Awal Yang Baru

"Sistem, bisakah kau jelaskan padaku tentang alam kultivator?" tanya Saka saat kini hanya tersisa dirinya di kamar. Bi Sinta pamit untuk menyiapkan makan malam.

[Ding! Alam kultivator adalah alam di mana manusia bisa membangkitkan potensi dirinya memanfaatkan energi alam dan membentuk dantian. Di sini semua manusia memiliki tingkat kekuatan yang berbeda. Tingkat teknologi yang masih sangat rendah karena alam yang murni masih dibutuhkan oleh para kultivator untuk meningkatkan kekuatan mereka]

"Jadi nggak ada ponsel? TV? Mobil?" tanya Saka dengan raut wajah tak percaya. Apakah masa ini akan sama dengan masa primitif saat di bumi?

[Ding! Tidak ada Tuan]

"Baiklah, Sistem! Lalu apa yang bisa kau lakukan untukku? Sekarang aku hanya menjadi manusia lemah dengan dantian yang hancur."

[Ding! Sistem akan memperbaiki dantian milik Tuan dan mengembalikan kultivasi seperti sebelumnya. Harap Tuan menahan rasa sakit dan jangan sampai pingsan]

"Tunggu! Ini--aaarrgghhh!"

Saka hanya mampu menggeram dan menggeretakkan gigi saat merasakan sakit yang tidak wajar di tubuhnya. Ini lebih sakit daripada saat tubuhnya diberondong dengan peluru. Ia merasa seluruh bagian tubuhnya mulai dari daging dan tulang dihancurkan semuanya lalu dibentuk kembali. Di pusat dantiannya, gejolak hebat dirasakan Saka dan rasa panas mulai menjalar di seluruh tubuhnya. Saka menggigit lidahnya sendiri mencoba agar tidak pingsan.

"Sial! Ini sakit sekali!" keluh Saka. Keringat dingin sudah membasahi bajunya. Sekuat tenaga ia menahan teriakan karena tak ingin mengundang banyak perhatian. Ia harus menyembunyikan keadaan dirinya saat ini sampai ia sanggup untuk membalas dendam.

Setelah tiga puluh menit, rasa sakit itu berangsur mereda, berganti dengan perasaan nyaman yang membuatnya sangat mengantuk hingga tanpa sadar tertidur.

*

Saka bangun dengan perasaan yang lebih baik. Tubuhnya segar dan tak ada lagi rasa sakit. Ia merasakan kekuatan yang luar biasa dari tubuhnya. Kultivasinya sudah kembali ke ranah Raja tingkat lima.

"Aku sudah sembuh?" Saka menatap tubuhnya dengan pandangan tak percaya.

[Ding! Selamat Tuan, Tuan sudah menyelesaikan proses pembentukan dantian dan kultivasi Tuan kembali seperti sebelumnya]

"Terima kasih, Sistem!"

[Ding! Sama-sama Tuan]

"Apalagi yang bisa kamu lakukan, Sistem?"

[Ding! Tuan bisa melihatnya melalui layar]

Kemudian muncul layar hologram di depan Saka. Raut terkejut tak bisa disembunyikan oleh remaja itu.

"Sistem, ini canggih sekali!" puji Saka sambil mengamati seluruh tampilan layar. "Tapi ini apa?" tanyanya saat melihat berbagai macam panel dengan icon yang unik.

[Ding! Ini adalah panel status, shop, dan upgrade sistem]

"Bagaimana cara menggunakannya?"

[Ding! Tuan bisa memencetnya di layar atau memberikan perintah langsung kepada sistem]

"Baiklah, Sistem! Tampilkan status!"

Lalu layar berubah menampilkan informasi tentang Saka.

Nama : Wisaka Hirawan

Status : Calon Penguasa Alam

Kultivasi : Ranah Jenderal⁵

Tingkat Tubuh : Perak 0/10000

Ketrampilan Aktif :

- Tinju militer (max)

- Taekwondo (max)

- Snipper (max)

- Langkah angin (2/10)

- Harimau membelah gunung (3/10)

Elemen : Api

Energi mental : 70/100

Ketrampilan Pasif : Tidak ada

Poin Pengalaman : 0/100000

Poin Sistem : 0 ps

Inventory : Tidak ada

Versi Sistem : 1.0

Saka menyeringai. "Ternyata pemilik tubuh sebelumnya kuat juga, dia memiliki elemen api. Menurut ingatan Wisaka, sangat langka kultivator yang bisa menguasai elemen. Belum lagi dia juga mendapat inti spiritual Harimau suci."

