Hari kedua di kota Vurlin, Ferisu mengalami sebuah kejadian tak terduga di depan kamarnya. Ia bertemu dengan seorang gadis penyihir yang terjatuh karena bertabrakan dengan dirinya. Setelah membantu gadis itu berdiri, mereka berdua berjalan bersama menuju ke lantai pertama untuk sarapan.
"Maaf karena menabrakmu tadi," ucap gadis itu merasa bersalah.
"Tidak, kau tak perlu minta maaf," balas Ferisu dengan senyum kecil di wajahnya.
"Ngomong-ngomong aku tak pernah melihatmu disini, apa kau baru pertama kali ke kota ini?" tanya gadis itu.
"Iya, aku baru sampai di kota ini kemarin," jawab Ferisu.
"Apa mung-"
Saat itu ada sekelompok orang yang duduk dimeja memanggil gadis itu.
"Hana! Disini, ayo kita sarapan," panggil seorang wanita berambut merah dengan gaya ponytail.
"Aku akan pergi ketempat teman-temanku, apa kau mau ikut sarapan bersama?" tanya gadis itu lembut.
"Tidak, aku ingin pergi ke guild petualang," jawab Ferisu.
Ferisu langsung keluar dari penginapan dan pergi menuju ke guild petualang yang berjarak tujuh rumah dari penginapan. Guild petualang memiliki lambang dua pedang yang menyilang dan sebuah perisai. Suasana di dalamnya juga berbeda dengan guild pedagang. Semua orang yang ada di dalam tampak kuat dan penampilan mereka juga cukup sangar.
"Suasananya cukup berbeda dengan guild pedagang," gumam Ferisu saat memasuki guild petualang.
Orang-orang melihat ke arahnya karena wajah baru yang masuk kedalam guild. Ferisu berjalan menuju ke meja resepsionis sembari melihat kesana kemari tanpa menghiraukan tatapan orang-orang. Saat sampai di meja resepsionis, ia disambut dengan hangat oleh petugas guild.
"Selamat pagi, apa ada yang bisa saya bantu, Tuan?" sapanya.
"Aku ingin mendaftar sebagai petualang," jawab Ferisu.
"Kalau begitu tolong isi for-"
Ketika resepsionis itu ingin memberikan formulir pendaftaran untuk Ferisu, seorang petualang bertubuh kekar datang dan menghantam meja dengan keras.
"Oi, bocah! Apa kau pikir bisa menjadi petualang dengan tubuh kecilmu itu?"
Ferisu hanya diam seolah tak mendengar ucapan pria itu dan mencoba mengambil formulir yang dipegang oleh resepsionis.
"Oi! Beraninya kau mengabaikanku bocah sialan!"
Saat sedang mengisi formulir itu Ferisu menoleh ke pria yang berteriak dengan kesal itu. "Eh? Apa kau sedang berbicara denganku?" ucapnya dengan polos.
Dengan kesabaran yang setipis tisu, pria itu mengangkat tangannya dan hendak memukul Ferisu karena kesal. Namun, tiba-tiba tubuhnya melayang dan menghantam dinding guild dengan keras.
"Ugh! A-apa yang ... ?" gumamnya kesakitan.
Saat itu dihadapannya terlihat sosok laki-laki berambut silver dengan mata merah menyala menatapnya dengan tajam.
"Saat ini moodku sedang bagus, tolong jangan membuatnya menjadi buruk. Aku bisa saja membunuhmu tanpa sengaja kau tahu?" ucap Ferisu dengan tatapan sinis dan dingin.
Seisi guild menjadi sunyi karena kejadian itu, seorang pendatang baru melemparkan petualang rank-C dengan begitu mudah. Kejadian semacam itu tak pernah terjadi sebelumnya. Ferisu kembali mengisi formulir pendaftarannya dengan tenang.
Saat selesai mengisi formulir pendaftarannya, Ferisu mendapatkan sebuah kartu berwarna hitam yang berarti petualang peringkat G atau pemula. Resepsionis yang bertugas mulai menjelaskan tentang guild petualang kepada Ferisu yang baru saja mendaftar.
Tugas Guild Petualang adalah mengiklankan berbagai permintaan klien dan mengelola hadiah. Pada saat yang sama, guild juga dapat bertindak sebagai bank tempat para petualang dapat menyetor dan menarik uang di cabang guild mana pun.
Manajer guild dapat bertukar informasi atau permintaan dengan manajer guild lain di area lain menggunakan artefak yang disebut Tracebook. Mungkin juga pemohon menugaskan petualang tertentu untuk melakukan permintaan mereka.
