Pencarian

Pagi yang cerah, secerah senyuman Langit. Dia sudah sangat bersemangat untuk melakukan aktivitasnya, dia sudah mandi, membersihkan kedai dan mulai membuka pintu kedai sembari menunggu Nek Han datang.

"Nak, tolong 2 sup daging," pinta Wanita berusia 50 tahun. Suami istri yang menjadi pelanggan pertama di pagi hari.

"Maaf Bibi, Nek Han belum datang. Apa tidak masalah jika saya yang membuatkannya? Rasanya kemungkinan akan berbeda dengan buatan Nek Han," ucap Langit dengan sopan.

"Mencoba tidak ada salahnya bukan. Jadi tolong 2 sup daging," pinta Suami.

"Iya, Paman. Mohon di tunggu Paman, Bibi," ungkap Langit membungkuk lalu pergi ke dapur.

Langit mulai meracik bumbu sop daging dan memasukkan bahan-bahannya, tidak perlu memotong sayur atau daging lagi, karena sebelum membuka kedai.Langit sudah melakukan semuanya. Karyawan rajin.

"Permisi, silakan di nikmati" tutur Langit meletakkan 2 mangkok sop daging di meja pasangan suami istri itu dan tidak lupa tersenyum.

"Iya, terima kasih," Istri.

Langit kembali lagi ke dapur.

"Sepertinya enak sayang, ayo coba," kata Suami.

"Iya, sayang," Istri.

Mereka mencoba sop daging buatan Langit, mata mereka langsung berbinar.

"Hei Nak, kemari," panggil Suami.

"Iya, Paman," saut Langit menghampiri pasangan suami istri.

"Masakan mu enak sekali, dirimu pandai memasak," puji Suami.

"Kamu sekolah masak?" tanya Suami.

"Ah, Paman berlebihan. Tetapi terima kasih untuk sanjungannya Paman. Saya hanya hobi memasak saja Paman," tutur Langit dengan sopan.

"Tapi ini benar-benar enak. Nenek Han harus mengetahui keahlianmu," ujar Istri.

"Terima kasih atas pujiannya, saya barusan mendengarkannya. Silakan di nikmati makanannya," ungkap Nenek Han, yang sedari tadi mendengar percakapan mereka.

Nenek Han dan Langit sekarang berada di dapur.

"Kenapa tidak bilang pada Nenek, jika dirimu bisa memasak Langit?" tanya Nenek Han.

"Aku tidak ahli Nenek, hanya sekedar hobi memasak saja, Nek," jawab Langit.

"Lihat, pelanggan Nenek memuji masakanmu. Itu artinya hobimu bisa membuat dirimu ahli dalam memasak." puji Nenek Han.

"Hanya 2 orang Nenek, bukan berarti bisa di katakan ahli Nenek," tolak Langit yang merasa tidak cocok di katakan ahli dalam memasak.

"Kalau begitu, hari ini Nenek yang akan menjadi kasir dan mengantar makanan ke pelanggan dan dirimu yang memasak di dapur. Agar dirimu bisa menilai sendiri bagaimana respons pelanggan terhadap masakanmu. Nenek tidak menerima penolakan," tantang Nenek Han.

"Baiklah Nek, Langit akan mencoba," kata Langit.

Kedai mulai berdatangan pelanggan, Nenek Han dan Langit mulai menjalankan tugas mereka masing-masing. Langit pandai dalam memasak, hal itu dibuktikan dengan setiap pelanggan yang menelan 1 suapan dari masakan Langit selalu memuji rasa masakan Langit. Langit percaya dengan yang dikatakan Nenek Han.

Sementara di dalam mansion, terjadi kehebohan yang di sebabkan oleh pria kecil. Tubuhnya pagi ini terasa sangat panas, dia demam dan karena berpisah dengan Daddynya, dia selalu menggumamkan nama Daddynya. Tuan dan Nyonya Arkan akan membawa Malvin pagi ini ke rumah sakit.

"Ayo Dad, bawa Malvin kerumah sakit. Suhu tubuhnya tinggi sekali," usul Mommy.

"Iya, Mom," Daddy, menggendong Malvin untuk turun ke lantai dasar.

Di ruang makan Daddy melihat putri sulungnya yang sedang melamun.

"Kau! Daddy tidak mau tahu, bawa Langit kehadapan Malvin hari ini juga!" tekan Daddy, dengan kalimat mengintimidasi Falensia.

Falensia menoleh dan menganggukan kepalanya. Tuan dan Nyonya, pergi menuju mobil untuk segera membawa Malvin kerumah sakit.

Pertengkaran kemarin, membuat dia di pojokkan dengan Daddy dan Mommynya. Saat ini karma sedang menjalar kedalam hidupnya, buktinya semuanya menjadi berantakan seketika. Namun, yang dia pikirkan adalah bagaimana membawa Langitnya kembali ke dirinya dan anaknya, sementara dirinya tidak tahu keberadaan Langit saat ini.

Dari kemarin juga Samudra terus menghubungi dirinya, tapi dia sama sekali tidak berminat untuk menggubris pesan ataupun panggilan dari Samudra. Dia hanya ingin Langitnya kembali, dia berencana nanti akan bertemu dengan Samudra untuk mengakhiri hubungan mereka.

Falensia mengakhiri makannya, masuk ke kamar memberikan perintah pada bodyguard nya untuk mencari keberadaan Langit, lalu dia membersihkan diri, untuk menemui Langitnya.

***

Sementara di meja makan apartemen mewah, terdapat 3 wanita cantik yang baru selesai dengan acara sarapan mereka.

"Jennie, Unnie sudah mengetahui di mana keberadaan Langit," ucap Jesya.

"Benarkah, Unn?" seru Jennie, yang sedari kemarin terlihat murung seketika menjadi semangat karena mendengar perkataan Unnienya.

"Iya, dia bekerja di salah satu kedai makanan," jawab Jesya.

"Ayo, temui Langit sekarang, Unn," pinta Jennie.

"Iya, kita berangkat sekarang," ujar Jesya.

Sepulang dari kediaman Tuan Arkan kemarin, Jennie tidak berhenti menangis dan wajahnya murung. Karena dia memikirkan Langit, hatinya sakit selama ini cinta pertamanya di perlukan tidak adil oleh Unnienya sendiri. Belum lagi rasa bersalah Jennie karena telah mengusir Langit, hanya karna dia tahu Langit sudah menikah dan dia akan melupakan Langit. Tapi nyatanya dia justru yang akan menjadi obat untuk luka yang di berikan Unnienya pada Langitnya.

Karena tidak tega dengan keadaan adiknya yang terus-terusan menangis dan murung, Jesya akhirnya mengerahkan orang suruhannya untuk mencari tahu keberadaan Langit. Dan kemarin sore Jesya diberi tahu orang suruhannya dimana Langit berada. Dan pagi ini baru dia sampaikan pada adiknya.

Episodes
1 Prolog
2 Biarkan Waktu Menjawab
3 Biarkan Waktu Menjawab (2)
4 Dusta
5 Daddy Malvin Kembali
6 Langit
7 Cinta Pertama
8 Di Usir
9 Penyesalan
10 Murka
11 Manipulatif
12 Pencarian
13 Menikah dengan Ku
14 Negosiasi
15 Restu
16 Falensia dengan Penyesalan
17 Hari Bahagia
18 Apa itu Bahagia
19 Palsu
20 Kerja
21 Lagi
22 Keroyok
23 Curhat
24 OTW Paris
25 Hallo Paris
26 Princess Laurent
27 Paris Bencana
28 Rumit
29 Perceraian
30 Percaya
31 Paris
32 Paris (2)
33 Paris 3
34 Paris (4)
35 Back To Korea
36 Back To Korea (2)
37 Daddy dan Aunty Jenjen
38 Daddy dan Aunty Jenjen (2)
39 Daddy dan Aunty Jenjen 3
40 Daddy dan Aunty Jenjen (4)
41 Ada Apa?
42 Kecewa Lagi?
43 Baby Son
44 Baby Son (2)
45 Melepaskan?
46 Melepaskan? (2)
47 Takdir Tuhan
48 Kado untuk Daddy Baby
49 Daddy Baby Masak
50 Daddy Baby Pamit
51 Maaf Daddy Ingkar Janji
52 Samudra
53 Princess Daddy Langit
54 Langit
55 Keajaiban Tuhan
56 Daddy Langit
57 Perjalanan Baby dan Mommy
58 Berhati Malaikat
59 Daddy Mendidik Abang Malvin
60 Membujuk Mommy
61 Daddy CEO
62 Menyambut Diana & Laurent
63 Kedatangan Laurent dan Diana
64 Perubahan
65 The End Of Everyting
66 Flashback Pertengkaran Jesya & Jennie
67 Maaf
68 Fakta
69 Langit
70 Pesan Langit untuk Jennie
71 Hadiah Langit untuk Putrinya
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Prolog
2
Biarkan Waktu Menjawab
3
Biarkan Waktu Menjawab (2)
4
Dusta
5
Daddy Malvin Kembali
6
Langit
7
Cinta Pertama
8
Di Usir
9
Penyesalan
10
Murka
11
Manipulatif
12
Pencarian
13
Menikah dengan Ku
14
Negosiasi
15
Restu
16
Falensia dengan Penyesalan
17
Hari Bahagia
18
Apa itu Bahagia
19
Palsu
20
Kerja
21
Lagi
22
Keroyok
23
Curhat
24
OTW Paris
25
Hallo Paris
26
Princess Laurent
27
Paris Bencana
28
Rumit
29
Perceraian
30
Percaya
31
Paris
32
Paris (2)
33
Paris 3
34
Paris (4)
35
Back To Korea
36
Back To Korea (2)
37
Daddy dan Aunty Jenjen
38
Daddy dan Aunty Jenjen (2)
39
Daddy dan Aunty Jenjen 3
40
Daddy dan Aunty Jenjen (4)
41
Ada Apa?
42
Kecewa Lagi?
43
Baby Son
44
Baby Son (2)
45
Melepaskan?
46
Melepaskan? (2)
47
Takdir Tuhan
48
Kado untuk Daddy Baby
49
Daddy Baby Masak
50
Daddy Baby Pamit
51
Maaf Daddy Ingkar Janji
52
Samudra
53
Princess Daddy Langit
54
Langit
55
Keajaiban Tuhan
56
Daddy Langit
57
Perjalanan Baby dan Mommy
58
Berhati Malaikat
59
Daddy Mendidik Abang Malvin
60
Membujuk Mommy
61
Daddy CEO
62
Menyambut Diana & Laurent
63
Kedatangan Laurent dan Diana
64
Perubahan
65
The End Of Everyting
66
Flashback Pertengkaran Jesya & Jennie
67
Maaf
68
Fakta
69
Langit
70
Pesan Langit untuk Jennie
71
Hadiah Langit untuk Putrinya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!