Bab 7 - Persiapan acara

Angin malam yang riuh menerpa wajah keduanya, Ji membuka penutup wajahnya dan menunjukan wajah tampan dengan mata cokelat terang yang ia miliki. Tiada orang lain selain mereka berdua, semua pelayan hampir sudah tidak terlihat batang hidungnya, terlebih mereka berdua sekarang sedang berada di bagian ujung istana dingin.

"Apa yang membuat Jenderal Ji memata-mataiku?" tanya Qing 'Er.

"Maaf karena kecerobohan hamba, namun bisakah Yang Mulia tidak terlalu formal seperti biasanya padaku? Melihat Yang Mulia bersikap seperti ini membuatku merasa ada jarak di antara kita." Ji menatap ujung pedang yang masih dilayangkan Qing 'Er ke lehernya.

"Apakah Jenderal Ji memata-mataiku atas perintah kaisar? Seperti, sebelumnya?" Qing 'Er menatap Ji dengan dingin, ia masih marah sebab karena Ji dirinya jadi tidak bisa keluar istana untuk menemui keluarga pemilik asli tubuh.

"Mohon maaf Yang Mulia, hamba tidak melakukan atas perintah kaisar--" Ji berdiri di depan Qing 'Er. "Namun, berhentilah membuat jarak di antara kita Qing 'Er, semenjak kamu bangun dari kejadian itu kamu terlihat begitu berbeda, seolah aku sedang melihat sosok lain dan bukan Qing 'Er yang kukenal dulu." Ji menepis pedang milik wanita itu.

Qing 'Er menghela napas panjang, menatap pria di hadapannya dengan lemah kemudian menurunkan pedangnya yang tajam. "Aku tidak mengerti maksudmu, bersikaplah secara formal. Tidakkah kamu takut, kaisar akan mengetahui sikapmu yang lancang terhadap permaisurinya?" tanya Qing 'Er tanpa ekspresi.

"Janjimu, apakah kamu tidak ingat janjimu satu hari sebelum peristiwa kemarin?" Ji meraih tangan Qing 'Er.

Wanita itu dengan cepat melepaskan tangan Ji. "Aku tidak ingat apapun, sebaiknya jenderal segera pergi dari istana ini. Aku tidak ingin mendapat masalah dan menimbulkan rumor yang tidak menyenangkan karena jenderal datang selarut ini!"

"Kamu berubah, satu hari saja kamu sudah melanggar janji yang kita buat. Aku akan pergi jika itu kemauanmu!" Ji melompati tembok tinggi istana dingin. Meninggalkan Qing 'Er yang terpaku di bawah pohon persik yang rindang. Qing 'Er duduk sebentar di sebuah batu, pikirannya terfokus pada janji yang dimaksud oleh Jenderal Ji.

Janji yang dibuat pemilik asli tubuh dengan kekasih masa kecilnya tersebut. Qing 'Er memanggil Nemo sang sistem. "Aku butuh bantuanmu!" ucap Qing 'Er.

"Nona, aku akan bersedia membantu. Tapi, tidak bisa melakukan hal yang banyak," jawab Nemo.

"Janji apa yang dibuat oleh dua manusia ini? Mengapa aku tidak mengingat hal apapun, janji apa yang dia maksud?" Qing 'Er termenung di bawah pepohonan itu.

"Nona, sistem tidak dapat menemukan informasi yang ingin anda caritahu. Lebih baik, anda mencari tahu sendiri dengan menyelesaikan satu persatu misi dari sistem!"

"Argh sialan! Sistem tidak berguna, aku akan memukulmu!" Qing 'Er beranjak dari duduknya kemudian berniat mengejar Nemo yang kini sudah menghilang dari pandangannya. Qing 'Er menekan dahinya keras, cukup menyulitkan hidup di zaman kuno, terlebih di tubuh seorang ratu.

Qing 'Er kembali ke kamarnya, kemudian menanggalkan semua pakaiannya dan mengganti dengan pakaian baru. Qing 'Er menyadari satu hal, formasi lingkaran surga seharusnya tercipta sejak Dinasti Xia, namun yang dia lihat tidak ada satupun orang dari dinasti yang percaya tentang adanya dewa ataupun dukun, sekalipun ada sihir sangatlah terlarang bagi rakyat dinasti untuk menggunakannya secara bebas.

