Lotre

Aaron memutuskan tidak sarapan karena hatinya sudah tidak karuan. Ia merasa menjadi lelaki yang tidak pantas untuk Sweetie karena bukan orang kaya atau berduit. Lalu ia pun berniat menjauh dari Sweetie sejak keluar dari kamar hotel yg ia booking semalam. Tidak ada bayangan lagi untuk menyewa wanita malam itu. Namun, tekad baru muncul yaitu lebih bekerja keras agar tidak diremehkan.

Lelaki itu memilih pergi ke pasar untuk menghampiri ibu dan adiknya yang sedang berjualan hingga jam 12 siang. Aaron adalah anak lelaki yang bertanggung jawab untuk keluarganya. Ditinggalkan ayah sejak kecil, membuat dia menjadi anak pertama yg membanggakan untuk ibu dan adiknya.

Ibu Aaron bernama Christin Padilla dan adik perempuannya bernama Gabi Padilla. Mereka berjuang bersama hidup dibawah rumah yang hangat kasih sayang meskipun harta tak seberapa.

Sesampainya di pasar Ibu Aaron dan Gabi heran kok tumbenan Aaron datang tanpa ia minta. Biasanya kalau minggu hari libur kurir gini, anaknya itu ngurusin usaha kecilnya di rumah.

"Loh Mas, kok tumbenan kesini? Gak ada pesenan ya?" sapa Gabi sambil mengejek.

"Adaa dong, tapi tadi pulang dari rumah temen langsung kesini mungkin kalian ada yg bisa aku bantu sampek tutup nanti" jawab Aaron tenang.

"Oh pas banget mas. Ini loh, ibu ada pesanan 100 kue basah dikirim ke rumah yg pesen daerah sana. Mas mau nganter?" tanya Gabi.

"Iya nih loh, rejeki banget ada yg pesen 100 kue basah. Kamu bisa kan Ron?" timpal Ibu Aaron memastikan.

"Okee bu siap. Mana kuenya?" sahut Aaron bersemangat menyembunyikan sakit hati atau bisa dibilang patah hari hanya dalam waktu semalam.

"Bentar, ibu siapin dulu. Gab, tolong ambilin kresek besar ya" ujar Ibu Aaron sambil menunggu kresek dari putrinya itu.

Gabi memberikan kresek besar yang diminta Christin, lalu ibunya itu mulai memasukkan kue basa pesenan berjumlah 100 pcs.

"Ini ya. Yg pesen udah bayar ya tadi Aaron, jadi antar aja. Ini alamatnya" ucap Ibu Aaron memberikan informasi secarik kertas pada kurirnya yang juga anaknya itu.

"Laksanakan!" seru Aaron sambil membawa tas kresek berisikan pesanan kue lagu pergi dr pasar.

Beberapa menit sudah dilalui Aaron berjalan menuju tujuan dan menaiki beberapa kendaraan umum karena ia tidak membawa kendaraan sendiri. Namun , ketika melewati sebuah toko , Aaron melihat ada lotre 1million peso, hanya dengan membeli nomor lotre sebesar 500 peso. Ya namanya Aaron ingin kaya, ia berhenti berjalan dan menyempatkan masuk ke toko itu.

"Permisi, Pak. Saya mau beli nomer lotre satu millionnya masih ada?" tanya Aaron ketika melihat ada orang di toko itu.

"Oh masih ada dong. Rejeki kamu banget tinggal 2 nomor" jawab bapak toko.

"Berapa pak 1 nomornya?" tanya Aaron.

"1 nomor kena 500 peso. Kalau mau 2 ya 1000 peso ya" jawah bapak toko lagi.

Aaron langsung meraih dompetnya pada saku celana untuk melihat sisa uang yg ia miliki. Ketika dihitung, uangnya hanya ada 900 peso.

Bapak toko melihat raut wajah sedih dari Aaron , tersenyum. Lelaki tua itu bisa melihat jika Aaron kekurangan uang untuk membeli lotre itu.

"Maaf, Pak. Saya hanya ada 900 peso" sahut sendi Aaron.

"Anak muda, kamu mau beli 2 nomor itu?" tanya bapak toko dengan tersenyum, tidak ada raut wajah menghina atau meremehkan Aaron. Ia hanya memastikan keinginan pelanggannya itu di jam siang.

"Kalau bisa, saya ingin beli 2 nomor itu pak. Kata bapak, kedua nomor itu sisa nomornya kan, semoga salah satunya bisa membuatku merubah nasib" jawab Aaron dengan yakin.

Bapak tua itu bisa melihat keyakinan anak muda didepannya jika ingin dan bertekad merubah nasib. Entah kenapa, bapak yang berbicara dengan Aaron itu merasa senang bertemu lelaki seperti pengunjungnya itu.

"Baiklah anak muda. 900 gapapa untuk 2 nomor lotre. Saya memiliki perasaan baik untuk kamu. Mungkin jika salah satu itu berhasil merubah hidupmu , aku harap kamu tak melupakanku ya" ujar bapak toko.

"Baik, pak. Semua kebaikan bapak akan saya ingat" sahut Aaron dengan ekspresi semangat kembali.

Lalu Aaron benar2 membersihkan dompetnya tanpa berisikan uang sepersenpun malah ia masukkan 2 nomor lotre yg ia terima dari bapak toko yg menjual lotre 1 million peso.

Transaksi jual beli lotre tersebut selesai, Aaron pun melanjutkan perjalanannya ke tempat pesanan kue ibunya.

Setelah, Aaron mengantar pesanan ibunya, lelaki itu kembali ke pasar dan membantu ibu serta adiknya membereskan jualan. Akhirnya, merekapun pulang kerumah bersama sama.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!