PERBURUAN MAFIA WEREWOLF

PERBURUAN MAFIA WEREWOLF

1. Pertemuan Pertama Dengan Werewolf

Langit malam diterangi oleh terang dari bulan purnama merah menambah kesan misteri di dalam hutan belantara. Dalam kegelapan yang menggantung, seorang laki-laki berdiri tegap, menggenggam senapan M4 dengan kuat di tangannya. Nafasnya berat, mata terfokus, dan tekadnya tak tergoyahkan. Namanya adalah Ethan Parker, seorang anggota pasukan khusus yang telah berkecimpung dalam pertempuran melawan kejahatan selama bertahun-tahun.

Ethan telah diutus untuk melacak jaringan mafia perdagangan organ tubuh yang kabarnya beroperasi di hutan ini. Kabar tersebut menyebutkan bahwa pemimpin jaringan ini merupakan sosok yang sangat berbahaya.

Keheningan malam terputus ketika suara langkah kaki menginjak ranting pepohonan kering yang patah. Ethan mengencangkan pegangan senapannya dan dengan hati-hati merambat maju, berusaha mempertahankan ketenangannya. Namun, apa yang ia lihat membuat jantungnya berdebar kencang di dadanya.

Dari balik pohon, Ethan melihat banyak tubuh manusia digantung bergelantungan di halaman depan sebuah rumah. Tampaknya tubuh manusia itu dijemur untuk diambil lemaknya. Ada ember penampungan di bawah tiap gantungan. Pemandangan ini sungguh mengerikan di luar batas kemanusiaan.

Rumah sederhana itu dijaga oleh beberapa orang bersenjata api. Tampak penjaga di luar rumah ada tujuh orang bersenjata senapan AK 47 dan pistol di pinggang mereka. Markas mereka tampak dijaga cukup ketat.

"DROOOTTT DROOOTTT DROOOTTT ...."

Ethan memulai membuka tembakan.

"Serang!"

Ethan berteriak pada anak buahnya yang berjumlah 12 orang yang menunggu aba-aba darinya sejak tadi. Ethan berlari maju. Anak buah Ethan berlari di belakangnya. Mereka bergantian berlari maju sambil saling melindungi.

Suara tembakan bersaut-sautan saling balas. Ethan terus maju sambil menembak. Anak buah Ethan sudah mengepung rumah tersebut. Tujuh orang penjaga sudah tergeletak pindah ke alam lain.

'BRAK'

Suara Ethan menendang pintu rumah.

Ethan langsung masuk ke dalam rumah diikuti oleh anak buahnya. Ethan harus memanfaatkan momen pendadakan agar musuh tidak siap.

"Jangan bergerak! Letakkan senjata! Vincent Moretti, permainanmu berakhir di sini! Kami tahu tentang operasimu yang keji. Menyerah lah letakkan senjata!"

Ethan berteriak dengan suara tegas. Ethan mempertahankan posisi, matanya terfokus pada Vincent Moretti, pemimpin jahat di depannya. Senapan M4 yang dipegangnya dengan erat diarahkan ke arah lawan.

"Jadi kau pikir kau bisa menghentikan ku, huh? Kau tak tahu apa yang sedang kau hadapi."

Vincent berdiri diam sambil tersenyum pada Ethan. Tidak ada sorot mata ketakutan sedikitpun dari Vincent. Semua anak buah Vincent juga berdiri diam dengan senjata api masih di tangan.

Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi. Vincent dan ketiga anak buahnya di hadapan Ethan tidak mengindahkan perkataan Ethan. Mereka semua malah bergerak tiba-tiba mengarahkan senjata mereka pada Ethan.

"DROOOTTT DROOOTTT DROOOTTT ...."

Senapan Ethan langsung menyalak menembak para mafia yang hendak menyerang. Ethan dan anak buahnya tidak ingin kalah cepat dalam adu kecepatan menembak jarak dekat ini. Semua anak buah Vincent terkapar bersimbah darah tanpa sempat menembakkan senjatanya.

Saat Ethan menembakkan peluru ke arah pimpinan mafia, peluru itu menembus tubuhnya namun tetap berdiri kokoh. Pimpinan mafia itu melolong dengan keras dan tubuhnya mulai berubah. Pistol di tangannya jatuh di lantai. Kulitnya diliputi bulu hitam, wajahnya memanjang menjadi mengerikan, dan gigi-gigi tajam seperti belatung muncul di mulutnya. Ethan terpaku, kaget dengan perubahan yang ia saksikan.

Sekarang, Ethan menyadari bahwa ia berhadapan langsung dengan seorang werewolf. Werewolf selama ini hanya Ethan pahami sebagai makhluk mitos saja. Ini sungguh nyata di depan mata Ethan.

