Gak ada capeknya

Pertanyaan serius Aaron lontarkan kepada Sweetie, tentang bagaimana membuat wanita itu percaya meskipun hanya beberapa hari saja lelaki itu baru mengenal Sweetie namun cinta tak diragukan lagi dari Aaron yg polos hatinya.

"Hmmm, apakah kamu serius menanyakan itu?" tanya Sweetie sambil mendekatkan tubuhnya dengan tubuh Aaron dihadapannya.

Aaron masih serius menunggu jawaban Sweetie hingga ia tidak tergoda lagi dengan bagian depan wanita itu yg sudah menyentuh kakinya yg ia tekuk didalam bathup.

Sweetie menyadari tatapan Aaron yg masih serius menunggu jawabannya.

"Sepertinya Aaron benar benar serius menyatakan cintanya. Tapi kebanyakan pria berucap manis saat diawal" batin Sweetie.

"Aku hanya ingin melayanimu malam ini, Aaron. Jujur aku tidak percaya akan cinta. Dari kecil aku tidak merasakan cinta dari orang lain, aku tumbuh dengan banyak anak sejenis sepertiku yg ditelantarkan orang tuanya. Pengasuh ku di panti asuhan juga asal memberikan ku makan dan minum tanpa memberikan perhatian khusus atau kasih sayang kepadaku karena mereka mengurus banyak anak. Jadi, aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu itu saat ini. Aku hanya ingin menggunakan keahlian ku untuk memuaskan lelaki , apalagi kamu. Tolong, nikmati malam ini bersamaku tanpa berfikir terlalu panjang kedepan. Kita tidak bisa bersama karena aku butuh banyak uang dan aku menyukai pekerjaan ini. Tidak mungkin aku meninggalkan satu satunya keahlianku dan menghasilkan banyak uang untuk lelaki yg belum bisa menjamin kebebasanku dalam kemiskinan. Aku mohon padamu Aaron, nikmati tubuhku karena kamu sudah membayarku mahal tapi jangan bertanya aneh aneh soal perasaanku" panjang lebar penjelasan Sweetie membuat Aaron lemas.

Aaron tiba tiba tidak bersemangat untuk berhubungan intim dengan Sweetie yang ia telah sewa sebesar 12000 peso dan menghabiskan semua tabungannya. Ia merasa Sweetie tidak menyukainya dan hanya bekerja melayaninya. Ia merasa sia sia mengajak Sweetie keluar club, makan malam seperti kencan, dan berusaha mengambil hatinya. Namun, Sweetie bukan wanita mudah mencintai pria yang menyatakan cinta padanya.

Karena kesal dan sudah tidak berselera berada di bathup bersama Sweetie, Aaron memilih untuk berdiri lalu keluar bathup.

Sweetie kaget kenapa tiba tiba Aaron keluar dari bathup dan berjalan ke shower untuk menguyur tubuhnya, yang pasti wanita itu merasa penjelasan panjang lebar yg ia katakan menyakiti pria itu.

"Aku tidak ingin membuatmu berharap pada wanita rendahan sepertiku, Aaron" batin Sweetie sambil menatap punggung Aaron yg terguyur air shower didepannya.

Sweetie pun keluar bathup juga dan melepas semua penutup asetnya hingga tubuhnya polos. Berlahan ia langkahkan kakinya menuju Aaron yg masih membelakangi dirinya sambil menikmati guyuran air shower yg menenangkan gejola hatinya.

Tanpa izin Aaron, tiba tiba Sweetie memeluk dari belakang dan menempelkan depan tubuhnya yg polos dengan punggung Aaron lalu melingkarkan tangannya diperut lelaki itu. Sontak membuat Aaron terkejut, apalagi merasakan dua gundukan yg suka ia pegangi ketika menyatu dengan Sweetie beberapa hari yang lalu.

Aaron pun menyadari bahwa memang wanita yang ia cintai ini adalah wanita malam. Wanita itu dibayar untuk memuaskan hasrat lelaki, jadi tidak seharusnya Aaron merubah wanita itu hanya dengan kata cinta.

Menyadari bahwa uangnya juga habis untuk Sweetie malam ini, Aaron pun mulai menerima jika Sweetie tidak mencintainya. Lelaki itu menerima jika malam ini bagi wanita itu hanya sebatas pekerjaan. Ia membatasi diri untuk tidak berharap lebih dan menganggap malam ini menjadi malam kedua bersama Sweetie dan perpisahan.

