Aaron yg sebelumnya belum mengenal cinta, merasa hatinya seperti terbakar setelah melihat Sweetie dengan pria lagi. Dia bertekad akan berusaha mengambil hati dan tubuh Sweetie sepenuhnya, semahal apapun itu harganya hingga mungkin dia sudah tak mampu membayar.
Lelaki itu bergegas masuk ke Yard Club dan mencari keberadaan Sweetie namun Nyonya Bos yang terlihat olehnya. Aaron pun langsung menghampiri Nyonya bos untuk menerima tawaran sebelumnya yaitu bermalam dengan Sweetie untuk besok.
"halo Nyonya" sapa Aaron dengan posisi Nyonya Bos masih membelakangi Aaron karena sedang berbicara dengan yg lain. Nyonya bos yg mendengar ada yg memanggilnya pun berbalik badan.
"oh pria polos, Aaron kan? ada apa kembali?" balas Nyonya Bos.
"eeeh, anu... saya ingin booking Sweetie untuk besok sore hingga paginya seperti bule yg menyewanya hari ini" kata Aaron ragu ragu.
Nyonya bos hanya tersenyum dan memberikan informasi terkait harganya.
"Oh kamu udah lihat sweetie sama bule itu ya? mereka sekarang sedang di dance floor lagi nari2. Iya benar, bule itu booking Sweetie sejak dia check in hotel jam 2 nemenin sampek pagi besok. Biayanya 15000 peso" jelas Nyonya Bos.
"Astaga!Mahal banget!" batin Aaron tapi menyembunyikan keterkejutan nya biar tidak diremehkan.
"hmm mahal banget Nyonya. Ya sudah saya tidak jadi booking dari sore deh, bermalam aja dengan Sweetie besok" sahut Aaron.
"hahaha, mahal yaa? iya, kalau booking untuk luar bar dan sore sampek pagi memang dihitung 3 kali servis. Gimana kalau untuk pria polos dan tampan seperti kamu aku kasih 12000 untuk besok bersama Sweetie dari sore?" tawar Nyonya Bos.
Aaron tampan berfikir lagi, dia mencari cari dimana ia nabung uang lagi.
"oh ya dirumah aku ada kendi tabungannya, bisa aku pecah untuk Sweetie. Bisa bisa 8000 peso" batin Aaron dengan sumringah karena mengingat uang yg dia bawa sekarang dan uang kendi itu cukup untuk Sweetie.
Setelah berfikir beberapa menit dan Nyonya bos menunggu jawaban dari Aaron, akhirnya terdengar juga suara lelaki itu.
"Baiklah Nyonya, besok sore selepas aku pulang kerja langsung menemui Sweetie" jawab Aaron.
"Oke siap. Kamu bisa DP dulu sekarang, besok sisanya. Hanya kamu loh yg aku biarin nyicil Sweetie" kata Nyonya Bos membuat Aaron merasa istimewa.
Aaron hanya diam saja dengan senyuman dari bibirnya lalu mengambil uang 5000 peso dari dompetnya.
"Ini Nyonya, 5000 peso dulu besok ketika saya menjemput Sweetie sisanya 7000 peso saya bawa" ucap Aaron sambil menyerah kan uang tunai berlembar lembar kepada pemilik Yard Club itu.
"Wah! Aku menyukai pria tampan, kuharap Sweetie akan memberikan kepuasan kepadamu!" seru Nyonya Bos sambil menerima uang dari tangan Aaron.
"Oh iya, kamu bisa bawa Sweetie kemana saja besok, ke hotel kerumahmu atau ke kamar di bar ini juga boleh. Sweetie juga tidak akan protes dimana tempat yg kamu pilih untuk menikmati tubuhnya" lanjut Nyonya Bos sambil mengedipkan mata.
Lelaki itu malah menjadi malu jika niat ingin menikmati tubuh Sweetie tergambar jelas dari raut wajah Aaron, meskipun sebenarnya bukan hanya tubuh Sweetie yg ingin ia miliki dan rasakan namun juga hati wanita malam itu.
Setelah melakukan transaksi booking, Aaron keluar bar dan menuju rumahnya.
"Loh kok udah pulang?" tanya Ibu Aaron heran ketika melihat anak lelaki yg tadi sudah pamit menginap dirumah temen masuk kedalam rumah.
