16 Sengketa Tanah Panti Asuhan

"Siapa mereka?" tanya Kevin penasaran.

"Nampaknya mereka itu debt kolektor dari pihak ahli waris bapak Hasan yang menghendaki tanah panti asuhan ini kembali kepadanya walaupun kakeknya, Pak Hasan itu sudah memberikan tanah panti asuhan ini kepada kami," jawab bunda Rara.

"Apakah uang yang aku kirimkan belum dikirim ke pihak ahli waris itu?" tanya Bianca.

"Sebenarnya sejak semalam waktu Nak Bianca mengirim uang 100 juta itu ke rekeningku, aku segera berusaha menelpon ahli waris Pak Hasan tapi ahli waris itu bilang dia baru akan menerima kalau uangnya sudah genap semua seperti yang dia inginkan. Dan dia juga bilang kalau tanah ini akan segera dibayar orang."

"Wah, bahaya dong. Oke, yang penting kita sudah punya usaha untuk membayar. Mari kita temui depkolektor itu." Dengan tenangnya Kevin segera melangkah ke arah luar.

Saat Kevin melangkah ke arah luar, dia melihat Adrian, suaminya Rara sedang berusaha menghadapi para debtkolektor yang berjumlah sekitar 16 orang dan semuanya bertampang sangar itu.

"Kami sudah dapat sebagian uangnya, kami akan segera membayar kepada bos kalian," kata Adrian.

"Kami disuruh bos kami untuk mengambil alih panti asuhan ini, tidak ada waktu lagi bagi kalian. Kalian harus segera keluar dari tempat ini!" kata pimpinan dari para debtkolektor ini.

Melihat itu, Rara langsung maju ke depan berdiri di samping Adrian sambil berusaha menelpon ahli waris dari pemilik dari tanah dari panti asuhan ini.

"Percuma anda menelpon Tuan Bachtiar karena sejak semalam, Tuan Bachtiar sudah melakukan deal dengan pemilik tanah yang  baru."

Mendengar kata-kata pemimpin debtkolektor itu, Rara menjadi panik. "Pemilik baru? Lalu bagaimana ini?"

"Karena itu, kami datang untuk melakukan eksekusi lebih cepat. Sejak semula tanah ini cuma diberikan secara lisan oleh mendiang Tuan Hasan untuk panti asuhan ini. Setelah ikematian Tuan Hasan, cucunya tidak lagi mengakui hal itu. Dan karena tanah ini bersama tanah-tanah di sekeliling panti asuhan ini merupakan tanah dari keluarga Tuan Hasan maka kalian harus keluar dari rumah ini."

"Biarkan kami ketemu dengan pemilik baru dari tanah ini," kata Adrian." Bisa saja kami akan bisa melakukan deal dengan pemilik baru dari rumah ini."

Tiba-tiba beberapa mobil sudah memasuki halaman parkir panti asuhan ini.

Begitu melihat mobil-mobil itu, kepala debtkolektor langsung berkata, "ini adalah rombongan pemilik baru dari tanah ini beserta Tuan Bachtiar."

Mendengar itu, Rara dan Adrian langsung mendekati mobil-mobil yang ada. Mereka ingin membujuk orang yang telah membeli tanah ini supaya mereka bisa mendapatkan waktu atau syukur-syukur bisa melakukan nego untuk membayar tanah ini denagn harga rendah.

Kevin dan Bianca juga ikut-ikutan di belakang Rara dan Adrian karena mereka ingin tanah panti asuhan ini tetap menjadi milik panti asuhan.

Walau bagaimanapun Kevin merasa terbeban akan panti asuhan ini. Dia ingin panti asuhan ini tetap ada supaya penghuni panti asuhan ini yang jumlahnya sekitar 600 orang itu, tidak sampai terusir dari tempat ini.

Tapi, untuk antisipasi, sejak tadi Kevin sudah meminta Lukas untuk mendatangkan pengacara ke tempat ini.

Bianca yang melihat betapa berartinya panti asuhan ini bagi Kevin, juga ikut-ikutan prihatin. Dia meremas tangan Kevin sebagai tanda dukungan kepada Kevin.

