Bab 20 - Dupa harum

Qing 'Er mendengus pelan, kemudian berdiri dan menatap Yuan Shi dengan wajah yang acuh tak acuh. Wanita itu melipat tangannya di dada sembari berdiri di samping kaisar, sedangkan Yuan Shi memperhatikan Qing 'Er di sampingnya dengan tatapan yang sendu.

Keduanya berdiam diri tanpa suara, Qing 'Er juga memutuskan untuk diam dan tidak menjawab pertanyaan Yuan Shi sebelumnya. Rasa yang berkecamuk masih meliputi relung hatinya, perasaan menyesal dan bersalah atas hilangnya pengendalian diri membuat dia kesal terhadap dirinya sendiri. Qing 'Er menoleh ke arah Yuan Shi, masih dengan tangan terlipat di depan dadanya yang membusung serta satu kaki ia biarkan agak maju untuk menopang bobot tubuhnya.

"Kenapa setelah sampai di sini kamu menjadi begitu angkuh dan dingin? Sungguh berbeda dari orang yang begitu menggairahkan di dalam kereta." Yuan Shi menoleh ke arah Qing 'Er kemudian merangkulkan tangannya ke pinggang wanita itu.

Su Mian tahu, bahwa pemilik asli tubuh tidak pernah menyukai berada di dekat Yuan Shi. Namun misi yang mengharuskan ia melakukannya membuat posisinya menjadi serba salah. Di satu sisi, dia tidak ingin peduli tentang perasaan siapapun dan bagaimana tanggapannya. Su Mian hanya ingin menyelesaikan segala misinya dengan cepat dan tepat, sehingga ia bisa kembali ke masa depan dengan segera. Namun, mengabaikan perasaan pemilik tubuh juga menyiksanya. Bagaimanapun segala tindakannya kini bertolak belakang dengan keinginan sang pemilik tubuh.

"Bersiaplah, malam ini akan ada pesta penyambutan untuk kita. Berdandanlah dengan menawan dan jadilah pusat perhatian, kamu pantas mendapatkannya." Yuan Shi menepuk tangannya tiga kali, kemudian para pelayan Beiming membawakan sejumlah hadiah terbaik untuk dikenakan Qing 'Er di pesta nanti malam.

Qing 'Er hanya menatap beberapa barang itu dengan datar, kemudian tersenyum halus ke arah Yuan Shi. "Terimakasih atas perhatian kaisar!"

"Kalau begitu aku akan pergi karena masih ada hal yang harus kulakukan lagi," ucap Yuan Shi.

"Baiklah," jawab Qing 'Er dengan anggukan. Setelah Yuan Shi pergi Qing 'Er menghela napas panjang kemudian duduk di tempat tidur. Pelayan Chun yang mengerti raut wajah majikannya datang menghampiri dan mencoba menghibur wanita ini.

"Yang Mulia, hadiah yang diberikan kaisar sangat banyak dan berharga. Apa kamu tidak ingin mencobanya?" tanya Pelayan Chun.

Qing 'Er menggeleng dengan malas. "Lain kali saja, aku merasa tidak enak badan."

"Apa yang mulia sedang sakit? Lalu bagaimana dengan acara malam ini?" tanya Pelayan Chun.

"Apa kamu ingin aku memaksakan diri untuk datang? Aku tidak akan kesana, dan perihal di dalam kereta kuda apa kamu mendengar sesuatu yang aneh?" tanya Qing 'Er dengan ragu.

"Uh--, itu tentu saja tidak Yang Mulia!" jawab Pelayan Chun berbohong. "Apa ada hal yang mengganggu Yang Mulia Ratu?" lanjutnya.

Qing 'Er menggeleng kemudian memberi isyarat pada pelayannya untuk pergi meninggalkannya seorang diri. Tidak berselang lama, Nemo sang sistem menemani Qing 'Er duduk di sampingnya. "Berhentilah mengkhawatirkan orang lain, tugasmu hanya menyelesaikan misi dan setelahnya kita kembali ke masa depan."

"Aku tahu, tapi bukankah terlalu jahat menggunakan tubuh ini untuk kepentingan pribadi?" Qing 'Er mendengus pelan kemudian menyandarkan tubuhnya di tiang tempat tidur.

Nemo tidak menjawab kekhawatiran dari sang nona karena ia tidak tahu pasti bagaimana perasaan Su Mian. Menjalankan misi tanpa memikirkan keinginan pemilik tubuh memang di luar rencana mereka dan entah apakah ini semua bertujuan agar mereka kembali ke masa depan atau ada alasan besar lain di dalamnya, hanya sistem pusatlah yang tahu.

"Nona fokus saja pada misi kita untuk saat ini, setelah mencapai keberhasilan misi dan kembali ke masa depan bagaimanapun pemilik asli tubuh akan bereaksi itu sudah di luar tugas kita, sekalipun dia meninggalkan istana dan juga kaisar itu bukan lagi hak kita untuk ikut campur yang terpenting kita pulang dengan selamat ke masa depan." Nemo meyakinkan Su Mian yang kini menatapnya.

Su Mian mengelus lembut makhluk kecil itu kemudian tersenyum. "Kamu benar, mari selesaikan misi kita dengan cepat!"

Di sisi lain, Wu Zetian sedang menyusun rencana jahat untuk menjebak Qing 'Er. Terlebih Pelayan Chun sudah memberi kabar pada kaisar bahwa Qing 'Er tidak dapat datang ke acara penyambutan dikarenakan sakit. Yuan Shi meminta Raja Beiming untuk membawakan tabib terbaik istana, kebetulan sekali Pangeran Beiming adalah seorang ahli pengobatan yang paling dipercayai masyarakat Beiming sehingga pria itulah yang nanti akan memeriksa keadaan Qing 'Er.

Wu Zetian meminta seorang pelayan bayaran untuk menaruh sebuah dupa harum yang dapat merangsang tubuh ke kamar Qing 'Er. Saat Liu Qing terlelap dan istirahat, dupa harum itu digeletakan ke dalam kamar di bagian paling tersembunyi di sana.

Qing 'Er yang sedang tertidur sudah lebih dulu menyiapkan beberapa botol berisi air panas untuk membuat suhu tubuhnya naik dan ia sembunyikan di balik selimut tebal yang kini ia pakai. Agar saat Yuan Shi datang menemuinya, ia benar-benar terlihat seperti orang sakit.

Benar saja, tidak berselang lama Yuan Shi kembali dan menemui Qing 'Er untuk melihat keadaanya yang kini sedang terbaring di tempat tidur. Yuan Shi duduk di samping Qing 'Er kemudian meraih tangan wanita itu. "Baru saja kutinggal pergi sebentar sudah sakit begini, beristirahatlah dengan nyaman. Aku harus menghadiri acara yang dibuat meriah untuk kita, tabib terbaik akan segera datang memeriksamu."

Tatapan sendu Yuan Shi mengeluarkan aura lembut dan nyaman, Qing 'Er membuka sedikit kelopak matanya dan melihat Yuan Shi yang kini hendak mengecup keningnya. Qing 'Er menelan ludahnya sendiri ketika melihat leher jenjang pria itu, ia memejamkan matanya kuat dan berusaha tidak bergerak sedikitpun.

Setelah Yuan Shi pergi, Qing 'Er langsung merubah posisinya menjadi duduk dan bersandar ke tempat tidur. "Ah panas sekali," katanya sembari menyibakkan tangannya beberapa kali.

Tidak lama suara pintu terbuka lagi, kali ini yang datang adalah Pangeran Beiming, Yun Shan dengan membawakan ramuan obat yang telah ia buat sebelumnya kemudian mendekat ke arah Permaisuri Qing 'Er. Pria itu duduk di depan Liu Qing dan menatapnya kemudian memberi hormat. "Salam Yang Mulia Ratu, mungkin anda mengalami mabuk perjalanan sehingga jatuh sakit secara tiba-tiba seperti ini. Apa boleh kuperiksa?"

Qing 'Er mengangguk, kemudian Yun Shan meletakkan telapak tangannya ke arah dahi Qing 'Er yang masih panas akibat botol air sebelumnya. " Yang Mulia demam," ucapnya mengikuti sandiwara Qing 'Er.

