Chp. 8 - Indra : Life in a Strange New World

Lima hari sejak Indra sadar bahwa dunia fantasi ini adalah kenyataan barunya, Alisa terus melayaninya dengan penuh kepatuhan dan nafsu di dalam kamar penginapan yang ia sewakan kepadanya. Setiap tiga hari sekali, ia masuk keluar kamar Indra untuk melayani— tidak, lebih tepatnya untuk memuaskan nafsu dirinya sebagai seorang istri yang ditinggal tugas oleh suaminya.

Dari hubungan layaknya Tuan dan budak itu, Indra juga akhirnya belajar bahwa hasrat tubuhnya bisa dikendalikan semudah seakan memiliki saklar pengendali.

Tepatnya di pagi hari, setelah semalam hanya bisa bermeditasi untuk menenangkan miliknya, Indra berhasil menemukan saklar pada alam bawah sadarnya itu, yang mana membuatnya bisa mengendalikan kapan ia akan berhasrat dan kapan dia akan mencapai puncak. Selain itu, ia juga bisa mematikan dan menghidupkan hasratnya semudah mematikan dan menyalakan lampu.

Setelah lima hari berhubungan dengan Alisa, dan selalu bergulat di kamarnya seperti tidak ada hal lain yang dilakukan, Indra belajar banyak hal tentang dunia ini di luar fungsi tubuhnya dari Alisa dan beberapa pelanggan di bar penginapannya. Khususnya tentang Maestro.

Maestro adalah mereka yang menembus batasan manusia dari pelatihan maupun ramuan ajaib. Dan mereka berasal dari dua tipe keahlian, yakni penyihir dan prajurit. Kekuatan mereka terukur dan terwakili dari setiap naik satu taraf adalah kelipatan dari taraf itu sendiri. Jika taraf 1 sama dengan dua kali kekuatan dari puncak kekuatan manusia biasa, maka taraf 2 adalah empat kali lebih kuat dan begitu seterusnya.

"Jadi … sang permaisuri, kamu bilang dia berada di ranah transendental dan sudah hidup lebih dari seribu tahun. Kira-kira seberapa kuat dia?" Indra berbaring sambil menatap langit-langit kamar, sementara Alisa berbaring di sebelah kanannya sambil memeluk dengan manja dengan lengan Indra yang ia gunakan sebagai bantal kepala.

Alisa mengusap pipinya ke dada telanjang Indra sambil tangan kirinya merasakan perut batu bata Indra sambil berbicara dengan pelan dan lembut. "Yaa … aku kurang tahu, sih. Hmmm, kenapa tidak kamu tanyakan langsung saja? Bukankah kamu seorang maestro yang berasal dari negeri timur?"

Indra untuk sesaat merasa kurang yakin dengan kemampuan sosialisasinya. Benar, ia dulunya adalah seorang pebisnis dan veteran perang yang suka berurusan dengan orang-orang yang memiliki kedudukan di atasnya, tapi itu sudah lama sekali. Apalagi mengingat ini adalah dunia nyata, salah bicara sedikit maka permasalahannya akan menjadi semakin rumit, tidak seperti AI dari NPC yang mudah ditebak dan diselesaikan.

"Oh iya, ini adalah hari terakhir aku menginap, ya?" ucap Indra dan mulai berpikir. Aku tidak tahu bahwa 1 dinar sama dengan 10 dirham, tidak seperti di game yg mana 1 dinar sama dengan 4 dirham. Dan sekarang aku hanya tinggal punya 5 dinar lagi dari Sophia.

Alisa kemudian bangkit dan duduk di sebelah Indra, dan mulai menggodanya dengan belaian tangannya yang lembut. "Kenapa tidak tinggal disini saja, kamu tidak perlu membayarnya. Tapi asalkan, kamu … ahem." Wajahnya mulai tersipu, padahal sudah 5 hari ini mereka berdua melakukannya.

