Chapter 14 : Drew cs & Mika.

Skorsing yang dijalani Tegar dan kekacauan di sekolah membuat Mikaila dan The Evolve Wild rela berkumpul bersama. Mau tidak mau, Mikaila harus menguras tenaga dan emosinya demi keberlangsungan kehidupannya di sekolah dengan bekerja sama dengan makhluk-makhluk yang kerap menaikkan emosinya.

Sore hari, di rumah Drew yang bergelimang harta dan pernak-pernik mahakarya pengerajin Nusantara. Mikaila berkacak pinggang menghadap Drew yang alpa tadi pagi.

“Sekarang gimana caranya kita balas dendam ke Mamat dkk tapi dengan cara yang manis dan gurih!” ucapnya tegas.

“Emang cilok Mang Asep depan sekolah, Mik. Kalo ngomong yang bener dong, manis gurih.” sahut Daffa.

Mikaila menghela napas sambil mendorong bahunya. “Mikir deh Drew, mereka gak akan tinggal diam dan kita-kita bakal di awasi guru sampai mereka ketemu pelaku penyerangan sekolah! Aku stress!” ucapnya tanpa basa-basi lagi.

“Kamu saksinya gimana aku tempur sama Rio demi mengunggulkan nama sekolah, sekarang kalian malah jadi musuh dalam selimut! Pasti nih ya sekolahnya ngira kita ini cuma peniru!” tandasnya berang.

Drew menggilas rokoknya di asbak tengkorak seraya menghela napas. “Gar, mulut nih cewek kamu tutup pake bibirmu lah. Cerewet banget!”

Tegar menoleh sembari menyunggingkan senyum. “Tergantung ceweknya mau nggak!”

Mikaila menyambar bungkus makanan ringan dan melemparkannya ke Tegar. “Siapa kamu cium-cium aku, ngaca deh!”

“Calon pacarmu paling.” sambut Wicak, “sudah terang-terangan kangen dan perhatian, kalian cuma perlu sedikit percikan bunga asmara dan kencan pertama.”

“Didoain dong makanya!” katanya dengan ekspresi sungguh-sungguh dan ekspresi muka yang serius.

Tegar tergelak. Sungguh diluar pikirannya kalau ada cewek setransparan Mikaila karena biasanya gadis-gadis akan malu-malu kucing dengan perasaannya, tapi gadis ini emang lain, dia itu beneran tidak punya malu!

“Gue juga lihat-lihat bibir siapa yang sanggup gue jadikan ciuman pertama.”

“Udah Bray, udah. Kita lagi rapat masa depan kita di sekolah bukan cium-ciuman, elah, bangsat, hargai jomblo!” potong Daffa. “Lanjut diskusinya.”

Kembali Drew berwajah serius. “CCTV udah ada, kita cuma perlu cari bukti tambahan apalagi motor mereka ada yang ketinggalan, sekarang pasti ada tuh Mamat cs yang lagi cari motornya dan di marahin Mak-bapaknya!”

“Pembalasan kita main cerdik, Drew. Bukan tawuran lagi!” sergah Mikaila.

“Emang bukan tawuran, junior kampret!” Drew mendesis. ”Kita bagi tugas, kamu salin rekaman cctv, kita cari bukti di lapangan.”

“Terus motornya mau digimanain?”

“Terpaksa, aku harus bilang kalo mereka juga nyerang basecamp dan ngomong jujur balapan kemarin! Mereka harus kena semprot kepsek dan BK!”

“Jangan!” sahut Tegar. “Nanti semua kena skorsing. Biar aku aja, kalian cuma perlu bantu sekolah ngasih bukti secara diam-diam!”

“Itu udah jelas, Bray. Tapi the Horizon Blast perlu kena batunya. Itu harus! Rencana lanjutan kita pikir nanti, setuju, Bray?” Drew menatap teman-temannya.