Permintaan dibagi berdasarkan peringkat berdasarkan kesulitannya. Semua permintaan yang tersedia di area tersebut dapat dilihat di papan permintaan guild dan para petualang dapat menerima permintaan dengan mengajukannya di meja resepsionis.
Setelah menyelesaikan permintaan, hadiah dapat diambil di meja resepsionis dengan menunjukkan bukti penaklukan atau kartu pencarian dengan stempel persetujuan dari pemohon atau jika otoritas yang lebih tinggi mengkonfirmasi penyelesaian pencarian. Jika petualang membawa barang yang diminta dalam jumlah ekstra, guild akan membeli sisanya dengan harga pasar.
Sistem peringkat didasarkan pada kesulitan permintaan. Peringkat terendah hingga tertinggi adalah hitam (rank-G), ungu (rank-F), hijau (rank-E), biru (rank-D), merah (rank-C), perak (rank-B), emas (rank-A) yang masing-masing sesuai dengan status pemula, petualang dalam pelatihan, petualang, petualang veteran, petualang kelas satu, elit petualang, dan pahlawan masing-masing. Ada satu lagi peringkat yang dikatakan sebagai legenda dan hanya ada sedikit orang yang bisa meraihnya. Yakni peringkat S dengan kartu platinum.
Saat peringkat naik, permintaan yang ditawarkan juga meningkat dalam kesulitan. Untuk meningkatkan peringkat mereka, petualang perlu mengumpulkan poin pencarian atau menerima sejumlah rekomendasi dari otoritas yang lebih tinggi seperti raja atau kaisar. Belakangan, guild menambahkan peringkat baru: Putih. Orang yang memegang peringkat ini bahkan tidak dihitung sebagai petualang, dan hanya berstatus tentatif.
Setelah mendengarkan resepsionis itu menjelaskan soal guild secara panjang lebar, Ferisu paham dengan sistem dari guild. Ia pergi menuju ke papan untuk mengambil beberapa misi, namun ada satu hal yang baru teringat olehnya.
"Ah, aku tak bisa membacanya ... ," gumam Ferisu saat melihat tulisan asing.
ᎷᏋᎷᏰᏬᏒᏬ ᏰᏝᎧᎧᎴᎩ ᎶᏒᎥፚፚᏝᎩ ᎷᎥᏕᎥ ᎮᏋᏖᏬᏗᏝᏗᏁᎶ ᏒᏗᏁᏦ-ፈ.
Setelah termenung melihat semua lembaran kertas yang berisikan tulisan. Ferisu mengambil sebuah kertas dan membawanya ke meja resepsionis.
Ah, terserahlah. Bawa saja yang ini!
Saat melihat misi yang ingin diambil oleh Ferisu, resepsionis itu menolaknya. "Maaf, tapi ini misi untuk petualang rank-B."
"Iya," saut Ferisu dengan polos.
"Ah, Tuan ... Anda hanya bisa mengambil misi yang satu peringkat di atas Anda saja," ucap resepsionis itu dengan kebingungan.
"Misi ini berisikan apa?" ujar Ferisu dengan senyum simpul.
"Ini misi untuk memburu Bloody Grizzly," jawab resepsionis itu.
"Ah, kebetulan sekali!" ujar Ferisu, ia membuka penyimpanan dimensi dan mengeluarkan mayat Bloody Grizzly yang ia kalahkan di hutan.
"Bagaimana? Apa aku bisa menerima quest itu?" ucap Ferisu sembari menepuk-nepuk mayat beruang yang ia keluarkan.
Resepsionis itu tampak terkejut saat melihat sihir dimensi dan mayat Bloody Grizzly. "Ahem! Maaf Tuan, tapi itu tetap tidak bisa dilakukan. Namun, kami bisa membeli material dari Bloody Grizzly dengan harga pasar jika Anda mau," ucapnya.
Ferisu menerimanya, beruang itu dihargai sebesar 10 koin emas. Dengan begitu Ferisu memiliki 12 koin emas di tangannya. Karena tak bisa menerima misi yang ranknya lebih tinggi dan tak bisa membaca tulisan di papan, Ferisu meminta resepsionis itu untuk mencarikan misi yang cocok untuknya.
"Bagaimana dengan ini? Misi pembasmian Horned Rabbit," ujarnya.
"Baiklah," Ferisu menerima misi itu dan pergi keluar dari guild petualang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Katsumi
c
2024-01-29
0
Sufiani Rumatora
memburu bloody grizzly tugas rank d atau c?
2024-01-29
0
Elozz Eins
"ketempat" (ke tempat)
2023-08-09
1