Beberapa pria memakai setelan jas hitam nampak terburu-buru keluar dari mobil-mobil yang berada di belakang kemudian mereka maju ke depan untuk membukakan pintu-pintu mobil mewah yang berada di depan.

Ini menandakan kalau orang-orang yang naik di mobil mewah di depan ini adalah orang orang penting atau para pemimpin sehingga anak buahnya harus membukakan pintu dengan cara sangat hormat seperti itu.

"Mudah-mudahan keluhan kita bisa didengar," kata Rara kepada Adrian, juga kepada Kevin dan Bianca.

Tapi wajah Kevin dan Bianca langsung berubah saat melihat orang-orang yang keluar dari mobil-mobil mewah itu.

Karena orang-orang yang keluar dari mobil mewah itu adalah Benson, cucu kedua dari keluarga Winstead bersama dengan Benjamin.

Melihat kehadiran Benjamin ini, Bianca langsung merasa ada sesuatu yang sulit yang akan terjadi bagi panti asuhan ini dan semua itu terjadi karena dirinya.

Seorang pria berumur 30 tahunan langsung mendekati Rara dan Adrian.

"Betulkah tanah ini sudah dijual Tuan Bachtiar?" tanya Rara kepada pria berumur 30 tahunan itu yang ternyata adalah Bachtiar ahli waris dari tanah keluarga Hasan ini.

"Iya, Bu. Sejak semalam, tepat setelah ibu menelponku, aku sudah putuskan untuk menjual tanah ini dan di sekeliling tanah ini kepada Mr Benjamin dari kota Bravo. Dia ingin menanam investasi besar-besaran di kota ini, dia ingin membuat kompleks apartemen di tanah panti asuhan ini dan sekitarnya karena itulah semalam aku tidak mau lagi menerima telepon darimu."

Mendengar kata-kata dari Bachtiar itu, Bianca langsung lemas karena dugaannya mulai menjadi kenyataan. Ternyata Benjamin sudah melakukan gebrakan mengambil alih tanah panti asuhan ini dan bahkan menjualnya.

"Halo, Bianca. Senang sekali bertemu kamu lagi di sini," kata Benjamin yang ditemani Benson sambil mendekati Bianca.

Rara langsung mendekati Benjamin dan berkata, "kami bersedia untuk membeli tanah panti asuhan ini. sebelumnya kami sudah sepakat dengan bapak Bachtiar kalau tanah panti asuhan ini akan kami beli dengan harga 600 juta. Karena itu kami ingin membeli tanah ini."

Sebenarnya Rara tidak memiliki uang banyak. Hanya saja dia saat ini memiliki keyakinan kalau Kevin akan mencarikan uang untuk panti asuhan ini. Karena semalam Kevin menelpon Rara dan mengucapkan keyakinannya untuk mencarikan dana untuk tanah panti asuhan.

Benjamin langsung menggelengkan kepalanya. "Ini akan kubuat kompleks apartemen. Tanah ini sangat strategis karena berada di tengah-tengah tanah luas yang dijual oleh Mr Bachtiar Hasan ini, karena itu, kami tidak akan menjual tanah ini kepada siapapun apalagi dengan harga serendah itu."

"Please, pak, please. Ada 600 anak yang bergantung hidupnya dengan tanah ini. Mereka tinggal di sini sekian lama dan mereka juga bercocok tanam di tanah di belakang tanah ini. Please ... ke mana mereka akan pergi kalau mereka tidak bisa mendapatkan tanah ini," mohon Rara.

"Tanah ini akan segera aku bangun kompleks apartemen jadi kalian harus secepatnya pergi dari tanah ini! Kalian tidak berhak menempati tanah ini. Secepatnya pergi dari tempat ini!"

"Kalau begitu berikan kami waktu dua atau tiga bulan sampai kami mendapatkan tempat baru," mohon Rara lagi.

"Kalian harus pergi secepatnya dari tanah ini. Secepatnya! Hari ini juga kalian harus pergi!"

Melihat itu, Bianca langsung maju ke depan. "Please, Benjamin. Berikan mereka kesempatan. Berikan mereka waktu sebulan saja."