Bray, Bray. Mikaila menyambar minuman kaleng di meja seraya duduk di dekat Daffa sementara Tegar main game tanpa memperdulikan kehadirannya. Sungguh tidak berperikemikailaan!

“Terus gimana sama masalah Tegar bersih-bersih sekolah? Kalian geng! Satu di hukum semua kena!”

“Perhatian banget sih, Tegar aja oke tuh bersih-bersih sekolah sendiri.” Daffa meringis saat Mikaila menabok pahanya kuat-kuat.

“Pokoknya aku gak mau tau kalian semua setiap pulang sekolah ikut bersih-bersih sekolah, minimal kalian bikin nama geng terlihat bagus di mata guru-guru, bukan cuma balapan doang yang diagung-agungkan terus bikin masalah setiap hari! Ngerti kalian.” bentak Mikaila dengan suara fatal.

Drew berdiri dengan muka iseng seraya menepuk bahu teman-temannya. “Nih cewek enaknya diapain, Bray? Udah sendirian, nyolot abis, hobi ngatur-ngatur lagi.” Drew, Dito, dan Gani mengerubungi Mikaila dengan berdiri di depannya sementara Daffa dan Wicak otomotif mengapit gadis itu di sofa. Semua menyeringai lebar bak serigala yang menemukan buruan hanya Tegar yang mengawasinya dengan santai

Mikaila meremas kaleng minuman dengan cemas. Ia merasa seperti hendak di nodai pemuda-pemuda itu dan ternyata tiba-tiba Drew-Gani meraih pergelangan kakinya, Daffa-Wicak membopongnya. Mereka bersusah payah membawanya ke pinggir kolam renang. Mereka tertawa riang ditengah situasi pemberontak gadis yang memanggil-manggil nama Tegar sebelum mengayunkannya dan byurrr...

Gelagapan Mikaila berusaha mencapai permukaan air setelah dunianya gelap sekaligus basah semua. Mikaila mengusap wajahnya lalu mencipratkan air kolam ke arah mereka yang berlari tunggang langgang ke balkon. “Kampret kalian semua, beraninya sama cewek lagi. Banci tau gak, rese banget, sialan.......!”

Geng The Evolve Wild tertawa-tawa. Pembalasan itu sudah cukup menyenangkan hati mereka setelah Mikaila menjadi gadis sok yang menyebalkan.

“Tolongin dia, Gar!” bujuk Daffa.

Tegar menyelesaikan game-nya seraya mencopot jaketnya. “Lihat aja, tambah murka itu cewek sama kita.”

“Hadapi dong.”

Tegar menghampiri Mikaila seraya mengulurkan tangannya. “Bisa?”

Mikaila menyerang Tegar dengan menariknya kuat-kuat ke dalam kolam. Jelas Tegar gelagapan, dia ke permukaan air seraya mengusap wajahnya.

“Balas dendam nona?” Tegar mendekat.

“Anggap aja satu sama!” desis Mikaila sebelum menyelam untuk menghindari Tegar yang menonton wajahnya lalu ke baju seragamnya yang melekat pada tubuh.

...***...

...Bersambung.....