Tanpa ragu, werewolf yang dulunya adalah pimpinan mafia itu melompat ke arah Ethan dengan kecepatan yang menakutkan. Ethan bereaksi cepat, berusaha bertahan dari serangan yang ganas dengan terus menembak. Namun, kekuatan werewolf itu jauh melebihi ekspektasinya. Serangan itu brutal dan tak terduga. Ethan terlempar ke belakang, senapannya terjatuh dari tangannya.

Peluru senapan tampak tidak terlalu berpengaruh pada werewolf. Rentetan tembakan yang dilakukan anak buah Ethan sia-sia saja. Luka werewolf secara instan langsung sembuh seketika. Werewolf dengan kecepatan tinggi menyerang anak buah Ethan. Satu per satu, empat orang anak buah Ethan di dalam ruangan itu dicabik-cabik dengan ganas oleh werewolf yang mengamuk tanpa perlawanan berarti. Mereka akhirnya terkapar tidak bernyawa dalam kondisi badan tidak ada yang utuh.

Ethan berusaha kembali berdiri dengan susah payah namun werewolf Vincent melompat menuju Ethan dengan kecepatan kilat. Ethan dengan cepat menghindar dan berusaha mempertahankan diri dari serangan ganas werewolf itu. Ethan mencabut pisau komando dari sarungnya.

Serangan dan blokade berlangsung dengan kecepatan yang luar biasa. Ethan mengayunkan pisau dengan keahlian, mengincar leher dan lambung werewolf Vincent. Namun, kekuatan dan ketangkasan werewolf membuatnya sulit untuk melukai makhluk itu.

Vincent menerkam Ethan dengan gigi-gigi tajamnya, mencoba mengoyak kulitnya. Ethan dengan cepat melompat ke belakang, menghindari serangan yang mematikan. Keduanya saling berhadapan, pandangan mereka penuh dengan kebencian dan tekad.

Keduanya terus berkelahi dalam pertempuran yang brutal. Ethan menggunakan gerakan cepat dan presisi untuk menyerang titik lemah Vincent. Namun, tak peduli seberapa serius luka yang ia berikan, Vincent terus bangkit kembali dengan kekuatan yang tak tergoyahkan.

Akhirnya, dalam momen yang membelalakkan, Vincent melancarkan serangan terakhir yang menghantam Ethan dengan kekuatan penuh. Ethan terhempas ke belakang dengan punggungnya membentur tembok. Rasa sakit menusuk tubuhnya, dan dunia di sekitarnya berputar-putar. Matanya mulai kabur dan kehilangan fokus. Dia merasa darahnya mengalir deras dari luka-luka parah yang ia peroleh dari serangan brutal Vincent.

Ethan mencoba berdiri dengan susah payah, namun tubuhnya terasa lemah dan tak mampu menahan beban. Dia meraba lengan yang penuh dengan darah dan menghela napas dalam-dalam. Dalam keadaan yang hampir pingsan, dia menyadari bahwa Vincent berhasil melarikan diri.

Dalam upaya untuk mendapatkan kembali kekuatannya, Ethan berjalan keluar rumah dengan berpegangan di dinding rumah. Darah yang mengalir deras membuatnya merasa pusing dan lemas. Dia menyadari bahwa dia membutuhkan bantuan segera jika ingin bertahan hidup.

"Darn it!"

Ethan mengumpat dengan kekesalan. Dia mengutuk nasib buruknya saat ini. Ethan melihat anak buahnya yang berada di luar rumah juga sudah tidak bernyawa. Kondisi mereka tidak jauh lebih baik dari anak buahnya yang ada di dalam rumah. Kehilangan Vincent membuatnya merasa gagal, tapi dia tak akan menyerah begitu saja. Dendam yang membara masih menyala di hatinya, dan dia berjanji akan menemukan Vincent dan menghancurkannya.

Dengan tekad yang kuat, Ethan mengeluarkan alat komunikasinya dari saku dan memanggil rekan-rekannya. Suara kecil keluar dari perangkat itu, dan dia berharap ada yang mendengarnya.

"Ethan di sini. Aku butuh bantuan segera. Vincent Moretti berhasil melarikan diri. Saya terluka parah dan membutuhkan evakuasi segera."

Suaranya terdengar lemah, tapi dia berharap bahwa pesan itu sampai ke tim penyelamatnya. Sambil menunggu bantuan datang, dia memusatkan pikirannya untuk mengumpulkan kekuatan yang tersisa.

Beberapa saat kemudian, suara radio memenuhi telinganya. "Ethan, ini Tim Penyelamat Delta. Kami mendengar permintaanmu. Kami sedang menuju lokasi. Bertahanlah, Bung!"

Ethan merasa lega mendengar suara itu. Dia tahu bahwa bantuan sedang dalam perjalanan. