Kami Percaya Penuh pada Anda

Melihat video yang baru itu, Lisa langsung meradang. Dia melotot dan mencakar wajah Jacky karena video baru itu membuktikan kalau Jacky berbohong kepadanya.

"Huh! Aku ingat sekarang. Waktu itu aku ingin sekali jalan-jalan denganmu tapi, kamu malah bilang kalau kamu harus ketemu dengan klien untuk kerjasama bisnis karena klienmu harus ke luar negeri besok paginya. Iya kan! Ternyata kamu bersama tante-tante, Hah!" Lisa melotot ke arah Jacky.

"Dengar dulu, sayang. Aku bisa menjelaskan ini.Kamu tenang dulu. Oke?"

"Tidak usah dijelaskan. Semuanya sudah jelas!" Dengan malunya, Lisa langsung keluar dari ruangan ini dengan diikuti oleh Jacky. Keduanya tidak berpamitan kepada seorang pun di ruangan ini.

Saat Lisa dan Jacky hendak keluar ruangan, Graham menggangguk ke arah Hasyim. "Mohon Pak Hasyim bisa pikirkan lagi soal pengucuran kredit itu kepada Nona Bianca. Karena ..."

"Aku sudah memikirkan ulang." Hasyim mengangguk-angguk.

"Baguslah, pak." Graham menatap puas ke arah Bianca dan juga Kevin. Dia sudah terlanjur marah kepada Kevin dan dia percaya diri kalau Hasyim akan mendengar sarannya soal pengucuran kredit seperti yang biasanya terjadi.

Saat ini, Graham melihat Lisa dan Jacky menghentikan langkah mereka. Graham memberi isyarat supaya kedua orang itu menunggu dulu dan mengesampingkan sebentar akan masalah yang terjadi.

Lisa mengangguk. Walaupun dia masih marah kepada Jacky, tapi, dia juga ingin melihat Bianca menangis karena tidak mendapatkan kredit yang Bianca mau. Karena itu, dia mengesampingkan rasa marahnya pada Jacky untuk sementara waktu ini. Dia ingin melihat kejatuhan Bianca dulu.

Jacky juga ikut menunggu. Dia berharap Bianca tidak mendapatkan kredit agar supayaLisa merasa tenang sehingga akan lebih mudah bagi dia untuk membujuk Lisa nantinya untuk kembali menerimanya.

Mendengar perkembangan ini, giliran Bianca dan Milea yang menjadi khawatir. Mereka khawatir Hasyim tidak jadi memberikan kredit kepada mereka.

Hasyim  berdehem sebentar dan bertanya pada Graham, "berapa permohonan kredit yang diajukan Nona Bianca?"

"Lima miliar, pak. Dan ini sangat riskan setelah ada surat dari Bapak Robert yang menyatakan kalau dia tidak bertanggungjawab akan kredit yang diajukan Bianca ini."

Hasyim mengangguk-angguk kemudian dia memberi isyarat kepada salah seorang asistennya. "Urus supaya Nona Bianca ini tidak mendapatkan kredit yang lima miliar itu."

"Baik, pak," kata asistennya.

Lisa langsung tertawa ngakak bersama Graham sementara Jacky nampak tertawa mengejek.

Milea dan Bianca langsung lemas setelah mendengar pembicaraan antara Hasyim dan asistennya itu.

Kevin juga sangat kecewa. "Berarti Lukas bohong padaku. Aku bukan anak Keluarga Randall," batin Kevin.

Hasyim menatap Bianca. "Kami menolak memberikan kredit 5 miliar itu, karena bank ini akan mempercayakan kredit sejumlah 50 miliar kepada Anda , Nona Bianca."

"APA?"

"APA?

"APA?"

Ada banyak sekali mulut ternganga, mata melotot, tubuh terdiam kaku setelah Hasyim menyelesaikan kata-katanya ini. Tidak ada seorang pun yang menyangka kalau Hasyim yang sebelumnya terdengar akan membatalkan kucuran kredit itu, malah memberikan dana kredit dengan jumlah berlipat-lipat kepada Bianca.

