17. Mencari Tahu

"Pasang ini dikamarnya, untuk mengantisipasi kalau makhluk itu datang lagi untuk menemuinya," ku intip dari balik pintu kamarku Ki Rangga memberikan seperti jimat kepada Ibuku

"Baik Mbah, nanti saya gantungkan di depan pintu kamarnya," jawab Ibu

"Wetonya Si Ros hari apa Bu?" tanya Ki Rangga

"Selasa Kliwon,"

"Hmmm, pantes. Selasa Kliwon adalah hari paling kramat dan sakral bahkan lebih mistis dari Jumat Kliwon, tapi tidak usah khawatir nanti aku akan memagari rumah ini agar makhluk itu tidak datang ke sini lagi," ujar Ki Rangga

"Tapi aku bingung ya Mbah, kan anaku itu rajin ibadah, rajin ngaji juga kok bisa ya fi ganggu sama mahluk halus?" tanya Ibu penasaran

"Apa dia pernah mengalami sakit hati atau kesedihan yang begitu mendalam, hingga membuat dirinya merasa orang yang paling menderita sampai ia ingin mengakhiri hidupnya?" Ki Rangga balik bertanya

"Iya pernah waktu ditinggal nikah pacarnya," jawab Ibu

"Itulah sebabnya, janganlah terlalu larut dalam kesedihan dan merasa seolah-olah kita adalah orang yang paling menderita karena jika itu terjadi pada dirinya kita maka akan ada makhluk lain yang bersimpati pada kita dan ingin melindungi kita, dan itulah yang terjadi dengan Ros. Kalau menurut penglihatan mata batin saya Ros itu diikuti oleh mahluk itu setelah pulang dari rumah mantannya. Kalau mau tahu darimana makhluk itu berasal tanya saja sama Ki Suryo, dialah juru kunci tempat tinggal makhluk itu, dan satu lagi yang harus dilakukan yaitu jangan biarkan Ros melamun, karena anak itu sangat rentan untuk dirasuki oleh makhluk halus lain yang kini mulai mengincarnya karena aura yang diberikan oleh suami gaibnya itu," papar Ki Rangga

"Baik Aki, mohon maaf sebelumnya karena tempat tinggal Aki kan jauh di Jakarta saya minta nomor telepon Aki?" Sela Ibu

"Gak perlu telpon, lagian saya jarang pegang handphone," jawab Rangga

"Terus bagaimana kalau nanti kami butuh bantuan Aki jika sewaktu-waktu Ros kambuh lagi?" tanya Ibu lagi

"Temui saja Mbah Kliwon, dia muridku, jadi nanti kalau ada sesuatu dengan Ros, aku bisa transfer ilmuku melalui dia, kecuali kalau seperti kemarin lagi ya terpaksa mau tidak mau aku harus turun tangan sendiri dan datang kesini," sahut Rangga

"Baik Aki, terima kasih sudah menolong dan membawa pulang Ros kesini," tutur Ibu sambil memberikan amplop kepada ke tiga laki-laki itu

"Yaudah kalau gitu kita pamit Bu, jangan lupa pasang benda itu dikamar Ros," ucap Ki Rangga

Ketiganya keluar meninggalkan rumah kami.

"Udah pada pulang Lik tamu-tamunya?" tanya Sunny

"Baru saja pulang, tumben kamu dirumah gak kerja?" tanya Lasmi

"Libur Lik, pengin liburan sekali-kali kaya orang-orang gitu, pergi jalan-jalan ke tempat wisata atau nongkrong di mall," jawab Sunny sambil tertawa kecil

"Diih gayane poll!" cibir Lasmi

"Sekali-kali, lagian gak tiap bulan, biar pikiran fresh dan rileks," jawab Sunny

"Iya-iya, mbok ajak Ros sekalian biar dia gak ngelamun terus dikamar, kasian juga dia sudah sebulan lebih jadi putri tidur, kali aja kalau diajak jalan-jalan pikirannya jadi lebih segar dan rileks," pinta Lasmi

"Rosnya mau gak?" tanya Sunny

"Sek, tak tanya dulu anaknya," jawab Lasmi yang masuk ke dalam kamar Ros

"Ros, kamu mau jalan-jalan gak?" tanya ibu

"Kemana?" tanyaku

"Ke tempat wisata, sama Sunny mau gak?" tanya Ibu lagi

"Males bu, Ros mau dirumah aja," tolakku halus

"Issh, jadi anak perawan jangan dirumah terus, sekali-kali keluar biar pikiran lebih fresh, udah cepat ganti baju sana," perintah Ibu memaksa, dan tentu saja aku tidak bisa menolaknya

Selesai ganti pakaian, ku lihat Sunny sudah menungguku didepan.

