STCL 16. Saya Sangat Yakin

Alsaki dan Ady menunggu di luar ruangan dengan sangat penasaran. Bagaimana tidak, sudah sekitar satu jam Dita berada di dalam dan belum ada tanda-tanda keluar. Baik Al maupun Ady merasa tidak tidak tenang. Keduanya berjalan kesana-kemari untuk mengurangi rasa itu.

" Siap Laksanakan!"

Suara Dita menggema, dan bisa di dengar oleh Al maupun Ady. Suara pintu di buka oleh Dita dan kedua pria tersebut langsung menghampiri sang Letnan.

" Bagaimana?"

" Kemana?"

Dua pertanyaan berbeda disampaikan oleh Al dan Ady secara bersamaan, namun sepertinya Dita belum mau menjawabnya. Gadis itu tersenyum lalu mengajak mereka berdua untuk kembali pulang terlebih dulu.

Al paham, nampaknya ini bukan sesuatu yang mudah. Maka dari itu Al memilih diam dan menuruti apa yang Dita inginkan. Sedangkan Ady, dia juga tidak banyak bicara. Dia pun hanya bisa menunggu letnan mereka untuk menjelaskan.

" Ini adalah sesuatu yang sedikit berbeda dari misi sebelumnya. Misi kali ini kalian harus pergi tanpa menggunakan identitas kalian. Ada satu hal yang harus ku sampaikan, jika kalian berhasil melaksanakan ini maka kalian semua akan mendapatkan balasan yang sesuai, tapi jika kalian gagal maka kalain hanya akan dinyatakan gugur bukan karena sebuah tugas tapi karena sebuah penyakit."

Kata-kata atasan Dita terngiang sepanjang perjalanan dari mabes ke rumah Al. Perintah misi itu adalah misi bayangan, dimana tidak terdapat dalam job desk mereka. Misi ini adalah misi sukarela atau bantuan. Beresiko dan tanpa pernah akan diketahui oleh siapapun juga meskipun mereka berhasil.

" Bang, antarkan aku ke rumah ya."

" Ya Ta."

Alsaki benar-benar tidak bertanya apapun. Melihat raut wajah Dita yang semakin gelisah pria itu hanya menebak-nebak saja. Sekitar 30 menit, mobil Alsaki sampai di depan rumah Dita. Gadis itu tersenyum ke arah Alsaki dan Adyaksa dan melenggang ke dalam pekarangan rumah lalu masuk ke dalam.

" Sebenanrnya ada apa Al?"

" Entahlah Ad, kita tunggu saja. Tapi jika aku tidak saah ini pasti sesuatu yang sedikit lain dari biasanya."

" Misi rahasia? Bukannya kita sering mendapatkan itu."

" Kau benar, tapi ini mungkin sedikit lain"

Alsaki kembali melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah. Ia yakin Brahma dan Eka pasti mencari mereka. Pasalanya tadi kedua orang itu tidak tahu jika ketiga orang lainnya pergi dari rumah.

" Bang, mereka kemana sih kok tiba-tiba hilang." Eka yang terkejut mendapati rumah sangat sepi langsung membangunkan Brahma. Pemuda itu terbangun sangat ingin buang air kecil. Ia lantas mencari keberadaan ketiga rekannya namun tidak ada juga.

" Mungkin keluar membeli sesuatu, atau?"

Belum selesai Brahma dengan ucapannya, suara mobil Alsaki terdengar berhenti di depan rumah. Eka dan Brahma pun langsung berlari keluar bertanya apa yang terjadi. Kedua orang itu juga menanyakan keberadaan Dita.

" Tadi tiba-tiba dapat panggilan dari atasan, kita bertiga langsung ke sana. Tapi Dita tidak mengatakan apapun dan sekarang dia pulang ke rumahnya."

Alsaki menjelaskan dengan singkat. baik Eka mupun Brahma tentu tidak langsung paham dengan apa yang dikatakan Alsaki hingga Adyaksa menambhakan.

" Oke kita biarkan saja dulu. Pasti dia sedang berpikir, apapun yang akan jadi keputsan Dita kita hargai. Ingat dia puya tanggung jawab yang lebih besar dari hanya sekedar seorang ketua Tim Bravo dan seorang Letnan."

Kata-kata Brahma selalu bisa membuat mereka berpikir jernih. Tidak dipungkiri memang, usia Brahma yang paling tua diantara mereka membuat pola pikir Brahma juga sangat dewasa. Hal itu tentu bisa menenangkan mereka yang saat ini sedang kalut dengan tugas apa yang sebenarnya diterima oleh sang letnan.