Sebagai ahli pengobatan terbaik di Beiming tentu trik kecil ini tidak dapat membohonginya. Yun Shan masih dengan sabar mengikuti permainan Qing 'Er karena ia ingin tahu tujuan dari semua ini. Tidak lama Yun Shan merasa menghirup sesuatu yang asing dari dalam ruangan.

"Yang Mulia, tolong tutup pernapasanmu dengan ini!" Yun Shan memberikan sehelai kain ke arah Qing 'Er dengan panik sembari berjalan mencari aroma yang mengganggunya.

Yun Shan berjalan ke arah pojokan ruangan, tepat sekali di balik sekat peta Beiming terdapat satu dupa yang sudah dicampur racun perangsang tubuh. Pria yang kebal racun itupun kemudian menyingkirkannya dengan segera.

Terpopuler

Comments

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus Semangat

2023-08-18

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Terjebak di Dinasti Xia
2 Bab 2 - Mendapat ingatan pemilik asli
3 Bab 3 - Pulang ke rumah
4 Bab 4 - Pasar Tradisional
5 Bab 5 - Kecurigaan Yuan Shi
6 Bab 6 - Mata-mata
7 Bab 7 - Persiapan acara
8 Bab 8 - Mengelilingi istana utama
9 Bab 9 - Ancaman Ibu Suri
10 Bab 10 - Menikmati kembang api
11 Bab 11 - Rumah Hiburan
12 Bab 12 - Perjanjian Suami Istri
13 Bab 13 - Istana Dingin
14 Bab 14 - Restoran baru
15 Bab 15 - Eksperimen gagal
16 Bab 16 - Pembunuh bayaran
17 Bab 17 - Perjalanan ke Beiming
18 Bab 18 - Bola bubuk mesiu
19 Bab 19 - Kerajaan Beiming
20 Bab 20 - Dupa harum
21 Bab 21 - Senjata makan tuan
22 Bab 22 - Garis antara bumi dan surga
23 Bab 23 - Perbukitan Beiming
24 Bab 24 - Utusan Dewa
25 Bab 25 - Tenda kaisar
26 Bab 26 - Pulang
27 Bab 27 - Pengasingan Barat
28 Bab 28 - Rumor ahli sihir
29 Bab 29 - Jebakan Ibu Suri
30 Bab 30 - Kolam Pemandian
31 Bab 31 - Kutukan langit
32 Bab 32 - Paviliun baru
33 Bab 33 - Kilas balik
34 Bab 34 - Kepergian Su Mian
35 Bab 35 - Berkhianat
36 Bab 36 - Istana yang kacau
37 Bab 37 - Perpisahan
38 Bab 38 - Kematian Ji
39 Bab 39 - Malam bersama Tian 'Er
40 Bab 40 - Jebakan
41 Bab 41 - Pewaris Takhta
42 Bab 42 - Kabar baik
43 Bab 43 - Kekecewaan rakyat
44 Bab 44 - Suku Huo
45 Bab 45 - Perjalanan menuju penjara usang 1
46 Bab 46 - Perjalanan menuju penjara usang 2
47 Bab 47 - Pertolongan tak terduga
48 Bab 48 - Pertemuan kembali
49 Bab 49 - Pernyataan cinta
50 Bab 50 - Malam bersama
51 Bab 51 - Penginapan
52 Bab 52 - Tidak ada tempat aman
53 Bab 53 - Kediaman Jenderal Ye
54 Bab 54 - Lukisan
55 Bab 55 - H-4 Penobatan
56 Bab 56 - Perjalanan kembali
57 Bab 57 - H-3 Penobatan
58 Bab 58 - H-2 Penobatan
59 Bab 59 - Istana Yuanqing
60 Bab 60 - Akhir peperangan
61 Bab 61 - Permaisuri
62 Bab 62 - Hari bahagia
63 Bab 63 - Kepergian Yuan Shi
64 Bab 64 - Akademi Yuanqing
65 Bab 65 - Kelahiran Pewaris Takhta
66 Bab 66 - Rumor Panas
67 Bab 67 - Selir Murong
68 Bab 68 - Perayaan besar
69 Bab 69 - Aula leluhur
70 Bab 70 - Menonaktifkan sistem
71 Bab 71 - Ruang Kaisar
72 Bab 72 - Hadiah Istimewa
73 Bab 73 - Pergi dalam dekapanmu
74 Bab 74 - Tahun-tahun di Xia
75 Bab 75 - Su Mian
76 Bab 76 - Sang Putri Mahkota
77 Bab 77 - Peninggalan Sejarah
78 Bab 78 - Aku ingat
79 Bab 79 - Side story of Su Mian Xi Yuan
80 Bab 80 - Epilog
81 PROMOSI NOVEL
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 1 - Terjebak di Dinasti Xia
2
Bab 2 - Mendapat ingatan pemilik asli
3
Bab 3 - Pulang ke rumah
4
Bab 4 - Pasar Tradisional
5
Bab 5 - Kecurigaan Yuan Shi
6
Bab 6 - Mata-mata
7
Bab 7 - Persiapan acara
8
Bab 8 - Mengelilingi istana utama
9
Bab 9 - Ancaman Ibu Suri
10
Bab 10 - Menikmati kembang api
11
Bab 11 - Rumah Hiburan
12
Bab 12 - Perjanjian Suami Istri
13
Bab 13 - Istana Dingin
14
Bab 14 - Restoran baru
15
Bab 15 - Eksperimen gagal
16
Bab 16 - Pembunuh bayaran
17
Bab 17 - Perjalanan ke Beiming
18
Bab 18 - Bola bubuk mesiu
19
Bab 19 - Kerajaan Beiming
20
Bab 20 - Dupa harum
21
Bab 21 - Senjata makan tuan
22
Bab 22 - Garis antara bumi dan surga
23
Bab 23 - Perbukitan Beiming
24
Bab 24 - Utusan Dewa
25
Bab 25 - Tenda kaisar
26
Bab 26 - Pulang
27
Bab 27 - Pengasingan Barat
28
Bab 28 - Rumor ahli sihir
29
Bab 29 - Jebakan Ibu Suri
30
Bab 30 - Kolam Pemandian
31
Bab 31 - Kutukan langit
32
Bab 32 - Paviliun baru
33
Bab 33 - Kilas balik
34
Bab 34 - Kepergian Su Mian
35
Bab 35 - Berkhianat
36
Bab 36 - Istana yang kacau
37
Bab 37 - Perpisahan
38
Bab 38 - Kematian Ji
39
Bab 39 - Malam bersama Tian 'Er
40
Bab 40 - Jebakan
41
Bab 41 - Pewaris Takhta
42
Bab 42 - Kabar baik
43
Bab 43 - Kekecewaan rakyat
44
Bab 44 - Suku Huo
45
Bab 45 - Perjalanan menuju penjara usang 1
46
Bab 46 - Perjalanan menuju penjara usang 2
47
Bab 47 - Pertolongan tak terduga
48
Bab 48 - Pertemuan kembali
49
Bab 49 - Pernyataan cinta
50
Bab 50 - Malam bersama
51
Bab 51 - Penginapan
52
Bab 52 - Tidak ada tempat aman
53
Bab 53 - Kediaman Jenderal Ye
54
Bab 54 - Lukisan
55
Bab 55 - H-4 Penobatan
56
Bab 56 - Perjalanan kembali
57
Bab 57 - H-3 Penobatan
58
Bab 58 - H-2 Penobatan
59
Bab 59 - Istana Yuanqing
60
Bab 60 - Akhir peperangan
61
Bab 61 - Permaisuri
62
Bab 62 - Hari bahagia
63
Bab 63 - Kepergian Yuan Shi
64
Bab 64 - Akademi Yuanqing
65
Bab 65 - Kelahiran Pewaris Takhta
66
Bab 66 - Rumor Panas
67
Bab 67 - Selir Murong
68
Bab 68 - Perayaan besar
69
Bab 69 - Aula leluhur
70
Bab 70 - Menonaktifkan sistem
71
Bab 71 - Ruang Kaisar
72
Bab 72 - Hadiah Istimewa
73
Bab 73 - Pergi dalam dekapanmu
74
Bab 74 - Tahun-tahun di Xia
75
Bab 75 - Su Mian
76
Bab 76 - Sang Putri Mahkota
77
Bab 77 - Peninggalan Sejarah
78
Bab 78 - Aku ingat
79
Bab 79 - Side story of Su Mian Xi Yuan
80
Bab 80 - Epilog
81
PROMOSI NOVEL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!