Cinta tak biasa

Setelah masuk kamar mandi, Sweetie langsung memakai testpack yg dibeli Aaron tadi. Sambil menunggu hasilnya, Sweetie bergumam seperti memanjatkan doa untuk hasilnya.

"Please, negatif. Please, negatif" gumam Sweetie berkali kali sambil menunggu hasil testpack yg ia letakkan di westafel kamar mandinya dengan posisi tertutup hingga beberapa menit sejak diberi urinenya.

Ketika waktu tunggu sudah selesai, Sweetie memberanikan diri dengan masih bergumam seperti keinginannya diawal, ia membalik testpack itu dan ternyata hasilnya adalah kebalikan dari doa yg ia panjatkan.

Garis dua.

"Oh Tuhan, kenapa...kenapa Engkau memberikan dia diwaktu yang tidak tepat. Aku bukan ibu yang baik untuk dia" lirih Sweetie dengan suara lemah dan air mata yg tiba tiba mengalir dari matanya.

Ia pun duduk di atas closet dengan memegang testpack garis dua dan tetap menangis hingga sesengukan. Sweetie membiarkan dirinya hanyut dalam rasa keterkejutan dan kesedihan untuk beberapa saat.

Namun, setelah Sweetie bisa lebih tenang tiba tiba wajah Aaron muncul di bayangannya ketika menutup mata.

"Aaron, ada anakmu di rahimku. Apa yang akan kamu lakukan jika tau bahwa bayi ini adalah anakmu? Apakah kamu akan percaya atau menyebut anak ini adalah anak pria lain?" lirih Sweetie dan menatap perutnya yg masih rata.

Selain rasa kesedihan karena kehamilan yg tidak pernah ia rencanakan, apalagi selama 3 tahun bekerja sebagai wanita malam ia selalu aman untuk melakukan hubungan , Sweetie merasakan gelagat aneh ketika melihat perutnya. Apakah naluri seorang ibu muncul secepat ini? Ataukah karena ia tau bahwa janin ini adalah milik Aaron , lelaki yang tanpa ia sadari sudah masuk ke hatinya sejak pertama bertemu?

Setelah dirasa Sweetie dirinya tenang dan mulai menerima hasil garis dua, ia mencoba menekankan pada dirinya bahwa bayi ini tidak salah. Yang salah adalah dirinya dan Aaron yg tidak berhati hati dalam berhubungan.

Sweetie pun keluar kamar mandi dengan tetap membawa testpack hasil kehamilan pada dirinya. Sebelum itu , ia cuci testpack itu karena terkena urinenya. Ia berniat untuk menyimpannya karena ini kehamilan pertama baginya. Meskipun belum siap untuk hamil, Ia juga tidak ada niatan sama sekali mengugurkan kandungannya karena mengingat kisah hidupnya yang dibuang sejak kecil sangat menyakitkan untuknya.

Membayangkan wajah bayi yg akan ia lahirkan akan mirip dengan Aaron, membuat hatinya tersirat rasa senang meskipun ia berusaha menepis rasa itu dan tetap kesal tiap kali wajah Aaron hadir dalam pikiran maupun bayangannya.

Sweetie duduk diatas ranjang, lalu meletakkan testpack di plastik kecil yg ada di laci.

"Testpack yang papimu beli ini akan menjadi saksi pertama kamu hadir di perut mami" kata Sweetie ketika menyimpan benda kecil itu di laci.

Ia pun merebahkan tubuhnya dengan kedua tangan berada diatas perut. Setelah diawal merasa sedih, tapi semakin ia bisa menerima kejutan ini, ia merasa senang karena hidupnya tidak akan sendiri lagi.

"Mami akan berubah untukmu. Oh ya mami baru ingat, mungkin gara2 kamu tumbuh disini, wajah papimu selalu ganggu mami saat bekerja ya? Maaf ya, karena mami nyakitin kamu dengan bekerja jadi wanita malam sejak km tumbuh. Semoga kamu tidak tumbuh menjadi pria pria itu jika kamu laki2 dan tidak tumbuh menjadi seperti mami jika kamu perempuan" percakapan pertama yg Sweetie ucapkan kepada janin yg ia kandung setelah mengetahui keberadaannya.

Sweetie pun tertidur di siang hari dengan perasaan senang.

.