Kini, ia juga samar-samar melupakan sejak kapan dan bagian mana yang ia lihat mengenai formasi lingkaran surga yang ia pelajari sebelumnya. Qing 'Er menghabiskan malamnya memikirkan hal yang masih menjadi misteri dan belum bisa ia pecahkan. Qing 'Er memutuskan untuk memeriksa meridian milik tubuhnya, melakukan meditasi dan melihat energi qi di dalam tubuh yang kini ia kendalikan.

Hampir setengah jam melihat dia merasa tidak ada yang ganjal, karena pemilik asli tubuh belum mengaktifkan energi di dalamnya sehingga tidak dapat mempelajari ilmu abadi. Dinasti Xia berarti bukanlah zaman para kultivator, melainkan dunia fana yang manusianya tidak memiliki kemampuan dewa atau apapun.

Qing 'Er menyelesaikan meditasinya, kemudian memutuskan untuk tidur setelah merasa lelah. Sistem yang tiba-tiba muncul kemudian kembali membangunkan Qing 'Er, membuatnya mengerjap dan duduk dengan wajah pucat.

"Nona, ada misi baru!" seru Nemo.

"Bisakah kamu tidak mengganggu tidurku yang berharga ini?" keluh Qing 'Er.

"Besok adalah perayaan ulang tahun kekaisaran! Jadi Nona harus bisa masuk dan ikut meramaikan acara, jika nona berhasil maka akan mendapatkan poin untuk membeli barang di sistem loh. Jika menolak, poin kesempatan hidup akan dikurangi sebanyak lima belas persen!"

"Kurangi saja, aku tidak mau hidup lagi!" Qing 'Er menjatuhkan tubuhnya ke tempat tidur dan menarik selimut sampai menutupi seluruh tubuhnya.

"Nona, kamu benar-benar pecundang! Ingatlah misi kita, ini semua agar kita kembali ke masa depan!" seru Nemo lagi.

"Kenapa hanya aku yang berjuang? Kalau begitu jika aku berhasil kembali, aku akan meninggalkanmu disini!" geram Qing 'Er.

"Ha-ha, baiklah terserah padamu. Tapi sebelum itu terjadi, kamu harus merasakan hukuman dari sistem!" jawab Nemo.

Gemuruh tiba-tiba saja menggelegar dan petir terlihat begitu menyilaukan mata Qing 'Er. Seperti hukuman langit, Qing 'Er merasa ia akan mendapatkan masalah. "Baiklah, aku setuju. Tolong jelaskan misinya!"

[Misi tambahan : Membujuk kaisar agar Qing 'Er dapat menikmati perayaan istana!]

Qing 'Er mendengus pelan kemudian menggeleng, ia belum tahu bagaimana caranya membujuk seorang kaisar. Terlebih, ini adalah pengalaman pertamanya membujuk seorang pria. "Kenapa harus seperti ini, oh Tuhan?" Qing 'Er menenggelamkan wajahnya ke kasur kemudian terlelap tidur setelahnya.

Keesokan paginya, Yuan Shi sedang mempersiapkan segala hal untuk perayaan ulang tahun kekaisaran. Memeriksa segala persiapan yang sedang dilakukan oleh para pelayan, iapun dengan sengaja melewati istana dingin sembari berharap melihat permaisurinya yang cantik jelita.

Di keadaan lain, Pelayan sedang membujuk rayu Qing 'Er agar mau segera bangun dari tempat tidurnya. Qing 'Er meremas keras kain penutup tempat tidur dan menggeram kesal pada sistem yang memberikannya misi terkonyol dalam hidupnya. Qing 'Er meniup rambutnya yang menutupi setengah wajah menawannya, "Sistem kurang ajar!" ucapnya pelan.

"Nona, kaisar sering datang secara tiba-tiba akhir-akhir ini. Kuharap Nona mau segera membersihkan tubuh dan menggunakan pakaian yang cantik!" ucap pelayan pribadinya.

"Cih! Aku tidak pernah berdandan untuk seorang pria, terlebih lagi itu adalah Yuan Shi. Aku tidak mau!" geram Qing 'Er.

"Nona, ayolah! Aku memiliki beberapa pakaian yang bagus yang bisa kamu lihat!" kata sang pelayan.

Tiba-tiba, ide bagus terlintas di pikirannya. Qing 'Er menyeringai kemudian duduk dan meminta pelayan membawa beberapa pakaian yang akan ia pilih. "Bawakan semua pakaian yang kumiliki!" pintanya.

Dulu, Su Mian memiliki hobi lain dengan merancang pakaiannya sendiri. Ia lebih suka pakaian yang menonjol dan memamerkan lekuk tubuhnya yang indah. Karena hal itu selalu membuat pekerjaannya jadi lebih mudah.

Terpopuler

Comments

_cloetffny

_cloetffny

baru nyadar, kenapa manggilnya nona? bukan yang mulia?

2023-12-23

4

Syiffa Aulia

Syiffa Aulia

sistem gila

2023-09-12

1

fifid dwi ariani

fifid dwi ariani

trus sabar

2023-08-17

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Terjebak di Dinasti Xia
2 Bab 2 - Mendapat ingatan pemilik asli
3 Bab 3 - Pulang ke rumah
4 Bab 4 - Pasar Tradisional
5 Bab 5 - Kecurigaan Yuan Shi
6 Bab 6 - Mata-mata
7 Bab 7 - Persiapan acara
8 Bab 8 - Mengelilingi istana utama
9 Bab 9 - Ancaman Ibu Suri
10 Bab 10 - Menikmati kembang api
11 Bab 11 - Rumah Hiburan
12 Bab 12 - Perjanjian Suami Istri
13 Bab 13 - Istana Dingin
14 Bab 14 - Restoran baru
15 Bab 15 - Eksperimen gagal
16 Bab 16 - Pembunuh bayaran
17 Bab 17 - Perjalanan ke Beiming
18 Bab 18 - Bola bubuk mesiu
19 Bab 19 - Kerajaan Beiming
20 Bab 20 - Dupa harum
21 Bab 21 - Senjata makan tuan
22 Bab 22 - Garis antara bumi dan surga
23 Bab 23 - Perbukitan Beiming
24 Bab 24 - Utusan Dewa
25 Bab 25 - Tenda kaisar
26 Bab 26 - Pulang
27 Bab 27 - Pengasingan Barat
28 Bab 28 - Rumor ahli sihir
29 Bab 29 - Jebakan Ibu Suri
30 Bab 30 - Kolam Pemandian
31 Bab 31 - Kutukan langit
32 Bab 32 - Paviliun baru
33 Bab 33 - Kilas balik
34 Bab 34 - Kepergian Su Mian
35 Bab 35 - Berkhianat
36 Bab 36 - Istana yang kacau
37 Bab 37 - Perpisahan
38 Bab 38 - Kematian Ji
39 Bab 39 - Malam bersama Tian 'Er
40 Bab 40 - Jebakan
41 Bab 41 - Pewaris Takhta
42 Bab 42 - Kabar baik
43 Bab 43 - Kekecewaan rakyat
44 Bab 44 - Suku Huo
45 Bab 45 - Perjalanan menuju penjara usang 1
46 Bab 46 - Perjalanan menuju penjara usang 2
47 Bab 47 - Pertolongan tak terduga
48 Bab 48 - Pertemuan kembali
49 Bab 49 - Pernyataan cinta
50 Bab 50 - Malam bersama
51 Bab 51 - Penginapan
52 Bab 52 - Tidak ada tempat aman
53 Bab 53 - Kediaman Jenderal Ye
54 Bab 54 - Lukisan
55 Bab 55 - H-4 Penobatan
56 Bab 56 - Perjalanan kembali
57 Bab 57 - H-3 Penobatan
58 Bab 58 - H-2 Penobatan
59 Bab 59 - Istana Yuanqing
60 Bab 60 - Akhir peperangan
61 Bab 61 - Permaisuri
62 Bab 62 - Hari bahagia
63 Bab 63 - Kepergian Yuan Shi
64 Bab 64 - Akademi Yuanqing
65 Bab 65 - Kelahiran Pewaris Takhta
66 Bab 66 - Rumor Panas
67 Bab 67 - Selir Murong
68 Bab 68 - Perayaan besar
69 Bab 69 - Aula leluhur
70 Bab 70 - Menonaktifkan sistem
71 Bab 71 - Ruang Kaisar
72 Bab 72 - Hadiah Istimewa
73 Bab 73 - Pergi dalam dekapanmu
74 Bab 74 - Tahun-tahun di Xia
75 Bab 75 - Su Mian
76 Bab 76 - Sang Putri Mahkota
77 Bab 77 - Peninggalan Sejarah
78 Bab 78 - Aku ingat
79 Bab 79 - Side story of Su Mian Xi Yuan
80 Bab 80 - Epilog
81 PROMOSI NOVEL
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 1 - Terjebak di Dinasti Xia
2
Bab 2 - Mendapat ingatan pemilik asli
3
Bab 3 - Pulang ke rumah
4
Bab 4 - Pasar Tradisional
5
Bab 5 - Kecurigaan Yuan Shi
6
Bab 6 - Mata-mata
7
Bab 7 - Persiapan acara
8
Bab 8 - Mengelilingi istana utama
9
Bab 9 - Ancaman Ibu Suri
10
Bab 10 - Menikmati kembang api
11
Bab 11 - Rumah Hiburan
12
Bab 12 - Perjanjian Suami Istri
13
Bab 13 - Istana Dingin
14
Bab 14 - Restoran baru
15
Bab 15 - Eksperimen gagal
16
Bab 16 - Pembunuh bayaran
17
Bab 17 - Perjalanan ke Beiming
18
Bab 18 - Bola bubuk mesiu
19
Bab 19 - Kerajaan Beiming
20
Bab 20 - Dupa harum
21
Bab 21 - Senjata makan tuan
22
Bab 22 - Garis antara bumi dan surga
23
Bab 23 - Perbukitan Beiming
24
Bab 24 - Utusan Dewa
25
Bab 25 - Tenda kaisar
26
Bab 26 - Pulang
27
Bab 27 - Pengasingan Barat
28
Bab 28 - Rumor ahli sihir
29
Bab 29 - Jebakan Ibu Suri
30
Bab 30 - Kolam Pemandian
31
Bab 31 - Kutukan langit
32
Bab 32 - Paviliun baru
33
Bab 33 - Kilas balik
34
Bab 34 - Kepergian Su Mian
35
Bab 35 - Berkhianat
36
Bab 36 - Istana yang kacau
37
Bab 37 - Perpisahan
38
Bab 38 - Kematian Ji
39
Bab 39 - Malam bersama Tian 'Er
40
Bab 40 - Jebakan
41
Bab 41 - Pewaris Takhta
42
Bab 42 - Kabar baik
43
Bab 43 - Kekecewaan rakyat
44
Bab 44 - Suku Huo
45
Bab 45 - Perjalanan menuju penjara usang 1
46
Bab 46 - Perjalanan menuju penjara usang 2
47
Bab 47 - Pertolongan tak terduga
48
Bab 48 - Pertemuan kembali
49
Bab 49 - Pernyataan cinta
50
Bab 50 - Malam bersama
51
Bab 51 - Penginapan
52
Bab 52 - Tidak ada tempat aman
53
Bab 53 - Kediaman Jenderal Ye
54
Bab 54 - Lukisan
55
Bab 55 - H-4 Penobatan
56
Bab 56 - Perjalanan kembali
57
Bab 57 - H-3 Penobatan
58
Bab 58 - H-2 Penobatan
59
Bab 59 - Istana Yuanqing
60
Bab 60 - Akhir peperangan
61
Bab 61 - Permaisuri
62
Bab 62 - Hari bahagia
63
Bab 63 - Kepergian Yuan Shi
64
Bab 64 - Akademi Yuanqing
65
Bab 65 - Kelahiran Pewaris Takhta
66
Bab 66 - Rumor Panas
67
Bab 67 - Selir Murong
68
Bab 68 - Perayaan besar
69
Bab 69 - Aula leluhur
70
Bab 70 - Menonaktifkan sistem
71
Bab 71 - Ruang Kaisar
72
Bab 72 - Hadiah Istimewa
73
Bab 73 - Pergi dalam dekapanmu
74
Bab 74 - Tahun-tahun di Xia
75
Bab 75 - Su Mian
76
Bab 76 - Sang Putri Mahkota
77
Bab 77 - Peninggalan Sejarah
78
Bab 78 - Aku ingat
79
Bab 79 - Side story of Su Mian Xi Yuan
80
Bab 80 - Epilog
81
PROMOSI NOVEL

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!