BAB 18. DI ANTARA DUA DUNIA

"Oke, tapi gak berselera," cicit Afja, melihat hampa hidangan di atas meja.

"Makan itu bukan perkara selera saja, Mano. Tubuhmu butuh asupan nutrisi agar dopamine terjaga baik sehingga kau terhindar dari rasa malas, gak mood, menunda dan semua hal negatif lainnya." Sam mengingatkan Afja akan hormon satu ini, yang dapat menghambat produktivitas seseorang.

Pria matang itu lalu mengambilkan beberapa sendok sajian menu ke pinggan Afja. Juga Sam meminta makanan pembuka yang mempunyai cita rasa segar agar dapat membangkitkan nafsu makan gadis yang mulai dia suka.

Shin asik menikmati hidangannya tanpa peduli sikap Sam. Tapi dia terusik kala Afja dan Sam membicarakan tentang satu jenis ramuan yang akan dicoba.

"Kapan kau akan mencoba itu, Mano?" tanya Sam saat Afja mulai menyantap makanannya.

"Entah. Menurut Pak Sam, bagaimana?" tanya Afja mulai ragu, dia melihat ke arah Samagaha.

Sam meletakkan sendoknya di sisi pinggan. Dia memandang lekat Afjameha. "Gak usah. Jangan aneh-aneh, pikirkan ibu dan orang-orang di sekeliling yang sayang sama kamu, Mano," tegas Sam.

"Uhuk. Maksudnya siapa, Bos?" ucap Shin memanasi suasana dengan senyuman usilnya.

Sam hanya melirik tak menanggapi sang asisten. Tapi dia justru menginjak kaki Shin dari balik meja.

"Ught." Shin terhenyak. Punggung kakinya sakit terkena injakan heel sepatu Sam.

"Pak Shin bagaimana, sih. Pak Sam gak pengen orang-orang kampung jamu kecewa sama aku, pak Temul juga, masa gitu aja gak paham," jawab Afja polos setelah menelan saladnya.

"Hanya itu? kau pikir aku tidak penting dan kecewa juga?" sergah Sam, kini mencondongkan badan hampir menyentuh meja.

Afjameha gelagapan. Dia takut dengan tatapan Sam yang serius. "Eh, penting iya penting," jawab Afja mengangguk cepat meski bingung dengan makna kalimat petinggi SidoGeni.

"Pak Sam belum penting berarti. SidoGeni mungkin, ah, maksud Nona Afja," sambar Shin, menahan tawa.

"Diam kau!" balas Sam, kesal. Dia menoleh ke arah Shin dan menatapnya tajam.

Shin menutup mulutnya lalu mengangkat kedua tangan ke udara tanda dia takkan ikut campur lagi meski hatinya ingin.

Melihat Sam bertingkah konyol tanpa di sadari adalah pemandangan langka bagi Shin. Sam juga secepat itu mengenali perasaannya. Mungkin dia belajar dari kisah masa lalu.

"I-iya itu maksudnya, SidoGeni penting bagi saya," cicit Afja menunduk malu lama-lama ditatap pria tampan.

Hening.

Masing-masing sibuk dengan hidangan hingga Sam membuka suara lagi.

"Masker dan teh oke, kapan aku bisa lihat stok bahan baku kalian untuk di produksi massal?" sambung Sam mencairkan suasana.

"Setelah percobaan ramuan itu, Pak Sam. Ehm, saya pamit ya sebab akan kuliah. Terima kasih jamuannya." Afja berdiri, membungkukkan badan lalu undur diri dari sana.

...***...

Afjameha menulis beberapa surat untuk ibu, Samagaha juga pak Temul. Pesan bagi sebagian warga kampung jamu yang dikenal baik olehnya pun telah dia susun terpisah.

Putri Fasraha akan melakukan percobaan terakhir yang membuatnya penasaran. Catatan dalam buku Mak Beken mengatakan bahwa mungkin suatu saat apa yang dimiliki bunga ini bisa berguna jika pelakunya pernah mencicipi efek yang disebabkan oleh si tumbuhan tersebut.

"Mirip bunga Poppy yang dilarang di tanam. Tapi ini malah mudah di temukan dan jadi tanaman hias. Mawar padang gersang, sungguh mengerikan tapi harus ku coba," gumam Afjameha.

Dia memejam, membayangkan Candy tengah merasakan sakit berkali lipat jika gula darahnya tinggi atau menurun.

"Sabar ya, Candy." Afja membatin.

Keesokan pagi.

Dia mengundang Sam, pak Temul dan pengacara ke huniannya. Afjameha lalu memberikan banyak surat ke pengacara apabila dirinya tak bangun kembali.

Samagaha Ziyan terlihat enggan berkomentar dan ingin mencegah, tapi lagi-lagi dia tak kuasa. Alasan Sam tidak akurat untuk melarang Afja melaksanakan hal itu, karena dalam perjanjian tahap awal semua telah dipenuhi Afja.

Petinggi SidoGeni hanya dapat menyiapkan tenaga dan alat medis sebagai upaya bantuan di saat kritis nanti.

"Oke, semua telah siap ... ibu, doakan aku," ucap Afja memeluk Fasraha yang menangis dan duduk di kursi roda sebab asam uratnya kambuh.

"Mano." Sam memperingatkan Afja terakhir kali agar mengurungkan niatnya tapi dia bergeming.

Afjameha memandang orang-orang di sekeliling sebelum menghirup wangi bunga beracun dan meneguk cairan dalam gelas. Dia menghela nafas lalu duduk perlahan di atas matras.

"Bismillahirrahmanirrahim." Afja mulai meminum air bening yang tercampur getah mawar padang gersang, separuh.

Tak lama kemudian, efek awal mulai muncul. Afja menuju wastafel, dia mual dan muntah hebat beberapa kali. Tenaga medis sigap membantu meredakan gejala keracunan tapi di cegah Afjameha.

"Masih kuat. Jangan berlebihan," ujarnya lirih.

Sam mulai tersulut emosi sementara pak Temul masih tenang. Dia yakin Afja bisa.

"Kau gila, Mano!" serunya hendak menghampiri tapi di cegah pak Temul.

Afja melanjutkan sisa cairan dalam gelas tadi. Kali ini detak jantungnya mulai melambat, kepala terasa berdenyut hebat hingga kesulitan bernafas. Afja tiba-tiba pingsan.

"Mano!" Sam berlari, ke depan wastafel dimana Afja runtuh. Dia membopong tubuh gadis itu dan meletakkan diatas brangkar.

"Lekas!" serunya meminta tenaga medis melakukan tindakan.

"Afja! Afja!" Fasraha histeris sehingga Sam menenangkan ibu Afja, sementara pak Temul ikut dengan dokter dan terlihat membuat sesuatu di dalam kamar.

Ketika keadaan di rumah Afjameha kacau. Sementara, di alam dimensi lain.

Afjameha merasa tubuhnya amat ringan, jiwa sang gadis terlepas dari raga. Dia melihat ibu masih menangis juga Sam yang terlihat cemas.

"Aku berhasil," gumam Afja saat melihat tubuh aslinya terbaring di atas brangkar dengan alat medis.

"Maaf. Doakan aku, ya," ucap Afja melihat ke arah Sam.

Dia lalu memendar pandangan ke sekeliling. Afja tertarik dengan pintu yang berwarna biru, dia ingat betul bahwa sebelumnya tiada benda itu di sana. Afja lalu mendekat dan membukanya.

Klek.

Deg.

Betapa terkejut Afja kala melihat jiwa Candy pun sama sepertinya. Melayang berada di sisi ranjang dan terlihat tiada semangat hidup. Afja mendekat, menjulurkan tangan. Namun, tanpa dia tahu dan sadari, jiwanya justru tersedot masuk ke dalam tubuh Candy.

"Aaah!" teriak Afjameha.

Hening.

Kosong

Beberapa menit kemudian.

Afjameha membuka matanya perlahan, dia memastikan diri bahwa benar berada di dalam tubuh Candy dengan cara mencubit pipi. Tiba-tiba Afja merasakan teramat sakit di bagian tertentu. Tangan kanan tanpa selang infus itu mencoba meraba sumber sakit.

"Aaargh!" pekik Afja, tangannya menyentuh sesuatu.

Dia menyibak selimut perlahan, dan membuka piyama Candy. Betapa terkejutnya Afja kala melihat luka lebar terbalut kassa di perut hingga pinggang.

"Astaghfirullah. Luka basah dan banyak bekas luka di sini. Candy, ternyata kamu tidak semulus yang terlihat," ucap Afja lirih.

Mata kanan milik Candy kian samar tapi Afja masih bisa melihat banyak obat-obatan di atas meja. Suntikan juga alat medis lainnya.

Afjameha seketika jijik saat melihat bekas kassa berlumuran darah masih teronggok dalam tempat sampah di bawah ranjang dan belum dibuang. Dia mual mencium bau anyir itu. Terlebih ketika Tamarine datang membawa makanan baginya.

"Can, ayo makan dulu," ujar Tamarine, duduk di sisi ranjang sembari tersenyum. Dia belum menyadari bahwa jiwa putrinya tertukar dengan Afjameha.

Afja melihat menu makan Candy. Dia didera mual hebat. Ingin rasanya keluar dari tubuh pembully ini tapi dia tak bisa.

"Ibu, pak Temul, tolong," batinnya menjerit kala Tamarine memaksa agar Afja menelan makanan.

...*...

"Mano! Mano! bangun, Mano!" suara Sam terus memanggil partner bisnisnya. Dia tak beranjak dari sisi brangkar meski Shin datang mengatakan bahwa Sam ditunggu staf marketing di SidoGeni.

"Sam!" panggil Shin, pelan.

"Gantikan aku, tolong. Aku gak mau menyesal lagi," lirih Samagaha Ziyan, memandang lekat gadis belia yang memejam.

.

.

...__________________...

Mommy ganti nama jenis bunganya ya. Bunga ini meski memiliki nama lain mawar nganu nganu tapi bentuk fisiknya tak seperti mawar. Punya manfaat tapi juga beracun, efeknya kek Afja tadi dan bisa fatal. Harus hati-hati ketika menjadikan bunga ini sebagai tanaman hias. Info bunga ini mommy dapat dari blog hallosehat, hallodoc juga akun lainnya.

Terpopuler

Comments

Uthie

Uthie

penasaran... tanaman apakah itu?? 🤔

2024-01-06

1

𝐀⃝🥀ℝ𝔸 ¢нαιяα

𝐀⃝🥀ℝ𝔸 ¢нαιяα

sam pernah kehilangan kayaknya yaa🤔

2023-07-30

1

𝐀⃝🥀ℝ𝔸 ¢нαιяα

𝐀⃝🥀ℝ𝔸 ¢нαιяα

ternyata ttp peduli ya wlaupunn bukan sodara kandung

2023-07-30

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. KECEWA
2 BAB 2. UJIAN
3 BAB 3. TANTANGAN
4 BAB 4. NEGOSIASI
5 BAB 5. TEGAS
6 BAB 6. HASAD
7 BAB 7. BUNGA TERLARANG
8 BAB 8. MISI
9 BAB 9. TEGANG
10 BAB 10. RAHASIA PRIMADONA
11 BAB 11. KEBIMBANGAN
12 BAB 12. REBORN
13 BAB 13. MENARIK PERHATIAN
14 BAB 14. NONA MANO
15 BAB 15. SUUDZON DAN MODUS SKSD
16 BAB 16. ISYARAT
17 BAB 17. DIAM-DIAM PEDULI
18 BAB 18. DI ANTARA DUA DUNIA
19 BAB 19. AKU JUGA BUTUH KASIH SAYANG
20 BAB 20. PEMBALASAN DIMULAI
21 BAB 21. PELUANG BARU RAMUAN AFJA
22 BAB 22. AFJA KIAN MATANG
23 BAB 23. PUKULAN BAGI AFJA
24 BAB 24. MASA LALU
25 BAB 25. UJIAN MENTAL AFJA
26 BAB 26. PENGORBANAN AFJA
27 BAB 27. HEART TO HEART
28 BAB 28. TAKTIK JITU AFJA
29 BAB 29. PENGUMPULAN BUKTI
30 BAB 30. TERTANGKAP BASAH
31 BAB 31. AFJA DIJADIKAN UMPAN
32 BAB 32. GOSIP PANAS
33 BAB 33. DIGELANDANG
34 BAB 34. RAHASIA KELUARGA
35 BAB 35. STATUS TAMARINE VS AFJA
36 BAB 36. SIGNAL DARI SAM
37 BAB 37. UJIAN BERTUBI-TUBI
38 BAB 38. KONYOL DEMI MANO
39 BAB 39. PARA PENGKHIANAT
40 BAB 40. FACE 2 FACE
41 BAB 41. PROPOSAL CINTA
42 BAB 42. TERSTEMPEL
43 BAB 43. RAME
44 BAB 44. SYARAT
45 BAB 45. MAAF
46 BAB 46. MY ANGEL, MINE
47 BAB 47. PESAN TERSIRAT
48 BAB 48. BAHASA KALBU
49 BAB 49. MOTIF JAHENI
50 BAB 50. LUNAS
51 BAB 51. PENYESALAN AFJA
52 BAB 52. TERHUKUM RINDU
53 BAB 53. KEPERGIANNYA
54 BAB 54. PESAN TERAKHIR
55 BAB 55. MELEBUR RINDU
56 BAB 56. KESEMPATAN KEDUA
57 BAB 57. ONOH-ONOH
58 BAB 58. SO DEEP
59 BAB 59. MASA DEPAN
60 BAB 60. MANISNYA HARI
61 BAB 61. BISNIS AKHIRAT
62 BAB 62. BABAK BARU KEHIDUPAN
63 BAB 63. REWARD
64 BAB 64. PANIC ATTACK
65 BAB 65. EUFORIA
66 BAB 66. SELAINMU
67 BAB 67. TIBA DI TUJUAN
68 BAB 68. EXTRA PART
69 BAB 69. CLOSE THE DOOR
Episodes

Updated 69 Episodes

1
BAB 1. KECEWA
2
BAB 2. UJIAN
3
BAB 3. TANTANGAN
4
BAB 4. NEGOSIASI
5
BAB 5. TEGAS
6
BAB 6. HASAD
7
BAB 7. BUNGA TERLARANG
8
BAB 8. MISI
9
BAB 9. TEGANG
10
BAB 10. RAHASIA PRIMADONA
11
BAB 11. KEBIMBANGAN
12
BAB 12. REBORN
13
BAB 13. MENARIK PERHATIAN
14
BAB 14. NONA MANO
15
BAB 15. SUUDZON DAN MODUS SKSD
16
BAB 16. ISYARAT
17
BAB 17. DIAM-DIAM PEDULI
18
BAB 18. DI ANTARA DUA DUNIA
19
BAB 19. AKU JUGA BUTUH KASIH SAYANG
20
BAB 20. PEMBALASAN DIMULAI
21
BAB 21. PELUANG BARU RAMUAN AFJA
22
BAB 22. AFJA KIAN MATANG
23
BAB 23. PUKULAN BAGI AFJA
24
BAB 24. MASA LALU
25
BAB 25. UJIAN MENTAL AFJA
26
BAB 26. PENGORBANAN AFJA
27
BAB 27. HEART TO HEART
28
BAB 28. TAKTIK JITU AFJA
29
BAB 29. PENGUMPULAN BUKTI
30
BAB 30. TERTANGKAP BASAH
31
BAB 31. AFJA DIJADIKAN UMPAN
32
BAB 32. GOSIP PANAS
33
BAB 33. DIGELANDANG
34
BAB 34. RAHASIA KELUARGA
35
BAB 35. STATUS TAMARINE VS AFJA
36
BAB 36. SIGNAL DARI SAM
37
BAB 37. UJIAN BERTUBI-TUBI
38
BAB 38. KONYOL DEMI MANO
39
BAB 39. PARA PENGKHIANAT
40
BAB 40. FACE 2 FACE
41
BAB 41. PROPOSAL CINTA
42
BAB 42. TERSTEMPEL
43
BAB 43. RAME
44
BAB 44. SYARAT
45
BAB 45. MAAF
46
BAB 46. MY ANGEL, MINE
47
BAB 47. PESAN TERSIRAT
48
BAB 48. BAHASA KALBU
49
BAB 49. MOTIF JAHENI
50
BAB 50. LUNAS
51
BAB 51. PENYESALAN AFJA
52
BAB 52. TERHUKUM RINDU
53
BAB 53. KEPERGIANNYA
54
BAB 54. PESAN TERAKHIR
55
BAB 55. MELEBUR RINDU
56
BAB 56. KESEMPATAN KEDUA
57
BAB 57. ONOH-ONOH
58
BAB 58. SO DEEP
59
BAB 59. MASA DEPAN
60
BAB 60. MANISNYA HARI
61
BAB 61. BISNIS AKHIRAT
62
BAB 62. BABAK BARU KEHIDUPAN
63
BAB 63. REWARD
64
BAB 64. PANIC ATTACK
65
BAB 65. EUFORIA
66
BAB 66. SELAINMU
67
BAB 67. TIBA DI TUJUAN
68
BAB 68. EXTRA PART
69
BAB 69. CLOSE THE DOOR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!