"Sistem, Poin Pengalaman dan Poin Sistem itu untuk apa?"

[Ding! Poin Pengalaman untuk meningkatkan kultivasi Tuan, didapatkan dengan membunuh monster, manusia, iblis, dan menyerap harta langka. Sementara Poin Sistem untuk membeli barang-barang yang ada di toko, bisa didapatkan dengan menukar koin emas serta barang-barang berharga yang tidak digunakan seperti batu roh, senjata, eliksir, dan sebagainya]

"Lalu untuk tingkat tubuh?"

[Ding! Tingkat tubuh bisa ditingkatkan dengan Poin Pengalaman. Ada 6 tingkatan untuk tingkat tubuh, yaitu Tembaga, Perak, Emas, Berlian, Dewa, dan Abadi. Saat proses pembentukan dantian, Sistem juga meningkatkan tingkat tubuh sehingga rasa sakit bertambah berkali-kali lipat]

Saka mendengus kesal. "Huh, pantas saja rasanya seperti semua bagian tubuhku dihancurkan dan dibentuk kembali. Kenapa kau tidak memberitahuku?"

[Ding! Maaf Tuan]

"Baiklah, sekarang buka toko sistem!"

Layar kemudian berganti dengan tampilan toko yang menyediakan berbagai barang, mulai dari pil, tanaman langka, senjata, bahkan berbagai barang aneh yang belum Saka ketahui fungsinya. Beberapa item itu masih tampak abu-abu, mungkin haru menunggu sistem upgrade. Beberapa saat mengotak-atik Sistem, Saka akhirnya paham dengan cara kerjanya. Ini tidak jauh berbeda dengan game yang ada di bumi.

"Sistem, bisakah kau menyembunyikan tingkat kultivasiku?"

[Ding! Bisa Tuan, selama Tuan tidak memberikan perintah untuk menampilkan kultivasi, Sistem akan terus menyembunyikannya]

"Bagus, bagus! Mari kita berperan sebagai babi gemuk membantai serigala."

[Ding! Selamat Tuan, mendapatkan hadiah berlian untuk pemula, apakah akan dibuka sekarang?]

"Buka!"

[Ding! Selamat Tuan mendapatkan mata dewa, teknik penyerapan Ilahi dan setetes darah naga abadi]

Saka tak mampu menyembunyikan senyum bahagianya. Sampai Bi Sinta masuk ke kamar dan membawakan makanan, pelayan setianya itu sampai heran. Sebagai manusia normal, harusnya mereka akan sedih saat kehilangan kultivasi yang sudah susah payah ditingkatkan sejak dini, tapi kini Tuan Mudanya tersenyum begitu lebar dan makan dengan lahap. Belum lagi, ia terlihat sangat segar dan sehat.

"Tuan Muda, apa Tuan Muda sudah sembuh?" tanya Bi Sinta dengan hati-hati.

"Aku sangat sehat, Bi! Bibi tidak perlu khawatir."

Bi Sinta tampak semakin heran, meski sudah sehat, ia juga bisa melihat jika kultivasi Tuan Mudanya sudah tak ada lagi. Lantas, apa yang membuatnya begitu bahagia? Apalagi ia juga kehilangan sang tunangan.

"Lalu, kenapa Tuan Muda sangat bahagia?"

Saka menatap Bi Sinta dengan senyum hangat. "Nanti Bi Sinta akan tahu sendiri. Untuk saat ini Bi Sinta cukup tahu kalau aku baik-baik saja. Aku hanya bahagia, akhirnya semua orang kini menunjukkan wajah mereka yang sebenarnya." Lantas Saka menyeringai sinis. Bi Sinta yang melihat itu cukup terkejut, ia merasa terintimidasi tanpa tahu sebabnya apa. Padahal ia sendiri sudah berada di ranah Jenderal tingkat lima.

"Baiklah, Tuan Muda! Asal Tuan Muda baik-baik saja itu sudah cukup. Bibi akan selalu ada untuk Tuan Muda. Demi Nyonya Vishaka, bibi ini akan menjaga Tuan Muda dengan nyawa bibi."

Saka tak sanggup menahan rasa harunya mendengar tekat dari Bi Sinta. Saka harus lebih kuat demi orang-orang seperti Bi Sinta ini. Ia harus bisa melindungi orang-orang yang menyayanginya. Sementara mereka yang bermuka dua, Saka sungguh tidak peduli.

"Terima kasih, Bi! Sebaiknya bibi istirahat karena malam sudah semakin larut," pinta Saka dengan senyum hangatnya. Memiliki Bi Sinta seorang diri bagi Saka sudah sangat cukup. Hidup di dunia antar berantah di mana semua hal masih terasa asing membuatnya tak nyaman berinteraksi dengan banyak orang.

Pengalaman dikhianati saat masih di bumi dan juga saat ia baru saja bangun dari kematian, membuatnya cukup berhati-hati menempatkan orang-orang di hatinya. Ia tak ingin kecolongan dan harus merasakan sakitnya dikhianati lagi.

Meskipun keluarga Hirawan termasuk keluarga kelas satu di kota Tanica, bagi Saka keluarga ini sangat kacau. Sama sekali tidak bisa digunakan sebagai tempat berpulang. Jika bukan karena Bi Sinta, maka Saka akan pergi saat ini juga dari keluarga Hirawan. Ia cukup muak dengan semua penghuninya.

"Keluarga sampah!" bisik Saka sebelum memutuskan untuk tidur. Besok adalah hari yang sangat panjang. Ia berniat untuk kembali datang ke pegunungan berkabut. Demi menambah pundi-pundi poin pengalaman agar secepatnya bisa naik ranah. Ia harus bisa mengalahkan sang ayah yang berada di ranah langit tingkat kedua agar bisa mengendalikan keluarga Hirawan sesuka hatinya.

Terpopuler

Comments

K4k3k 8¤d¤

K4k3k 8¤d¤

💌✌🏻🔕✌🏻💓✌🏻💌✌🏻💓

2024-04-19

1

Arif Ismawan

Arif Ismawan

cepat juga

2024-02-29

2

Amelia

Amelia

👍👍😀

2024-02-28

0

lihat semua
Episodes
1 Transmigrasi
2 Awal Yang Baru
3 Pegunungan Berkabut
4 Harta Karun
5 Markas Baru
6 Pertempuran
7 Paviliun Bunga Mekar
8 Tuan Muda Orlando
9 Pertunangan Raden Hirawan
10 Bolehkah Aku Memanggilmu, Ibu?
11 Pergi
12 Perseteruan
13 Tetua Rama
14 Bertemu Para Petinggi
15 Pelelangan
16 Bukan Lagi Bagian Keluarga Hirawan
17 Klan Darah
18 Kenyataan Pahit Keluarga Hirawan
19 Fisik Dewi Es
20 Jackpot
21 Merampok Sistem 1
22 Merampok Sistem 2
23 Elemen Cahaya
24 Ternyata Warisan Dewi
25 Hirawan vs Caraka
26 Hirawan vs Caraka 2
27 Musnahnya Keluarga Caraka
28 Memulai Petualangan
29 Vampire
30 Membebaskan Tawanan
31 Perketat Keamanan
32 Kedatangan Prajurit Kota
33 Siaga
34 Pulang
35 Rahasia Puncak Pegunungan Berkabut
36 Pasangan Yang Cocok
37 Raja Naga
38 Pamit
39 Hutan Jurang
40 Inti Es Semesta
41 Tigra, Harimau Suci
42 Sekte Lembah Hitam dan Raja Dharma
43 Membantu Desa Paju
44 Upgrade Sistem Selesai
45 Berlatih 1
46 Berlatih 2
47 Kebangkitan Fisik Dewi Es
48 Naik Ranah
49 Melatih Arunika
50 Kota Rogo
51 Tuan Muda Rajasa
52 Telur Dalam Batu
53 Keluarga Rajasa Musnah
54 Undangan Tuan Kota
55 Masalah Kecil
56 Sampai di Kota Ngiwa
57 Banteng atau Sapi?
58 Misi
59 Pasukan Garuda
60 Perkembangan Pasukan Garuda
61 Memulai Penyerangan 1
62 Memulai Penyerangan 2
63 Gejolak Kota Ngiwa
64 Kotak Semesta
65 Genting
66 Biar Nggak Lupa
67 Ke Istana
68 Strategi
69 Perang dengan Vampire
70 Akhir Perang
71 Tindakan Spontan Sofia
72 Dua
73 Kebersamaan
74 Hari Pernikahan
75 Benua Tengah
76 Pembebasan
77 Sekte Pedang Langit
78 Sekte Pedang Langit 2
79 Pertempuran di Hutan Kematian
80 Masalah Selesai
81 Alam Kultivator (end)
82 Disambut Jutaan Monster
83 Insiden Kecil
84 Kerajaan Angin
85 Masalah Selalu Datang
86 20 Tahun yang Lalu
87 Identitas Asli
88 Kembali ke Kerajaan Api
89 Sambutan Hangat
90 Mengobati Kakek dan Paman
91 Meningkatkan Kekuatan
92 Jurang Kegelapan
93 Ular Kepala Sembilan
94 Kondisi Kerajaan Api Terkini
95 Pesta Rakyat
96 Dunia Kecil
97 Gunung Dewa
98 Qian
99 Rubah Surgawi, Foxy
100 Kota Aneh
101 Potongan Tubuh Jenderal Iblis
102 Keluarga Narendra yang Lain
103 Narendra vs Sekte Rajawali Besi
104 Dunia Canopus Kacau
105 Kembali ke Kerajaan Api
106 Gelombang Monster
107 Di Balik Gelombang Monster
108 Rencana Selanjutnya
109 Dunia Kecil Kerajaan Naga
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Transmigrasi
2
Awal Yang Baru
3
Pegunungan Berkabut
4
Harta Karun
5
Markas Baru
6
Pertempuran
7
Paviliun Bunga Mekar
8
Tuan Muda Orlando
9
Pertunangan Raden Hirawan
10
Bolehkah Aku Memanggilmu, Ibu?
11
Pergi
12
Perseteruan
13
Tetua Rama
14
Bertemu Para Petinggi
15
Pelelangan
16
Bukan Lagi Bagian Keluarga Hirawan
17
Klan Darah
18
Kenyataan Pahit Keluarga Hirawan
19
Fisik Dewi Es
20
Jackpot
21
Merampok Sistem 1
22
Merampok Sistem 2
23
Elemen Cahaya
24
Ternyata Warisan Dewi
25
Hirawan vs Caraka
26
Hirawan vs Caraka 2
27
Musnahnya Keluarga Caraka
28
Memulai Petualangan
29
Vampire
30
Membebaskan Tawanan
31
Perketat Keamanan
32
Kedatangan Prajurit Kota
33
Siaga
34
Pulang
35
Rahasia Puncak Pegunungan Berkabut
36
Pasangan Yang Cocok
37
Raja Naga
38
Pamit
39
Hutan Jurang
40
Inti Es Semesta
41
Tigra, Harimau Suci
42
Sekte Lembah Hitam dan Raja Dharma
43
Membantu Desa Paju
44
Upgrade Sistem Selesai
45
Berlatih 1
46
Berlatih 2
47
Kebangkitan Fisik Dewi Es
48
Naik Ranah
49
Melatih Arunika
50
Kota Rogo
51
Tuan Muda Rajasa
52
Telur Dalam Batu
53
Keluarga Rajasa Musnah
54
Undangan Tuan Kota
55
Masalah Kecil
56
Sampai di Kota Ngiwa
57
Banteng atau Sapi?
58
Misi
59
Pasukan Garuda
60
Perkembangan Pasukan Garuda
61
Memulai Penyerangan 1
62
Memulai Penyerangan 2
63
Gejolak Kota Ngiwa
64
Kotak Semesta
65
Genting
66
Biar Nggak Lupa
67
Ke Istana
68
Strategi
69
Perang dengan Vampire
70
Akhir Perang
71
Tindakan Spontan Sofia
72
Dua
73
Kebersamaan
74
Hari Pernikahan
75
Benua Tengah
76
Pembebasan
77
Sekte Pedang Langit
78
Sekte Pedang Langit 2
79
Pertempuran di Hutan Kematian
80
Masalah Selesai
81
Alam Kultivator (end)
82
Disambut Jutaan Monster
83
Insiden Kecil
84
Kerajaan Angin
85
Masalah Selalu Datang
86
20 Tahun yang Lalu
87
Identitas Asli
88
Kembali ke Kerajaan Api
89
Sambutan Hangat
90
Mengobati Kakek dan Paman
91
Meningkatkan Kekuatan
92
Jurang Kegelapan
93
Ular Kepala Sembilan
94
Kondisi Kerajaan Api Terkini
95
Pesta Rakyat
96
Dunia Kecil
97
Gunung Dewa
98
Qian
99
Rubah Surgawi, Foxy
100
Kota Aneh
101
Potongan Tubuh Jenderal Iblis
102
Keluarga Narendra yang Lain
103
Narendra vs Sekte Rajawali Besi
104
Dunia Canopus Kacau
105
Kembali ke Kerajaan Api
106
Gelombang Monster
107
Di Balik Gelombang Monster
108
Rencana Selanjutnya
109
Dunia Kecil Kerajaan Naga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!