4. Badmood

Hari ini pertama kuliah, Kanaya sudah rapi. Siap dimeja makan, untuk sarapan. Dia menyantap nasi goreng yang sudah disiapkan sang mami. Dari belakang Arga mengusik kepala adiknya.

"Kak Arga... Mami kak Arga mi..." rengek Kanaya.

"Kamu ih... Apaan sih Ga... Udah pada gede juga, kelakuan kaya anak kecil semua." omel ibu anita.

"Manja bener...." ejek Arga.

"Biarin." jawab Kanaya sambil menjulurkan lidahnya.

Pagi-pagi sudah dibuat badmood oleh sang kakak. Usai sarapan Arga dan Kanaya berangkat bersama. Karena memang mereka satu kampus. Ditengah perjalanan, Arga berhenti disebuah halte. Untuk memberi tebengan ketiga sahabatnya. Kanaya melirik sekilas, ada Dirga disana yang sudah mengembangkan senyumnya.

Kanaya yang sadar tatapan Dirga tertuju kepadanya. Langsung menundukan pandangannya dan mengambil ponselnya. Tiga sahabat kakaknya pun masuk dan duduk dikursi belakang.

"Selamat pagi Kanaya...." sapa mereka bertiga.

Kanaya hanya menganggukan kepalanya. Dia menyibukkan dirinya dengan ponselnya. Dia hanya mengalihkan fokusnya saja. Hanya menyalakan dan mematikan ponselnya. Sesekali pergi ke galeri melihat foto. Dan ia kembalikan lagi ke layar utama.

"Tuan putri sibuk sekali, sampai aku dicuekin." celoteh Dirga.

"Hmmm... Mulut buaya beraksi..." ejek Andre.

"Dia mah bukan buaya lagi... Nenek moyang nye Ndre..." tambah Dito.

Mereka pun menciptakan gelak tawanya. Arga yang merasa adiknya tidak nyaman. Dia mengalihkan pembicaraan. Karena seusil dan senyebelinnya Arga. Dia sebenarnya sangat memperhatikan sang adik.

"Mau dengerin musik non?" tanya Arga.

Kanaya menggeleng, moodnya sangat tidak enak hari ini. Dia ingin segera sampai di kampus dan terbebas dari teman-teman kakaknya.

"Ingat lu Dir, banyak anak orang yang lu gantungin." celoteh Dito.

"Siapa? Aku nggak ada kasih harapan anak orang." jelas Dirga.

"Itu si Selia apa kabar?" celoteh Andre.

"Ngawur,, tanya tu sama Arga. Gua ndak ada ya hubungan sama cewek. Oh iya Ga... Bolehlah kalau aku sama adik mu?" tawar Dirga.

"Lu pade jangan kurang ajar ya. Gua turunin disini baru tahu rasa kalian." ancam Arga yang melirik ke arah Kanaya.

Mereka langsung duduk manis diam ditempat mereka masing-masing. Apa maksudnya kak Dirga ngomong seperti itu. Tanya Kanaya dalam hatinya. Kanaya tidak berani menatap spion depan. Saat ini Dirga masih terpaku menatapnya. Entah apa yang ada dalam pikiran Dirga. Hingga ia berani bertanya seperti itu kepada Arga. Semoga kita bisa bersama Kanaya Putri Adinata.

Sepertinya Dirga bersungguh-sungguh dengan omongannya. Sedangkan Arga, sebenarnya kalau adiknya dengan Dirga dia percaya saja. Karena Dirga memang bukan orang yang aneh-aneh. Bahkan sampai saat ini dia belum pernah berpacaran. Arga juga tidak sengaja, pernah melihat isi diary adiknya. Kalau dia menyukai Dirga sejak dibangku SMP. Arga juga setuju-setuju saja, kalau Kanaya masih suka dengan sahabatnya itu.

"Nay, jangan diem aja. Sekali-kali ikut nimbrung kita Nay..." celoteh Dito.

"Aku nggak suka gosip kak." jawab Kanaya asal.

"Eh jangan salah Nay... Kita nggak gosip ini real fakta. Selia itu selalu ngintilin kemana Dirga pergi. Jadi jangan mau sama Dirga, ntar Selia labrak kamu." tambah Andre.

"Iya Nay, kaya waktu itu. Siapa Ga? Oh iya, Kia pacar kakak mu Nay." celoteh Dito.

"Kak Arga punya cewek? Emang ada yang mau kak?" kanaya mengalihkan pembicaraan.

Belum sempat menjawab, mereka sudah sampai dikampus. Arga langsung menyuruh Kanaya turun. Tak memberi kesempatan sang adik untuk bertanya. Dinda sudah menunggu diparkiran. Tanpa disadari oleh Kanaya dan para sahabat kakaknya. Dirga sudah keluar dan membukakan pintu Kanaya. Kanaya membelalakan matanya.

