" Mas Mas.."
Dimas tersadar, ia celingukan. Menatap sang istri dengan bingung.
" Sayang, aku kenapa?"
" Kamu berdiri kayak patung disitu, aku panggil-panggil dari tadi tapi kamu diem aja" Raisya menjelaskan keadaan sang suami.
" Itu ?? itu suara siapa ?" Dimas mendengar lolongan wanita minta tolong. Raisya menggeleng, ia sendiri juga bingung.
" Yuk kita lihat" Ajak Dimas, Raisya setuju. Tak lupa Dimas menggendong anaknya karena saat itu sang anak dalam gendongan istrinya.
Baru saja keluar dari pintu kamar, tiba-tiba langkah Dimas tertahan. Ia memperhatikan kondisi istrinya yang sudah tidak kesulitan berjalan.
" Kamu udah sembuh sayang?"
Raisa mengangguk.
" Aku juga nggak tahu Mas, bangun tidur tadi seluruh tubuh ku sudah tidak sakit lagi" Ujar Raisya.
" Alhamdulillah,,, ayo kita keluar"
Setibanya di luar, sudah banyak orang di sana. Mereka membentuk lingkaran seperti tengah mengerumuni sesuatu.
Dimas menyibak kerumunan bersama sang istri. Matanya terbelalak begitu melihat kondisi seorang wanita yang sudah gosong namun masih mengeliat kesakitan.
" Maaaassss... "
Tangan wanita itu terulur ke arah Dimas, Dimas bingung. Ia sama sekali tidak mengenal wanita itu dengan tubuh gosong seperti ini.
" Siapa dia Pak?" Tanya Dimas.
Yang ditanya menggeleng, semua orang disitu mengaku menemui wanita itu sudah gosong begini. Saat ingin menolong, tubuh wanita itu tidak bisa disentuh. Karena panas sekali.
Ada yang mencoba memakai selimut, tapi justru selimut nya terbakar habis.
" Kau siapa? Kenapa ada di halaman rumah ku? " tanya Dimas.
" A a aku Sandra Mas "
HAH??? semua terkejut, bukan hanya Dimas. Raisya sampai menakup mulutnya karena merasa ini sulit dipercaya.
" To long a ku Mas..."
Dimas bingung, apalagi setelah mendengar apa yang terjadi sebelumnya. Dimas jadi takut untuk menyentuh Sandra.
" Apakah ini karma instan yang dikirim oleh Tuhan? Karena kamu menggoda suami orang?" Cetus Raisya, ia yang sempat lupa apa yang telah terjadi sebelum nya? Kini bisa berhasil mengingat bagaimana dirinya dicekik oleh Raisya hingga pingsan.
" Sayang... Jangan bicara seperti itu, kasihan Sandra" Dimas bukan ingin membela Sandra. Tapi dia berusaha agar istrinya tidak mempermalukan dirinya karena telah berselingkuh dengan Sandra.
" Kalau kasihan?? tolong dong. Jangan diem aja " Raisya bukan tipe wanita yang bisa menutupi perasaannya yang tersakiti. Meskipun itu di depan khalayak ramai.
Dimas jadi serba salah, apalagi orang-orang pada mulai berbisik-bisik satu sama lain.
" Maaaaasss " Kembali terdengar suara Sandra yang merintih penuh iba.
Melihat suaminya maju mundur untuk menolong, Raisya memilih untuk masuk ke dalam. Meninggalkan kerumunan orang-orang.
Dimas akhirnya memilih untuk menyusul sang istri. Ia tidak mungkin turun tangan menolong Sandra. Apalagi dalam kondisi nya yang sudah gosong terbakar.
Sandra menangis, Hatinya sakit melihat Dimas justru tidak perduli lagi dengan nya.
Peristiwa ini bermula sejak dulu, sejak Sandra diceraikan oleh suaminya di malam pernikahan. Ia menunggu kepulangan Dimas yang merantau ke kota.
Sandra ingin mengatakan semuanya, bahwa dirinya sudah sendiri dan siap menikah dengan Dimas.
Sandra yakin kali ini keluarga nya pasti tidak akan menolak lamaran Dimas. Meskipun Dimas bukan keluarga berada.
