STCL 20. Pasti Tidak Mudah

Pesawat yang ditumpangi Dita dan rombongan mendarat di sebuah negara tak jauh dari negara tujuan. seperti rencana sebelumnya bahwa mereka dari sana akan menggunakan transportasi darat.

Seseorang pria datang menghampiri Dita dan memberi hormat. Ia menunjukkan lambang Wild Eagle yang ada di salah satu bawah telinganya.

" Welcome princess, the queen told us you are coming, ( Queen memberitahu kami bahwa Anda akan datang) kami sudah mempersiapkan semuanya. Akankah kita berangkat sekarang?"

Dita menoleh ke arah Smith meminta sebuah pendapat. Smith pun mengangguk, tak perlu banyak bicara diantara keduanya. Mereka seperti bisa bicara lewat mata mereka.

" Baiklah, mari kita berangkat sekarang juga."

Dita memberi kabar kepada Drake dan sang mama bahwa mereka sudah sampai dan bersiap untuk berangkat ke negara tujuan.

" Baiklah take care baby, mama akan mengawasi dari sini. Nanti Mr. Sun akan memberi tahu mu jika sudah mematikan sistem yang ada disana."

Sungguh kolaborasi yang lama tidak terjalin. Biasanya jika ada misi Silvya hanya menggunakan Drake, tapi misi luar negara ini tentu belum bisa dilakukan oleh Drake. Kemampuan Drake belum bisa menembus luar negeri, hanya Mr. Sun yang bisa.

" Apakah suilit Sun?'

" Lumayan, keamanan mereka berlapis. Tapi tenang saja aku akan bisa membobolnya dengan rapi tanpa terdeteksi."

Silvya lega, jika Mr. Sun mengatakan bahwa semuanya mandali alias aman terkendali maka semua benar-benar bisa dikendalikan.

Dita, Smith dan rombongan terus bergerak maju. Mereka akan menempuh sekitar 5 jam perjalanan menuju negara tujuan. Negara dimana para ilmuan itu di tahan untuk membuat senjata biologis.

" Ta, apa gugup?"

Smith membuka percakapan. Dilihatnya dari tadi Dita tidak berhenti memainkan ponselnya. Tampak Dita sedang memikirkan sesuatu. setidaknya itulah yang Smith rasakan.

" Nggak sih bang. Aku hanya tidak biasa pergi tanpa tim ku. Beberapa tahun menjalankan tugas bersama, seperti ada yang kurang saja."

Smith tersenyum simpul, ia mengusap rambut Dita dengan lembut. Pria itu kemudian meyakinkan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Ia akan menjadi partner Dita yang baik sehingga Dita tidak perlu merasa khawatir.

" Terimakasih bang."

Dita mengambil nafasnya dalam-dalam dan membuangnya perlahan. Ia tentu harus bersikap tenang saat ini dan berpikir untuk menyelesaikan misi dengan baik dan tentunya harus berhasil. Dirinya sudah membuat keputusan untuk menjalankan ini 'sendiri', jadi dia harus menjalankannya dengan sebaik mungkin.

Dari kejauhan tampak sebuah bangunan yang terlihat begitu sepi. Mereka mulai memasuki kota yang tidak berpenghuni. Kota tersebut tampaknya adalah kota yang ditinggalkan. Suasananya jelas mencekam, bisa dipastikan tidak ada orang yang akan singgah di sana.

Sebenarnya banyak kota yang ditinggalkan, entah karena bencana alam atau akibat dari perang senjata biologis yang terjadi puluhan atau ratusan tahun silam. Tapi yang jelas, kota yang saat ini Dita tuju benar-benar tidak tampak satu pun orang di sana.

" Apakah ini benar tempatnya?" ucap Dita entah pada siapa. Namun tiba-tiba ponsel Dita bergetar, ia kemudian langsung mengangkatnya. panggilan internasional rupanya.

" Benar itu adalah tempatnya. kata Mr. Sun di bangunan tersebut terdapat bangunan bawah tanah dan di dalamnya ada sebuah laboratorium. Di sana lah para ilmuan itu di culik untuk dipekerjakan."

Dita mengangguk paham. Ia pun mulai memberikan komando ke semua anak buahnya melalui earphone. Mereka akan bersiap untuk menyerang. Selain senjata api, setiap orang akan medapatkan senjata rakitan jason yang berisi peluru racun.

" Are you ready guys!"

Dita melompat turun dari mobil diikuti oleh Smith. Mereka membuat 3 tim, Tim depan, tengan dan belakang. Dita besama smith berada di tim tengah. Memang itu lah rencana Dita. Melalui earphone nya Dita juga mendapat arahan dari Mr. Sun. Setelah berkutat beberapa jam Mr. Sun akhirnya berhasil membobol kemanan gedung tersebut. Ia mengarahkan Dita untuk melewati pintu belakang gedung. Di sanya rupanya ada jalan rahasia yang jaman dulu digunakan oleh para pekerja untuk membolos jika mereka merasa kelelahan.