Kevin yang sedang menelpon Lukas, memilih untuk mematikan sambungan telpon sebelum Lukas mengangkat panggilan itu.

Graham maju ke depan dan berkata, "pak, rumah yang diagunkan Nona Bianca itu, ditaksir hanya bernilai 9 miliar. Akan sangat riskan, pak, kalau kita memberi kredit sejumlah 50 miliar untuk agunan 9 miliar."

"Aku yang akan bertanggungjawab atas semuanya," tukas Hasyim.

"Tapi, kalau sampai macet. Aku sebagai kepala kredit yang akan kena imbas paling besar, pak."

Hasyim tertawa. "Kamu tidak perlu takut karena mulai saat ini, kamu tidak lagi menjadi kepala kredit di bank ini. Ando akan mengambil alih jabatanmu." Hasyim menunjuk ke arah salah seorang asistennya.

Asistennya Hasyim langsung tersenyum kepada Graham.

"Tapi, pak." Keringat dingin membasahi pundak Graham.

"Kamu akan dibebastugaskan dari semuanya. Kamu akan diberhentikan. Pesangon akan diberikan tapi akan dipotong juga dengan semua utang-utangmu di bank ini," Hasyim tertawa mengejak. "Tapi kamu jangan khawatir. Namamu tidak akan masuk dalam database pemberi kredit kepada Nona Bianca ini."

"Tapi, jumlahnya mungkin terlalu besar bagiku, pak," kata Bianca lirih saat menyadari kalau dia akan diberikan pinjaman yang jumlahnya jauh lebih tinggi dari ekspektasinya selama ini."

Kevin yang mulai percaya akan kata-kata Lukas kepadanya, kini berbisik di telinga Bianca, "percayalah, Bianca. Kamu akan bisa mengelola uang itu dengan baik."

"Jangan khawatir, Nona Bianca. Kami percaya penuh pada Anda. Anda bisa mencicil uangnya menurut kemampuan Anda." Hasyim tersenyum ramah kepada Bianca.

Lisa mendekati Hasyim dan berkata, "kalian pasti percaya pada Bianca karena dia adalah cucu kakekku. Orang terkaya di kota ini. Karena itu, aku juga akan mengajukan pinjaman dana dan aku minta diberikan dana seperti yang didapat sepupuku itu."

Hasyim nampak berbisik kepada Ando, asistennya. Asistennya nampak memeriksa sesuatu di handphonenya dan balik berbisik kepada Hasyim.

Setelah itu, Hasyim berkata pada Lisa, "sorry, nona. Nama kakek Anda tidak masuk hitungan kami. Kami memberi pinjaman pada Nona Bianca berdasarkan kepercayaan dan bukan karena nama kakek Anda. Bahkan kami akan segera bertindak keras kepada kakek Anda dan ayah Anda yang menunggak angsuran kredit di bank kami. Permohonan mereka untuk mendapatkan keringanan, resmi kami tolak dan kami akan segera bertindak untuk mengambil aset milik kakek Anda dan juga ayah Anda."

Lisa langsung ciut mendengar kata-kata Hasyim itu. Dia langsung keluar dari ruangan ini tanpa pamit dengan diikuti oleh Jacky.

Graham mencoba bermanis muka di hadapan Hasyim. "Ehm, kalau gitu, biar aku yang mengurus pengajuan kredit Nona Bianca ini, pak."

"Kamu sudah dipecat. Kesalahanmu terlalu banyak dan kesalahan hari ini adalah puncaknya. Aku tidak bisa lagi mentolerir kesalahanmu. Segeralah angkat kaki dari ruangan ini dan bank ini." Hasyim mendelik ke arah Graham.

Ando langsung meminta Graham untuk keluar dari ruangan ini. Dengan lesu, Graham langsung keluar dari ruangan ini.

Hasyim tersenyum ramah kepada Bianca, Milea dan Kevin. "Aku masuk dulu tapi, Asistenku akan mengurus proses pencairan dana itu."

