Jinan menatap Rio.
"Kamu milihin baju buat cewek? Tumben amat. Sejak kapan lo peduli sama cewek. Gue sampek ngira lo gak suka sama cewek haha." ucap Jinan menggoda Rio.
"Bagus kok pilihannya, sesuai selera aku." ucap Alexa menimpali.
"Oh ya. Aku jadi gak sabar liat kamu besok. Kita jadi gak jalan-jalan naik motor nya?" tanya Jinan.
"Kalau kamu gak sibuk, ya ayo."
"Kamu yakin naik motor pake baju ini?" Jinan nampak memandangi dress yang di pake Alexa. Ya bayangin aja masak naik motor pake dress rok selutut gitu. Yang ada rok nya kabur kena angin.
"Salah kostum ya. Aku gak bawa baju ganti lagi." ucap Alexa memandangi dirinya sendiri.
"Ada baju Alana di sini. Kamu pake baju Alana aja ya, sebentar aku ambilin sekalian aku ambil kuncinya dulu di dalem ya." ucap Jinan meninggalkan Alexa dan Rio lagi.
"Kenapa kamu bohong?" tanya Alexa lirih kepada Rio.
"Gak apa-apa. Jinan orangnya cemburuan. Gue takut dia salah paham." ucap Rio menjelaskan maksudnya.
"Apa yang mereka sembunyiin dari gue?" gumam Jinan yang mendengar obrolan Alexa dan Rio dari balik pintu yang ada di belakang meja kasir.
...***...
"Selamat ulang tahun ya Bob. Semoga makin dewasa, dan makin sayang sama aku. Maaf kejutannya gagal." ucap Sintya yang saat ini sedang merayakan ulang tahun Bobby hanya berdua.
Setelah kesalahpahaman kemarin, Bobby dan Sintya memutuskan menginap di hotel itu untuk merayakan ulang tahun Bobby hari ini. Mereka menghabiskan waktu hanya berdua.
"Aku yang minta maaf. Maaf semuanya jadi kacau. Gak perlu ada kejutan, yang penting kamu disini bersamaku." ucap Bobby lembut.
"Tapi aku juga belum sempat nyiapin kado. Karena memang kemarin rencanaku aku mau beli kado buat kamu." ujar Sintya merasa menyesal karena tak ada kado darinya di hari spesial Bobby.
"Boleh gak kalau aku minta sesuatu buat kado ulang tahunku?" tanya Bobby.
"Katakan!"
"Aku melamarmu. Aku mau kamu bilang 'ya' atas lamaranku." Bobby mengeluarkan sebuah kotak merah yang berisi cincin.
Sintya menutup mulutnya karena terkejut. Harusnya Bobby yang dapat hadiah di hari ulang tahun nya. Tapi malah Sintya yang dapet kejutan di hari spesial Bobby.
"Kenapa jadi aku yang dapat kejutan." ucap Sintya terkejut atas perlakuan Bobby.
"Jadi?" tanya Bobby menunggu jawaban Sintya.
"Jawabannya sudah jelas Bobby. Aku mau." Sintya mengulurkan tangannya agar Bobby melingkarkan cincin itu di jari Sintya.
Bobby dengan senyum manisnya pun segera memasukkan cincin di jari manis milik wanitanya tersebut.
"Makasih ya. Ini kado terindah buat aku." Bobby memeluk wanitanya.
...***...
Alexa menikmati hembusan angin sore yang menerpa wajahnya. Ia sengaja tak memakai helm karena ingin menikmati udara segar sambil di bonceng Jinan. Alexa merentangkan tangannya, merasakan angin dengan tangannya. Jinan tersenyum bahagia melihat kekasihnya dari kaca spion.
"Jadi mau kemana?" tanya Jinan.
"Gak tau, aku hanya ingin naik motor." ucap Alexa yang merasa tenang dengan hembusan angin yang menerpa wajahnya.
"Ke pantai mau gak?" tanya Jinan.
"Tapi ini udah sore."
"Justru itu yang bikin cantik. Nih pake helm nya. Pegangan ya." Jinan mengulurkan helm ke Alexa yang berada di belakangnya. Setelah memastikan Alexa sudah memakai helm nya, Jinan mempercepat laju motornya menuju ke pantai.
...***...
Alexa terpana melihat indahnya pantai yang di hiasi sunset tersebut. Alexa berjalan perlahan menuju bibir pantai. Kakinya pun di terpa ombak kecil yang membuatnya tersenyum dan memainkan jemari kakinya.
Jinan menghampiri Alexa dan memeluknya dari belakang. Meletakkan wajahnya di pundak Alexa sembari memejamkan mata. Sungguh pantai ini adalah saksi cinta Jinan dan Alana. Datang kembali ke sini lagi dengan wajah yang sama dan memakai baju Alana, membuat Jinan merindukan sosok wanita yang pernah singgah di hatinya, dan mungkin masih singgah hingga saat ini.
Alexa ingin melepaskan tangan Jinan yang melingkar di perutnya, tapi Jinan malah makin erat memeluk Alexa.
"Tunggu sebentar. Biarkan seperti ini sebentar saja." ucap Jinan makin menenggelamkan wajahnya leher jenjang milik Alexa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 62 Episodes
Comments
Shyfa Andira Rahmi
jinan masih blom lepas dari bayang2 Alana...
2024-08-31
0