"Ros jalan dulu ya Bu, assalamualaikum," aku pamit dan mencium tangan Ibu sebelum pergi jalan-jalan

"Kita mau kemana Ros?" tanya Sunny di sela-sela perjalanan

"Katanya mau ke tempat wisata kok malah nanya sih, lagian kamu kan yang ngajak masa masih nanya sama aku," jawabku ketus

"Yaudah kita pergi ke Purin (Pantai Purwahamba Indah sebuah kawasan wisata pantai di kota Tegal Jawa Tengah) saja ya, tapi sebelumnya kita mampir ke rumah saudara aku dulu," tuturnya lembut.

Sunny menghentikan motornya disebuah rumah sederhana disamping Masjid.

"Assalamualaikum," sapa Sunny

"Waalaikum salam," jawab seorang lelaki tua yang menyambut kami ramah

"Monggo silahkan masuk," ucapnya ramah dan mempersilahkan kami duduk.

"Loh, mbaknya sudah sehat toh, kok udah bisa jalan-jalan ke sini?" tanya lelaki itu seperti mengenalku padahal aku saja tidak mengenalnya

"Sampun Pak Kyai, saya cuma mau tanya, apa Ros sudah bisa diajak pergi jalan jauh?" tanya Sunny mengagetkan aku

"Gak papa toh Mas, tapi ya harus di jaga ekstra jangan dibiarkan sendirian apalagi bengong atau melamun, karena dia itu sekarang bukan hanya diikuti oleh suaminya, tapi banyak makhluk lain yang ingin memilikinya, karena aura yang dipancarkan oleh tubuhnya," jawab Pak Tua itu semakin membuat aku penasaran sebenarnya apa yang sudah terjadi padaku dan kenapa yang dia katakan sama seperti yang dikatakan oleh Ki Rangga, kalau sekarang banyak makna gaib yang mengincarku, sebenarnya apa salahku, rasanya banyak sekali yang aku ingin tanyakan tapi aku coba memendamnya dahulu, karena aku tidak mau gegabah.

"Oh begitu, baiklah Insya Allah aku akan menjaganya," jawab Sunny

"Kalau boleh saya sarankan, lebih baik Mbak Ros ini di Rukiyah saja, supaya dia bisa sembuh total daripada mengandalkan dukun-dukun itu, toh lebih baik kita memakai pengobatan secara islami agar tidak mendatangkan syirik," tutur Pak Kyai

"Baik Pak Kyai, nanti akan saya beritahukan kepada orang tua Ros," jawab Sunny

"Tunggu dulu, sebenarnya aku ini kenapa?, kenapa aku harus di rukiyah?" tanyaku penasaran

"Kamu itu baru saja kembali dari kerajaan gaib nduk, sudah sebulan lebih kamu berada di dunia lain yang membuat orang tuamu sedih dan meminta bantuan saya dan para dukun-dukun itu untuk membawamu kembali ke rumah kamu lagi. Kamu sudah menikah dengan mahluk halus yang bernama Gondoruwo oleh karena itu tidak mustahil jika makhluk itu akan datang kembali untuk membawamu pergi bersamanya karena kalian sudah terikat pernikahan, dan suami gaibmu itu bisa kapan saja membawamu pergi ke dunianya. Walaupun aku tahu Ki Rangga seorang dukun tersakti di Tanah Jawa ini, sudah memasang pagar gaib di rumah kamu ataupun di kamar tidur kamu tapi tidak bisa menjamin kau akan selamat dari cengkeraman makhluk itu, karena dia sudah memiliki hati kamu, dan untuk itu jalan satu-satunya adalah dengan rukiyah dan menikahkan kamu dengan orang yang bisa menjaga dan melindungi dirimu dari mahluk gaib itu," tuturnya begitu gamblang

Penuturan Pak Kyai benar-benar membuat aku tercengang, bagaimana bisa aku yang berada di rumah Barra tidak lebih dari empat hari tiga malam tapi Pak Kyai bilang aku berada disana selama satu bulan lebih. Aku semakin penasaran dan ingin tahu semua yang terjadi padaku.

"Aku cuma menginap dirumah Mas Barra selama empat hari Pak Kyai, jadi bagaimana bisa anda menyebutkan bahwa saya sudah sebulan lebih berada disana, kan aku yang mengalaminya jadi aku lebih tahu daripada Bapak," jawabku penuh emosi

Terpopuler

Comments

HNF G

HNF G

waduh sun.... sainganmu byk. segera bujuk ortu ros biar ros cepet di rukyah trs buruan nikahin dia.

2023-06-08

0

HNF G

HNF G

eehh..... beneran masih perawan kah? sptnya raganya masih perawan tp jiwanya sdh nggak🤭

2023-06-08

0

Zahra🌼

Zahra🌼

Mbok Lasmi somplak 🤭 anak baru aja bangun dari sekarat udah di suruh jalan2 🤧🤧

2023-01-30

0

lihat semua
Episodes
1 1. Melabrak
2 2. Mencoba Tegar
3 3. Menghadiri Nikahan Mantan
4 4. Kosan Bu Broto
5 5. Mas Barra
6 6. Keanehan demi keanehan
7 7. Serangan Menjelang Magrib
8 8. Menuju Rumah Barra
9 9. Menginap
10 10. Aki Suryo
11 11. Hari Pernikahan
12 12. Malam Pengantin
13 13. Sakaratul Maut
14 14. Dilema
15 15. Mencari Jalan Pulang
16 16. Kembali ke Rumah
17 17. Mencari Tahu
18 18. Mencari Tahu 2
19 19. Pergi Ke Pantai
20 20. Rindu
21 21. Jimat
22 22. Ruqyah
23 23. Suara dan Wajah Teduh
24 24. Diam berarti Iya
25 25. Melamar Kerja
26 26. Yes, aku Mau
27 27. Lab. IPA
28 28. Gibran
29 29. Gibran 2
30 30. Teror
31 31. Menyelamatkan diri
32 32. Menyelamatkan diri 2
33 33. Teror 2
34 34. Kembang Kantil
35 35. Bulan Purmana
36 36. Lahirnya Bayi Gaib
37 37. Akhirnya
38 38. Kokom dukun Santet
39 39. Pengusiran
40 40. Ambyar
41 41. Rampog
42 42. Kembali ke Alam Gaib
43 43. Perpisahan
44 44. Kesungguhan
45 45. Nikah Dadakan
46 Dibalik Layar
47 47. Menginap di Rumah Kyai Hasan
48 48. Dreams come true
49 49. Sakit Hati Dukun Bertindak
50 50. Terjebak
51 51. Melarikan Diri
52 52. Susuk Mayat
53 53. Susuk Mayat 2
54 54. Kejar-kejaran
55 55. Tentang Yeni
56 56. Perangkap
57 57. Perlawanan
58 58. Perlawanan 2
59 59. Yang Terakhir Kalinya
60 60. Gilang Beraksi
61 61. Melepaskan Susuk Yeni
62 62. Melepaskan Susuk Yeni 2
63 63. Melepaskan Susuk Yeni Finish
64 64. Ujian Pernikahan
65 65. Sunny bertemu Barra
66 66. Barra Terluka
67 67. Penyatuan
68 68. Bersama Kita Bisa
69 69. Biarkan Aku Melihatnya
70 70. Pembalasan
71 71. Pembalasan 2
72 72. Gombalan Gilang
73 73. Meminta Bantuan
74 74. Membantu Shinta
75 75. Membantu Shinta 2
76 76. Membantu Shinta 3
77 77. Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
78 78. Kehadiran Seseorang
79 PRAKATA
80 Ekstra Part
81 PENGUMUMAN
82 Sang Penjaga 1
83 Sang Penjaga 2
84 Sang Penjaga 3
85 Sang Penjaga 4
86 Sang Penjaga 5
87 Sang Penjaga 6
88 Sang Penjaga 7
89 Sang Penjaga 8
90 Sang Penjaga 9
91 Sang Penjaga 10.
92 Sang Penjaga 11
93 Sang Penjaga 12
94 Sang Penjaga 13
95 Sang Penjaga 14
96 Ucapan Terimakasih.
97 Sang Penjaga 15
98 Sang Penjaga 16
99 Sang Penjaga 17
100 Sang Penjaga 18
101 Sang Penjaga 19 end
102 PENGUMUMAN
103 PENGUMUMAN
Episodes

Updated 103 Episodes

1
1. Melabrak
2
2. Mencoba Tegar
3
3. Menghadiri Nikahan Mantan
4
4. Kosan Bu Broto
5
5. Mas Barra
6
6. Keanehan demi keanehan
7
7. Serangan Menjelang Magrib
8
8. Menuju Rumah Barra
9
9. Menginap
10
10. Aki Suryo
11
11. Hari Pernikahan
12
12. Malam Pengantin
13
13. Sakaratul Maut
14
14. Dilema
15
15. Mencari Jalan Pulang
16
16. Kembali ke Rumah
17
17. Mencari Tahu
18
18. Mencari Tahu 2
19
19. Pergi Ke Pantai
20
20. Rindu
21
21. Jimat
22
22. Ruqyah
23
23. Suara dan Wajah Teduh
24
24. Diam berarti Iya
25
25. Melamar Kerja
26
26. Yes, aku Mau
27
27. Lab. IPA
28
28. Gibran
29
29. Gibran 2
30
30. Teror
31
31. Menyelamatkan diri
32
32. Menyelamatkan diri 2
33
33. Teror 2
34
34. Kembang Kantil
35
35. Bulan Purmana
36
36. Lahirnya Bayi Gaib
37
37. Akhirnya
38
38. Kokom dukun Santet
39
39. Pengusiran
40
40. Ambyar
41
41. Rampog
42
42. Kembali ke Alam Gaib
43
43. Perpisahan
44
44. Kesungguhan
45
45. Nikah Dadakan
46
Dibalik Layar
47
47. Menginap di Rumah Kyai Hasan
48
48. Dreams come true
49
49. Sakit Hati Dukun Bertindak
50
50. Terjebak
51
51. Melarikan Diri
52
52. Susuk Mayat
53
53. Susuk Mayat 2
54
54. Kejar-kejaran
55
55. Tentang Yeni
56
56. Perangkap
57
57. Perlawanan
58
58. Perlawanan 2
59
59. Yang Terakhir Kalinya
60
60. Gilang Beraksi
61
61. Melepaskan Susuk Yeni
62
62. Melepaskan Susuk Yeni 2
63
63. Melepaskan Susuk Yeni Finish
64
64. Ujian Pernikahan
65
65. Sunny bertemu Barra
66
66. Barra Terluka
67
67. Penyatuan
68
68. Bersama Kita Bisa
69
69. Biarkan Aku Melihatnya
70
70. Pembalasan
71
71. Pembalasan 2
72
72. Gombalan Gilang
73
73. Meminta Bantuan
74
74. Membantu Shinta
75
75. Membantu Shinta 2
76
76. Membantu Shinta 3
77
77. Ku Lepas Kau Dengan Ikhlas
78
78. Kehadiran Seseorang
79
PRAKATA
80
Ekstra Part
81
PENGUMUMAN
82
Sang Penjaga 1
83
Sang Penjaga 2
84
Sang Penjaga 3
85
Sang Penjaga 4
86
Sang Penjaga 5
87
Sang Penjaga 6
88
Sang Penjaga 7
89
Sang Penjaga 8
90
Sang Penjaga 9
91
Sang Penjaga 10.
92
Sang Penjaga 11
93
Sang Penjaga 12
94
Sang Penjaga 13
95
Sang Penjaga 14
96
Ucapan Terimakasih.
97
Sang Penjaga 15
98
Sang Penjaga 16
99
Sang Penjaga 17
100
Sang Penjaga 18
101
Sang Penjaga 19 end
102
PENGUMUMAN
103
PENGUMUMAN

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!