*

*

*

tok tok tok

" Ma ... "

Sesampainya di dalam rumah, Dita langsung meuju ke kamar kedua orang tuanya. Ia mengetuk pintu kamar mama dan papa nya. Dita merasa hal ini perlu dibicarakan kepada kedua mama nya. Ia yakin mama nya punya solusi yang baik.

Tap tap tap

Ceklek

" Hei sayang, baru pulang. Mama pikir mau nginep bersama anggota mu. Ada apa hmm?"

Silvya sedikit mengerutkan kedua alisnya melihat raut wajah sang putri yang tidak biasa tersebut. Ia lalu membawa putrinya masuk ke dalam kamar. Di dalam Dika juga langsung terbangun dan menyalakan lampu kamar. Kedua orang itu saat ini masih diam,menunggu putri bungsu mereka bercerita.

" Dita cuma punya waktu sampai besok jam 7 untuk membuat keputusan. Tapi Dita nggak mau membawa mereka dalam misi kali ini. Misi ini misi abu-abu yang sebenarnya tidak ada juknis nya juga."

Silvya kini paham apa yang menjadi kegelisahan sang putri. Pun dengan Dita. Keduanya saling pandang dan tersenyum. Bagi Silvya ini pasti akan mudah. Ia masih memiliki anggota militan tentunya. Jangan lupakan Arduino, uncle nya Dita itu juga masih kokoh berdiri.

" Mau membawa anggota Wild Eagle dan Black Wolf?" tawar Silvyua yang ditanggapi tatapan tanya dari Dita.

Silvya lalu mengajak purinya keluar kamar dan disusul oleh Dika. Mereka duduk di dapur dengan Silvya membuat teh panas untuk semua orang yang ada di sana.

" Maksud mama bagaimana, aku masih nggak paham."

Silvya tersenyum, ia menyeruput teh panasnya itu terlebih dahulu sebelum memberi penjelasan kepada sang putri. Di sini Dika hanya akan jadi pendengar yang baik karena hal tersebut bukan lah bidangnya.

" Apa Dita lupa kalau mama memiliki Wild Eagle dan Uncel Ar memiliki Balck Wolf? Meskipun organisaisi kami itu tidak lagi bergerak dalam bidang yang lama tetapi kami sampai saat ini masih eksis dan anggota kami semakin bertambah. Wild Eagle dengan jasa penyedia kemanan dan Black Wolf sebagai jasa perlindugan hukum atau pengacara."

Dita tentu ingat jika dua nama yang dikatakan oleh mama nya tersebut adalah mantan klan mafia. Tapi Dita tidak percaya hingga saat ini keduanya masih aktif. Meskipun dengan bidang pekerjaan yang berbeda tapi ternyata bidang tersebut merambah ke dunia internasional.

" Jadi malksud mama?"

" Maksud mama, tidak masalah jika kamu pergi sendiri dan meninggalkan anggota mu karena kamu khawatir mengenai tugas ini. Di sini atasanmu tidak mempermasalahkan cara mu untuk menyelesaikan misi kan? nah mama akan bantu dengan mengirimkan orang-orang mama untuk bersama mu menyelesaikan misi tersebut, dan juga orang-orang Uncle Ar tentunya."

Dita kini akhirnya paham maksud sang mama. Ia seperti mendapatkan durian runtuh saat ini, meskipun Dita tidak suka durian. Tapi perumpamaan tersebutlah yang pas mewakili apa yang saat ini ia rasakan.

" Beritahu kepada atasanmu kamu menerima misi ini sendiri, setelah itu jelaskan pada mama dan Uncel Ar seperti apa situasinya. Mama juga akan meminta tolong kepada Mr. Sun untuk membantu mencari tahu mengenai kondisinya."

Dita mengangguk, ia mengambil ponselnya dan langsung menghubungi sang atasannya

" Malam pak, saya menerima misi tersebut sendiri. Saya tidak akan membawa tim saya."

" Apa kau yakin Dita?"

" Ya, saya sangat yakin."