"Terimakasih atas bantuannya, pak," kata Bianca dan Milea hampir bersamaan.

Setelah Hasyim pergi, Bianca berbisik di telinga Kevin. "Aku akan memberikan dana yang kamu perlukan untuk panti asuhan itu begitu aku mendapatkan uangnya."

"Terimakasih, Bianca."

Setelah itu, Ando dan seorang temannya meminta Bianca dan Milea untuk duduk di depan mereka untuk proses pengucuran dana kredit.

Kevin memilih untuk keluar dari ruangan kredit karena di kejauhan sana, dia melihat Lukas. Kevin segera mendekati Lukas. Sejarang dia sudah agak percaya kalau dirinya adalah seorang tuan muda seperti yang dibilang Lukas.

"Lukas, aku ingin bicara."

"Iya, tuan muda."

Terpopuler

Comments

Imam Sutoto Suro

Imam Sutoto Suro

keren banget lanjutkan thor

2023-06-30

1

Fatkhur Kevin

Fatkhur Kevin

jadilah penolong yang lemah

2023-06-22

0

lihat semua
Episodes
1 1 Menantu Sampah
2 2 Suami tidak Berguna
3 Kehilangan Ingatan
4 Terimakasih karena Kamu tetap Mempercayaiku
5 Permohonan Pinjaman
6 Mempermalukan Jackie
7 Kami Percaya Penuh pada Anda
8 Anda adalah Tuan Muda Kami
9 Ceraikan Lelaki tidak Berguna itu
10 Barang Sampah Milik Menantu Sampah
11 Barang Rongsokan
12 Aku punya Suami
13 Rumah Baru untuk Bianca
14 Aku bisa Jamin Proyek itu akan Kamu Dapatkan
15 Gembel Seperti Suamimu Pastilah Punya Rumah Gubuk
16 16 Sengketa Tanah Panti Asuhan
17 Ingat Nasib 600-an Anak di Panti Asuhan ini
18 Pembeli Baru yang Menawar Dua Kali Lipat
19 Anda Kami Tahan untuk Kasus Pembunuhan
20 Ini kan Impian Kita, Bianca
21 Percayalah Padaku Bianca
22 Merayakan Keberhasilan
23 Rencana Busuk Ronald
24 Double Godaan
25 Cari Info dari Lukas
26 Masih Diragukan
27 Tidak Dipercaya
28 Rencana dari Robert
29 Kamu Merendahkan Suamiku, Milea!
30 Ditipu Milea
31 Kita bisa Perbaiki ini
32 Persaingan Dua Lelaki
33 Melawan
34 Jangan Pukul Dia
35 Tipu Daya Kakeknya Bianca
36 Bukti Video yang Membuat Fitnah Terungkap
37 Tua-Tua Keladi
38 38 Huh! Rupanya Kamu Terlibat
39 Siapa Orangnya? Katakan Padaku
40 Kenangan Lama dengan Seorang Gadis
41 Oskar Suatan
42 Menyamar Menjadi Virgo
43 Tetaplah Fokus untuk Mempertahankan Perusahaan ini
44 Katakan Siapa yang Menyuruhmu!
45 Orang yang Memiliki Motif
46 Seorang Gadis Muda
47 Mengejar si Sniper
48 Kemampuan yang sudah Dilupakan
49 Hutang Permintaan Maaf
50 Munculnya Celine
51 Menantu yang Tidak Berguna
52 Tidak Pantas Berada di Sini
53 Tawaran Ivan
54 Mempermalukan Ivan
55 Kamu sudah Jatuh. Aku tidak ingin Jatuh Bersamamu
56 Kebersamaan yang Menyenangkan
57 Reuni SMA
58 Kasak-kusuk Peserta Reuni
59 Sebuah Tawaran
60 Mengikuti Lelang
61 Bersaing dalam Lelang
62 Aku akan Membayar
63 Kita Bangkrut, Anton
64 Anton Berusaha Kabur
65 Teringat Sesuatu
66 De Ja Vu
67 Menautkan Hati
68 Fase Menuju Surga
69 Kalung Milik Bianca
70 Difitnah
71 Si Raja Tinju
72 Masalah Baru
73 Pengacara Jang
74 Tali Naga Tanpa Tanding
75 Tidak mau Mati Konyol
76 Suara Teriakan
77 Acara Ulang Tahun
78 Bersiap untuk Memberi Ganjaran
79 Menang Kompetisi
80 Tawaran Plus-Plus
81 Hati yang Sederhana
82 Tantangan dari Ferdy
83 Kehabisan Bahan Baku
84 Membantu Secara Diam-Diam
85 Gudang Utama
86 Satu Hati
87 Membeli Restoran
88 Mesra di Rooftop
89 89 Sabotase Produk
90 90 Periksa Produk yang Dibilang Rusak itu
91 91 Produk yang Ditukar
92 Masalah Teratasi
93 Masalah Tenaga Kerja
94 Dua Pasukan Militer
95 Annete yang Sombong
96 Senjata Makan Tuan
97 Mencurahkan Perasaan
98 Permintaan Bianca
99 Lamaran yang Ditolak
100 Sesuatu yang Ditakutkan
101 Showroom
102 Mobil Mewah untuk Bianca
103 Sebuah Rencana untuk Kevin
104 Pembunuh Bayaran
105 Resiko Memilikimu
106 Lamaran Dimulai
107 Lamaran Berlanjut
108 Merasa Tidak Waras
109 Menatap Penuh Selidik
110 Lamaran Menakjubkan
111 Rencana Jahat
112 Tiba-Tiba Merestui
113 Tanda Tangan Berkas
114 Acara Pernikahan
115 Pengantin di Dua Lokasi
116 Pernikahan di Dua Lokasi
117 Sah di Dua Tempat
118 Menuju Kamar Pengantin
119 Menjelang Malam Pertama
120 Dua Malam Pertama di Dua Lokasi
121 Ditipu
122 Aku harus Mencari Bianca
123 Malam Pertama yang Mengerikan
124 Tawaran Robert
125 Kevin Menikah?
126 Merasa Dikhianati
127 Membawa Ferdy ke Rumah Sakit
128 128 Kamu Tidak Boleh Kemana-Mana
129 129 Sakit Hati pada Kevin
130 Menyelamatkan Bianca
131 Saling Tunjuk Pengaruh
132 Bianca Diculik
133 Menyelamatkan Bianca
134 Main Keras
135 135 Robert Mulai Ketakutan
136 Tim Cobra
137 Rompi Tolak Peluru
138 138 Kewalahan
139 Bianca Menjerit
140 You are My Hero
141 Sukses Besar
142 Mencari Keberadaan Seorang Gadis
143 Kekasih dari Masa lalu
144 Di Antara Dua Gadis
145 Hyper Litium
146 146 Proyek untuk PT Lestari Indah
147 Rencana Baru untuk Bianca
148 Bianca Kaget
149 Tawaran untuk Bianca
150 150 Mulai Percaya lagi
151 Saling Rahasia
152 152 Siap Menghabisi Bianca
153 Menghabisi dengan Satu Tikaman
154 Menipu Ricky
155 Kau adalah Cahaya Hidupku
156 Mulai Percaya lagi
157 Lisa Tidak mau Bercerai
158 Jebakan Terselubung
159 Di Bawah Penguasaan Lisa
160 Terjebak Gairah Paksaan
161 Video Panas Kevin
162 Perjuangan Berat
163 Semakin Terhanyut
164 Ancaman dari Hermawan
165 Terancam Bahaya
166 Kritis
167 Putus
168 Cerita tentang Gregorius Group
169 Kontrak Pernikahan lagi
170 Galau
171 Siuman
172 Siapa itu Bianca?
173 Memisahkan Bianca dengan Kevin
174 Membuat Teknologi Baru
175 Mencari Jalan Masuk
176 Kota Harussi
177 Persiapan
178 Menjinakkan Bom
179 Menghabisi Reagan
180 Cari Chelsea Helena Untukku
181 Menjelang Pernikahan
182 Video Bukti Perjuangan Kevin
183 Berusaha Mengulur Waktu
184 Merry Pura-pura Sakit
185 185 Mengacaukan Pesta Pernikahan
186 Identitas Kevin Terbongkar
187 Lukas Membereskan Semuanya
188 Amnesia Lagi
189 Kekasih Lama Kevin
190 Memblokir Cinta Masa Lalu
191 Demi Kesehatan Kevin
192 Sebuah Rencana
193 Ke Kotanya Kevin
Episodes

