episode 19

Dua insan pendosa itu akhirnya keluar dari kamar hotel setelah pukul 1 malam. Bima kembali mengantarkan Jenny dipinggir jalan, tempat dimana Jenny menitipkan motornya pada seorang pedagang kakilima yang mangkal hingga pukul 4 subuh.

Setelah Jenny turun dari mobil, Bima melajukan mobil yang dikendarainya dengan penuh kecepatan tinggi dan Ia harus terlebih dahulu sampai dirumah, sebelum kadar obat tidur yang diberikan kepada Ningrum habis dan wanita itu tersadar.

Sementara itu, Jenny mengambil motornya.dari akang penjual bandrek yang buka hingga 4 subuh, lalu mmeberikan uang tips untuk titip motornya.

Jenny masih kembali ke kosnya.

Sesampainya didalam kamar kosnya, Ia masih merasakan sisa-sisa percintaannya dengan suami majikannya. Ia sepertinya tergila-gila dengan pria tersebut.

Ia tak perduli jika Bima itu pria beristti. Ia sudah rela tubuhnya menjadi pelampiasan hasrat seorang Bima yang tanpa Ia sadari hanya untuk dimanfaatkannya saja.

Bima memarkirkan mobilnya digarasi. Dengan cepat Ia menutup pintu pagar dan masuk kedalam rumah, lalu mengunci pintu dan mengendap-endap memasuki kamar. Ia menutup pintu kamar dengan sangat pelan sekali, agar tidak menimbulkan suara dan Ia melihat Ningrum masih tertidur lelap.

Bima dengan cepat mengganti pakaiannya, dan beranjak ke atas ranjang lalu memeluk Ningrum yang masih terlelap.

Pria itu memprediksikan jika Ningrum akan tersadar sekitar 2 jam lagi, maka Ia harus segera membuat skenario agar saat Ningrum terbangun nanti Ia tampak sedang terlelap tidur.

Bima memejamkan matanya, saat ini Ia juga kelelahan karena hampir beberpa jam menggarap Jenny. Ia menjadikan Jenny tempat pelampiasannya karena Ia merasa sudah dua kali menikah mendapatkan janda, maka dari sebab itu Ia ingin merasakan bagaimana mendapatkan seorang gadis dan menembus mahkota yang bersegel.

Maka ketika melihat Jenny yang berbody aduhai, Ia tampak menginginkannya dan akhirnya merasakan bagaimana membuka segel yang sesungguhnya, sedangkan Ningrum? Ia adalah sumber kekayaan yang membuat hidupnya sangat nyaman.

Perlahan rasa lelah membuat Bima tertidur dan terlelap, Ia tidur dengan posisi memeluk Ningrum, agar nanti saat Ningrum terbangun, memberikan kesan romantis. Begitulah Bima dalam keahliannya yang membuat wanita sangat terpesona.

Pukul 3 pagi, Ningrum menggeliatkan tubuhnya. kepalanya masih terasa pusing dan Ia merasa sangat lapar, sebab Ia belum makan saat tertidur sejak sore tadi.

Tubuhnya terasa berat, sebab lengam kekar Bima memeluk tubuhnya yang ramping.

Ningrum menoleh kearah Bima yang tampak tidur terlelap sembari memeluknya. Ningrum menatap wajah tampan itu, lalu membelai rambut lebat milik Bima dan mengecupnya lembut.

Ningrum semakin merasa lapar, dan Ia ingin beranjak dari ranjangnya, lalu Ia menepiskan lengan Bima dengan sangat hati-hati dan tak ingin membuat pria itu terganggu tidurnya.

Setelah itu beranjak ke dapur untuk mencari makanan. Ningrum melihat mie instan dan juga telur, lalu Ia memutuskan untuk menumis mie instan dengan telur ceplok saja.

Setelah selesai, Ia menyantabnya dengan lahab. Setelah merasa kenyang, Ia kembali ke kamarnya dan melihat Bima masih tertidur lelap.

Ningrum gelisah karena tidak dapat tidur lagi. Lalu tanpa sengaja Ia melihat phonsel Bima diatas meja nakas. Dengan rasa kepo Ia membuka layar phonsel tersebut, namun Bima mengunci layar dengan kata sandi yang rumit.

Sebenarnya saat Ia menikah dengan Riffky dahulu, Ia dan mantan suaminya tidak pernah mengunci layar phonsel, karena mereka tidak memiliki rahasia apapun, sehingga keduanya bebas membuka phonsel pasangan masing-masing.

Namun saat Riffky mengenal janda beranak 3 tersebut, Riffky mulai mengunci layar phonselnya, hingga saat tiba pria itu menceraikannya begitu dengan mudah dan juga terkesan mendadak.

Maka saat melihat layar phonsel Bima terkunci, Ningrum merasa sangat khawatir. Ia tidak ingin jika kejadian serupa terulang lagi dan ini akan sangat menyakitkan.