Sebagian orang oleh Dita ditinggalkan di mobil yang sewaktu-waktu bisa mereka panggil.

Dor

Sebuah tembakan dilesatkan oleh salah seorang anggota tim Dita yang berada di depannya. Tembakan dengan peredam tersebut benar-benar ampuh untuk tidak menarik perhatian lawan.

Dor

Bruk

Bruk

Beberapa penjaga yang berada di sebuah pintu yang mereka yakini adalah pintu masuk ke bawah tanah itu berhasil di lumpuhkan. Cctv tentu sudah dimatikan oleh Mr. Sun.

" Letnan Dita kamu hanya punya waktu 15 menit. Aku tidak bisa menahan ini lebih lama. Jika lebih dari itu pasti kita akan ketahuan."

" 15 menit? aku rasa sangat cukup. Thanks Mr. Sun. Bang Smith ayo selesaikan dengan cepat."

Smith mengangguk, dengan tetap waspada mereka berjalan menuju pintu bawah tanah. Tanpa bersusah payah mereka berhasil masuk ke dalam ruangan yang berpintu besi. Setelah itu pemindai retina mata dan sidik jari pun tak lagi berlaku.

" Ini terlihat sangat mudah. Kita harus waspada Ta."

" Kau benar bang."

Dita tentu merasa sedikit aneh. Tidak mungkin semuanya semudah ini. Mereka yang menahan pata ilmuwan ini bukan hanya sekelas gangster atau mafia. Lebih dari hal tersebut, yakni mereka memiliki kekuasaan. Tidak mungkin hanya begini saja.

" Ta, keluar dalam waktu kurang 1 menit. Sekarang!"

Suara lantang nan keras terdengar dari earphone Dita. Semua tim yang masuk ke dalam ruangan tersebut diminta Dita keluar.

" SEMUANYA KELUAAAR!!!"

Blaaaam

Sebuah ledakan berhasil mereka hindari. Tidak besar memang tapi ledakan tersebut rupanya adalah ledakan gas beracun.

" Tahan napas kalian sambil berlari keluar. Mereka tidak ada di sini rupanya."

Dita memerintahkan semua tim nya yang ada dalam ruang bahwa tanah itu untuk keluar. Rupanya di sana dipasang sebuah jebakan yang terkoneksi dengan pendeteksi panas tubuh. Jika bukan orang yang biasanya masuk maka bom akan aktif lalu meledak. Dita tentu tidak terkejut dengan hal tersebut. Bagaimanapun ini bukanlah milik organisasi biasa, mereka pasti menempatkan sesuatu yang istimewa untuk menjaga tempa mereka.

" lalu, apakah kita akan kembali masuk Ta," tanya Smith dengan wajah yang sedikit pucat karena menahan nafas agar tidak menghirup gas beracun.

" Sepertinya ini bukan satu-satu nya lokasi deh. Sebentar sebaiknya kita menormalkan nafas kita dulu. Aku akan menghubungi mama."

Dita mengambil ponselnya dan menghubungi sang mama. Tapi rupanya sang mama sudah menghubunginya terlebih dahulu. Silvya menanyakan kondisi Dita dan Smith beserta tim nya.

" Kami oke mah, bagaimana apakah lokasi yang sebenarnya ada di tempat itu juga atau di tempat lain. Sialan, hanya itu informasi yang ku dapat."

" Masih satu tempat itu juga sayang, Lokasinya hanya beberapa meter dari tempat tadi. Rupanya itu adalah ruangan kosong yang sudah tidak terpakai, namun jebakan yang ada di dalam nya masih aktif."

Dita mengangguk mengerti, ia pun mengatakan kepada tim nya untuk kembali bersiap masuk. Lokasi sudah dikirimkan oleh sang mama, dan juga semua sudah kembali diperiksa oleh Mr. Sun. Tidak ada lagi jebakan atau rintangan. Hanya saja di sana begitu banyak terdapat penjaga, mungkin mereka benar-benar akan berduel di depan ruangan

" Baiklah mari kita kembali masuk ke dalam. Lokasi sudah aku share. Semua harus hati-hati."

Dita memberi perintah, semua pun kembali ke posisi dan mulai masuk ke dalam gedung. Apa yang terjadi pada mereka tadi mungkin belum disadari oleh si tuan rumah, mereka benar-benar harus lebih hati-hati dan jeli saat ini. Namun baru beberapa langkah suara tembakan terdengar. mereka pun terkejut terkejut saat melihat ke belakang.

Dor

Dor

" Arrrgghhh!"