"Aku akan menikmati malam ini bersama Sweetie, meskipun menjadi yang terakhir sebelum aku buta akan cinta yg membuatku semakin miskin nantinya" batin Aaron.

Lelaki itu mulai menerima perlakukan Sweetie yang profesional untuk memulai permainan panas. Aaron memegang tangan Sweetie diperutnya lalu membalikkan tubuhnya menghadap wanita yg berada dibelakang punggungnya. Membuat tatapan mereka saling bertemu.

Sweetie refleks menarik tengkuk wajah Aaron hingga kebawah dan menyatukan bibir mereka. Ciuman pun terjadi.

Ini adalah malam kedua Aaron melakukan ciuman dengan Sweetie, tapi pengalaman pertamanya membuat hasrat lelakinya sudah terlatih dan tidak malu malu lagi membalas ciuman wanita malam itu.

Aaron bisa mengikuti permainan Sweetie yang semakin panas di kamar mandi dengan melepas boxernya. Wanita malam itu membuat tubuh Aaron polos dibawah shower. Tangan Sweetie pun bergerak memegang inti Aaron yg sudah berdiri tegak dan membuat Aaron mendes-ah.

Tangan Aaron yang memegang pinggang Sweetie pun dilepas lalu beralih memegang aset gunung kembar milik wanita itu yg menempel dengan dadanya. Gelagat aliran panas dari dalam tubuh mereka pun mengalir dari ujung kaki sampai ujung kepala.

Meskipun mereka diguyur air shower, tapi tubuh mereka sudah terbakar gairah yang hanya bisa disalurkan dengan penyatuan. Aaron yg makin berani dan dituntun oleh Sweetie, melakukan penyatuan dengan membalik tubuh Sweetie membelakangi Aaron dan langsung tancap.

"Aaaaakh!" jerit sexy Sweetie membuat Aaron makin semangat untuk memaju mundurkan tubuhnya.

Aaron melakukannya dengan lembut dan menikmati setiap hentakan yang ia berikan pada Sweetie. Wanita itu pun bisa merasakan kelembutan dalam setiap sentuhan Aaron berikan pada tubuhnya. Pelampiasan hasrat Aaron sangat nyaman bagi wanita itu, hingga pelepasan mereka pertama dilakukan dengan posisi berdiri dan dibawah guyuran shower.

Tanpa banyak cincau lagi, Aaron mulai berani menggendong Sweetie ala bridal style untuk ia rebahkan di ranjang kamar hotel yg telah disewa.

Mereka melakukan penyatuan lagi dan lagi hingga entah berapa kali Aaron dan Sweetie mengeluarkan cairan gairah mereka secara bersama sama. Tak terasa mereka bermain berjam jam, seperti tidak ada lelahnya untuk mereka hingga pukul 4 pagi. Setelah pertempuran terakhir, mereka saling merebahkan tubuh bersebelahan di ranjang dengan menarik selimut menutupi tubuh mereka yg polos.

Sweetie memberanikan diri untuk menatap wajah Aaron disampingnya dengan memposisikan tubuhnya miring menghadap Lelaki itu.

Aaron dengan nafas yg masih tersenggal senggal karena baru saja pelepasan terakhir dari hasil penyatuan dengan Sweetie, merasa ditatap oleh wanita disampingnya. Ia pun ikut memiringkan tubuh menghadap Sweetie.

Saat ini mereka saling menatap dengan pikiran masing - masing.

"Entah ini cinta atau nafsu, tapi jika ini cinta maka aku akan menjauhimu yg tidak akan percaya akan cinta tapi jika ini nafsu aku akan mencarimu untuk menikmati tubuhmu, Sweetie" batin Aaron sambil menatap lekat wanita malam yg ia sewa.

"Entah bagaimana kamu mendefinisikan cinta, Aaron. Tapi bagiku cintamu tetap karena tubuhku, bukan karena hatiku" batin Sweetie yg juga menatap lekat pria disebelahnya.

Karena kelelahan, mereka pun akhirnya tertidur dengan posisi miring dan berhadapan tanpa saling memeluk.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!