Ningrum berharap pernikan ke duanya adalah pernikahan terakhirnya, karena Ia sudah lelah untuk memulai dan membuka hati untuk dapat lepas dari rasa trauma.

Namun Ia mencoba menepis segala kecurigaannya terhadap Bima, sebab pernikahan mereka masih seumur jagung dan perlu saling intropeksi diri dan saling memahami.

Apalagi Ningrum dan Bima adalah Janda dan Duda yang mana pernah gagal dalam mebina rumah tangga, oleh sebab itu, Ia berharap agar mereka salig menjaga untuk pernikahannya dan jangan sampai gagal lagi.

Selama ini Ningrum mencoba bersabar atas sikap Bima yang masih bermalas-malasan, Ia masih memberikan kesempatan kepada Bima untuk mencari pekerjaan dan memperbaiki hidupnya.

Ningrum kembali meletakkan phonsel Bima diatas meja nakas. Ia mencoba membuang segala prasangkan buruknya terhadap sang suami barunya.

Ia memandangi wajah tampan dengan tubuh kekar tersebut yang tertidur dengan lelapnya.

Dalam hati Ia tidak memungkiri jika Bima adalah pria yang sangat begitu memesona dan dapat meluluhkan hatinya kapan saja.

Ningrum tak dapat lahi memejamkan matanya. Ia meraih phonselnya. Berseluncur di dunia maya dan melihat postinga yang lewat diberandanya.

Sesaat Ia melihat akun milik Andini yang mengunggah momen kebersamaannya bersama Rendy sang calon suami sahabatnya. Tampak sekali rona kebahagiaan yang terpancar diwajah Andini.

Rendy merupakan pria yang sangat baik dan juga penyabar. Ia pernah beberapa kali bertemu Rendy saat Andini memperkenalkan pria itu kepadanya.

Dari gestur tubuh dan sikapnya, Rendy adalah type pria yang setia hanya dengan satu wanita saja. Ningrum ikut senang jika sahabatnya itu menemukan pasangan hidup yang begitu mencintai dan menghargai, apalagi menjaga kesetiaannya.

Ningrum kembali menggulir phonselnya, Ia melihat akun sahabatnya Yamink.. Ia melihat sang sahabat juga tampaknya sudah menggelar lamaran. Ningrum tersenyum melihat hal tersebut. Ternyata kini kedua sahabatnya tidak lagi menjadi jomblo akut dan telah menemukan takdir pasangan hidup mereka.

Yamink melihat jika calon istri Yamink memiliki paras yang cantik, namun terlihat sederhan dan tampaknya wanita yang penyayang.

Yamink membagikan beberapa unggahan saat sesi lamaran.

Lalu Ningrum mencoba mengomentari unggahan tersebut "Kang.. Kalau resepsi nanti jangan barengan ma Andini, Ya.. Ntar Aku bingung mau kemana yang terlebih dahulu aku datangi" tulis Ningrum dengan nada bercanda.

Tiba-tiba saja Yamink membalasnya "Aman, tu.. Yang penting kadonya Lemari Es, Ya mbak.." balas Yamink dengan emot tertawa ngakak..

Ningrum melirik jam didinding kamarnya, Ia bingung mengapa Yamink dengan cepat membalas komentarnya. Ternyata sudah pukul 5 pagi dan sudah subuh.

Lalu satu balasan dari akun Andini yang juga ikutan Nimbrung "Kado untukku jangan lupa, Mbak.. Mesin cuci tabung 10 kg ya.." balas Andini dengan emot yang juga ngakak.

Ningrum menggelengkan kepalanya "Asem banget punya temen seperti kalian" balas Ningrum.

Lalu kedua sahabat itu memberikan emot ngakak menanggapi dari balasan komentar Ningrum, dan tampak tidak lagi ada balasan, mungkin keduanya melaksanakan ibadah shalat subuh. Lalu Ningrum menutup aplikasi media sosialnya dan beranjak mengambil wudhu.

Terpopuler

Comments

V3

V3

Andini mnta Hadiah nya gak tanggung-tanggung ,, mesin cuci 10 kg ,, sxlian ja buka Laundry an 🤣🤣🤣🤣

2023-06-19

0

yamink oi

yamink oi

haha bisa aja kak @❤Lembayung Jingga❤ ......