Melihat majunya Bianca itu, Benjamin yang memang sangat terpesona akan kecantikan Bianca langsung berkata, "sebenarnya semua terserah kamu, Bianca."

"Apa maksudmu, Benjamin?"

"Kalau kamu mau menjadi istriku, maka panti asuhan ini tidak akan kehilangan tanah mereka bahkan aku akan memberikan tanah ini pada panti asuhan ini secara cuma-cuma."

Mendengar itu, Kevin langsung maju dan berdiri di samping Bianca. "Untuk itu, kamu pasti ada maunya. Iya kan?"

"Syaratnya adalah, Bianca harus meninggalkan suami sampah sepertimu dan menikah dengan Benjamin, saudagar kaya raya yang uangnya tidak akan habis tujuh keturunan," timpal Benson.

Kini Rara dan Adrian mulai tahu apa masalahnya. Mereka mulai meraba-raba sedikit. Mereka saling tatap dan kini menatap Bianca dan Kevin.

Setelah itu Bianca bertolak pinggang dan berkata ...

Terpopuler

Comments

Sukliang

Sukliang

tolak

2023-07-25

0

Tuah Dahagi

Tuah Dahagi

Kota Austin & Kota Bravo ? Udah ku Google Map tetapi tidak Wujud! Gimana ya ?
Juta dan Miliar dlm Rupiah currency???

2023-07-20

2

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

wooow amazing story thor lanjutkan seruuuu banget ceritanya

2023-06-30

0

lihat semua
Episodes
1 1 Menantu Sampah
2 2 Suami tidak Berguna
3 Kehilangan Ingatan
4 Terimakasih karena Kamu tetap Mempercayaiku
5 Permohonan Pinjaman
6 Mempermalukan Jackie
7 Kami Percaya Penuh pada Anda
8 Anda adalah Tuan Muda Kami
9 Ceraikan Lelaki tidak Berguna itu
10 Barang Sampah Milik Menantu Sampah
11 Barang Rongsokan
12 Aku punya Suami
13 Rumah Baru untuk Bianca
14 Aku bisa Jamin Proyek itu akan Kamu Dapatkan
15 Gembel Seperti Suamimu Pastilah Punya Rumah Gubuk
16 16 Sengketa Tanah Panti Asuhan
17 Ingat Nasib 600-an Anak di Panti Asuhan ini
18 Pembeli Baru yang Menawar Dua Kali Lipat
19 Anda Kami Tahan untuk Kasus Pembunuhan
20 Ini kan Impian Kita, Bianca
21 Percayalah Padaku Bianca
22 Merayakan Keberhasilan
23 Rencana Busuk Ronald
24 Double Godaan
25 Cari Info dari Lukas
26 Masih Diragukan
27 Tidak Dipercaya
28 Rencana dari Robert
29 Kamu Merendahkan Suamiku, Milea!
30 Ditipu Milea
31 Kita bisa Perbaiki ini
32 Persaingan Dua Lelaki
33 Melawan
34 Jangan Pukul Dia
35 Tipu Daya Kakeknya Bianca
36 Bukti Video yang Membuat Fitnah Terungkap
37 Tua-Tua Keladi
38 38 Huh! Rupanya Kamu Terlibat
39 Siapa Orangnya? Katakan Padaku
40 Kenangan Lama dengan Seorang Gadis
41 Oskar Suatan
42 Menyamar Menjadi Virgo
43 Tetaplah Fokus untuk Mempertahankan Perusahaan ini
44 Katakan Siapa yang Menyuruhmu!
45 Orang yang Memiliki Motif
46 Seorang Gadis Muda
47 Mengejar si Sniper
48 Kemampuan yang sudah Dilupakan
49 Hutang Permintaan Maaf
50 Munculnya Celine
51 Menantu yang Tidak Berguna
52 Tidak Pantas Berada di Sini
53 Tawaran Ivan
54 Mempermalukan Ivan
55 Kamu sudah Jatuh. Aku tidak ingin Jatuh Bersamamu
56 Kebersamaan yang Menyenangkan
57 Reuni SMA
58 Kasak-kusuk Peserta Reuni
59 Sebuah Tawaran
60 Mengikuti Lelang
61 Bersaing dalam Lelang
62 Aku akan Membayar
63 Kita Bangkrut, Anton
64 Anton Berusaha Kabur
65 Teringat Sesuatu
66 De Ja Vu
67 Menautkan Hati
68 Fase Menuju Surga
69 Kalung Milik Bianca
70 Difitnah
71 Si Raja Tinju
72 Masalah Baru
73 Pengacara Jang
74 Tali Naga Tanpa Tanding
75 Tidak mau Mati Konyol
76 Suara Teriakan
77 Acara Ulang Tahun
78 Bersiap untuk Memberi Ganjaran
79 Menang Kompetisi
80 Tawaran Plus-Plus
81 Hati yang Sederhana
82 Tantangan dari Ferdy
83 Kehabisan Bahan Baku
84 Membantu Secara Diam-Diam
85 Gudang Utama
86 Satu Hati
87 Membeli Restoran
88 Mesra di Rooftop
89 89 Sabotase Produk
90 90 Periksa Produk yang Dibilang Rusak itu
91 91 Produk yang Ditukar
92 Masalah Teratasi
93 Masalah Tenaga Kerja
94 Dua Pasukan Militer
95 Annete yang Sombong
96 Senjata Makan Tuan
97 Mencurahkan Perasaan
98 Permintaan Bianca
99 Lamaran yang Ditolak
100 Sesuatu yang Ditakutkan
101 Showroom
102 Mobil Mewah untuk Bianca
103 Sebuah Rencana untuk Kevin
104 Pembunuh Bayaran
105 Resiko Memilikimu
106 Lamaran Dimulai
107 Lamaran Berlanjut
108 Merasa Tidak Waras
109 Menatap Penuh Selidik
110 Lamaran Menakjubkan
111 Rencana Jahat
112 Tiba-Tiba Merestui
113 Tanda Tangan Berkas
114 Acara Pernikahan
115 Pengantin di Dua Lokasi
116 Pernikahan di Dua Lokasi
117 Sah di Dua Tempat
118 Menuju Kamar Pengantin
119 Menjelang Malam Pertama
120 Dua Malam Pertama di Dua Lokasi
121 Ditipu
122 Aku harus Mencari Bianca
123 Malam Pertama yang Mengerikan
124 Tawaran Robert
125 Kevin Menikah?
126 Merasa Dikhianati
127 Membawa Ferdy ke Rumah Sakit
128 128 Kamu Tidak Boleh Kemana-Mana
129 129 Sakit Hati pada Kevin
130 Menyelamatkan Bianca
131 Saling Tunjuk Pengaruh
132 Bianca Diculik
133 Menyelamatkan Bianca
134 Main Keras
135 135 Robert Mulai Ketakutan
136 Tim Cobra
137 Rompi Tolak Peluru
138 138 Kewalahan
139 Bianca Menjerit
140 You are My Hero
141 Sukses Besar
142 Mencari Keberadaan Seorang Gadis
143 Kekasih dari Masa lalu
144 Di Antara Dua Gadis
145 Hyper Litium
146 146 Proyek untuk PT Lestari Indah
147 Rencana Baru untuk Bianca
148 Bianca Kaget
149 Tawaran untuk Bianca
150 150 Mulai Percaya lagi
151 Saling Rahasia
152 152 Siap Menghabisi Bianca
153 Menghabisi dengan Satu Tikaman
154 Menipu Ricky
155 Kau adalah Cahaya Hidupku
156 Mulai Percaya lagi
157 Lisa Tidak mau Bercerai
158 Jebakan Terselubung
159 Di Bawah Penguasaan Lisa
160 Terjebak Gairah Paksaan
161 Video Panas Kevin
162 Perjuangan Berat
163 Semakin Terhanyut
164 Ancaman dari Hermawan
165 Terancam Bahaya
166 Kritis
167 Putus
168 Cerita tentang Gregorius Group
169 Kontrak Pernikahan lagi
170 Galau
171 Siuman
172 Siapa itu Bianca?
173 Memisahkan Bianca dengan Kevin
174 Membuat Teknologi Baru
175 Mencari Jalan Masuk
176 Kota Harussi
177 Persiapan
178 Menjinakkan Bom
179 Menghabisi Reagan
180 Cari Chelsea Helena Untukku
181 Menjelang Pernikahan
182 Video Bukti Perjuangan Kevin
183 Berusaha Mengulur Waktu
184 Merry Pura-pura Sakit
185 185 Mengacaukan Pesta Pernikahan
186 Identitas Kevin Terbongkar
187 Lukas Membereskan Semuanya
188 Amnesia Lagi
189 Kekasih Lama Kevin
190 Memblokir Cinta Masa Lalu
191 Demi Kesehatan Kevin
192 Sebuah Rencana
193 Ke Kotanya Kevin
Episodes

