahu setelah kita bercerai kamu bisa mendapatkan wanita yang kamu cintai kan?”

****

Ketika Bintang hendak pergi ke tempat gym, Miranda menghentikan langkah kakinya dan menyuruh Bintang mendekatinya karena ia ingin bicara sebentar dengan pria itu.

“Ada apa, Nyonya?”

“Duduk.”

Bintang kemudian menuruti apa yang diperintahkan oleh Miranda barusan dengan duduk di sofa yang dekat dengan wanita itu. Setelah Bintang duduk kini Miranda pun memulai membuka percakapan dengan pria ini.

“Aku dengar dari Vicko bahwa semalam dia sudah memberitahumu semuanya mengenai hubunganku dengan adikmu itu?”

“Iya Nyonya, semalam memang Vicko sudah memberitahu apa yang terjadi di antara Nyonya dan Vicko.”

“Lalu bagaimana tanggapanmu mengenai hal itu?”

“Apa?”

“Apakah kamu ingin memberitahukan hal ini pada suamiku?”

“Tidak Nyonya.”

“Bagus kalau begitu karena kalau kamu berani berkhianat padaku maka aku tidak akan segan-segan untuk mendepakmu dari rumah ini, paham?!”

“Saya paham, Nyonya.”

“Baguslah, sana pergi.”

“Saya permisi dulu, Nyonya.”

Bintang pun kemudian pergi meninggalkan rumah ini dan baru setelah Bintang pergi, Miranda jadi kepikiran soal Bintang.

“Astaga, kenapa aku baru menyadari kalau dia tampan juga, ya? Pantas saja kalau Raina tergila-gila padanya.”

Episodes
1 Dipaksa Menikah
2 Setelah Menikah
3 Pertemuan Tak Sengaja
4 Mengulik Kebenaran Sang Mantan
5 Menabrak Seseorang
6 Menjemput Seseorang
7 Memancing Emosi
8 Kamu Tak Dapat Menghalangiku
9 Terpesona
10 Anak-Anak Pun Curiga
11 Cerita Tentang Mama
12 Tolong Temani Aku
13 Permintaan Istri
14 Mengenalkan Pada Ibu
15 Godaan Tante Girang
16 Cium Aku
17 Bujukan Sang Mantan
18 Dimarahi Papa
19 Dia Tampan Juga
20 Mertua yang Genit
21 Terbongkarnya Rahasia
22 Sudah Menikah
23 Jatuh Cinta Pada Orang yang Salah
24 Ingin Mengatakan yang Sesungguhnya
25 Aku Percaya Padamu
26 Sudah Boleh Pulang
27 Menelan Pil Pahit
28 Kabar Buruk Menjadi Nyata
29 Setelah Semua Berlalu
30 Cinta Lama Belum Usai
31 Bentuk Tubuh
32 Tahu Semuanya
33 Jangan Mengharap Lebih
34 Hanya Sebuah Mimpi
35 Kamu Suka Padaku
36 Tunggu Sebentar
37 Orang Baik
38 Gangguan Kembali Datang
39 Kakak Penasaran
40 Tak Mau Berdebat
41 Alasan Untuk Bertemu
42 Baru Tahu
43 Sakit Tak Berdarah
44 Mencari Cara
45 Wanita Itu Datang
46 Hal Tidak Enak
47 Obrolan Tak Nyaman
48 Bukti Untukmu
49 Tak Ada Pilihan
50 Jalan Terbaik
51 Terlanjur
52 Tak Ingin Berpisah
53 Hanya Masalah
54 Bicara Dengan Siapa?
55 Kecewa Pada Dia
56 Tak Sengaja Mereka Bertemu
57 Tiba-Tiba Datang Dengan Pernyataan Cinta
58 Drama Dua Hati
59 Ketika Ancaman Tak Berhasil
60 Terbit Masalah Baru
61 Membicarakan Masa Lalu
62 Bertengkar Karena Wanita
63 Bersulang
64 Ditipu Istri Sendiri
65 Tahu yang Sebenarnya
66 Selingkuh yang Terbongkar
67 Cerita Secara Jujur
68 Kondisi Ricuh
69 Jangan Percaya
70 Setelah Terjadi
71 Hilang Akal
72 Dia Pergi
73 Jebakan Sang Istri
74 Mencoba Menggoda
75 Siksaan Batin
76 Menaruh Racun
77 Tak Ada Niatan Buruk
78 Hanya Mimpi
79 Kenapa Jadi Begini?
80 Rumah Sakit Jiwa
81 Penghinaan
82 Kejadian Tak Terduga Kembali
83 Panik
84 Akhirnya Ku Menemukanmu
85 Kamu Takut
86 Sungguh Terlalu
87 Janji Padaku
88 Cinta Segitiga
89 Kembali Bertemu
90 Senyum Lebar
91 Siapa yang Salah?
92 Kakak yang Malang
93 Merasa Iba
94 Tahu Semuanya
95 Dia Tak Cinta Aku
96 Tak Menyangka
97 Akhirnya Tahu
98 Kesedihan yang Nyata
99 Memberi Pelajaran
100 Menyelamatkan Dia
101 Sekian Lama
102 Tak Perlu Penjelasan
103 Akhir Kisah
Episodes

Updated 103 Episodes

1
Dipaksa Menikah
2
Setelah Menikah
3
Pertemuan Tak Sengaja
4
Mengulik Kebenaran Sang Mantan
5
Menabrak Seseorang
6
Menjemput Seseorang
7
Memancing Emosi
8
Kamu Tak Dapat Menghalangiku
9
Terpesona
10
Anak-Anak Pun Curiga
11
Cerita Tentang Mama
12
Tolong Temani Aku
13
Permintaan Istri
14
Mengenalkan Pada Ibu
15
Godaan Tante Girang
16
Cium Aku
17
Bujukan Sang Mantan
18
Dimarahi Papa
19
Dia Tampan Juga
20
Mertua yang Genit
21
Terbongkarnya Rahasia
22
Sudah Menikah
23
Jatuh Cinta Pada Orang yang Salah
24
Ingin Mengatakan yang Sesungguhnya
25
Aku Percaya Padamu
26
Sudah Boleh Pulang
27
Menelan Pil Pahit
28
Kabar Buruk Menjadi Nyata
29
Setelah Semua Berlalu
30
Cinta Lama Belum Usai
31
Bentuk Tubuh
32
Tahu Semuanya
33
Jangan Mengharap Lebih
34
Hanya Sebuah Mimpi
35
Kamu Suka Padaku
36
Tunggu Sebentar
37
Orang Baik
38
Gangguan Kembali Datang
39
Kakak Penasaran
40
Tak Mau Berdebat
41
Alasan Untuk Bertemu
42
Baru Tahu
43
Sakit Tak Berdarah
44
Mencari Cara
45
Wanita Itu Datang
46
Hal Tidak Enak
47
Obrolan Tak Nyaman
48
Bukti Untukmu
49
Tak Ada Pilihan
50
Jalan Terbaik
51
Terlanjur
52
Tak Ingin Berpisah
53
Hanya Masalah
54
Bicara Dengan Siapa?
55
Kecewa Pada Dia
56
Tak Sengaja Mereka Bertemu
57
Tiba-Tiba Datang Dengan Pernyataan Cinta
58
Drama Dua Hati
59
Ketika Ancaman Tak Berhasil
60
Terbit Masalah Baru
61
Membicarakan Masa Lalu
62
Bertengkar Karena Wanita
63
Bersulang
64
Ditipu Istri Sendiri
65
Tahu yang Sebenarnya
66
Selingkuh yang Terbongkar
67
Cerita Secara Jujur
68
Kondisi Ricuh
69
Jangan Percaya
70
Setelah Terjadi
71
Hilang Akal
72
Dia Pergi
73
Jebakan Sang Istri
74
Mencoba Menggoda
75
Siksaan Batin
76
Menaruh Racun
77
Tak Ada Niatan Buruk
78
Hanya Mimpi
79
Kenapa Jadi Begini?
80
Rumah Sakit Jiwa
81
Penghinaan
82
Kejadian Tak Terduga Kembali
83
Panik
84
Akhirnya Ku Menemukanmu
85
Kamu Takut
86
Sungguh Terlalu
87
Janji Padaku
88
Cinta Segitiga
89
Kembali Bertemu
90
Senyum Lebar
91
Siapa yang Salah?
92
Kakak yang Malang
93
Merasa Iba
94
Tahu Semuanya
95
Dia Tak Cinta Aku
96
Tak Menyangka
97
Akhirnya Tahu
98
Kesedihan yang Nyata
99
Memberi Pelajaran
100
Menyelamatkan Dia
101
Sekian Lama
102
Tak Perlu Penjelasan
103
Akhir Kisah

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!