"ah iya bu, temenku ada acara malam ini jadi diganti besok aku menginap di tempatnya" jawab Aaron sambil menghampiri ibunya dan memberikan ciuman sayang untuk ibu di pipi wanita itu.
"oh iya, yasudah segera istirahat, besok kamu anter ibu ke pasar pagi2 ya banyak pesanan juga soalnya" ucap Ibu Aaron.
"Iya bu bos" sahut Aaron sambil melangkah kakinya ke kamar.
sesampainya di kamar, ia langsung mengambil kendi tabungan dan memecahkan.
Pyaaaaaaar!!!
Kendi tabungan itu pecah dan terlihat banyak uang yg berserakan bercampur dengan pecahan kendi. Setelah dihitung hitung, uang tabungan Aaron berjumlah 9900 peso. Wajar saja sebanyak itu karena itu adalah tabungan Aaron sejak sekolah hingga bekerja bertahun tahun.
"Wah, ada sisa 1900 peso. Aku bisa sewa hotel juga meskipun tidak berbintang 5 tapi bisa yg ada bathup nya" lirih Aaron sambil menata uang yg ia dapatkan dan tersenyum senang.
Kembali ke Yard Club, Nyonya Bos yg sempat bertemu Sweetie ketika salah satu penghiburnya di bar itu
sedang mengambilkan minuman untuk si bule mengatakan kepada Sweetie jika besok ia akan di booking oleh Aaron.
"Hey, Sweetie. Pria lugu kemarin datang lagi kesini loh" kata Nyonya bos dengan senyum menggoda, ia tau jika sikap Sweetie berbeda dengan Aaron sejak kemarin bertemu pertama kali.
Sweetie yg menunggu bir disiapkan oleh bartender pun menghadap Nyonya Bos disebelah nya dan mendengarkan dengan baik informasi dari bos nya itu.
"Oh iya kah? Bagaimana dia bisa membayarku, bos?" sahut Sweetie jual mahal.
"hahahahhaa, ternyata dia tidak semiskin itu loh. Meskipun ya tadi masih dicicil lagi, tapi seperti dia adalah lelaki yg bertanggung jawab dan bisa dipercaya" balas Nyonya Bos, entah kenapa melihat Aaron seperti melihat lelaki baik.
"Dia hanya kurir bos, mungkin dia besok habisin semua uangnya dan tidak berani datang kesini haha" remeh Sweetie namun dalam hatinya dia sangat bahagia jika akan bermalam lagi dengan Aaron. Ia hanya berusaha tetap terlihat mahal dan menjaga hartanya.
"Kurir? Gak masalah sih dia mau kurir atau tukang becak, selama dia tampan dan masih muda, aku kira cocok denganmu. Jujur Sweetie, aku merasa Aaron ini adalah lelaki baik untukmu, semisal kamu jatuh cinta padanya dan ingin berhenti bekerja disini aku rela meskipun Yard Club akan kehilangan wanita berharga. Tapi kebahagiaan mu yg utama. 3 tahun bekerja disini, aku sudah untung banyak karenamu" jelas Nyonya Bos dari lubuk hatinya. Terkadang ia menyayangkan jika wanita secantik dan sebaik Sweetie menjadi wanita malam.
"Ah bos ini. Aku kerja begini biar jadi orang kaya dan aku merasa spesial jika dikagumi oleh banyak lelaki yg menyukai tubuhku. Bos tau sendiri ketika aku bertemu Nyonya diawal bagaimana diriku menderita sebatang kara dan sangat miskin. Aku tidak ingin hidup bersama kurir yang tidak bisa membuatku keluar dari kemiskinan" ujar Sweetie dengan serius dan merasakan sesak di dada mengingat keadaan dirinya 3 tahun lalu sebelum bergabung di Yard Club menjadi wanita malam.
Nyonya bos hanya diam saja karena ia juga mengingat bagaimana mengerikan nya keadaan Sweetie yg kurus kering dengan baju compang camping datang menghampiri nya.
"Iya aku tau, Sweetie. Aku bilang seandainya kamu yakin akan perasaan mu kepada Aaron. Aku tau kamu ada rasa padanya, karena tidak mungkin kamu membiarkan lelaki menyentuh mu sebelum membayar penuh" ucap Nyonya Bos dengan senyum smirk.
Sweetie diam saja lalu ia mengambil bir untuk bule yg sudah disediakan oleh bartender dan menjauhi Nyonya bos Yard Club untuk menghampiri si bule yg telah menyewanya malam ini.