Indra mengangkat tangannya dan mulai membelai pipi memerah Alisa. "Hmmm, jika itu mau kamu, apa boleh buat. Lalu bagaimana dengan suamimu?" Dengan senyumannya, Alisa pun merasa tergoda dan langsung menyambar bibirnya.

"Aku tidak peduli," ucap Alisa di antara jeda ciuman panasnya.

Setidaknya balik modal.

Setelah Alisa melepas sentuhan basah bibirnya, Indra kemudian mengeluarkan 1 keping dinar dari dalam inventarisnya. "Koin ini, apakah menurutmu akan laku?" Tanyanya.

Alisa memicingkan matanya, dan membuat darah saudagarnya bergejolak. Kemudian dengan cepat, tangannya langsung menyambar koin tersebut. "Ini … apakah ini dari negerimu? Koin ini indah sekali dengan ukiran intrikatnya, ini seakan aku sedang menyaksikan artefak dewa atau semacamnya," ucapnya, kemudian mulai menimbang-nimbang koin tersebut dengan tangannya. "Wow, bahkan bobotnya juga jauh lebih berat dari dinar pada umumnya."

"Ya, tentu saja lebih berat, ukurannya juga 2 kali lipat lebih besar," balas Indra, sementara dadanya tertindih oleh dada Alisa yang saat ini sedang telungkup di atasnya. "Ahem, jadi … apakah itu akan berguna?"

"Ini sih bukan berguna lagi, orang-orang pasti akan memperebutkannya. Oh iya, jika kamu memiliki banyak koin ini, jangan katakan kepada orang lain, jika tidak mau harganya menjadi turun. Aku sarankan, kamu menjualnya melaluiku dan aku bisa menukarnya setidaknya sebanyak 20 sampai 30 dinar Balkia. Bagaimana? Dan aku akan hanya mengambil 20℅-nya saja, hehehe."

"Mhm, kamu bisa menukarnya," ucap Indra mengangguk. Sepertinya aku akan hidup di dunia ini dengan penuh kedamaian dan kemudahan. Pikirnya, tersenyum tipis sambil melihat layar inventarisnya yang menunjukkan jumlah dinarnya saat ini adalah … tidak terukur.

*********.

Serikat dagang Venus, adalah serikat dagang terbesar kedua di Balkia dan berpusat di Aquantis. Mereka mempunyai cabang hampir di setiap kota besar maupun kecil di seluruh benua Yuria dan Neomora. Dan mereka juga menjadi satu-satunya serikat dagang besar yang membuka cabang di Antipolis.

Alisa sementara itu, sedang berada di ruang VIP di dalam gedung serikat dagang Venus, duduk menunggu seseorang terpercaya untuk menjual koin yang sudah Indra percayakan kepadanya.

"Silahkah, madam," ucap seorang pelayan sambil menuangkan secangkir teh dari dalam teko.

Alisa mengangguk sambil mengangkat cangkir yang ada di depannya, kemudian menyeruput dengan elegan. Bersamaan dengan itu, sang pelayan menaruh tekonya dan kemudian keluar dari ruangan tersebut.

"Nyoya akan menemui anda sebentar lagi," ucap sang pelayan sambil menutup pintu geser.

Tak lama, pintu pun kembali terbuka dan Sophia masuk ke ruangan VIP tersebut. "Eh, kak Alisa, apakah kamu membutuhkan sesuatu? Aku pikir siapa."

Alisa hanya tersenyum sambil menaruh cangkir tehnya kembali ke atas meja. Lalu, secara santai mengeluarkan koin dinar pemberian Indra dari dalam kantungnya. "Apakah kamu bisa memeriksa ini? Aku yakin ini akan terjual sangat mahal."

Sophia kemudian duduk di kursi seberangnya. "Ini … dari mana ini kamu dapatkan?" Matanya tertuju pada koin dinar yang ada di atas meja. Kemudian sambil memakai sarung tangan, ia mulai menyentuh dan mengangkat koin tersebut. "Ini jauh lebih berat dari ukurannya. Bagaimana bisa?"

Alisa bersandar seakan dialah bosnya. "Wahai adikku, jadi bagaimana? Kamu berani bayar berapa?"

Sophia menghela nafas sambil kembali meletakkan koin tersebut. Lalu dari saku kanannya, kemudian ia mengeluarkan sebuah vial darah dan langsung meneteskannya ke koin tersebut.

Setelah diteteskan, darah tersebut secara cepat langsung mendidih dan menguap. Sophia pun terkejut dengan reaksi tersebut.

"Ini … kenapa malah mendidih?" Ucap Sophia bertanya-tanya, sementara Alisa hanya mengangkat bahunya. "Ini adalah darah yang di dalamnya mengandung Mana, dan seharusnya reaksi darahnya berubah menjadi jelly, tapi kenapa malah mendidih?" Lanjutnya dengan tatap mata yang semakin menajam.

Sophia pun menoleh sana-sini. Matanya menelisik setiap sudut ruangan yang dipenuhi dengan buku-buku.

"Tunggu sebentar," ucap Sophia langsung bangkit dan berjalan ke arah rak, lalu mengambil sebuah buku yang berjudul ; 5000 tahun peperangan kuno. Kemudian, ia pun kembali duduk di kursinya, dan langsung membuka buku tersebut.

"Mari kita lihat, aku mengingat betul pernah membacanya dari buku ini." Sophia terus membuka buku tersebut lembar demi lembar, sementara Alisa hanya memperhatikannya sambil minum teh.

"Ah ini dia!" Ucap Sophia. "Ini dia … dia yang telah membunuh Transendental Lemegeton dengan panahnya yang membuat kulitnya meleleh dan darahnya menguap. Dia yang menggunakan emas celestial untuk anak panahnya. Dia yang bahkan membuat Dewa Jupiter bersembunyi ke dalam dimensinya …. Ah ini dia. Emas celestial! Wah, aku pikir ini hanyalah dongeng belaka!"

"Hei, Sophia! Jadi kamu bisa membayar berapa untuk koin seindah itu?" Tanya Alisa merasa tidak sabaran.

"Tunggu, Kak!" Sophia secara spontan menaruh koin tersebut ke dalam sakunya.

Alisa mengerutkan keningnya dan langsung berusaha menggapai koin tersebut.

"Tunggu sebentar, kak! Ini adalah barang yang terbuat dari bahan legendaris dari jaman kuno!"

"Sophia! Kemarikan! Jika kamu tidak mau menjualnya, cepat—"

"Tunggu! Aku akan membelinya dengan satu juta dinar!"

Alisa yang mendengar itu sontak langsung tertegun sesaat. "Apakah kau yakin koin itu seberharga itu?!"

"Aku yakin! Mungkin jika ini dilelang, aku yakin harganya akan lebih meroket!"

"Benarkah? Wah! Aku akan menjadi kaya kalau begitu! Heheheh!"

"Tapi sebelum itu, aku ingin bertemu dengan orang yang telah memberikan ini kepadamu."

"Eh?"

Keduanya pun berdiri dengan saling tatap.

Alisa menggaruk kepalanya sambil memalingkan wajahnya. "Tapi sebelum itu, kamu harus berjanji padaku, bahwa kamu tidak akan mengatakannya kepada siapapun, bahkan kepada suamiku."

"Ehhh~ tampaknya kakakku ini sedang nakal-nakalnya ya," ucap Shopia dengan senyum ledekannya.

Alisa pun hanya memasang ekspresi malu dengan pipi yang memerah.

*******.

Bersambung ….

********.

kunjungi Twitter (X) Author di @alfrf_ untuk melihat ilustrasi dan bonus ilustrasi lebih banyak lagi!

Terpopuler

Comments

lance lor

lance lor

bjir bini nya sagne an :v

2023-10-20

2

kanm

kanm

lanjut thor

2023-10-10

3

lihat semua
Episodes
1 Chp. 1 - Indra : A Desperate Man
2 Chp. 2 - Indra : Traveling Through Dimensions
3 Chp. 3 - Indra : Arrival
4 Chp. 4 - Indra : Antipolis
5 Chp. 5 - Indra : Antipolis II
6 Chp. 6 - Indra : Realization
7 Chp. 7 - Valentina : Red Empress
8 Chp. 8 - Indra : Life in a Strange New World
9 Chp. 9 - Indra : And Two Beauties
10 Chp. 10 - Metikulus : Bloody Maestro
11 Chp. 11 - Indra : Auction Day
12 Chp. 12 - Metikulus : Auction Day
13 Chp. 13 - Indra : Auction Day II
14 Chp. 14 - Indra : Auction Day III
15 Chp. 15 - Valentina : She Owns Everything
16 Chp. 16 - Indra : and The Red Empress
17 Chp. 17 - Indra : and The Red Empress II
18 Chp. 18 - Indra : Reconciliation
19 Chp. 19 - Indra and Valentina
20 Chp. 20 - Indra : New Life as Empress’s Husband
21 Chp. 21 - Indra : A Quest
22 Chp. 22 - Indra : a Quest II
23 Chp. 23 - Indra : A Quest III
24 Chp. 24 - Indra : Ordo of Rebels
25 Chp. 25 - Valentina : Afternoon Tea
26 Chp. 26 - Valentina : The Waiting and The Tragedy
27 Chp. 27 - Valentina : The Waiting and The Tragedy II
28 Chp. 28 - Indra : The Day He Lost
29 Chp. 29 - Julius : Two Responsibilities
30 Chp, 30 - Julius : A Task
31 Chp. 31 - Lucia : Daughter of Julius
32 Chp. 32 - Indra : God Among Men I
33 chp. 33 - Indra : God Among Men II
34 Chp. 34 - Indra : God Among Men III
35 chp. 35 - Indra : Indraprasta Pantheon I
36 Chp. 36 – Indra : Indraprasta Pantheon II
37 Chp. 37 – Indra : Indraprasta Pantheon III
38 Chp. 38 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise
39 Chp. 39 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise II
40 Chp. 40 – Indra : Indraprasta Pantheon IV
41 Chp. 41 – Indra : Indraprasta Pantheon V
42 Chp. 42 – Indra : Indraprasta Pantheon VI
43 Chp. 43 – Indra : Dimensional Problem I
44 Chp. 44 – Indra : Dimensional Problem II
45 Chp. 45 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels.
46 Chp. 46 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels II
47 Chp. 47 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels III
48 Chp. 48 – Indra : Purge of the Infidels!
49 Chp. 49 – Indra : Gods have a life too!
50 Chp. 50 – Indra : The Great Temple of Indraprasta
51 Chp. 51 – Indra : Pantheons Cleansing!
52 Chp. 52 – Indra : Pantheons Cleansing! II
53 Chp. 53 – Indra : Dimensional Problem III
54 Chp. 54 – Indra : Dimensional Plans
55 Chp. 55 – Indra : Dimensional Plans II
56 Chp. 56 – Indra : Versus Cheat
57 Chp. 57 – Indra : Dimensional Plans III
58 Chp. 58 – Indra : The Cause
59 Chp. 59 – Indra : Silurian Hypothesis
60 Chp. 60 – Throst : God of Ice
61 Chp. 61 – Throst : NTR'ed
62 Chp. 62 – Indra : The Annihiliation
63 Chp. 63 – Indra : Last Aggression
64 Chp. 64 – Indra : The Higher Apotheosis
65 Intermezo 1 – Gods and Kings
66 Intermezo 2 – Temple of Indraprastha
67 Intermezo 3 – Heroes
68 Season 2 Intro : New Era
69 Chp. 65 – Alister : Exodus
70 Chp. 66 – Alister : Drama Lessons I
71 Chp. 67 – Alister : Drama Lessons II
72 Chp. 68 – Alister : Drama Lessons III
73 Chp. 69 – Novia : Unpleasant Meeting
74 Chp. 70 – Novia : The Facade I
75 Chp. 71 – Novia : The Facade II
76 Chp. 72 – Novia : The Facade III
77 Chp. 73 – Novia : The Facade IV
78 Chp. 74 – Laurentin : Malevolent
79 Chp. 75 – Laurentin : Awkward Journey I
80 Chp. 76 – Laurentin : Awkward Journey II
81 Chp. 77 – Laurentin : Dark Magic
82 Alasan Belum/jarang Up
83 Chp. 78 – Laurentin : Obsession
84 Chp. 79 – Novia : Agony in a Secret Room
85 Chp. 80 – Novia : Puppeteer
86 Chp. 81 – Alister : What a First Time
87 Chp. 82 – Alister : Arrogant Kid
88 Chp. 83 – Alister : Mage Battle
89 Chp. 84 – Novia : Knight Battle
90 Chp. 85 – Novia : Contemplating
91 Chp. 86 – Novia : Immoral Approach I
92 Chp. 87 – Novia : Immoral Approach II
93 Chp. 88 – Alister : a Letter to a Sister
94 Chp. 89 – Alister : Misery in Folkoga
95 Chp. 90 – Alister : Death in the Valley of Eir
96 Chp. 91 – Alister : Chaos in Agappe
97 Chp. 92 – Alister : Brutally Beaten
98 Chp. 93 – Alister : Search For A Sister
99 Chp. 94 – Anya : The Guild Master
100 Chp. 95 – Alister : A Commitment I
101 Chp. 96 – Alister : A Commitment II
102 Chp. 97 - Alister : Ambushed
103 Chp. 98 – Anya : Different Circumtances
104 Chp. 99 – Anya : The Heraldress
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Chp. 1 - Indra : A Desperate Man
2
Chp. 2 - Indra : Traveling Through Dimensions
3
Chp. 3 - Indra : Arrival
4
Chp. 4 - Indra : Antipolis
5
Chp. 5 - Indra : Antipolis II
6
Chp. 6 - Indra : Realization
7
Chp. 7 - Valentina : Red Empress
8
Chp. 8 - Indra : Life in a Strange New World
9
Chp. 9 - Indra : And Two Beauties
10
Chp. 10 - Metikulus : Bloody Maestro
11
Chp. 11 - Indra : Auction Day
12
Chp. 12 - Metikulus : Auction Day
13
Chp. 13 - Indra : Auction Day II
14
Chp. 14 - Indra : Auction Day III
15
Chp. 15 - Valentina : She Owns Everything
16
Chp. 16 - Indra : and The Red Empress
17
Chp. 17 - Indra : and The Red Empress II
18
Chp. 18 - Indra : Reconciliation
19
Chp. 19 - Indra and Valentina
20
Chp. 20 - Indra : New Life as Empress’s Husband
21
Chp. 21 - Indra : A Quest
22
Chp. 22 - Indra : a Quest II
23
Chp. 23 - Indra : A Quest III
24
Chp. 24 - Indra : Ordo of Rebels
25
Chp. 25 - Valentina : Afternoon Tea
26
Chp. 26 - Valentina : The Waiting and The Tragedy
27
Chp. 27 - Valentina : The Waiting and The Tragedy II
28
Chp. 28 - Indra : The Day He Lost
29
Chp. 29 - Julius : Two Responsibilities
30
Chp, 30 - Julius : A Task
31
Chp. 31 - Lucia : Daughter of Julius
32
Chp. 32 - Indra : God Among Men I
33
chp. 33 - Indra : God Among Men II
34
Chp. 34 - Indra : God Among Men III
35
chp. 35 - Indra : Indraprasta Pantheon I
36
Chp. 36 – Indra : Indraprasta Pantheon II