Terpopuler

Comments

CebReT SeMeDi

CebReT SeMeDi

cewek strong mandiri ya kek gini, orang cerewet itu pasti setia gar 🤣🤣

2023-08-13

1

Umine LulubagirAwi

Umine LulubagirAwi

walah, gar2x. jgn modus ga sngja gtu lihatinnya! 🙈

2023-08-03

0

Tini Wartini

Tini Wartini

Jdi lah geng yg manis & gurih,...tdk hny tawuran & balapan liar...😁😁

2023-08-01

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 : Dibuang Ayah.
2 Chapter 2 : Manusia Bumi
3 Chapter 3 - Tagihan Perdebatan
4 Chapter 4 - Telen Beban
5 Chapter 5 - Emosi Tragedi
6 Chapter 6 : Tanggung Jawab Aku!
7 Chapter 7 : Persoalan Genting
8 Chapter 8 : Persoalan Genting 2
9 Chapter 9 : Balapan Lucu
10 Chapter 10 : Tawuran
11 Chapter 11 : Takut Jatuh Cinta
12 Chapter 12 : Aksi Matt
13 Chapter 13 : Ngegas
14 Chapter 14 : Drew cs & Mika.
15 Chapter 15 : Musuh Dalam Sekolah
16 Chapter 16 : Masuk Sarang Musuh
17 Chapter 17 : Panji Perang
18 Chapter 18 : Lawan Jadi Kawan
19 Chapter 19 : Kepergok
20 Chapter 20 : Meledak
21 Chapter 21 : Salting
22 Chapter 22 : Iya, Sayang.
23 Chapter 23 : Ring Road Love
24 Chapter 24 : Bersenang-senang
25 Chapter 25 : OMG
26 Chapter 26 : Kekacauan
27 Chapter 27 : Kalah
28 Chapter 28 : Kerja Sama Terselubung
29 Chapter 29 : Toleransi nol
30 Chapter 30 : Wuu...
31 Chapter 31 : Melambungkan Fantasi
32 Chapter 32 : Bolos Bersama
33 Chapter 33 : Saingan, Iya...
34 Chapter 34 : Hukuman
35 Chapter 35 : Gulma
36 Chapter 36 : Back Street
37 Chapter 37 : Emang Enak
38 Chapter 38 : Loyal
39 Chapter 39 : Pahit & Pedas
40 Chapter 40 : Kabut
41 Chapter 41 : Manisnya Hukuman
42 Chapter 42 : Sidang Keluarga
43 Chapter 43 : Sinarnya Redup
44 Chapter 43 : Sedikit Balasan
45 Chapter 45 : Markijayyy
46 Chapter 46 : Membingungkan
47 Chapter 47 : B-e-r-a-n-i
48 Chapter 48 : Sensasi Mematikan
49 Chapter 49 : Kok Bisa Ya?
50 Chapter 50 : Ribut
51 Chapter 51 : Sangar
52 Chapter 52 : Menggila
53 Chapter 53 : Erat
54 Chapter 54 : Meeting Points
55 Chapter 55 : SERI
56 Chapter 56 : Gak Mudah
57 Chapter 56 : Maju Ke Depan
58 Chapter 58 : Heuheu
59 Chapter 59 : Bujuk Rayu
60 Chapter 60 : Tersedak
61 Chapter 61 : Ngeri
62 Chapter 62 : Parau
63 Chapter 63 : Gila sih
64 Chapter 64 : Baper
65 Chapter 65 : Good Goodbye
66 Chapter 66 : Evoleventador
67 Chapter 67 : Iya berdua
68 Chapter 68 : Lulus
69 Chapter 69 : Hadiah
70 Chapter 70 : Menolak Kembali
71 Chapter 71 : Drama Sekolah
72 Chapter 72 : Back Off
73 Chapter 73 : Prediksi Tepat
74 Chapter 74 : Engagement Day
75 Chapter 75 : Bertemu Kamu
76 Chapter 76 : Takut
77 Chapter 77 : Merana
78 Chapter 78 : Reuni
79 Chapter 79 : Malu & Takut
80 Chapter 80 : Balapan Terakhir
81 Chapter 81 : Before Wedding
82 Chapter 82 : Wedding Agreement
83 Chapter 83 : Usaha
84 Chapter 84 : Quiz
85 Chapter 85 : Goals
86 Chapter 86 : A love
87 Chapter 87 : Kacau
88 Chapter 88 : Mabuk Aturan
89 Chapter 89 : Bos kecil
90 Bab 90 : Epilog
Episodes

Updated 90 Episodes

1
Chapter 1 : Dibuang Ayah.
2
Chapter 2 : Manusia Bumi
3
Chapter 3 - Tagihan Perdebatan
4
Chapter 4 - Telen Beban
5
Chapter 5 - Emosi Tragedi
6
Chapter 6 : Tanggung Jawab Aku!
7
Chapter 7 : Persoalan Genting
8
Chapter 8 : Persoalan Genting 2
9
Chapter 9 : Balapan Lucu
10
Chapter 10 : Tawuran
11
Chapter 11 : Takut Jatuh Cinta
12
Chapter 12 : Aksi Matt
13
Chapter 13 : Ngegas
14
Chapter 14 : Drew cs & Mika.
15
Chapter 15 : Musuh Dalam Sekolah
16
Chapter 16 : Masuk Sarang Musuh
17
Chapter 17 : Panji Perang
18
Chapter 18 : Lawan Jadi Kawan
19
Chapter 19 : Kepergok
20
Chapter 20 : Meledak
21
Chapter 21 : Salting
22
Chapter 22 : Iya, Sayang.
23
Chapter 23 : Ring Road Love
24
Chapter 24 : Bersenang-senang
25
Chapter 25 : OMG
26
Chapter 26 : Kekacauan
27
Chapter 27 : Kalah
28
Chapter 28 : Kerja Sama Terselubung
29
Chapter 29 : Toleransi nol
30
Chapter 30 : Wuu...
31
Chapter 31 : Melambungkan Fantasi
32
Chapter 32 : Bolos Bersama
33
Chapter 33 : Saingan, Iya...
34
Chapter 34 : Hukuman
35
Chapter 35 : Gulma
36
Chapter 36 : Back Street
37
Chapter 37 : Emang Enak
38
Chapter 38 : Loyal
39
Chapter 39 : Pahit & Pedas
40
Chapter 40 : Kabut
41
Chapter 41 : Manisnya Hukuman
42
Chapter 42 : Sidang Keluarga
43
Chapter 43 : Sinarnya Redup
44
Chapter 43 : Sedikit Balasan
45
Chapter 45 : Markijayyy
46
Chapter 46 : Membingungkan
47
Chapter 47 : B-e-r-a-n-i
48
Chapter 48 : Sensasi Mematikan
49
Chapter 49 : Kok Bisa Ya?
50
Chapter 50 : Ribut
51
Chapter 51 : Sangar
52
Chapter 52 : Menggila
53
Chapter 53 : Erat
54
Chapter 54 : Meeting Points
55
Chapter 55 : SERI
56
Chapter 56 : Gak Mudah
57
Chapter 56 : Maju Ke Depan
58
Chapter 58 : Heuheu
59
Chapter 59 : Bujuk Rayu
60
Chapter 60 : Tersedak
61
Chapter 61 : Ngeri
62
Chapter 62 : Parau
63
Chapter 63 : Gila sih
64
Chapter 64 : Baper
65
Chapter 65 : Good Goodbye
66
Chapter 66 : Evoleventador
67
Chapter 67 : Iya berdua
68
Chapter 68 : Lulus
69
Chapter 69 : Hadiah
70
Chapter 70 : Menolak Kembali
71
Chapter 71 : Drama Sekolah
72
Chapter 72 : Back Off
73
Chapter 73 : Prediksi Tepat
74
Chapter 74 : Engagement Day
75
Chapter 75 : Bertemu Kamu
76
Chapter 76 : Takut
77
Chapter 77 : Merana
78
Chapter 78 : Reuni
79
Chapter 79 : Malu & Takut
80
Chapter 80 : Balapan Terakhir
81
Chapter 81 : Before Wedding
82
Chapter 82 : Wedding Agreement
83
Chapter 83 : Usaha
84
Chapter 84 : Quiz
85
Chapter 85 : Goals
86
Chapter 86 : A love
87
Chapter 87 : Kacau
88
Chapter 88 : Mabuk Aturan
89
Chapter 89 : Bos kecil
90
Bab 90 : Epilog

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!