.
.
.
Keesokan harinya, pagi pagi Aaron sudah bangun dan mengantarkan ibu serta adiknya untuk ke pasar. Lalu pergi kerja jadi kurir hingga sore. Hari ini hatinya sudah berbunga bunga sejak pagi dan bersemangat sekali. Tidak terlihat sedikitpun kelelahan dari wajahnya.
Setelah pulang kerja dan dia sudah berganti pakaian yg ia bawa dari rumah, Aaron berjalan menuju Yard Club dari kantornya yg tidak jauh. Sesampainya di bar terkenal di Manila itu, Aaron sudah bisa melihat Sweetie yang berpakaian sedikit tertutup seperti gaun bersama Nyonya Bos dan terlihat memang menunggu kehadirannya.
Cuaca masih sore belum terlalu gelap, dengan karakter Aaron pasti lelaki itu tidak akan langsung mengajak Sweetie beraksi di ranjang.
"Selamat sore, Sweetie dan Nyonya" sapa Aaron ketika menghampiri 2 wanita di depan bar.
"Hai, sore Aaron. Ini sweetie sudah siap kamu ajak jalan jalan sore ini hingga kegiatan apapun yg kamu inginkan sampek pagi" kata Nyonya Bos sambil tersenyum menghadap Sweetie disebelah nya.
"Hello, Aaron" sapa Sweetie sangat manis.
Aaron sampek diam tak bergerak melihat perbedaan pakaian Sweetie yg sangat cantik dan anggun.
"ha..haa..loooo Sweetie" sahut Aaron terbata bata.
Nyonya bos dan Sweetie terkikih pelan melihat tingkah Aaron yg lucu.
Untuk menghindari kecanggungan dan menghentikan ketawa kecil dari kedua wanita didepannya yg sudah pasti karena kegugupan nya, Aaron segera mengambil uang disakunya untuk melunasi setengah hari bersama Sweetie.
"Ini Nyonya, 7000 peso" kata Aaron yg menghentikan tawa kecil Nyonya bos dan Sweetie.
"oh ya Terima kasih. Bener kan aku bilang Sweetie, dia adalah lelaki yg dapat dipercaya" ujar Nyonya bos sambil mengambil uang ditangan Aaron.
Sweetie hanya membalas dengan senyuman kepada Nyobya bos lalu beralih menatap Aaron.
"Ayo kita keluar saja dari sini biar kamu gak gugup" ucap Sweetie sambil memegang lengan Aaron tanpa izin pria itu lalu berjalan keluar bar.
Aaron hanya diam saja, ia masih benar benar terpesona dengan Sweetie. Mereka pun keluar bar dan Sweetie menggandeng lengan Aaron semakin erat hingga Aaron sangat kaku untuk berjalan.
"eh kaku banget sih, santai aja Aaron. Aku tidak akan menyiksamu. Apakah ini kencan pertamamu?" tanya Sweetie sambil tetap berjalan di trotoar, entah akan kemana pokoknya wanita itu mengajak Aaron jalan dulu dan membuat keadaan tidak canggung. Dia juga ingin menikmati sore hingga pagi bersama Aaron dengan baik.
"Maafkan aku. Iya , ini seperti kencan pertamaku. Aku belum pernah bersama wanita sebelumnya" jawab Aaron masih terdengan malu malu.
Sweetie menghentikan langkah kakinya dan berdiri dihadapan Aaron lalu menatap wajah lelaki itu. Tangganya menangkup wajah tampan Aaron dan mengelus pipi lelaki itu menggunakan jempol lembutnya.
"Aku ingin sore ini, malam ini, hingga besok pagi menjadi hari yang indah untuk kita. Aku juga tidak ingin uang yg sudah kamu bayarkan untukku tidak memberikan kepuasan" kata tulus dari Sweetie.
Aaron pun merasakan elusan di pipi nya sangat lembut dan dia berusaha merilekskan tubuhnya.
"Baik, aku akan menikmati sisa hari ini hingga besok pagi bersamamu, Sweetie" sahut Aaron lalu entah keberanian dari mana ia berani lagi memegang satu tangan Sweetie yg dipipinya lalu mengenggam tangan itu untuk ia gandeng berjalan menyusuri trotoar jalan hingga langkah kaki mereka beriringan dengan mesra.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments