Jakarta
Kediaman Likila telah berubah total bahkan kondisi para orang-orang dikediaman Likila sudah tidak bisa disebut manusia lagi sebab mereka sudah menjadi zombie karena sudah 1 hari full mereka tidak pernah istirahat barang sedetikpun. Untuk Nyonya yang melahirkan 3 anak masih dalam kondisi pingsan sejak makan malam dan tak kunjung mendapat kabar baik dari putrinya yang sekarang entah dimana.
Bahkan Delvan dkk dan Denish dkk ikut membantu pencarian adik mereka yang baru mereka ketahui bahwa Delvan dan Denish memiliki adik perempuan.
Suasana kediaman Likila seperti tempat habis berperang padahal mereka hanya kehilangan satu orang yang selama mereka tinggal bersama tidak ada satupun yang mencarinya tapi sekarang setelah kepergiannya dan tanpa pamitan itu sudah membuat kehebohan di kediaman Likila.
Dan lebih parahnya lagi perabot di ruang tengah tak tersisa sedikit semuanya sudah menjadi remahan dilantai dan para maid mulai kelimpungan karena harus cepat-cepat membersihkan serpihan kaca yang bertebaran dilantai.
"Nona tolong kami..." Batin para pekerja dengan penuh keyakinan bahwa Nonanya bakal dengar doa mereka
Sahabat Denish✨
"Ini udah mau malam kita lebih baik pulang dan cari lagi besok." Ucap Fito
"Gue setuju. Bro kita balik ya." Sahut Dika diangguki 2 lainnya
"Makasih udah bantu gue." Ucap Denish tulus menatap ke4 sahabatnya
"Santai aja bro. Kita cabut." Ucap Fiko dan mereka ber4 pulang
"Kalian kalo mau pulang silahkan dan makasih udah mau bantu." Ucap Delvan dingin dengan wajah lelah lalu pergi ke kamar meninggalkan sahabatnya dalam diam
Mendengar itu ke3 sahabat Delvan langsung keluar saat semua pemilik rumah pergi ke kamar masing-masing dan menghiraukan kekacauan di ruang tengah, tamu dan teras.
"Mereka sangat kacau." Celetuk Baim teman Delvan
"Kalo Delvan punya adik kenapa selama ini dia gak pernah kenalin kita? Aneh gak sih?" Bingung Eza bertanya-tanya
"Mungkin mereka nggak akur?!" Tebak Vikram
"Sebenarnya kemana adik Delvan pergi. Bukannya Dia masih sekolah kan?" Ujar Baim
"Cewek, masih remaja, kabur dari rumah. Aneh gak sih menurut kalian..." Ucap Eza lagi
"Aneh aneh. Apa sih maksud lu. Dah lah gue cabut." Sahut Vikram merasa kesal dengan ucapan Eza
"Lu kok kesal sih, gue kan cuma ngomong." Ujar Eza membela diri
"Suka suka lu. Gue mau balik. Bye!"
Vikram langsung melajukan motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan kediaman Likila, sedangkan Baim dan Eza pulang bersama karena mereka datang bersama dengan menggunakan mobil Baim.
Basecamp Denis dkk ✨
"Gue mau tanya ada gak salah satu dari kalian tahu Dia?" Tanya Dika kepada adik kelasnya yang ikut bergabung bersama Denish dkk
Mereka berlima diam sejenak dan dalah satu dari mereka mengangkat tangannya.
"Saya tahu bang." Ucap dekel bernama Fatur
"Bicara." Ucap Dika dan menyuruh Fatur menceritakan tentang Dia
"Aku gak terlalu tahu tentangnya dan namanya Delkiza Adizikfa kelas 11 IPA 1. Anaknya gak begitu suka keramaian dan sering ke perpustakaan. Biasa dipanggil Kiza oleh teman kelasnya. Dan Aku gak pernah lihat Bang Denish dan Kiza disatu tempat bersama malahan mereka terlihat asing, dan juga waktu jam olahraga Bang Denis pernah berpapasan sama Kiza tapi mereka berdua seorang gak saling sapa. Itu aja sih yang aku tahu." Jelas Fatur dan langsung menegak habis air didepannya (mungkin kering sehabis cerita)
"Jadi singkatnya Dia Delkiza orangnya kalem, gak suka keramaian dan tidak banyak teman. Benar gak?" Tanya Fiko menyuarakan pendapat
"Iya, mungkin." Balas Fatur sedikit mengangguk
"Lha... Lu kok keliatan ragu sih," Ujar Dika pada Fatur
"Yaelah Bang, Aku kan adik kelasnya dan baru beberapa Minggu sekolah lagian yang aku tahu cuma itu dan itu juga cerita dari anak cewek dikelas." Jawab Fatur mendengus
"Okok... Thanks Fatur." Ucap Raka sahabat Denish
"Coba stalking sosmednya, siapa tahu ada petunjuk." Lanjut Raka dan dibalas anggukan oleh mereka
Singkat cerita Mereka berlima belas sedang mencoba mencari tahu tentang Delkiza melalui akun sosmed dan itu ternyata memakan waktu lama jadi kita kembali ke Yogyakarta...
Rumah Sakit ✨
"Aku yakin, adikku pasti kuat dan kembali tersenyum. Ya! Aku yakin itu." Batin seseorang dengan tatapan penuh keyakinan kearah gadis yang sedang berbaring di kasur bersama dengan alat medis yang menempel di tangannya
Bersambung...
Makasih untuk yang sudah view dan like.... Aku yakin bakal ramai ya.... Walaupun masih acak-acakan ceritanya hihihi
See you 🤗👋
Rilis : 16.35
18 Juli 2023
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 34 Episodes
Comments