TBC

Terpopuler

Comments

Miss Typo

Miss Typo

semangat Dita pasti akan dgn anggota mama mu juga anggota uncle mu

2024-02-20

1

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

pasti nanti Alsaki ikut deh 😅😅trus ini misi apa ya 🤔🤔

2023-12-02

1

annisa

annisa

ga bawa tim saya, cuma bawa semua kekuatan keluarga saya , gitu ya Dit

2023-10-26

0

lihat semua
Episodes
1 STCL 01. Rasa Terpendam
2 STCL 02. Sangat Jauh
3 STCL 03. Orang Asing
4 STCL 04. Terimakasih Ma
5 STCL 05. Cantik dan Gagah
6 STCL 06. Pilihan Hati
7 STCL 7. Mundur Alon-Alon
8 STCL 8. Pulang
9 STCL 9. Bocah Labil
10 STCL 10. Berasa Ditodong
11 STCL 11. Neraka Dunia
12 STCL 12. Sebenarnya Absurd
13 STCL 13. Kok Jadi Kepo
14 STCL 14. Real Beban Keluarga
15 STCL 15. Panggilan Tengah Malam
16 STCL 16. Saya Sangat Yakin
17 STCL 17. Bagaimana Kabarmu?
18 STCL 18. Letnan, Tunggu!!!
19 STCL 19. Siapa Dia?
20 STCL 20. Pasti Tidak Mudah
21 STCL 21. Mission complete
22 STCL 22. Ada Konspirasi Lain?
23 STCL 23. Tatapan Mata
24 STCL 24. Semoga Hanya Kebetulan
25 STCL 25. Jangan Ada Apa-Apa
26 STCL 26. Apa Ini Selingkuh?
27 STCL 27. Berperang Mendapatkanmu
28 STCL 28. I Got You
29 STCL 29. Jangan Macam-Macam
30 STCL 30. Pemuda Yang Baik
31 STCL 31. Suara Langkah Kaki
32 STCL 32. Beruntung dan Tidak Beruntung
33 CTCL 33. Harus Terima Akibatnya
34 STCL 34. In Action
35 STCL 35. Mencintai Anda
36 STCL 36. Celaka Membawa Berkah
37 STCL 37. Ayo Menikah!
38 STCL 38. Wellcome Mr. Robertho
39 STCL 39. Pilihan Sulit
40 STCL 40. Meminta Menjadi Istri
41 STCL 41. Aku Yang Keluar
42 STCL 42. Cerita Lalu
43 STCL 43. Tidak Akan Melepasmu
44 STCL 44. Bagian Dari Strategi
45 STCL 45. Akan Ku Balas
46 STCL 46. Sendiri Lagi
47 STCL 47. Gagalnya Indra
48 STCL 48. Drama Sesungguhnya
49 STCL 49. Permintaan Queen
50 STCL 50. Kepergian
51 STCL 51. Tidak Ada Yang Namanya Selesai Untuk Tugas Negara (END)
Episodes

Updated 51 Episodes

1
STCL 01. Rasa Terpendam
2
STCL 02. Sangat Jauh
3
STCL 03. Orang Asing
4
STCL 04. Terimakasih Ma
5
STCL 05. Cantik dan Gagah
6
STCL 06. Pilihan Hati
7
STCL 7. Mundur Alon-Alon
8
STCL 8. Pulang
9
STCL 9. Bocah Labil
10
STCL 10. Berasa Ditodong
11
STCL 11. Neraka Dunia
12
STCL 12. Sebenarnya Absurd
13
STCL 13. Kok Jadi Kepo
14
STCL 14. Real Beban Keluarga
15
STCL 15. Panggilan Tengah Malam
16
STCL 16. Saya Sangat Yakin
17
STCL 17. Bagaimana Kabarmu?
18
STCL 18. Letnan, Tunggu!!!
19
STCL 19. Siapa Dia?
20
STCL 20. Pasti Tidak Mudah
21
STCL 21. Mission complete
22
STCL 22. Ada Konspirasi Lain?
23
STCL 23. Tatapan Mata
24
STCL 24. Semoga Hanya Kebetulan
25
STCL 25. Jangan Ada Apa-Apa
26
STCL 26. Apa Ini Selingkuh?
27
STCL 27. Berperang Mendapatkanmu
28
STCL 28. I Got You
29
STCL 29. Jangan Macam-Macam
30
STCL 30. Pemuda Yang Baik
31
STCL 31. Suara Langkah Kaki
32
STCL 32. Beruntung dan Tidak Beruntung
33
CTCL 33. Harus Terima Akibatnya
34
STCL 34. In Action
35
STCL 35. Mencintai Anda
36
STCL 36. Celaka Membawa Berkah
37
STCL 37. Ayo Menikah!
38
STCL 38. Wellcome Mr. Robertho
39
STCL 39. Pilihan Sulit
40
STCL 40. Meminta Menjadi Istri
41
STCL 41. Aku Yang Keluar
42
STCL 42. Cerita Lalu
43
STCL 43. Tidak Akan Melepasmu
44
STCL 44. Bagian Dari Strategi
45
STCL 45. Akan Ku Balas
46
STCL 46. Sendiri Lagi
47
STCL 47. Gagalnya Indra
48
STCL 48. Drama Sesungguhnya
49
STCL 49. Permintaan Queen
50
STCL 50. Kepergian
51
STCL 51. Tidak Ada Yang Namanya Selesai Untuk Tugas Negara (END)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!