episode 18

Ningrum terlelap dalam tidurnya. Ia tidak menyadari jika saat menuju pulang tadi Bima mencampurkan obat tidur kepadanya.

Bima kemudian mengambil kesempatan untuk pergi. Pria itu menggunakan mobil dan uang yang diberikan oleh Ningrum pagi tadi untuk bersenang -senang bersama Jenny, melampiaskan hasratnya,.tentunya dengan gratis.

Saat melewati simpang, Ia dihadang oleh Lely, dan Ia terpaksa menghentikan mobilnya.

"Appan, sih..Lel?" tanya Bima yang sudah tak saabr, sebab Jenny sudah lama menunggunya.

"Baang... Bagi duitlah. Abang enak-enakan naik mobil kesana kemari, tuh Ibu dah pusing kepalanya karena Jhony dan Bram tidak bekerja, tetapi dirumah terus main game" ucap Lely ketus.

Bima mendengus kesal, dan memberikan sejumlah uang kepada Lely.. "Nih.. Berikan pada Ibu" ucap Bima sembari menyodorkan 5 lembar uang ratusan ribu. Lely dengan cepat menyambarnya dan menggenggamnya.

Bima kemudian mengemudikan mobilnya dengan cepat dan meninggalkan lokasi tempat Lely berjualan ayam geprek.

"Enak bener nasib Bang Bima, narsis terus kesana- kemari pakai mobil Mbak Ningrum" guman Lely lirih sembari menatap kepergian Bima.

Jenny tampak lama menunggu, ditepi jalan yang sama. Saat melihat mobil Ningrum sudah meluncur ke arahnya, Ia tampak kegirangan, dan tak sabar untuk segera bertemu dengan suami sang majikannya, keduanya merasa bangga menjadi pengkhinat.

Andini dan juga Rendy sedang makan malam disebuah hotel. Rendy baru saja selesai membawa Andini berbelanja untuk keperluan pernikahan mereka, terutama cincin sebagai mas kawin.

Rendy menginap di hotel tempat mereka makan malam, karena jika pulang malam ini akan sangat melelahkan.

"Kamu suka cincinnya, Sayang?" tanya Rendy dengan lembut.

Andini menganggukkan kepalanya, lalu dengan begitu manisnua mengecup jemari Andini.

Rendy adalah pemuda yang baik. Ia adalah seorang pekerja keras, dan juga selalu menghargai Andini dengan cintanya yang begitu tulus.

Bima menepikan mobilnya di sebuah hotel, lalu tak sabar memasuki hotel dan memesan satu kamar untuk Ia dan Jenny.

Keduanya mendapatkan kamar yang letaknya harus melewati resaturant ditempat hotel tersebut.

Tanpa sengaja, Rendy melihat Bima yang sedang menggandeng tangan Jenny dengan begitu mesra "Bima" ucap Rendy lirih, lalu seketika Andini tersentak dan menatap orang yang disebut oleh Rendy sang calon suaminya.

Rendy ingin memanggil Bima, namun Andini segera membekap mulut Rendy agar tak memanggil orang tersebut.

Dengan membolakan kedua matanya, Andini memberi Isyarat agar diam.

Akhirnya Rendy mengurungkan niatnya untuk memanggil sosok tersebut.

Akhirnya Andini bernafas lega.. "Kamu kenapa bisa kenal dengan sih, Mas?" tanya Andini lirih, dan penuh penasaran.

"Mas pernah satu proyek sama Dia, dan satu kos juga, ya kenallah.. Tapi perempuan itu siapa, Ya? Emang sih Dia sudah menduda, mungkin itu pacar barunya" jawab Rendy.

Andini mengerutkan keningnya, jika Rendy pernah satu kos dengan Bima, berarti mereka berteman akrab, dan dan setidaknya Rendy memiliki banyak tahu hal tentang Bima.

"Dia itu seperti apa orangnya, Mas?" tanya Andini penuh selidik.

Seketika Rendy menatap Andini "Kenapa begitu ingin tahu tentang kehidupan Bima? Kamu naksir sama dia, Ya?" Rendy berbalik bertanya dan merasa cemburu.

Andini dengan cepat mencubit pinggang calon suaminya "Kamu ini, ya.. Masa iya cuma nanya doank dibilang naksir" jawab Andini kesal.

Kemudian Rendy tersenyum wajah lucu, ya itulah karakter Rendy yang selalu membuat Andini akan ceria lagi.

"Sudahlah.. Jangan ngomongin orang, mending kita omongin rencana hidup kita kedepannya" jawab Rendy yang memiliki type tidak perduli dengan kehidupan orang lain selama itu tak mengusiknya.

Andini mendenguskan nafasnya kesal "Tapi dia itu suami sahabatku, Mas.. masa iya Aku melihat sahabatku dikhianati aku diam?" jawab Andini lirih dan raut wajahnya tampak penuh kesedihan.