"Terima kasih kak." ucap Kanaya dengan seulas senyumnya.

"Sama-sama gadis kecil." jawab Dirga.

Dirga lupa kalau Kanaya tidak suka dipanggil gadis kecil. Kanaya pun pergi meninggalkan Dirga dengan rasa kesalnya. Benar-benar Kanaya hari ini dikelilingi oleh orang-orang. Yang membuat badmood, moodnya berantakan. Dinda menggandeng tangan Kanaya dan mereka masuk kedalam kelasnya.

"Ayo Dir, kenapa malah berdiri disini?" tanya Arga.

"Salah, bener-bener salah Ga..."

"Salah apa?".

"Aku panggil adik lu, gadis kecil tadi."

"Jangan bilang lu udah mulai bucin sama adik gua...." curiga Arga.

"Emang boleh gua deketin adik lu?" tanya Dirga penasaran.

"Lu usaha sendiri, kalau adik gua mau. Aku setuju tapi kalau lu nyakitin Kanaya nggak ada maaf buat lu." kata Arga.

Sembari menunjukkan bogem tangan ke Dirga. Dirga tersenyum dan merangkul Arga. Mereka berjalan menuju kelas mereka. Mata kuliah pertama usai, Dinda dan Kanaya berjalan menuju kantin. Dinda dan Kanaya duduk menikmati pesanan mereka. Mata Kanaya tertuju kepada Dirga yang menggandeng seorang cewek.

"Ciiihhh... Dasar buaya." umpat Kanaya.

"Kenapa Nay?" tanya Dinda.

"Tuh, kayaknya emang aku nggak pantes deh Din. Aku harus hilangkan rasa ini." jelas Kanaya sedih.

"Ya kali terus galau gini... Itu temennya aja kali Nay."

Kanaya yang bertemu pandang dengan Dirga. Dia langsung memalingkan pandangannya. Dia menunduk dan kembali menikmati bakso yang sudah ia pesan tadi. Dinda tersadar ia pun ikut kembali menikmati makanannya. Tapi dirga malah berjalan menghampiri mereka.

"Nay, aku pesenin makan lagi ya..." tawar Dirga.

"Ha... Kenapa kak?" tanya Kanaya mendongakkan kepalanya.

Kanaya berpura-pura tidak mendengar. Dan tatapan cewek disamping Dirga. Membuat Kanaya semakin badmood. Tatapan yang begitu mengintimidasinya. Tatapan seorang perempuan yang merasa terancam.

"Siapa dia Dir?" tanya perempuan disamping Dirga.

"Calon istriku, jadi please ya kamu jangan deket-deket lagi sama aku." jawab Dirga yang tatapannya masih tertuju kepada Kanaya.

Kanaya mendadak tersedak mendengar perkataan Dirga. Dinda ikut kaget dengan ucapan yang baru saja dilontarkan Dirga. Sedang di kejauhan, Arga masih memantau pergerakan Dirga. Sambil tersenyum geli melihat tingkah sahabatnya itu.

"Apa maksud kamu? Terus kamu anggap apa aku? Sudah empat tahun aku nemenin kamu. Dan tiba-tiba saja kamu bilang dia calon istri kamu !!" Selia sangat marah.

Ya, perempuan yang bersama Dirga itu Selia. Dia sangat marah mendengar ucapan Dirga. Tatapannya pun semakin tajam kepada Kanaya. Dan Kanaya yang tidak mau urusan tambah runyam. Karena dia tipikal orang yang tidak mau masuk kedunia orang lain. Tidak mau ikut campur urusan orang.

"Maaf, kita permisi dulu. Jangan ikutkan aku ke dalam urusan mu kak Dirga. Selesaikan sendiri urusan kamu dengan dia. Jangan ikutkan aku masuk kedalan kehidupan mu. Sebelum urusan mu sendiri selesai." ucap Kanaya tegas.

Dia pun berdiri dan pergi dari kantin diikuti oleh Dinda. Semua pasang mata melihat begitu beraninya Kanaya speak-up. Sebelumnya tidak ada yang berani mengganggu Dirga karena Selia adalah anak orang terpandang. Bahkan berpengaruh dikampus ini. Arga yang melihat sikap adiknya sangat bangga. Karena memang Kanaya anak yang pemberani. Meskipun suka sama seseorang, tapi kalau orang itu memiliki kekasih. Dia akan mundur dan tidak akan pernah mau mengganggu.

Terpopuler

Comments

Melda Andriyani

Melda Andriyani

suka SM Kanaya karakternya oke banget 🤩🤩🤩

2024-01-09

1

lihat semua
Episodes
1 1. Kanaya
2 2. Flash Back Masa SMP
3 3. Flash Back Off Masa SMP
4 4. Badmood
5 5. Meyakinkan Hati Kanaya
6 6. Masih Berusaha
7 7. Perlahan Membuka Hati
8 8. Obrolan dari Hati ke Hati
9 9. Kencan Pertama
10 10. Jadian
11 11. Kamu kenapa?
12 12. Jelous
13 13. Kesayangan Dirga
14 14. Marahnya Kanaya
15 15. Mulai Menjauh
16 16. Kekesalan Selia
17 17. Hilangnya Kanaya
18 18. Tamparan
19 19. Wisuda
20 20. Pertunangan Arga dan Zaskia
21 21. Hari Pertama LDR
22 22. Kejutan
23 23. Terhalang Jarak
24 24. Arga dan Zaskia
25 25. Persiapan Magang
26 26. Ditempat Magang
27 27. Menginap Dirumah Pacar
28 28. Drama Tania
29 29. Salah Paham
30 30. Pesta Pernikahan
31 31. Flash Back On
32 32. Pasangan Pasutri Baru
33 33. Kembali ke Aktifitas
34 34. Sok Berkuasa
35 35. Sebuah Pengakuan
36 36. Kabar Bahagia
37 37. Anak Pemilik Perusahaan
38 38. Overthinking
39 39. Memulai dari Nol
40 40. Membangun Perusahaan
41 41. Berbau Pelakor
42 42. Cemburu
43 43. Masalah Baru
44 44. Pertengkaran
45 45. Aku Akan Pertahankan Milikku
46 46. Kehadiran Orang Baru
47 47. Ponakan baru
48 48. Satu Minggu yang Lalu
49 49. Perhatian
50 50. Mala Petaka
51 51. Arga dan Dirga
52 52. Kepulangan Kanaya
53 53. Semakin Membaik
54 54. Hujan Membawa Manfaat
55 55. Meyakinkan Hati
56 56. Rumah Baru
57 57. Membuka Lembaran Baru
58 58. Pindah Rumah
59 59. Malam Panjang
60 60. Obat Perangsang
61 61. Gara-gara Ulat Bulu
62 62. Dia Istriku
63 63. Pergi ke Pesta
64 64. Hal Yang Tak Diinginkan
65 65. Pulang
66 66. Undangan Dinda dan Andre
Episodes

Updated 66 Episodes

1
1. Kanaya
2
2. Flash Back Masa SMP
3
3. Flash Back Off Masa SMP
4
4. Badmood
5
5. Meyakinkan Hati Kanaya
6
6. Masih Berusaha
7
7. Perlahan Membuka Hati
8
8. Obrolan dari Hati ke Hati
9
9. Kencan Pertama
10
10. Jadian
11
11. Kamu kenapa?
12
12. Jelous
13
13. Kesayangan Dirga
14
14. Marahnya Kanaya
15
15. Mulai Menjauh
16
16. Kekesalan Selia
17
17. Hilangnya Kanaya
18
18. Tamparan
19
19. Wisuda
20
20. Pertunangan Arga dan Zaskia
21
21. Hari Pertama LDR
22
22. Kejutan
23
23. Terhalang Jarak
24
24. Arga dan Zaskia
25
25. Persiapan Magang
26
26. Ditempat Magang
27
27. Menginap Dirumah Pacar
28
28. Drama Tania
29
29. Salah Paham
30
30. Pesta Pernikahan
31
31. Flash Back On
32
32. Pasangan Pasutri Baru
33
33. Kembali ke Aktifitas
34
34. Sok Berkuasa
35
35. Sebuah Pengakuan
36
36. Kabar Bahagia
37
37. Anak Pemilik Perusahaan
38
38. Overthinking
39
39. Memulai dari Nol
40
40. Membangun Perusahaan
41
41. Berbau Pelakor
42
42. Cemburu
43
43. Masalah Baru
44
44. Pertengkaran
45
45. Aku Akan Pertahankan Milikku
46
46. Kehadiran Orang Baru
47
47. Ponakan baru
48
48. Satu Minggu yang Lalu
49
49. Perhatian
50
50. Mala Petaka
51
51. Arga dan Dirga
52
52. Kepulangan Kanaya
53
53. Semakin Membaik
54
54. Hujan Membawa Manfaat
55
55. Meyakinkan Hati
56
56. Rumah Baru
57
57. Membuka Lembaran Baru
58
58. Pindah Rumah
59
59. Malam Panjang
60
60. Obat Perangsang
61
61. Gara-gara Ulat Bulu
62
62. Dia Istriku
63
63. Pergi ke Pesta
64
64. Hal Yang Tak Diinginkan
65
65. Pulang
66
66. Undangan Dinda dan Andre

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!