"Mengapa pimpinan bank ini bisa memberikan pinjaman lunak berkali-kali lipat dari yang diminta oleh Bianca?" tanya Kevin saat dia sudah berada tepat di depan Lukas.
"Jawabannya sangat gampang, tuan muda. Karena bank ini adalah bank swasta milik keluarga tuan muda bahkan khusus untuk bank ini, bank ini adalah milik pribadimu, tuan muda. Tuan muda adalah pemilik saham mayoritas di bank ini."
"Hah? Benarkah?"
"Ya. Jadi sebenarnya nona Bianca tidak perlu mengangsur dana kredit yang dia ambil dari bank ini," jawab Lukas sambil tersenyum.
"Hmmm. Benarkah?"
"Iya, tuan muda. Hanya saja, untuk supaya tidak menyolok, aku mengatur supaya seolah-olah istri tuan muda ini menerima kucuran dana kredit, padahal dia tidak perlu menggantinya. Nanti saat istri tuan muda mulai berusaha membayar angsuran, kami akan menolak."
"Menolak?"
"Ya. Dengan alasan kesalahan sistem. Di sistem akan terlihat dia sudah membayar angsuran padahal tidak. Itulah yang aku atur, tuan muda."
"Hmmm. Berarti, aku betul-betul tuan muda seperti yang kamu ceritakan itu?"
"Tentu saja, tuan muda. Tidak bakal salah lagi. Walaupun selama setahun 3 bulan, tuan muda tidak ada kabarnya tapi aku tidak mungkin salah mengenali orang karena bertahun-tahun aku mengawalmu, tuan muda, menjadi asistenmu dan menjadi orang kepercayaanmu."
Kevin mengerutkan keningnya. "Setahun 3 bulan? Yang aku tahu, aku baru setahun tersadar di kota ini di sebuah panti asuhan hingga keluarga Winsted mengambilku. Tapi, kenapa kamu bilang aku sudah tidak ada kabar selama setahun 3 bulan?"
"Begini, tuan muda. Selama ini, tuan muda selalu dilindungi oleh tim pengawal yang dikepalai olehku dengan asisten yang sangat banyak sehingga belakangan tuan muda merasa tidak kerasan dengan keadaan seperti itu."
"Tidak kerasan!"
"Maksudku tidak nyaman, tuan muda karena sejak kecil, tuan muda selalu dilindungi oleh banyak orang, dikawal oleh banyak orang, ke mana-mana harus bersama banyak orang sehingga tuan muda jadi kesulitan untuk mengenal dunia luar."
"Lalu apa yang terjadi?"
"Suatu hari, tuan muda meminta kepada kakek tuan muda dan orang tua tuan muda supaya tuan muda bisa bebas menjadi orang bebas tanpa pengawalan dan tanpa asisten sama sekali."
"Lalu, apa mereka mengizinkan?"
"Tentu saja tidak. Diperlukan waktu selama 1 bulan hingga akhirnya tuan muda mendapatkan izin karena tuan muda terus memaksakan diri untuk mendapatkan kebebasan itu."
"Lalu apa yang terjadi?"
"Setelah itu, tuan muda dilepas tanpa pengawalan sama sekali. Tidak ada satupun dari kami yang mengawal tuan muda dari jarak dekat dan walaupun kami sempat mengawal dari kejauhan tapi tuan muda bisa lepas juga dari kami."
"Lepas?"
"Iya, tuan muda. Nampaknya tuan muda mengetahui tentang keberadaan kami yang mengikuti tuan muda dari kejauhan, karena itu, tuan muda langsung mencari jalan untuk melepaskan diri dan akhirnya tuan muda benar-benar terlepas dari kami."
"Hmmm. Apakah aku terlepas di kota ini?"
"Tidak, tuan muda. Saat itu tuan muda terlepas saat di ibukota negara ini. Kami tidak tahu tuan muda ke mana, yang jelas, kami terus mencari dengan fokus tetap di ibukota. Kami mengira tuan muda masih tetap berada di ibukota."
"Lalu apa yang terjadi kemudian?"
"Kami tidak tahu apa yang terjadi pada tuan muda sejak itu, hingga terjadi kecelakaan yang menimpa keluarga tuan muda."
"Kecelakaan?"
"Ya. Kecelakaan menimpa pada orang tua tuan muda yang tiba-tiba diserang rudal dari sebuah pesawat yang tidak dikenal."
Kevin menjadi sangat geram mendengar apa yang terjadi pada orang tuanya itu.
