episode 13

Hari pernikahan telah tiba. Karena Ningrum weeding organizer, maka pelaminan dan sebagainya tidak perlu pusing, karena Ia memiliikinya.

Jenny bertugas sebagai make up, karena ilmu yang diajarkan oleh Ningrum sudah dikuasainya.

Pagi ini tampak begitu ramai dikediaman rumah Ningrum. Namun Ia hanya mengundang keluarga inti antara kedua belah pihak dan nuga para tetangga sekitar saja.

Menjelang siang, Andini yang dijemput oleh Yamknk menghadiri pernikahan sahabat mereka dengan membawa bingkisan dan doa terbaik mereka.

Ningrum tampak tersenyum bahagia saat bersanding dengan sang pria yang selama duduk dipelaminan tampak menyiratkan senyum misteri yang tak biasa.

"Kang.. Kenapa firasatku kepada si Bima ini gak enak, Ya" ucap Andini kepada Yamink.

Yamink menatap pria yang kini menjadi suami dari sahabatnya itu "Firasatmu mengatakan apa?" tanya Yamink.

"Ya.. Firasat buruk gitu" jawab Andini.

Yamink menghela nafasnya, lalu keduanya menyelesaikan makan hidangan yang mereka ambil.

"Kita foto, yuk?" ajak Andini.

"Boleh juga.. Pengen liat reaksi Bima saat aku foto bareng ma dia" jawab Yamink, lalu beranjak dari duduknya dan menuju pelaminan untuk berfoto dengan sepasang pengantin tersebut.

Andini dan Yamink berjalan beriringan menuju pelaminan, dan melihat gelagat Bima yang tampak canggung dan salah tingkah saat melihat Yamink menuju pelaminan ingin bersalaman kepada pengantin dan berfoto.

"Kang, Dia keq salah tingkah deh.." bisik Andini kepada sahabatnya.

"He..eh.. kelihatan banget kan kalau dia utu punya salah" jawab Yamink dengan bibir yang hampir tidak terbuka karena begitu pelannya berbicara kepada Andini.

Sesampainya diatas pelaminan, keduanya bergantian memeluk Ningrum dan cipika cipiki sembari memberikan ucapan selamat kepada Ningrum.

"Semoga Sakian mawaddah dan Warrahmah, ya Mbak" ucap keduanya.

Ningrum menanggapinya dengan anggukan dan senyum sumringah.

Andini dan Yamink menuju Bima dan menyalaminya, meskipun tak suka, namun mencoba bersikap biasa saja.

Saat giliran Yamink menjabat tangan Bima, Ia sengaja mencengkramnya kuat, dan menatap tajam pada Bima sembari tersenyum mencibir.

Yamnik sengaja mengapit lengan Bima saat sesi foto, sedangkan Andini mengapit lengan Ningrum. lalu setelah sesi foto selesai, keduanya beranjak dari pelaminan.

Sementara itu, Bima tampak kesal dengan kehadiran Yamink. Ia merasa Yamink adalah ancaman baginya dan Ia harus menjauhkan Ningrum dari pria itu.

Acara demi acara telah selesai. Hingga akhirnya malampun tiba. Ningrum melepaskan accesories pengantinnya dan menghapus make upnya.

Sedangkan Bima menatapnya dengan seringai tak sabar untuk melahab istrinya.

Ningrum melepaskan pakaian pengantinnya, dan menggantinya dengan pakaian dinas malamnya.

Setelah mendapati Ningrum dalam kondisi siap tempur, Bima segera menggarap Ningrum dengan memberikan kepua- san yang selama ini tak pernah Ningrum dapatkan dari hubungan bercintanya bersama dengan Riffky sang mantan suaminya.

Salah satu pesona yang dimiliki oleh Bima Ialah mampu membuat lawan bercintanya melambung hingga mencapai puncak surgawinya.

Ningrum semakin terlena dengan segala ke romantisan yang diciptakan oleh Bima, hingga Ia tak lagi menghiraukan pesan yang pernah disampaikan oleh Yamink. Baginya kini Bima seorang pria yang begitu memikat dan memesona.

Bima terus saja tak memberi jeda kepada Ningrum untuk terbuai dalam perangkap pesona yang Ia ciptakan.

Melihat Ningrum tampak begitu mengaguminya, maka Ia kembali tersenyum seringai dengan sebuah kelicikan yang telah Ia rancang.

Melihat Ningrum tertidur pulas. Bima beranjak dari ranjangnya, Ia berjalan ke pintu balkon dan duduk dikursi santai sembari memandang langit malam.

Pria itu memyalakan sebatang rokoknya, lalu menghisapnya dengan dalam.

Phonselnya berdering, ia melihat sebuah satu panggilan masuk, dan satu nama seseorang tertulis disana. Bima me-riject panggilan tersebut, dan berulang kali nomor itu melakukan panggilan, berulang kali pula Bima me-rijectnya.

Hingga akhirnya sebuah pesan masuk diaplikasi WA-nya, lalu Bima membacanya dan segera menghapusnya san melakukan pemblokiran kepada nomor si pemanggil.

Bima me-nonaktifkan phonselnya, dan menghampiri ranjang mewah milik Ningrum. Ranjang yang tak penah Ia rasakan selama tidur dikamar kosannya.

Ia merasakan jika keberuntungan sedang menanti didepannya, bayangan kemewahan dan juga fasilitas yang menjanjikan akan menjadi impian yang nyata dengan begitu mudahnya.

Bima meraih benda pipih yang terbuat dari kuningan tersebut, lalu mengecup benda itu sembari memejamkan matanya dan mengkomat-kamitkan mulutnya seolah sedang merafalkan mantra.

Kemudian Ia menyimpannya dan memeluk Ningrum yang tertidur lelap dalam buaian mimpi.

Pagi menjelang. Ningrum menggeliatkan tubuhnya dan merasakan sebuah tangan sedang memeluknya. Ia melihat Bima yang masih tertidur pulas, dan Ningrum membelai rambut sang pria dengan begitu lembutnya.

Pria bertubuh kekar itu telah memnggempurnya malam tadi dan membuatnya hampir kelelahan.

Ningrum menggeser lengan Bima , agar menjauh dari tubuhnya Ia ingin membersihkan tubuhnya, karena merasa sangat lengket dan juga lelah.

Namun Bima menyadarinya, dan kembali menarik tubuh Ningrum dalam pelukannya.

"Mau kemana, Sayang? Ini masih suasana pengantin baru.. Mengapa harus terburu-buru" bisik pria pemikat itu dengan bisikan yang membuaikan.

"Kamu selain cantik, tetapi juga sangat memuAskan diranjang" Bima terus membisikkan kalimat yang membuat Ningrum merasa begitu sangat tersanjung dan teristimewa.

Kalimat-kalimat bualan itu belum pernah Ia dengar sekalipun dari Riffky saat mereka selesai bercinta.

Namun Bima, Ia begitu dapat membuatnya merasa teristimewah.

Bima kembali membuat Ningrum melayang pagi ini, segala cumbu rayunya membuat sang Wanita tak dapat lari dari pesona yang Ia pancarkan sebagai pria yang selalu dikagumi oleh banyak wanita.

Ningrum tak lagi dapat menggunakan akal sehatnya. Ia sudah terbuai dalam perangkap sang pria penuh misteri.

"Mas.. Kamu sangat tangguh sekali.." bisik Ningrum diakhir percintaan mereka.

Bima tersenyum licik, itu yang Ia inginkan untuk menjerat para korbannya.

Lalu Ningrum mengecup lembut kening Bima dan beranjak ke kamar mandi, lalu membersihkan dirinya.

Bima meng-aktifkan kembali phonselnya. Lalu sebuah nomor tak dikenalnya menghubunginya, dan Bima dengan cepat meri-jectnya.

Lalu Ia mmebuat pengaturan untuk phonsemnya dengan penolakan terhadap nomor baru yang masuk untuk menghubunginya.

Setelah itu Ia menghapus semua riwayat panggilan masuk dan juga pesan masuk.

Bima kemudian kembali me-nonaktifkan phonselnya untuk beberapa lamanya. Ia masih menghindari berbagai panggilan dan juga pesan untuk selama sebulan ini, karena Ia masih menyusun rencana untuk mendapatkan dan menguasai Ningrum seutuhnya.

Ningrum keluar dari kamar mandi dan menuju lemari pakaian, lalu menggantinya.

"Mas.. Kamu tidak mandi?" Ucap Ningrum sembari menjemur handuknya ditempat khusus.

"Bentar lagi, Sayangku" jawab Bima dengan nada selembut mungkin yang membuat Ningrum semakin terbuai.

"Ya sudah.. Aku ke dapur dulu untuk membuat sarapan" ucap Ningrum yang beranjak keluar dari kamar menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.

Ningrum tampaknya terlihat sangat sumringah, dan Ia memasak sarapan dengan penuh semangat.

Terpopuler

Comments

V3

V3

Ningrum sdh makin Terlalu dalam masuk ke perangkap Bima

2023-06-19

0

lihat semua
Episodes
1 episode
2 episode 2
3 episode 3
4 Episode 4
5 episode 5
6 episode 6
7 episode 7
8 episode 8
9 Episode 9
10 episode 10
11 episode 11
12 episode 12
13 episode 13
14 episode 14
15 episode 15
16 episode 16
17 episode 17
18 episode 18
19 episode 19
20 episode 20
21 episode 21
22 episode 22
23 episode 23
24 episode 24
25 episode 25
26 episode 26
27 episode 27
28 episode 28
29 episode 29
30 episode 30
31 episode 31
32 episode 32
33 episode 33
34 episode 34
35 episode 35
36 episode 36
37 episode 37
38 episode 38
39 episode 39
40 episode 40
41 episode 41
42 episode 42
43 episode 43
44 episode 44
45 episode 45
46 episode 46
47 episode 47
48 episode 48
49 episode 49
50 episode 50
51 episode 51
52 epis0de 51
53 episode 53
54 episode 54
55 episode 55
56 episode 56
57 episode 57
58 episode 58
59 episode 59
60 episode 60
61 episode 61
62 episode 62
63 eoisode 63
64 episode 64
65 episode 65
66 epidode 66
67 episode 67
68 episode 68
69 episode 69
70 episode 70
71 episode 71
72 episode 72
73 episode 73
74 episode 74
75 episode 75
76 episode-76
77 episode-76
78 episode-78
79 episode-79
80 episode-80
81 episode-81
82 episode-82
83 episode-83
84 Episode-84
85 episode-85
86 Episode-86
87 episode-87
88 episode-88
89 episode-89
90 eoisode-90
91 episode-91
92 eoisode-92
93 episode-92
94 episode-94
95 episode-95
96 episode-96
97 episode-97
98 episode-97
99 eoisode-98
100 episode-100
101 episode-101
102 episode-102
103 episode-103
104 episode-104
105 episode-105
106 episode-106
107 episode-107
108 episode-108
109 episode-109
110 episode-110
111 episode-111
112 episode-112
113 episode-113
114 episode-114
115 episode-115
116 episode-116
117 episode-117
118 episide-118
119 episode-119
120 episode-120
121 episode-121
122 episode-122
123 episode-123
124 eoisode-124
125 episode-125
126 eoisode-126
127 episode-127
128 epidode-128
129 Episode-129
130 episode-130
131 episode-131
132 episode-132
133 episode-133
134 episode-134
135 episode135
136 episode-136
137 Draft
138 eoisode-138
139 episode-139
140 episode-140
141 episode-141
142 episode-142
143 episode-143
144 episode-144
145 episode-145
146 episode-146
147 episode-147
148 episode-148
149 Episode-149
150 episode-150
151 episode-151
152 episode-152
153 episode-153
154 episode-154
155 episode-155
156 episode-156
157 episode-157
158 episode-158
159 episode-159
160 episode-160
161 episode-161
162 episode-162
163 episode-163
164 episode-164
165 episode-165
166 episode-166
167 episode-167
168 episode-168
169 episode-169
170 episode-170
171 episode-171
172 episode-172
173 episode-173
174 episode-174
175 episode-175
176 episode-176
177 Episode-177
178 episode-178
179 episode-179
180 episode-180
181 episode-181
182 episode-182
183 episode-183
184 episode-184
185 episode-185
186 episode-186
187 episode-187
188 episode-188
189 episode 189
190 episode 190
191 episode-191
192 episode-192
193 episode-193
194 episode-194
195 episode-195
196 episode-196
197 Episode-197
198 episode-198
199 episode199
200 episode 200
201 episode-201
202 episode-202
203 episode-203
204 episode 204
205 episode, gak ada judul
206 Rasa itu
207 rasa tertinggal
208 Hal yang tak terduga
209 bertumbuh
210 Haruskah
211 Kembali
212 Kecewa
213 Malam
214 Mengapa
215 Dia
216 Dia-1
217 Dia-2
218 Draft
219 Jika
220 Aku
221 Akhir
Episodes

Updated 221 Episodes

1
episode
2
episode 2
3
episode 3
4
Episode 4
5
episode 5
6
episode 6
7
episode 7
8
episode 8
9
Episode 9
10
episode 10
11
episode 11
12
episode 12
13
episode 13
14
episode 14
15
episode 15
16
episode 16
17
episode 17
18
episode 18
19
episode 19
20
episode 20
21
episode 21
22
episode 22
23
episode 23
24
episode 24
25
episode 25
26
episode 26
27
episode 27
28
episode 28
29
episode 29
30
episode 30
31
episode 31
32
episode 32
33
episode 33
34
episode 34
35
episode 35
36
episode 36
37
episode 37
38
episode 38
39
episode 39
40
episode 40
41
episode 41
42
episode 42
43
episode 43
44
episode 44
45
episode 45
46
episode 46
47
episode 47
48
episode 48
49
episode 49
50
episode 50
51
episode 51
52
epis0de 51
53
episode 53
54
episode 54
55
episode 55
56
episode 56
57
episode 57
58
episode 58
59
episode 59
60
episode 60
61
episode 61
62
episode 62
63
eoisode 63
64
episode 64
65
episode 65
66
epidode 66
67
episode 67
68
episode 68
69
episode 69
70
episode 70
71
episode 71
72
episode 72
73
episode 73
74
episode 74
75
episode 75
76
episode-76
77
episode-76
78
episode-78
79
episode-79
80
episode-80
81
episode-81
82
episode-82
83
episode-83
84
Episode-84
85
episode-85
86
Episode-86
87
episode-87
88
episode-88
89
episode-89
90
eoisode-90
91
episode-91
92
eoisode-92
93
episode-92
94
episode-94
95
episode-95
96
episode-96
97
episode-97
98
episode-97
99
eoisode-98
100
episode-100
101
episode-101
102
episode-102
103
episode-103
104
episode-104
105
episode-105
106
episode-106
107
episode-107
108
episode-108
109
episode-109
110
episode-110
111
episode-111
112
episode-112
113
episode-113
114
episode-114
115
episode-115
116
episode-116
117
episode-117
118
episide-118
119
episode-119
120
episode-120
121
episode-121
122
episode-122
123
episode-123
124
eoisode-124
125
episode-125
126
eoisode-126
127
episode-127
128
epidode-128
129
Episode-129
130
episode-130
131
episode-131
132
episode-132
133
episode-133
134
episode-134
135
episode135
136
episode-136
137
Draft
138
eoisode-138
139
episode-139
140
episode-140
141
episode-141
142
episode-142
143
episode-143
144
episode-144
145
episode-145
146
episode-146
147
episode-147
148
episode-148
149
Episode-149
150
episode-150
151
episode-151
152
episode-152
153
episode-153
154
episode-154
155
episode-155
156
episode-156
157
episode-157
158
episode-158
159
episode-159
160
episode-160
161
episode-161
162
episode-162
163
episode-163
164
episode-164
165
episode-165
166
episode-166
167
episode-167
168
episode-168
169
episode-169
170
episode-170
171
episode-171
172
episode-172
173
episode-173
174
episode-174
175
episode-175
176
episode-176
177
Episode-177
178
episode-178
179
episode-179
180
episode-180
181
episode-181
182
episode-182
183
episode-183
184
episode-184
185
episode-185
186
episode-186
187
episode-187
188
episode-188
189
episode 189
190
episode 190
191
episode-191
192
episode-192
193
episode-193
194
episode-194
195
episode-195
196
episode-196
197
Episode-197
198
episode-198
199
episode199
200
episode 200
201
episode-201
202
episode-202
203
episode-203
204
episode 204
205
episode, gak ada judul
206
Rasa itu
207
rasa tertinggal
208
Hal yang tak terduga
209
bertumbuh
210
Haruskah
211
Kembali
212
Kecewa
213
Malam
214
Mengapa
215
Dia
216
Dia-1
217
Dia-2
218
Draft
219
Jika
220
Aku
221
Akhir

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!