Novel 'Rea With The Five Prince'

Novel ini sebenarnya Lily baca ketika dia masih menjadi Liana, tepat sehari sebelum ia mati karena jatuh dari Jurang. Novel ini menceritakan tentang Andrea Florytha De Aquila atau Rea, seorang putri dari Kerajaan Northaxia yang dianugerahi Elemen Cahaya, salah satu elemen langka yang mampu melenyapkan kehadiran Iblis. Elemen ini dikatakan langka karena hanya dimiliki oleh satu orang setiap 1000 tahun sekali.

Sebelumnya, Novel ini berlatar negeri fantasi di sebuah Kekaisaran bernama Epitychìa. Kekaisaran ini dibagi kembali menjadi 5 bagian yang di pimpin oleh 4 Raja dan satu Grand Duke. Di Novel ini diceritakan setiap orang memiliki suatu kekuatan berupa Elemen yang dapat dikendalikan dan dimanipulasi sesuai keinginan penggunanya. Namun, ada beberapa elemen langka yang hanya dimiliki oleh keluarga Kerajaan maupun kekaisaran.

Di Novel tersebut, Rea diceritakan menjadi putri yang baik hati dan berbakat serta ramah. Ia begitu disenangi oleh banyak orang kecuali satu orang, siapa lagi kalau bukan Liliana. Gadis dari keluarga Althair itu sangat membenci Rea karena segala kesempurnaan yang ia miliki, bahkan kasih sayang kakaknya pun direnggut dari Lily. Terlebih, Lily adalah gadis yang kurang berbakat tapi cenderung sombong dan seenaknya. Ia hanya bisa menggunakan Elemen Es yang merupakan elemen langka milik keluarga Althair hanya sampai tingkat 3 dimana itu masih tergolong lemah, sehingga para bangsawan lain selalu mengejeknya. Puncak masalahnya adalah ketika Rea berhasil mengambil hati dari calon tunangan Lily yaitu Matheus Xelavian De Polaris, putra mahkota Kerajaan Southaxia. Lily langsung murka dan nekat merencanakan pembunuhan berencana untuk menyingkirkan Rea. Namun pada akhirnya rencananya gagal dan dia malah dihukum mati. Kematiannya pun terbilang tragis. Gadis itu diarak keliling kerajaan dan dibakar hidup-hidup tepat di alun-alun. Membayangkannya saja membuat Liana ngilu saat membacanya.

Dan sekarang, dia malah menjadi antagonis gila itu?! Apakah dia sebelumnya pernah melakukan kesalahan besar? Kenapa hidupnya sial sekali?

...----------------...

Lily duduk diatas ranjangnya sambil memegangi kepalanya yang mendadak pening. Jika ditinjau dari Novel, alur ceritanya akan dimulai ketika dia berumur 12 tahun, yang artinya tiga tahun dari sekarang. Berarti, yang harus Lily lakukan sekarang adalah mengubah kebiasaan Liliana yang suka bermalas-malasan dan mengabaikan potensinya.

Di novel, Liliana diceritakan memiliki 3 elemen, Air, Tanah dan Es, itu pun sama-sama di peringkat rendah. Sebenarnya bukan karena bakat sih tapi Liliana terlalu acuh dengan potensinya dan lebih memilih mengejar Matheus. Ya, cinta memang bisa membuatmu buta. Tapi, tubuh gadis itu kini diisi oleh jiwa Liana Anindya, gadis yang terlalu acuh dengan masalah percintaan dan sejenisnya. Ia lebih memilih untuk mendekam di perpustakaan dibandingkan dengan meladeni orang-orang menyebalkan.

"Yah, seperti kata Shiki, aku bisa mengobrak-abrik alur sesukaku kan? Yosh! Sudah ku putuskan bahwa aku akan tetap hidup dan merubah takdir Liliana menjadi lebih baik." Ucap Lily dengan semangat berapi-api. Gadis lantas berjalan menuju meja dan mengambil alat untuk menulis beberapa rencana penting.

"Oke, yang pertama aku harus mulai meningkatkan level elemenku dan menjadi OP hehe." Lily mulai menulis seluruh rencana di sebuah buku bersampul putih. Setelah selesai ia memutuskan untuk kembali tidur dan mengistirahatkan tubuhnya yang terlalu lelah.

...----------------...

"Selamat pagi Nona!" Sapa Noi dengan semangat. Lily baru menyadari bahwa gadis inilah yang ia lihat ketika pertama kali terbangun di dunia ini. Lily tersenyum dan mengangguk membalas sapaan Noi.

Tidak lama setelahnya beberapa Pelayan lain masuk dan mulai mondar-mandir mempersiapkan keperluan nona mereka. Ada yang menyiapkan bak mandi, gaun dan lain-lain yang sebenarnya tidak Lily tahu apa itu. Gadis itu hanya menatap kegiatan mereka dengan penuh penasaran. Sebenarnya ada berapa pelayan di rumah ini- ah tunggu apakah ini lebih cocok disebut mansion?

Noi yang melihat tatapan penuh rasa ingin tahu dari nona kecilnya itu terpekik gemas. Biasanya nona-nya selalu menatap mereka dengan tatapan jijik dan enggan, namun sejak kemarin tatapan nona-nya berbeda, dia seolah menjadi orang lain.

"Nona, semuanya sudah siap. Mari saya bantu." ucap Noi yang kini membantu Lily turun dari tempat tidurnya. Gadis itu membantu nona-nya untuk melepaskan pakaian dan mandi.

...----------------...

Setelah acara mandi yang menguras mental Lily, gadis itu kini sudah dirias dengan riasan natural yang semakin mempercantik parasnya. Ia sekarang menggunakan gaun berwarna seputih salju yang menyatu dengan warna kulitnya. Rambutnya digerai dengan jepitan berbentuk salju yang menghiasi rambut sewarna perak itu. Untung saja para pelayan meriasnya dengan riasan normal, jujur saja Lily sempat syok ketika tahu bahwa dulu Lily selalu merias wajahnya dengan riasan menor yang tidak sesuai umur.

"Dulu nona selalu menggunakan riasan seperti itu untuk memikat pangeran Matheus, padahal jika nona dirias seperti ini jauh lebih cantik dan imut." Kira-kira begitu ungkapan yang Noi sampaikan ketika ia bertanya terkait alasan riasan menor itu.

Lily bergidik geli, membayangkan wajahnya dirias seperti itu membuat dirinya merinding setengah mati.

"Nona, ayo kami antar ke ruang makan. Grand Duke, Grand Duchess dan Tuan Muda Atlas telah menunggu." Ajak Noi dengan sopan. Lily mengangguk, ia segera menggandeng tangan Lily dengan lembut. Mereka lantas keluar dari kamar untuk segera turun ke lantai satu, tempat dimana ruang makan berada.

Yang Lily Ingat, Mansion ini terdiri dari beberapa Area. Area utama, tempat dimana keluarga Grand Duke Althair tinggal. Area ini terdiri dari lima lantai dan sangat luas. Lalu Area belakang tempat para ksatria dan pelayan tinggal. Ada juga gudang tempat penyimpanan senjata yang berada di selatan serta lapangan tempat para ksatria berlatih di bagian Utara. Kemudian di area hutan dekat Lapangan terdapat taman tersembunyi milik Grand Duchess yang ditanami sejumlah buah-buahan yang selalu tumbuh tanpa mengenal musim. Lalu yang terakhir adalah Taman bunga milik Liliana yang tidak pernah gadis itu rawat. Taman itu adalah hadiah ayahnya saat gadis itu berulang tahun yang ke- 7 tahun.

Lily berdecak mengingat kebodohan gadis yang sekarang ia tempati tubuhnya ini. Tapi tunggu, kalau diperhatikan kenapa wajahnya di kehidupan sebelumnya dengan wajah Lily amat mirip, hanya berbeda warna rambut dan mata? Lalu memikirkan apa yang Lily alami membuatnya ingat dengan kejadian sebelum ia jatuh ke jurang. Erina sama-sama merasakan rasa iri, persis seperti yang Lily alami di Novel, namun yang mati malah dirinya.

Saking asiknya merenung, tanpa disadari mereka telah sampai di meja makan. Lily duduk bersebelahan dengan sang kakak yang sejak tadi terlihat terkejut menatap wajahnya. Gadis itu menatap seolah bertanya 'ada apa dengan wajahku? apakah buruk?'

"Ti-tidak, itu jauh lebih baik! Nah, kalau begini kan adikku terlihat cantik." Ungkap Atlas. Jujur saja, pemuda itu cukup kaget dengan penampilan baru adiknya itu.

Arsean memberikan isyarat untuk memulai acara sarapan hari itu.

Setelah sarapan, Lily menahan kedua orangtua dan kakaknya untuk beranjak, gadis itu memilin gaunnya diiringi rasa khawatir yang muncul. Arsean dan Bella yang dapat dengan jelas membaca ekspresi sang putri itu lantas saling bertatapan.

"Ada apa Lily? Apa ada hal yang kamu khawatirkan?" tanya Bella. Lily menatap ketiga orang yang kini menatapnya penasaran.

"Emm, boleh Lily memotong rambut?"

Terpopuler

Comments

Frando Wijaya

Frando Wijaya

acuh ttg potensi.... berarti pemilik tubuh asliny idiot 🙄💢

2024-08-26

0

Frando Wijaya

Frando Wijaya

mkany jgn percaya dgn dewa....ataupun dewi

2024-08-26

0

Aierriel Fitrisya

Aierriel Fitrisya

Semangat terpancar dari halaman

2023-07-24

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!