37
Chp. 37 – Indra : Indraprasta Pantheon III
38
Chp. 38 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise
39
Chp. 39 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise II
40
Chp. 40 – Indra : Indraprasta Pantheon IV
41
Chp. 41 – Indra : Indraprasta Pantheon V
42
Chp. 42 – Indra : Indraprasta Pantheon VI
43
Chp. 43 – Indra : Dimensional Problem I
44
Chp. 44 – Indra : Dimensional Problem II
45
Chp. 45 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels.
46
Chp. 46 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels II
47
Chp. 47 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels III
48
Chp. 48 – Indra : Purge of the Infidels!
49
Chp. 49 – Indra : Gods have a life too!
50
Chp. 50 – Indra : The Great Temple of Indraprasta
51
Chp. 51 – Indra : Pantheons Cleansing!
52
Chp. 52 – Indra : Pantheons Cleansing! II
53
Chp. 53 – Indra : Dimensional Problem III
54
Chp. 54 – Indra : Dimensional Plans
55
Chp. 55 – Indra : Dimensional Plans II
56
Chp. 56 – Indra : Versus Cheat
57
Chp. 57 – Indra : Dimensional Plans III
58
Chp. 58 – Indra : The Cause
59
Chp. 59 – Indra : Silurian Hypothesis
60
Chp. 60 – Throst : God of Ice
61
Chp. 61 – Throst : NTR'ed
62
Chp. 62 – Indra : The Annihiliation
63
Chp. 63 – Indra : Last Aggression
64
Chp. 64 – Indra : The Higher Apotheosis
65
Intermezo 1 – Gods and Kings
66
Intermezo 2 – Temple of Indraprastha
67
Intermezo 3 – Heroes
68
Season 2 Intro : New Era
69
Chp. 65 – Alister : Exodus
70
Chp. 66 – Alister : Drama Lessons I
71
Chp. 67 – Alister : Drama Lessons II
72
Chp. 68 – Alister : Drama Lessons III
73
Chp. 69 – Novia : Unpleasant Meeting
74
Chp. 70 – Novia : The Facade I
75
Chp. 71 – Novia : The Facade II
76
Chp. 72 – Novia : The Facade III
77
Chp. 73 – Novia : The Facade IV
78
Chp. 74 – Laurentin : Malevolent
79
Chp. 75 – Laurentin : Awkward Journey I
80
Chp. 76 – Laurentin : Awkward Journey II
81
Chp. 77 – Laurentin : Dark Magic
82
Alasan Belum/jarang Up
83
Chp. 78 – Laurentin : Obsession
84
Chp. 79 – Novia : Agony in a Secret Room
85
Chp. 80 – Novia : Puppeteer
86
Chp. 81 – Alister : What a First Time
87
Chp. 82 – Alister : Arrogant Kid
88
Chp. 83 – Alister : Mage Battle
89
Chp. 84 – Novia : Knight Battle
90
Chp. 85 – Novia : Contemplating
91
Chp. 86 – Novia : Immoral Approach I
92
Chp. 87 – Novia : Immoral Approach II
93
Chp. 88 – Alister : a Letter to a Sister
94
Chp. 89 – Alister : Misery in Folkoga
95
Chp. 90 – Alister : Death in the Valley of Eir
96
Chp. 91 – Alister : Chaos in Agappe
97
Chp. 92 – Alister : Brutally Beaten
98
Chp. 93 – Alister : Search For A Sister
99
Chp. 94 – Anya : The Guild Master
100
Chp. 95 – Alister : A Commitment I
101
Chp. 96 – Alister : A Commitment II
102
Chp. 97 - Alister : Ambushed
103
Chp. 98 – Anya : Different Circumtances
104
Chp. 99 – Anya : The Heraldress

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!