2023-06-15

2

lihat semua
Episodes
1 episode
2 episode 2
3 episode 3
4 Episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 Episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 epis0de 51
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 eoisode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 epidode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode-76
77 episode-76
78 episode-78
79 episode-79
80 episode-80
81 episode-81
82 episode-82
83 episode-83
84 Episode-84
85 episode-85
86 Episode-86
87 episode-87
88 episode-88
89 episode-89
90 eoisode-90
91 episode-91
92 eoisode-92
93 episode-92
94 episode-94
95 episode-95
96 episode-96
97 episode-97
98 episode-97
99 eoisode-98
100 episode-100
101 episode-101
102 episode-102
103 episode-103
104 episode-104
105 episode-105
106 episode-106
107 episode-107
108 episode-108
109 episode-109
110 episode-110
111 episode-111
112 episode-112
113 episode-113
114 episode-114
115 episode-115
116 episode-116
117 episode-117
118 episide-118
119 episode-119
120 episode-120
121 episode-121
122 episode-122
123 episode-123
124 eoisode-124
125 episode-125
126 eoisode-126
127 episode-127
128 epidode-128
129 Episode-129
130 episode-130
131 episode-131
132 episode-132
133 episode-133
134 episode-134
135 episode135
136 episode-136
137 Draft
138 eoisode-138
139 episode-139
140 episode-140
141 episode-141
142 episode-142
143 episode-143
144 episode-144
145 episode-145
146 episode-146
147 episode-147
148 episode-148
149 Episode-149
150 episode-150
151 episode-151
152 episode-152
153 episode-153
154 episode-154
155 episode-155
156 episode-156
157 episode-157
158 episode-158
159 episode-159
160 episode-160
161 episode-161
162 episode-162
163 episode-163
164 episode-164
165 episode-165
166 episode-166
167 episode-167
168 episode-168
169 episode-169
170 episode-170
171 episode-171
172 episode-172
173 episode-173
174 episode-174
175 episode-175
176 episode-176
177 Episode-177
178 episode-178
179 episode-179
180 episode-180
181 episode-181
182 episode-182
183 episode-183
184 episode-184
185 episode-185
186 episode-186
187 episode-187
188 episode-188
189 episode 189
190 episode 190
191 episode-191
192 episode-192
193 episode-193
194 episode-194
195 episode-195
196 episode-196
197 Episode-197
198 episode-198
199 episode199
200 episode 200
201 episode-201
202 episode-202
203 episode-203
204 episode 204
205 episode, gak ada judul
206 Rasa itu
207 rasa tertinggal
208 Hal yang tak terduga
209 bertumbuh
210 Haruskah
211 Kembali
212 Kecewa
213 Malam
214 Mengapa
215 Dia
216 Dia-1
217 Dia-2
218 Draft
219 Jika
220 Aku
221 Akhir
Episodes

Updated 221 Episodes

1
episode
2
episode 2
3
episode 3
4
Episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
Episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
epis0de 51
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
eoisode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
epidode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode-76
77
episode-76
78
episode-78
79
episode-79
80
episode-80
81
episode-81
82
episode-82
83
episode-83
84
Episode-84
85
episode-85
86
Episode-86
87
episode-87
88
episode-88
89
episode-89
90
eoisode-90
91
episode-91
92
eoisode-92
93
episode-92
94
episode-94
95
episode-95
96
episode-96
97
episode-97
98
episode-97
99
eoisode-98
100
episode-100
101
episode-101
102
episode-102
103
episode-103
104
episode-104
105
episode-105
106
episode-106
107
episode-107
108
episode-108
109
episode-109
110
episode-110
111
episode-111
112
episode-112
113
episode-113
114
episode-114
115
episode-115
116
episode-116
117
episode-117
118
episide-118
119
episode-119
120
episode-120
121
episode-121
122
episode-122
123
episode-123
124
eoisode-124
125
episode-125
126
eoisode-126
127
episode-127
128
epidode-128
129
Episode-129
130
episode-130
131
episode-131
132
episode-132
133
episode-133
134
episode-134
135
episode135
136
episode-136
137
Draft
138
eoisode-138
139
episode-139
140
episode-140
141
episode-141
142
episode-142
143
episode-143
144
episode-144
145
episode-145
146
episode-146
147
episode-147
148
episode-148
149
Episode-149
150
episode-150
151
episode-151
152
episode-152
153
episode-153
154
episode-154
155
episode-155
156
episode-156
157
episode-157
158
episode-158
159
episode-159
160
episode-160
161
episode-161
162
episode-162
163
episode-163
164
episode-164
165
episode-165
166
episode-166
167
episode-167
168
episode-168
169
episode-169
170
episode-170
171
episode-171
172
episode-172
173
episode-173
174
episode-174
175
episode-175
176
episode-176
177
Episode-177
178
episode-178
179
episode-179
180
episode-180
181
episode-181
182
episode-182
183
episode-183
184
episode-184
185
episode-185
186
episode-186
187
episode-187
188
episode-188
189
episode 189
190
episode 190
191
episode-191
192
episode-192
193
episode-193
194
episode-194
195
episode-195
196
episode-196
197
Episode-197
198
episode-198
199
episode199
200
episode 200
201
episode-201
202
episode-202
203
episode-203
204
episode 204
205
episode, gak ada judul
206
Rasa itu
207
rasa tertinggal
208
Hal yang tak terduga
209
bertumbuh
210
Haruskah
211
Kembali
212
Kecewa
213
Malam
214
Mengapa
215
Dia
216
Dia-1
217
Dia-2
218
Draft
219
Jika
220
Aku
221
Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!