Updated 193 Episodes

1
1 Menantu Sampah
2
2 Suami tidak Berguna
3
Kehilangan Ingatan
4
Terimakasih karena Kamu tetap Mempercayaiku
5
Permohonan Pinjaman
6
Mempermalukan Jackie
7
Kami Percaya Penuh pada Anda
8
Anda adalah Tuan Muda Kami
9
Ceraikan Lelaki tidak Berguna itu
10
Barang Sampah Milik Menantu Sampah
11
Barang Rongsokan
12
Aku punya Suami
13
Rumah Baru untuk Bianca
14
Aku bisa Jamin Proyek itu akan Kamu Dapatkan
15
Gembel Seperti Suamimu Pastilah Punya Rumah Gubuk
16
16 Sengketa Tanah Panti Asuhan
17
Ingat Nasib 600-an Anak di Panti Asuhan ini
18
Pembeli Baru yang Menawar Dua Kali Lipat
19
Anda Kami Tahan untuk Kasus Pembunuhan
20
Ini kan Impian Kita, Bianca
21
Percayalah Padaku Bianca
22
Merayakan Keberhasilan
23
Rencana Busuk Ronald
24
Double Godaan
25
Cari Info dari Lukas
26
Masih Diragukan
27
Tidak Dipercaya
28
Rencana dari Robert
29
Kamu Merendahkan Suamiku, Milea!
30
Ditipu Milea
31
Kita bisa Perbaiki ini
32
Persaingan Dua Lelaki
33
Melawan
34
Jangan Pukul Dia
35
Tipu Daya Kakeknya Bianca
36
Bukti Video yang Membuat Fitnah Terungkap
37
Tua-Tua Keladi
38
38 Huh! Rupanya Kamu Terlibat
39
Siapa Orangnya? Katakan Padaku
40
Kenangan Lama dengan Seorang Gadis
41
Oskar Suatan
42
Menyamar Menjadi Virgo
43
Tetaplah Fokus untuk Mempertahankan Perusahaan ini
44
Katakan Siapa yang Menyuruhmu!
45
Orang yang Memiliki Motif
46
Seorang Gadis Muda
47
Mengejar si Sniper
48
Kemampuan yang sudah Dilupakan
49
Hutang Permintaan Maaf
50
Munculnya Celine
51
Menantu yang Tidak Berguna
52
Tidak Pantas Berada di Sini
53
Tawaran Ivan
54
Mempermalukan Ivan
55
Kamu sudah Jatuh. Aku tidak ingin Jatuh Bersamamu
56
Kebersamaan yang Menyenangkan
57
Reuni SMA
58
Kasak-kusuk Peserta Reuni
59
Sebuah Tawaran
60
Mengikuti Lelang
61
Bersaing dalam Lelang
62
Aku akan Membayar
63
Kita Bangkrut, Anton
64
Anton Berusaha Kabur
65
Teringat Sesuatu
66
De Ja Vu
67
Menautkan Hati
68
Fase Menuju Surga
69
Kalung Milik Bianca
70
Difitnah
71
Si Raja Tinju
72
Masalah Baru
73
Pengacara Jang
74
Tali Naga Tanpa Tanding
75
Tidak mau Mati Konyol
76
Suara Teriakan
77
Acara Ulang Tahun
78
Bersiap untuk Memberi Ganjaran
79
Menang Kompetisi
80
Tawaran Plus-Plus
81
Hati yang Sederhana
82
Tantangan dari Ferdy
83
Kehabisan Bahan Baku
84
Membantu Secara Diam-Diam
85
Gudang Utama
86
Satu Hati
87
Membeli Restoran
88
Mesra di Rooftop
89
89 Sabotase Produk
90
90 Periksa Produk yang Dibilang Rusak itu
91
91 Produk yang Ditukar
92
Masalah Teratasi
93
Masalah Tenaga Kerja
94
Dua Pasukan Militer
95
Annete yang Sombong
96
Senjata Makan Tuan
97
Mencurahkan Perasaan
98
Permintaan Bianca
99
Lamaran yang Ditolak
100
Sesuatu yang Ditakutkan
101
Showroom
102
Mobil Mewah untuk Bianca
103
Sebuah Rencana untuk Kevin
104
Pembunuh Bayaran
105
Resiko Memilikimu
106
Lamaran Dimulai
107
Lamaran Berlanjut
108
Merasa Tidak Waras
109
Menatap Penuh Selidik
110
Lamaran Menakjubkan
111
Rencana Jahat
112
Tiba-Tiba Merestui
113
Tanda Tangan Berkas
114
Acara Pernikahan
115
Pengantin di Dua Lokasi
116
Pernikahan di Dua Lokasi
117
Sah di Dua Tempat
118
Menuju Kamar Pengantin
119
Menjelang Malam Pertama
120
Dua Malam Pertama di Dua Lokasi
121
Ditipu
122
Aku harus Mencari Bianca
123
Malam Pertama yang Mengerikan
124
Tawaran Robert
125
Kevin Menikah?
126
Merasa Dikhianati
127
Membawa Ferdy ke Rumah Sakit
128
128 Kamu Tidak Boleh Kemana-Mana
129
129 Sakit Hati pada Kevin
130
Menyelamatkan Bianca
131
Saling Tunjuk Pengaruh
132
Bianca Diculik
133
Menyelamatkan Bianca
134
Main Keras
135
135 Robert Mulai Ketakutan
136
Tim Cobra
137
Rompi Tolak Peluru
138
138 Kewalahan
139
Bianca Menjerit
140
You are My Hero
141
Sukses Besar
142
Mencari Keberadaan Seorang Gadis
143
Kekasih dari Masa lalu
144
Di Antara Dua Gadis
145
Hyper Litium
146
146 Proyek untuk PT Lestari Indah
147
Rencana Baru untuk Bianca
148
Bianca Kaget
149
Tawaran untuk Bianca
150
150 Mulai Percaya lagi
151
Saling Rahasia
152
152 Siap Menghabisi Bianca
153
Menghabisi dengan Satu Tikaman
154
Menipu Ricky
155
Kau adalah Cahaya Hidupku
156
Mulai Percaya lagi
157
Lisa Tidak mau Bercerai
158
Jebakan Terselubung
159
Di Bawah Penguasaan Lisa
160
Terjebak Gairah Paksaan
161
Video Panas Kevin
162
Perjuangan Berat
163
Semakin Terhanyut
164
Ancaman dari Hermawan
165
Terancam Bahaya
166
Kritis
167
Putus
168
Cerita tentang Gregorius Group
169
Kontrak Pernikahan lagi
170
Galau
171
Siuman
172
Siapa itu Bianca?
173
Memisahkan Bianca dengan Kevin
174
Membuat Teknologi Baru
175
Mencari Jalan Masuk
176
Kota Harussi
177
Persiapan
178
Menjinakkan Bom
179
Menghabisi Reagan
180
Cari Chelsea Helena Untukku
181
Menjelang Pernikahan
182
Video Bukti Perjuangan Kevin
183
Berusaha Mengulur Waktu
184
Merry Pura-pura Sakit
185
185 Mengacaukan Pesta Pernikahan
186
Identitas Kevin Terbongkar
187
Lukas Membereskan Semuanya
188
Amnesia Lagi
189
Kekasih Lama Kevin
190
Memblokir Cinta Masa Lalu
191
Demi Kesehatan Kevin
192
Sebuah Rencana
193
Ke Kotanya Kevin

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!