"Kakek tuan muda sangat berduka dengan apa yang terjadi itu. Dia meminta kami untuk mencarimu, tuan muda tapi kami tidak pernah menemukanmu, tuan muda. Lalu ..."
"Lalu apa?"
"Lalu kami mendapatkan selintingan kabar dari seorang yang dikenal sebagai seorang pembunuh bayaran di ibukota. Dia sempat gembar-gembor kalau dia membunuh tuan muda setelah melakukan rekayasa kecelakaan kepada tuan muda di kota Bravo."
"Aku?"
"Iya, tuan muda. Karena ini petunjuk penting, maka kami berusaha menangkap pembunuh bayaran itu dengan maksud untuk berusaha mengorek informasi darinya. Tapi ..."
"Tapi apa?"
"Orang itu tiba-tiba ditembak oleh sniper dari jarak jauh.
"Apa kalian berhasil menemukan sniper itu?"
"Maafkan kami, tuan muda tapi sniper itu tidak pernah ditemukan."
"Lalu?"
"Setelah itu, kami terus mencari keberadaanmu, tuan muda. Kami terus mencari hingga akhirnya secara kebetulan aku melihat tuan muda sekitar seminggu yang lalu di salah satu usaha keluarga Winstead di kota ini."
"Jadi, kamu sudah melihatku sejak seminggu yang lalu. Begitu?"
"Iya, tuan muda. Tapi aku tidak bisa buru-buru. Aku harus memeriksa dulu dengan jelas tentang tuan muda dan tidak bisa hanya berdasarkan melihat saja. Aku harus mendapatkan sesuatu secara pasti karena itu aku mendapatkan caranya."
"Apakah caranya itu?"
"Aku berhasil mendapatkan rambutmu, tuan muda saat kita sempat berpapasan. Kemudian secara rahasia, kepada seorang dokter terpercaya yang sangat setia kepada keluarga Anda, aku memeriksa DNA tuan muda dan mencocokkannya dengan DNA kakek, tuan muda."
"Lalu?"
"Semuanya cocok dan itu berarti, Anda adalah tuan muda kami. Setelah cocok, barulah aku memberitahu soal tes ini kepada kakek tuan muda dan dia meminta aku untuk menemuimu, tuan mudah dan memberitahukan semuanya. Tapi ..."
"Tapi apa?"
"Berhubung kakek tuan muda mencurigai kalau orang yang bertanggungjawab mencelakai orang tua tuan muda dan tuan muda sendiri di masa lalu adalah salah satu pemegang saham di Gregorius group, maka kakek tuan muda meminta tuan muda untuk jangan dulu kembali ke dalam lingkungan Keluarga Randall."
"Ok. Aku mengerti. Pasti itu karena kakekku takut aku kembali akan menjadi incaran orang-orang jahat itu. Begitu kan?"
"Iya, tuan muda. Karena itu, walaupun tuan muda memiliki rekening dengan isi yang sangat banyak, tapi tuan muda belum bisa mempergunakan rekening itu."
"Kenapa begitu?"
"Karena kalau tuan muda memakai rekening tuan muda, di misalnya untuk membayar makanan di restoran atau semacamnya maka kemungkinan musuh akan bisa melihatnya dan akan tahu kalau tuan muda masih hidup."
"Jadi mereka pikir aku sudah mati?"
"Kemungkinan besar begitu, tuan muda. Mereka pikir tuan muda sudah meninggal."
"Lalu bagaimana dengan uang untuk istriku tadi? Apa itu tidak akan mencurigakan?"
"Dana untuk istri tuan muda itu, diambil langsung dari bank dengan jaminan dari Pak Hasyim sendiri. Aku sudah mengatur supaya Tuan muda tidak dilibatkan dengan dana yang diambil oleh istri tuan muda itu."
"Oke. Aku mengerti. Berarti aku belum bisa menggunakan uangku dan harus menyembunyikan identitasku, kan? Berarti aku masih harus meminta bantuan istriku untuk semua keperluanku sementara ini."
"Iya, tuan muda. Sambil kita mencari tahu apa yang terjadi pada 3 bulan di masa sebelum tuan muda mengalami kecelakaan pada setahun yang lalu itu sehingga tuan muda kehilangan ingatan itu. Karena aku yakin, ada sesuatu yang berharga di sana."
Kevin mengangguk dia berusaha memeras ingatannya sedikit kemudian dia teringat sesuatu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 193 Episodes
Comments
Achmad
bagus lanjut thor
2023-09-18
0
Sukliang
rumit masa lalu
tp critanya singkat jelas
2023-07-25
0
Imam Sutoto Suro
good luck thor lanjut
2023-06-30
0