Updated 193 Episodes

1
1 Menantu Sampah
2
2 Suami tidak Berguna
3
Kehilangan Ingatan
4
Terimakasih karena Kamu tetap Mempercayaiku
5
Permohonan Pinjaman
6
Mempermalukan Jackie
7
Kami Percaya Penuh pada Anda
8
Anda adalah Tuan Muda Kami
9
Ceraikan Lelaki tidak Berguna itu
10
Barang Sampah Milik Menantu Sampah
11
Barang Rongsokan
12
Aku punya Suami
13
Rumah Baru untuk Bianca
14
Aku bisa Jamin Proyek itu akan Kamu Dapatkan
15
Gembel Seperti Suamimu Pastilah Punya Rumah Gubuk
16
16 Sengketa Tanah Panti Asuhan
17
Ingat Nasib 600-an Anak di Panti Asuhan ini
18
Pembeli Baru yang Menawar Dua Kali Lipat
19
Anda Kami Tahan untuk Kasus Pembunuhan
20
Ini kan Impian Kita, Bianca
21
Percayalah Padaku Bianca
22
Merayakan Keberhasilan
23
Rencana Busuk Ronald
24
Double Godaan
25
Cari Info dari Lukas
26
Masih Diragukan
27
Tidak Dipercaya
28
Rencana dari Robert
29
Kamu Merendahkan Suamiku, Milea!
30
Ditipu Milea
31
Kita bisa Perbaiki ini
32
Persaingan Dua Lelaki
33
Melawan
34
Jangan Pukul Dia
35
Tipu Daya Kakeknya Bianca
36
Bukti Video yang Membuat Fitnah Terungkap
37
Tua-Tua Keladi
38
38 Huh! Rupanya Kamu Terlibat
39
Siapa Orangnya? Katakan Padaku
40
Kenangan Lama dengan Seorang Gadis
41
Oskar Suatan
42
Menyamar Menjadi Virgo
43
Tetaplah Fokus untuk Mempertahankan Perusahaan ini
44
Katakan Siapa yang Menyuruhmu!
45
Orang yang Memiliki Motif
46
Seorang Gadis Muda
47
Mengejar si Sniper
48
Kemampuan yang sudah Dilupakan
49
Hutang Permintaan Maaf
50
Munculnya Celine
51
Menantu yang Tidak Berguna
52
Tidak Pantas Berada di Sini
53
Tawaran Ivan
54
Mempermalukan Ivan
55
Kamu sudah Jatuh. Aku tidak ingin Jatuh Bersamamu
56
Kebersamaan yang Menyenangkan
57
Reuni SMA
58
Kasak-kusuk Peserta Reuni
59
Sebuah Tawaran
60
Mengikuti Lelang
61
Bersaing dalam Lelang
62
Aku akan Membayar
63
Kita Bangkrut, Anton
64
Anton Berusaha Kabur
65
Teringat Sesuatu
66
De Ja Vu
67
Menautkan Hati
68
Fase Menuju Surga
69
Kalung Milik Bianca
70
Difitnah
71
Si Raja Tinju
72
Masalah Baru
73
Pengacara Jang
74
Tali Naga Tanpa Tanding
75
Tidak mau Mati Konyol
76
Suara Teriakan
77
Acara Ulang Tahun
78
Bersiap untuk Memberi Ganjaran
79
Menang Kompetisi
80
Tawaran Plus-Plus
81
Hati yang Sederhana
82
Tantangan dari Ferdy
83
Kehabisan Bahan Baku
84
Membantu Secara Diam-Diam
85
Gudang Utama
86
Satu Hati
87
Membeli Restoran
88
Mesra di Rooftop
89
89 Sabotase Produk
90
90 Periksa Produk yang Dibilang Rusak itu
91
91 Produk yang Ditukar
92
Masalah Teratasi
93
Masalah Tenaga Kerja
94
Dua Pasukan Militer
95
Annete yang Sombong
96
Senjata Makan Tuan
97
Mencurahkan Perasaan
98
Permintaan Bianca
99
Lamaran yang Ditolak
100
Sesuatu yang Ditakutkan
101
Showroom
102
Mobil Mewah untuk Bianca
103
Sebuah Rencana untuk Kevin
104
Pembunuh Bayaran
105
Resiko Memilikimu
106
Lamaran Dimulai
107
Lamaran Berlanjut
108
Merasa Tidak Waras
109
Menatap Penuh Selidik
110
Lamaran Menakjubkan
111
Rencana Jahat
112
Tiba-Tiba Merestui
113
Tanda Tangan Berkas
114
Acara Pernikahan
115
Pengantin di Dua Lokasi
116
Pernikahan di Dua Lokasi
117
Sah di Dua Tempat
118
Menuju Kamar Pengantin
119
Menjelang Malam Pertama
120
Dua Malam Pertama di Dua Lokasi
121
Ditipu
122
Aku harus Mencari Bianca
123
Malam Pertama yang Mengerikan
124
Tawaran Robert
125
Kevin Menikah?
126
Merasa Dikhianati
127
Membawa Ferdy ke Rumah Sakit
128
128 Kamu Tidak Boleh Kemana-Mana
129
129 Sakit Hati pada Kevin
130
Menyelamatkan Bianca
131
Saling Tunjuk Pengaruh
132
Bianca Diculik
133
Menyelamatkan Bianca
134
Main Keras
135
135 Robert Mulai Ketakutan
136
Tim Cobra
137
Rompi Tolak Peluru
138
138 Kewalahan
139
Bianca Menjerit
140
You are My Hero
141
Sukses Besar
142
Mencari Keberadaan Seorang Gadis
143
Kekasih dari Masa lalu
144
Di Antara Dua Gadis
145
Hyper Litium
146
146 Proyek untuk PT Lestari Indah
147
Rencana Baru untuk Bianca
148
Bianca Kaget
149
Tawaran untuk Bianca
150
150 Mulai Percaya lagi
151
Saling Rahasia
152
152 Siap Menghabisi Bianca
153
Menghabisi dengan Satu Tikaman
154
Menipu Ricky
155
Kau adalah Cahaya Hidupku
156
Mulai Percaya lagi
157
Lisa Tidak mau Bercerai
158
Jebakan Terselubung
159
Di Bawah Penguasaan Lisa
160
Terjebak Gairah Paksaan
161
Video Panas Kevin
162
Perjuangan Berat
163
Semakin Terhanyut
164
Ancaman dari Hermawan
165
Terancam Bahaya
166
Kritis
167
Putus
168
Cerita tentang Gregorius Group
169
Kontrak Pernikahan lagi
170
Galau
171
Siuman
172
Siapa itu Bianca?
173
Memisahkan Bianca dengan Kevin
174
Membuat Teknologi Baru
175
Mencari Jalan Masuk
176
Kota Harussi
177
Persiapan
178
Menjinakkan Bom
179
Menghabisi Reagan
180
Cari Chelsea Helena Untukku
181
Menjelang Pernikahan
182
Video Bukti Perjuangan Kevin
183
Berusaha Mengulur Waktu
184
Merry Pura-pura Sakit
185
185 Mengacaukan Pesta Pernikahan
186
Identitas Kevin Terbongkar
187
Lukas Membereskan Semuanya
188
Amnesia Lagi
189
Kekasih Lama Kevin
190
Memblokir Cinta Masa Lalu
191
Demi Kesehatan Kevin
192
Sebuah Rencana
193
Ke Kotanya Kevin

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!