Tapi yang dinanti justru datang membawa kabar yang menyakitkan hati. Dimas pulang untuk mengatakan kepada Bu Inan bahwa ia akan menikah dengan gadis pilihan nya di Kota.
Seorang gadis anak pengusaha ditempat nya bekerja. Keluarga si gadis tidak mempermasalahkan status sosial si Dimas. Yang penting mau bekerja keras.
Sandra yang mendengar kabar itu langsung frustasi. Ia ngamuk sejadi-jadinya, semua barang-barang di rumah nya ia lempar kemana-mana.
Ia marah, ia murka kepada semua keluarganya. Andai dulu mereka menerima pinangan Dimas, pasti tidak akan seperti ini jadinya.
Sandra sudah mencoba untuk meminta kepada Dimas agar menggagalkan niatnya menikahi gadis itu. Tapi Dimas sudah terlanjur malu dan sakit hati dengan perlakuan keluarga Sandra dulu.
Akhirnya, Sandra hanya bisa gigit jari. Setiap hari ia meratapi nasibnya. Tapi lambat laun sakit dan kesedihannya berubah menjadi benci.
Ia pergi ke kota dan mencari tahu tentang keluarga istri Dimas. Setiap hari Sandra selalu menguntit kehidupan pasangan pengantin baru itu.
Benci dan Dendam Membuat nya terjun ke dunia hitam. Ia bersekutu dengan iblis, memberikan jiwanya agar bisa merebut Dimas kembali.
Setelah semua ritual nya sempurna, ia datang ke rumah istri Dimas. Tapi ternyata, rumah nya telah dipagar gaib. Sandra tidak bisa masuk ke dalam.
Terpaksa Sandra pulang dan memikirkan cara lain agar bisa menyentuh Istri Dimas.
Pada saat itu, Sandra melewati rumah Dimas di Kampung. Ia bertemu dengan Bu Inan, wanita paruh baya itu masih bersikap ramah kepada Sandra dan mengajak Sandra mampir.
Ketika Sandra asyik mengobrol, ia teringat bahwa Dimas sangat menyayangi Ibunya. Jika terjadi sesuatu dengan Bu Inan, pasti Dimas akan pulang bersama sang istri.
Malam itu juga Sandra melakukan ritual untuk pertama kalinya. Ia membu nuh Bu Inan dengan sihir yang ditiupkan melalui tanah.
Dan benar saja, semua rencana Sandra berjalan seperti yang diinginkan.
Dimas pulang bersama istrinya, Sandra langsung menjalankan rencana kedua. Ia merapal kan mantra pengasih untuk membuat Dimas jatuh cinta lagi kepada nya.
Sehingga di malam pertama kematian Bu Inan, Dimas justru datang menemui Sandra dan melakukan hubungan terlarang.
Sejak Sandra mulai mengamalkan ilmunya, Sosok wanita yang bernama Nyai Roro Demit meneror desa tersebut.
Ia akan menari mengelilingi desa mencari sesuatu yang bisa ia makan. Tapi semua tindakan nya selalu digagalkan oleh seorang bocah kecil.
Nyai Roro Demit tidak mengetahui siapa gerangan anak itu? yang jelas ia selalu dibuat kelabakan karena tidak mampu menandingi si anak tersebut.
Dan terakhir, dia melakukan pertarungan sengit sehingga menyebabkan tubuh Sandra terbakar.
Nyai Roro Demit terpaksa melepaskan Sandra, karena ia merasa api itu bukan hanya bisa membakar wujud kasar nya. Melainkan bisa menghanguskan jiwa aslinya.
Namun Dendam nya muncul diakibatkan kekalahan tersebut. Nyai Demit akan mengincar kelemahan Udin. Suatu hari nanti, ia akan mengalahkan anak itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Rastam Rastam
lanjut saa thor
2025-01-15
0
neng ade
jngn halu dlu Nyai Demit suatu hari nanti kekuatan Udin akan bertambah apa lagi jika udah bertemu dngn ibu nya Udin Cahaya tak kan membiarkan Udin celaka
2024-10-21
0
V3
Nyai Demit dendam sama Udin ,,, psti nya nti Dia yg kalah 🤣🤣
2024-06-05
0