Rendy tersentak kaget "Apa..? Jadi dia sudah menikah lagi?" ucap Rendy tak percaya.

Andini menganggukkan kepalanya lemah "Apakah semua pria akan seperti itu nantinya, berselingkuh dibelakang istrinya" ucap Andini dengan penuh rasa bimbang.

Rendy menatap sang calon istrinya "Tidak semua pria akan berbuat seperti itu, dan masih ada tersisa beberapa pria yang akan teguh menjaga hati dan cintanya untuk satu wanita saja" jawab Rendy berusaha meyakinkan hati Andini.

Seketika Andini tersenyum sumringah mendengar pernyataan dari Rendy.

Rendy juga bekerja sebagai contractor dan sudah mendapaftarkan kontrak diperusahaan yang ada di kota ini. Ia memilih bekerja dikota yang sama bersama Andini, agar tidak lagi LDR-an saat seperti pacaran.

"Aku harus bersikap bagaimana, Mas.. Aku tidak tega jika melihat sahabatku dikhianati" ucap Andini lirih.

Rendy diam menatap sang calon istrinya "Untuk saat ini jangan terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga sahabatmu, apalagi mereka baru saja menikah, Biarkan sahabatmu mengetahuinya sendiri, ingatlah.. Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, suatu saat akan ketahuan juga, sebab aroma busuk bangkai akan memberitahu sendiri dimana Ia disembunyikan" ucap Rendy menegaskan.

Andini menganggukkan kapalanya, meskipun Ia merasa sangat sakit dan kecewa.

"Sudah. Ayo Mas antarkan pulang" ucap Rendy, yang menggenggam jemari Andini. Pria itu selalu membuat hati Andini nyaman dan juga tenang, sikap lembut dan perhatiannya hang tulus tanpa bulus itu yang membuat Andini memantabkan hatinya menerima lamaran Rendy untuk menikahinya.

Keduanya memilih untuk pulang, dan Rendy mengantarkan Andini ke rumah.

Sementara itu, Bima dan Jenny sudah berada dikamar hotel. Jenny yang tampak tak sabar sudah berbaring diatas ranjang untuk menunggu serangan dari Bima.

"Pak Bima.. Apakah Mbak Ningrung tidak curiga jika bapak keluar pakai mobilnya?" tanya Jenny penasaran, yang mana Ia sudah melucuti pakaiannya sendiri.

"Tenang saja, Bapak sudah memberi obat tidur padanya, jadi kita bisa bersantai dan menghabiskan malam ini" jawab Bima dengan penuh keyakinan.

Jenny tersenyum sumringah "Bapak pinter banget, deh" puji Jenny yang sudah siap menanti serangan cumbuan dari pria yang sudah beristri.

"Bapak ini pintar segalanya" jawab Bima bangga, yang menghampiri Jenny dan memulai serangannya.

"Bapak kenapa selalu buang benih bapak saat bersama Jenn.."Tanya gadis itu yang mulai tersengal karena Bima sudah menyerangnya.

"Ya karena Bapak mau bermain aman saja, mana mungkin Bapak mau kamu hamil, kan bahaya, kamu juga bakal dipecat jika ketahuan hamil dengan Bapak. Apa kamu faham?" ucap Bima yang terus mencumbu Jenny.

Gadis itu menganggukkan kepalanya "Iya.. Jenny faham.. Tapi Jenny suka sama Bapak, kalau bapak bagaimana?" tanya Jenny ditengah hasratnya yang membara.

Tentu saja Bima tidak akan menjawabnya, sebab Ia hanya menyukai tubuh gadis itu tanpa perasaan apapun, sebab Jenny bukanlah gadis yang memiliki banyak uang dan hanya seorang karyawan disalon Ningrum.

Bima hanya menjawab dengan cumbuan-cumbuan mautnya yang membuat gadis itu melayang dan melenakan.

"Jenny cinta sama, Pak Bima" lenguhan Jenny mulai hilang bersama dengan rintihan pengkhianatannya.