TBC

Terpopuler

Comments

Miss Typo

Miss Typo

jangan sampai Dita atau Smith yg terkena tembakan

2024-02-20

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

siapa yg kena tembak 🤔🤔🤔

2023-12-02

0

nandayue

nandayue

jebakan

2023-07-04

1

lihat semua
Episodes
1 STCL 01. Rasa Terpendam
2 STCL 02. Sangat Jauh
3 STCL 03. Orang Asing
4 STCL 04. Terimakasih Ma
5 STCL 05. Cantik dan Gagah
6 STCL 06. Pilihan Hati
7 STCL 7. Mundur Alon-Alon
8 STCL 8. Pulang
9 STCL 9. Bocah Labil
10 STCL 10. Berasa Ditodong
11 STCL 11. Neraka Dunia
12 STCL 12. Sebenarnya Absurd
13 STCL 13. Kok Jadi Kepo
14 STCL 14. Real Beban Keluarga
15 STCL 15. Panggilan Tengah Malam
16 STCL 16. Saya Sangat Yakin
17 STCL 17. Bagaimana Kabarmu?
18 STCL 18. Letnan, Tunggu!!!
19 STCL 19. Siapa Dia?
20 STCL 20. Pasti Tidak Mudah
21 STCL 21. Mission complete
22 STCL 22. Ada Konspirasi Lain?
23 STCL 23. Tatapan Mata
24 STCL 24. Semoga Hanya Kebetulan
25 STCL 25. Jangan Ada Apa-Apa
26 STCL 26. Apa Ini Selingkuh?
27 STCL 27. Berperang Mendapatkanmu
28 STCL 28. I Got You
29 STCL 29. Jangan Macam-Macam
30 STCL 30. Pemuda Yang Baik
31 STCL 31. Suara Langkah Kaki
32 STCL 32. Beruntung dan Tidak Beruntung
33 CTCL 33. Harus Terima Akibatnya
34 STCL 34. In Action
35 STCL 35. Mencintai Anda
36 STCL 36. Celaka Membawa Berkah
37 STCL 37. Ayo Menikah!
38 STCL 38. Wellcome Mr. Robertho
39 STCL 39. Pilihan Sulit
40 STCL 40. Meminta Menjadi Istri
41 STCL 41. Aku Yang Keluar
42 STCL 42. Cerita Lalu
43 STCL 43. Tidak Akan Melepasmu
44 STCL 44. Bagian Dari Strategi
45 STCL 45. Akan Ku Balas
46 STCL 46. Sendiri Lagi
47 STCL 47. Gagalnya Indra
48 STCL 48. Drama Sesungguhnya
49 STCL 49. Permintaan Queen
50 STCL 50. Kepergian
51 STCL 51. Tidak Ada Yang Namanya Selesai Untuk Tugas Negara (END)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
STCL 01. Rasa Terpendam
2
STCL 02. Sangat Jauh
3
STCL 03. Orang Asing
4
STCL 04. Terimakasih Ma
5
STCL 05. Cantik dan Gagah
6
STCL 06. Pilihan Hati
7
STCL 7. Mundur Alon-Alon
8
STCL 8. Pulang
9
STCL 9. Bocah Labil
10
STCL 10. Berasa Ditodong
11
STCL 11. Neraka Dunia
12
STCL 12. Sebenarnya Absurd
13
STCL 13. Kok Jadi Kepo
14
STCL 14. Real Beban Keluarga
15
STCL 15. Panggilan Tengah Malam
16
STCL 16. Saya Sangat Yakin
17
STCL 17. Bagaimana Kabarmu?
18
STCL 18. Letnan, Tunggu!!!
19
STCL 19. Siapa Dia?
20
STCL 20. Pasti Tidak Mudah
21
STCL 21. Mission complete
22
STCL 22. Ada Konspirasi Lain?
23
STCL 23. Tatapan Mata
24
STCL 24. Semoga Hanya Kebetulan
25
STCL 25. Jangan Ada Apa-Apa
26
STCL 26. Apa Ini Selingkuh?
27
STCL 27. Berperang Mendapatkanmu
28
STCL 28. I Got You
29
STCL 29. Jangan Macam-Macam
30
STCL 30. Pemuda Yang Baik
31
STCL 31. Suara Langkah Kaki
32
STCL 32. Beruntung dan Tidak Beruntung
33
CTCL 33. Harus Terima Akibatnya
34
STCL 34. In Action
35
STCL 35. Mencintai Anda
36
STCL 36. Celaka Membawa Berkah
37
STCL 37. Ayo Menikah!
38
STCL 38. Wellcome Mr. Robertho
39
STCL 39. Pilihan Sulit
40
STCL 40. Meminta Menjadi Istri
41
STCL 41. Aku Yang Keluar
42
STCL 42. Cerita Lalu
43
STCL 43. Tidak Akan Melepasmu
44
STCL 44. Bagian Dari Strategi
45
STCL 45. Akan Ku Balas
46
STCL 46. Sendiri Lagi
47
STCL 47. Gagalnya Indra
48
STCL 48. Drama Sesungguhnya
49
STCL 49. Permintaan Queen
50
STCL 50. Kepergian
51
STCL 51. Tidak Ada Yang Namanya Selesai Untuk Tugas Negara (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!