Lain halnya dengan Aaron. Setelah bertemu dengan Sweetie disuasana yang tidak diduga duga, membuat lelaki itu jadi galau lagi. Usaha melupakan Sweetie selama 3 minggu ini sirna sudah ketika melihat wajah Sweetie tanpa balutan makeup, cantik alami, memakai kaos dan santai serta karakter Sweetie yg berbeda ketika bekerja menjadi wanita malam , membuat Aaron menyadari jika cintanya ini nyata, bukan karena nafsu.

Sesampainya di kedai SnackBox, ia menceritakan pertemuannya dengan Sweetie kepada Aris. Aris pun terkejut ketika Aaron menyebutkan lokasi rumah Sweetie. Ia ingat jika lokasi itu adalah lokasi tempat tinggal wanita yg ia antarkan dini hari tadi.

"Astagaaaaa!!! Ternyata wanita tadi yang naik di taxi ku itu Sweetiee!!!" seru Aris karena saking terkejutnya.

"Apa kamu bilang?" sahut Aaron heran kenapa temannya itu sampek terkejut seperti itu.

Aris pun menghentikan aktifitas sementaranya membungkus pesanan SnackBox. Ia menghembuskan nafas dulu sebelum bercerita penumpang taxinya tadi pagi.

"Jadi tadi dini hari jam 3an, aku dapat penumpang wanita cantik dengan pakaian sexy kayak wanita malam gitu terlihat lemas dan kelelahan. Aku kasian sama dia dan malah jadi inget kalau kamu juga suka sama wanita malam kayak dia. Aku pikir kalau kamu tau wanita yg kamu sukai bekerja sampai pagi hari, pasti kamu tidak diam saja. Eh ternyata bener, cewek itu Sweetie" jelas Aris diakhir dengan kekehan masih tidak percaya.

"Nah, aku tadi nyadari kalau penumpang itu adalah Sweetie karena tadi kamu nyebutin alamat Sweetie ketika kamu nganter pesanannya tadi" lanjut Aris lalu melakukan aktifitasnya membungkus pesanan lagi.

Aaron pun juga ikut terkejut mendengar cerita Aris. Begitu unik cara Tuhan menghubungkan dia dan Sweetie.

"Mungkin memang dia jodohmu kali" celetuk Aris.

Aaron masih termenung aja mencoba memahami cerita dari Aris dan pertemuannya dengan Sweetie kembali sejak 3 minggu lalu.

"Apa kamu bilang? Jodoh?" sahut Aaron mencoba memastikan apa yg ia dengar dari temannya itu.

"Iya, mungkin dia jodohmu. Tuhan sayang sama kalian jadi dipertemukan lagi meskipun dengan jalan tak terduga" ucap Aris.

"Hmmm, apakah benar seperti itu? Aku belum cerita ya kalau dia tadi juga titip beli testpack? Dia kemungkinan hamil, Ris" kata Aaron dengan sendu.

"Kamu udah bilang itu tadi, tapi apakah kamu berhenti mencintainya ketika tau dia benar benar hamil entah siapa ayahnya? Katanya kamu tulus cinta dia dengan apapun yg ada padanya, so ngapain sedih gitu tau dia hamil. Udah konsekuensinya kali menjadi wanita malam, bisa aja kebobolan sewaktu waktu" ujar Aris apa adanya sesuai realita.

"Aku cinta dia, tapi..." ucap Aaron terputus.

"Tapi apaaa, Ron?" sela Aris ingin mendengarkan kelanjutannya.

"Tapi ibuku kalau tau aku bersama dengan wanita yang telah hamil dan berprofesi sebagai wanita malam , bagaimana? Aku tidak mau ibuku marah pada Sweetie atau tidak menerimanya. Mereka berdua wanita yg sama sama aku cintai" lanjut Aaron.

"Ah, kamu ribet banget sih jadi cowok. Teges dikit dong. Masa mental baja di dunia bisnis dan cemen di percintaaan sih bos haha. Saranku sebagai sahabatmu dan rekan kerjamu nih, kamu harus bisa menerima setiap konsekuensi yg ada dan menemukan solusinya. Jika cinta Sweetie ya kejar dia sebelum dia dimiliki orang lain. Tapi kalau kamu ragu, cari wanita yg tidak membuatmu ragu lagi untuk mengejarnya. Paham gak sih?" omel Aris yg kesel karena Aaron lemah banget soal cinta, namanya juga lelaki lugu yg tak pernah mengenal cinta sebelumnya.

"Cintamu tak biasa jadi usahamu juga harus luar biasa , Aaron" lanjut Aris memberikan semangat dan motivasi juang.

"yah! Aku akan memperjuangan cinta wanita malam untuk terjebak cinta si kurir tampan!" seru Aaron dengan semangaaat.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!