Terpopuler

Comments

V3

V3

bakar aja tuh orang ,, bikin maksiat trs

2023-06-19

0

lihat semua
Episodes
1 episode
2 episode 2
3 episode 3
4 Episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 Episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 epis0de 51
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 eoisode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 epidode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode-76
77 episode-76
78 episode-78
79 episode-79
80 episode-80
81 episode-81
82 episode-82
83 episode-83
84 Episode-84
85 episode-85
86 Episode-86
87 episode-87
88 episode-88
89 episode-89
90 eoisode-90
91 episode-91
92 eoisode-92
93 episode-92
94 episode-94
95 episode-95
96 episode-96
97 episode-97
98 episode-97
99 eoisode-98
100 episode-100
101 episode-101
102 episode-102
103 episode-103
104 episode-104
105 episode-105
106 episode-106
107 episode-107
108 episode-108
109 episode-109
110 episode-110
111 episode-111
112 episode-112
113 episode-113
114 episode-114
115 episode-115
116 episode-116
117 episode-117
118 episide-118
119 episode-119
120 episode-120
121 episode-121
122 episode-122
123 episode-123
124 eoisode-124
125 episode-125
126 eoisode-126
127 episode-127
128 epidode-128
129 Episode-129
130 episode-130
131 episode-131
132 episode-132
133 episode-133
134 episode-134
135 episode135
136 episode-136
137 Draft
138 eoisode-138
139 episode-139
140 episode-140
141 episode-141
142 episode-142
143 episode-143
144 episode-144
145 episode-145
146 episode-146
147 episode-147
148 episode-148
149 Episode-149
150 episode-150
151 episode-151
152 episode-152
153 episode-153
154 episode-154
155 episode-155
156 episode-156
157 episode-157
158 episode-158
159 episode-159
160 episode-160
161 episode-161
162 episode-162
163 episode-163
164 episode-164
165 episode-165
166 episode-166
167 episode-167
168 episode-168
169 episode-169
170 episode-170
171 episode-171
172 episode-172
173 episode-173
174 episode-174
175 episode-175
176 episode-176
177 Episode-177
178 episode-178
179 episode-179
180 episode-180
181 episode-181
182 episode-182
183 episode-183
184 episode-184
185 episode-185
186 episode-186
187 episode-187
188 episode-188
189 episode 189
190 episode 190
191 episode-191
192 episode-192
193 episode-193
194 episode-194
195 episode-195
196 episode-196
197 Episode-197
198 episode-198
199 episode199
200 episode 200
201 episode-201
202 episode-202
203 episode-203
204 episode 204
205 episode, gak ada judul
206 Rasa itu
207 rasa tertinggal
208 Hal yang tak terduga
209 bertumbuh
210 Haruskah
211 Kembali
212 Kecewa
213 Malam
214 Mengapa
215 Dia
216 Dia-1
217 Dia-2
218 Draft
219 Jika
220 Aku
221 Akhir
Episodes

Updated 221 Episodes

1
episode
2
episode 2
3
episode 3
4
Episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
Episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
epis0de 51
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
eoisode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
epidode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode-76
77
episode-76
78
episode-78
79
episode-79
80
episode-80
81
episode-81
82
episode-82
83
episode-83
84
Episode-84
85
episode-85
86
Episode-86
87
episode-87
88
episode-88
89
episode-89
90
eoisode-90
91
episode-91
92
eoisode-92
93
episode-92
94
episode-94
95
episode-95
96
episode-96
97
episode-97
98
episode-97
99
eoisode-98
100
episode-100
101
episode-101
102
episode-102
103
episode-103
104
episode-104
105
episode-105
106
episode-106
107
episode-107
108
episode-108
109
episode-109
110
episode-110
111
episode-111
112
episode-112
113
episode-113
114
episode-114
115
episode-115
116
episode-116
117
episode-117
118
episide-118
119
episode-119
120
episode-120
121
episode-121
122
episode-122
123
episode-123
124
eoisode-124
125
episode-125
126
eoisode-126
127
episode-127
128
epidode-128
129
Episode-129
130
episode-130
131
episode-131
132
episode-132
133
episode-133
134
episode-134
135
episode135
136
episode-136
137
Draft
138
eoisode-138
139
episode-139
140
episode-140
141
episode-141
142
episode-142
143
episode-143
144
episode-144
145
episode-145
146
episode-146
147
episode-147
148
episode-148
149
Episode-149
150
episode-150
151
episode-151
152
episode-152
153
episode-153
154
episode-154
155
episode-155
156
episode-156
157
episode-157
158
episode-158
159
episode-159
160
episode-160
161
episode-161
162
episode-162
163
episode-163
164
episode-164
165
episode-165
166
episode-166
167
episode-167
168
episode-168
169
episode-169
170
episode-170
171
episode-171
172
episode-172
173
episode-173
174
episode-174
175
episode-175
176
episode-176
177
Episode-177
178
episode-178
179
episode-179
180
episode-180
181
episode-181
182
episode-182
183
episode-183
184
episode-184
185
episode-185
186
episode-186
187
episode-187
188
episode-188
189
episode 189
190
episode 190
191
episode-191
192
episode-192
193
episode-193
194
episode-194
195
episode-195
196
episode-196
197
Episode-197
198
episode-198
199
episode199
200
episode 200
201
episode-201
202
episode-202
203
episode-203
204
episode 204
205
episode, gak ada judul
206
Rasa itu
207
rasa tertinggal
208
Hal yang tak terduga
209
bertumbuh
210
Haruskah
211
Kembali
212
Kecewa
213
Malam
214
Mengapa
215
Dia
216
Dia-1
217
Dia-2
218
Draft
219
Jika
220
Aku
221
Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!