Chp. 4 - Indra : Antipolis

Kota Antipolis adalah ibu kota dari Kekaisaran Agung Balkia. Sebuah kekaisaran yang mencakup seluruh benua Yuria, dari ujung utara ke ujung selatan. Sebuah kekaisaran yang dipimpin oleh seorang matriarki yang dijuluki sebagai sang Permaisuri Merah (The Red Empress) yang bernama Valentina Cecilia Maximus. Dan dia adalah seorang Transendental atau setengah dewa yang sudah memimpin selama lebih dari 1200 tahun.

Kota dengan berpopulasi 5 juta penduduk ini, meskipun merupakan ibukota kekaisaran, Antipolis terkenal bukan karena sebagai pusat politik maupun ekonomi —karena pada dasarnya, setiap kota di Balkia adalah "pusat" ekonomi dan politik— melainkan karena keajaiban yang dimilikinya.

Kota yang dikelilingi tembok berlapis tiga setinggi 20 meter dengan ketebalan 6 meter ini, memiliki beberapa keajaiban. di dalamnya terdapat sebuah danau besar tempat seekor wyrm yang bernama Poseimos milik sang permaisuri (empress) tinggal, satu menara besar penyihir setinggi 100 meter sebagai pusat penelitian mesin sihir (magic engineering) di dunia, dan juga sebagai tempat akademi maestro terbesar dan terbaik di dunia.

Antiapolis terkenal di seluruh tiga benua karena keajaiban-keajaibannya (wonders) itu. Khususnya adalah akademi maestro Antipolis. Orang-orang dari seluruh dunia rela mengarungi lautan dan menanjak gunung yang terjal, hanya demi bisa belajar di tempat ini. Ditambah dengan adanya danau Kerentis, tempat poseimos tinggal, yang memiliki Mana yang jauh lebih melimpah dari tempat manapun terus membuat maestro manapun untuk datang dan bertapa di sana.

Selain itu, Antipolis juga menjadi destinasi wisata terbaik di kekaisaran karena juga terkenal dengan tata kota dan keamanannya. Banyak orang-orang dari kalangan manapun datang ke Antipolis hanya untuk berlibur melepas penat.

***********.

Sophia.

Setelah melakukan perjalanan dengan berjalan kaki untuk merasakan perjalanan yang lambat di tengah alam yang sejuk dan memukau, saat ini Indra duduk menumpang di dalam gerobak karavan pedagang. Sebuah rombongan dagang yang berisikan 25 gerobak berkuda dan 50 pengawal berkuda berzirah lengkap, membawa Indra pergi menuju kota Antipolis.

Seorang wanita muda bernama Sophia yang merupakan manajer perserikatan dagang cabang kota antipolis, duduk di kursi seberangnya. Sophia duduk dengan anggun dan berwibawa, ia terlihat tenang dan dingin, namun dengan parasnya yang cantik dan kutu buku ia terlihat lebih seperti seorang pustakawan dengan catatan perjalanan yang selalu ia bawa.

"Terimakasih sudah memberiku tumpangan, Nona Sophia," ucap Indra, duduk tegak dengan tubuhnya yang besar dan tinggi.

Sophia menelan ludah setiap kali ia melirik ke arah Indra. "Tentu, Tuan Indra," ucapnya menahan gugup.

Sophia terlihat sungkan, padahal dialah yang awalnya bersemangat untuk mengajak Indra masuk ke gerobaknya karena berpikir Indra adalah seorang Maestro yang mungkin bisa mengawal karavannya dari bandit. Namun kini, setelah duduk bersamanya dengan cukup lama dan melihat tato yang dimiliki oleh Indra dan postur tubuh yang tinggi dan kekar, Sophia justru mulai berpikir dia adalah banditnya, yang mungkin sedang menyamar untuk menjebak karavannya.

Sophia hanya bisa menatap Indra dengan ragu, ia tidak berani untuk menanyakan hal itu. Perasaan khawatir yang selama ini ia tutupi dengan kharismanya sebagai manajer cabang mungkin akan terkuak sebentar lagi.

Indra sementara itu, hanya menatapnya sambil melipat tangan. Ia merasa aneh dengan sikap Sophia. Ia tidak pernah bertemu dengan NPC yang serumit ini. Mungkin dia pernah bertemu dengan NPC yang unik dan berbeda sebelumnya, tetapi tidak pernah ada yang memiliki sifat yang rumit sehingga sulit di tebak.

Sophia yang melihat postur maskulin dan mendominasi Indra, hanya bisa memalingkan wajahnya dengan sesekali melirik ke arah tato dan otot lengan Indra. Ia sudah tidak tahan dengan sikap dingin dan wibawanya. Kedua tangannya yang mengepal di atas kedua pahanya, kini mulai berkeringat dengan kaki yang terus bergerak-gerak sebagai tanda gelisah.

Indra yang memperhatikan sikap gugup Sophia juga ikut merasa bingung harus berbuat apa. Di lain sisi, ia berusaha untuk menebak sikapnya agar bisa menemukan jalan untuk memicu quest. Namun sedari tadi, dari sejak awal ia dengan sengaja menunggu tumpangan sampai sekarang, tidak ada quest yang terpicu dari setiap tindakannya.

"Apakah kamu membutuhkan sesuatu dari ku?" Tanya Indra membungkukkan badannya sampai wajahnya berada dekat dengan wajah Sophia.

Sophia yang awalnya berniat meminta Indra untuk mengawal karavannya, kini hanya bisa tersipu sesaat nafas Indra yang penuh dengan aura testosteron menghembus pipinya. Sementara Indra tampak memfokuskan tatapannya ke arah Sophia sambil mencoba memahami isi kepalanya.

"S-s-sebenarnya …," ucapnya gugup, kemudian membersihkan tenggorokannya. "Sebenarnya saya ingin … ingin meminta anda membantu saya untuk menjadi … pengawal. A-a-apakah anda berkenan?" Lanjutnya gugup sambil memalingkan wajah, tidak berani dan merasa malu untuk menatap Indra.

"Oh," Indra mengangguk sementara jarak wajahnya masih dua jengkal dari wajah Sophia. Kemudian untuk sesaat ia terdiam seakan menunggu untuk pesan quest muncul. Tapi, itu tidak muncul. "Hmmm, itu tidak muncul."

Sophia terkejut mendengar pernyataan Indra. Lalu dengan gugup dan wajah penuh keringat, ia mulai menatap Indra. "T-t-t-tidak muncul? A-a-apanya yang tidak muncul?" Ia berpikir Indra sedang merasa kecewa karena kawanan banditnya tidak muncul.

Indra kembali duduk bersandar, lalu menatap Sophia dengan tatapan tajam. "Sepertinya ada update sedikit untuk sifat NPC. Hmmm, apakah kamu tidak bisa memunculkan kotak quest? Oke, ini memang terdengar seperti 'breaking the 4th wall', tapi apakah hanya itu saja? Tidak ada pesan quest sama sekali? Kalau begitu, bagaimana aku bisa dapat Exp? Ya … walaupun aku tidak membutuhkan Exp sih."

Sophia hanya terperanga dengan ucapan Indra. Ia tidak mengerti sama sekali dengan apa yang Indra ucapkan. Quest? NPC? Apa itu? Mungkin itu lah yang ada di pikirannya saat ini, sementara ia hanya bisa terdiam bingung sambil memiringkan kepalanya.

Indra ikut memiringkan kepalanya melihat sikap bingung Sophia. Kemudian mulai mengulurkan tangannya, membelai rambut Sophia dan mulai mengendus rambut Sophia.

"Hmmm, setidaknya … NPC versi sekarang punya aroma wangi," ucap Indra dengan santainya, kemudian kembali duduk bersandar.

Pipi sophia langsung merona hebat, ia merasa sangat tersipu sesaat hembusan nafas Indra menyentuh telinganya. Ia tidak pernah terpikirkan, bahwa akan ada seseorang yang seberani itu. Namun secara bersamaan, hatinya juga mulai berdegup kencang. Ia tidak pernah diperlakukan seperti itu, bahkan oleh suaminya yang dingin.

"To-tolong … saya sudah punya suami," ucap Sophia menunduk tersipu.

"Oh, ini benar-benar nyata, bahkan NPC bisa punya kehidupan pribadi!" ucap Indra tampak bersemangat dengan senyuman lebarnya. "Kalau begitu, kirim salam kepada suamimu, dan berterimakasih karena sudah memiliki istri yang cantik dan wangi, serta baik hati yang mau memboncengku."

Sophia semakin kehilangan kata-kata.

********.

Sesampainya di depan gerbang Antipolis, terdapat puluhan jika tidak ratusan gerobak berkuda dan kereta kuda mengantri untuk masuk. Ini adalah hal biasa di antipolis, mengingat kota ini adalah pusat dari segala-galanya.

Banner yang terpasang di setiap kendaraan juga tampak berbeda-beda. Ada yang dari bangsawan, saudagar, pandai besi dan lain-lain. Semua mengantri dan tidak ada yang menyerobot.

Indra yang mengintip dari punggung kusir pun melihat pemandangan itu. Ia merasa terpukau dengan itu semua, mengingat mereka begitu tertib dan rapi. Tetapi itu bukanlah hal yang ingin dilakukan oleh Indra, mengantri berlama-lama dan menghabiskan waktu. Sementara, sebentar lagi, Sera akan mengingatkannya untuk keluar dari kapsul untuk dirinya kembali meminum suplemen.

"Sophia, terimakasih karena sudah memberikanku tumpangan, meskipun kamu tidak memberikanku quest sama sekali, tapi … terimakasih, kita akan berpisah disini," ucap Indra dan mulai berdiri dan kemudian turun dari gerobak.

"Tu-tunggu Tuan Indra … tunggu sebentar," ucap Sophia ikut turun.

Indra yang sudah berdiri di sebelah gerobak pun menoleh melihat Sophia yang ikut turun. "Hm? Apakah ada sesuatu?"

"Ti-tidak … saya hanya ingin memberikan ini kepada anda," ucap Sophia memberikan sekantong yang berisi koin emas.

"Kenapa kamu memberikan uang? Bukankah aku yang menumpang?"

"Ti-tidak … tidak perlu merendah hati, Tuan. Malah justru saya yang berterimakasih kepada anda, karena anda adalah seorang Maestro yang mau melakukan perjalanan bersama kami."

"Hmmm, baiklah," ucap Indra memasukkan kantong berisi uang tersebut ke dalam inventarisnya. "Sebelum itu, apa itu maestro?"

"Eh?" Sophia terlihat bingung dengan pertanyaan Indra, sementara ia baru saja menyaksikan kantong yang ia berikan kepadanya hilang begitu saja. "Sa-saya tidak…." Tiba-tiba Sophia seakan mengerti akan suatu hal. "Sa-saya mengerti maksud anda." Lanjut membungkukkan badan.

Indra seakan tertular dengan gelagat bingung Sophia, ia hanya bisa memiringkan alis kanannya. Ia tidak mengerti sama sekali tentang apa itu Maestro, sementara orang yang ditanya tampak sudah salah paham dengan sikap dan pertanyaannya.

"Tsk, baiklah. Jika kamu tidak mau memberitahu."

Indra kemudian menatap ke arah gerbang yang jaraknya ratusan meter itu. Dengan penglihatan jauhnya, ia mencoba mencari celah untuk lompatan teleportasinya. Lalu sebelum berteleportasi, ia pun menoleh ke arah Sophia sekali lagi.

"Apakah kamu butuh tumpangan?" Tanyanya.

"Tu-tumpangan?"

"Haa, ya sudah jika tidak mau." Dan Indra pun langsung menghilang di hadapan Sophia yang masih menatap bingung.

********.

Bersambung ….

********.

kunjungi Twitter (X) Author di @alfrf_ untuk melihat ilustrasi dan bonus ilustrasi lebih banyak lagi!

Terpopuler

Comments

lance lor

lance lor

mantap thur

2023-10-20

2

lihat semua
Episodes
1 Chp. 1 - Indra : A Desperate Man
2 Chp. 2 - Indra : Traveling Through Dimensions
3 Chp. 3 - Indra : Arrival
4 Chp. 4 - Indra : Antipolis
5 Chp. 5 - Indra : Antipolis II
6 Chp. 6 - Indra : Realization
7 Chp. 7 - Valentina : Red Empress
8 Chp. 8 - Indra : Life in a Strange New World
9 Chp. 9 - Indra : And Two Beauties
10 Chp. 10 - Metikulus : Bloody Maestro
11 Chp. 11 - Indra : Auction Day
12 Chp. 12 - Metikulus : Auction Day
13 Chp. 13 - Indra : Auction Day II
14 Chp. 14 - Indra : Auction Day III
15 Chp. 15 - Valentina : She Owns Everything
16 Chp. 16 - Indra : and The Red Empress
17 Chp. 17 - Indra : and The Red Empress II
18 Chp. 18 - Indra : Reconciliation
19 Chp. 19 - Indra and Valentina
20 Chp. 20 - Indra : New Life as Empress’s Husband
21 Chp. 21 - Indra : A Quest
22 Chp. 22 - Indra : a Quest II
23 Chp. 23 - Indra : A Quest III
24 Chp. 24 - Indra : Ordo of Rebels
25 Chp. 25 - Valentina : Afternoon Tea
26 Chp. 26 - Valentina : The Waiting and The Tragedy
27 Chp. 27 - Valentina : The Waiting and The Tragedy II
28 Chp. 28 - Indra : The Day He Lost
29 Chp. 29 - Julius : Two Responsibilities
30 Chp, 30 - Julius : A Task
31 Chp. 31 - Lucia : Daughter of Julius
32 Chp. 32 - Indra : God Among Men I
33 chp. 33 - Indra : God Among Men II
34 Chp. 34 - Indra : God Among Men III
35 chp. 35 - Indra : Indraprasta Pantheon I
36 Chp. 36 – Indra : Indraprasta Pantheon II
37 Chp. 37 – Indra : Indraprasta Pantheon III
38 Chp. 38 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise
39 Chp. 39 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise II
40 Chp. 40 – Indra : Indraprasta Pantheon IV
41 Chp. 41 – Indra : Indraprasta Pantheon V
42 Chp. 42 – Indra : Indraprasta Pantheon VI
43 Chp. 43 – Indra : Dimensional Problem I
44 Chp. 44 – Indra : Dimensional Problem II
45 Chp. 45 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels.
46 Chp. 46 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels II
47 Chp. 47 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels III
48 Chp. 48 – Indra : Purge of the Infidels!
49 Chp. 49 – Indra : Gods have a life too!
50 Chp. 50 – Indra : The Great Temple of Indraprasta
51 Chp. 51 – Indra : Pantheons Cleansing!
52 Chp. 52 – Indra : Pantheons Cleansing! II
53 Chp. 53 – Indra : Dimensional Problem III
54 Chp. 54 – Indra : Dimensional Plans
55 Chp. 55 – Indra : Dimensional Plans II
56 Chp. 56 – Indra : Versus Cheat
57 Chp. 57 – Indra : Dimensional Plans III
58 Chp. 58 – Indra : The Cause
59 Chp. 59 – Indra : Silurian Hypothesis
60 Chp. 60 – Throst : God of Ice
61 Chp. 61 – Throst : NTR'ed
62 Chp. 62 – Indra : The Annihiliation
63 Chp. 63 – Indra : Last Aggression
64 Chp. 64 – Indra : The Higher Apotheosis
65 Intermezo 1 – Gods and Kings
66 Intermezo 2 – Temple of Indraprastha
67 Intermezo 3 – Heroes
68 Season 2 Intro : New Era
69 Chp. 65 – Alister : Exodus
70 Chp. 66 – Alister : Drama Lessons I
71 Chp. 67 – Alister : Drama Lessons II
72 Chp. 68 – Alister : Drama Lessons III
73 Chp. 69 – Novia : Unpleasant Meeting
74 Chp. 70 – Novia : The Facade I
75 Chp. 71 – Novia : The Facade II
76 Chp. 72 – Novia : The Facade III
77 Chp. 73 – Novia : The Facade IV
78 Chp. 74 – Laurentin : Malevolent
79 Chp. 75 – Laurentin : Awkward Journey I
80 Chp. 76 – Laurentin : Awkward Journey II
81 Chp. 77 – Laurentin : Dark Magic
82 Alasan Belum/jarang Up
83 Chp. 78 – Laurentin : Obsession
84 Chp. 79 – Novia : Agony in a Secret Room
85 Chp. 80 – Novia : Puppeteer
86 Chp. 81 – Alister : What a First Time
87 Chp. 82 – Alister : Arrogant Kid
88 Chp. 83 – Alister : Mage Battle
89 Chp. 84 – Novia : Knight Battle
90 Chp. 85 – Novia : Contemplating
91 Chp. 86 – Novia : Immoral Approach I
92 Chp. 87 – Novia : Immoral Approach II
93 Chp. 88 – Alister : a Letter to a Sister
94 Chp. 89 – Alister : Misery in Folkoga
95 Chp. 90 – Alister : Death in the Valley of Eir
96 Chp. 91 – Alister : Chaos in Agappe
97 Chp. 92 – Alister : Brutally Beaten
98 Chp. 93 – Alister : Search For A Sister
99 Chp. 94 – Anya : The Guild Master
100 Chp. 95 – Alister : A Commitment I
101 Chp. 96 – Alister : A Commitment II
102 Chp. 97 - Alister : Ambushed
103 Chp. 98 – Anya : Different Circumtances
104 Chp. 99 – Anya : The Heraldress
Episodes

Updated 104 Episodes

1
Chp. 1 - Indra : A Desperate Man
2
Chp. 2 - Indra : Traveling Through Dimensions
3
Chp. 3 - Indra : Arrival
4
Chp. 4 - Indra : Antipolis
5
Chp. 5 - Indra : Antipolis II
6
Chp. 6 - Indra : Realization
7
Chp. 7 - Valentina : Red Empress
8
Chp. 8 - Indra : Life in a Strange New World
9
Chp. 9 - Indra : And Two Beauties
10
Chp. 10 - Metikulus : Bloody Maestro
11
Chp. 11 - Indra : Auction Day
12
Chp. 12 - Metikulus : Auction Day
13
Chp. 13 - Indra : Auction Day II
14
Chp. 14 - Indra : Auction Day III
15
Chp. 15 - Valentina : She Owns Everything
16
Chp. 16 - Indra : and The Red Empress
17
Chp. 17 - Indra : and The Red Empress II
18
Chp. 18 - Indra : Reconciliation
19
Chp. 19 - Indra and Valentina
20
Chp. 20 - Indra : New Life as Empress’s Husband
21
Chp. 21 - Indra : A Quest
22
Chp. 22 - Indra : a Quest II
23
Chp. 23 - Indra : A Quest III
24
Chp. 24 - Indra : Ordo of Rebels
25
Chp. 25 - Valentina : Afternoon Tea
26
Chp. 26 - Valentina : The Waiting and The Tragedy
27
Chp. 27 - Valentina : The Waiting and The Tragedy II
28
Chp. 28 - Indra : The Day He Lost
29
Chp. 29 - Julius : Two Responsibilities
30
Chp, 30 - Julius : A Task
31
Chp. 31 - Lucia : Daughter of Julius
32
Chp. 32 - Indra : God Among Men I
33
chp. 33 - Indra : God Among Men II
34
Chp. 34 - Indra : God Among Men III
35
chp. 35 - Indra : Indraprasta Pantheon I
36
Chp. 36 – Indra : Indraprasta Pantheon II
37
Chp. 37 – Indra : Indraprasta Pantheon III
38
Chp. 38 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise
39
Chp. 39 – Aelteroth : Brain Eater in Disguise II
40
Chp. 40 – Indra : Indraprasta Pantheon IV
41
Chp. 41 – Indra : Indraprasta Pantheon V
42
Chp. 42 – Indra : Indraprasta Pantheon VI
43
Chp. 43 – Indra : Dimensional Problem I
44
Chp. 44 – Indra : Dimensional Problem II
45
Chp. 45 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels.
46
Chp. 46 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels II
47
Chp. 47 – Valentina : Terisus, Ordo of Rebels III
48
Chp. 48 – Indra : Purge of the Infidels!
49
Chp. 49 – Indra : Gods have a life too!
50
Chp. 50 – Indra : The Great Temple of Indraprasta
51
Chp. 51 – Indra : Pantheons Cleansing!
52
Chp. 52 – Indra : Pantheons Cleansing! II
53
Chp. 53 – Indra : Dimensional Problem III
54
Chp. 54 – Indra : Dimensional Plans
55
Chp. 55 – Indra : Dimensional Plans II
56
Chp. 56 – Indra : Versus Cheat
57
Chp. 57 – Indra : Dimensional Plans III
58
Chp. 58 – Indra : The Cause
59
Chp. 59 – Indra : Silurian Hypothesis
60
Chp. 60 – Throst : God of Ice
61
Chp. 61 – Throst : NTR'ed
62
Chp. 62 – Indra : The Annihiliation
63
Chp. 63 – Indra : Last Aggression
64
Chp. 64 – Indra : The Higher Apotheosis
65
Intermezo 1 – Gods and Kings
66
Intermezo 2 – Temple of Indraprastha
67
Intermezo 3 – Heroes
68
Season 2 Intro : New Era
69
Chp. 65 – Alister : Exodus
70
Chp. 66 – Alister : Drama Lessons I
71
Chp. 67 – Alister : Drama Lessons II
72
Chp. 68 – Alister : Drama Lessons III
73
Chp. 69 – Novia : Unpleasant Meeting
74
Chp. 70 – Novia : The Facade I
75
Chp. 71 – Novia : The Facade II
76
Chp. 72 – Novia : The Facade III
77
Chp. 73 – Novia : The Facade IV
78
Chp. 74 – Laurentin : Malevolent
79
Chp. 75 – Laurentin : Awkward Journey I
80
Chp. 76 – Laurentin : Awkward Journey II
81
Chp. 77 – Laurentin : Dark Magic
82
Alasan Belum/jarang Up
83
Chp. 78 – Laurentin : Obsession
84
Chp. 79 – Novia : Agony in a Secret Room
85
Chp. 80 – Novia : Puppeteer
86
Chp. 81 – Alister : What a First Time
87
Chp. 82 – Alister : Arrogant Kid
88
Chp. 83 – Alister : Mage Battle
89
Chp. 84 – Novia : Knight Battle
90
Chp. 85 – Novia : Contemplating
91
Chp. 86 – Novia : Immoral Approach I
92
Chp. 87 – Novia : Immoral Approach II
93
Chp. 88 – Alister : a Letter to a Sister
94
Chp. 89 – Alister : Misery in Folkoga
95
Chp. 90 – Alister : Death in the Valley of Eir
96
Chp. 91 – Alister : Chaos in Agappe
97
Chp. 92 – Alister : Brutally Beaten
98
Chp. 93 – Alister : Search For A Sister
99
Chp. 94 – Anya : The Guild Master
100
Chp. 95 – Alister : A Commitment I
101
Chp. 96 – Alister : A Commitment II
102
Chp. 97 - Alister : Ambushed
103
Chp. 98 – Anya : Different Circumtances
104
Chp. 99 – Anya : The Heraldress

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!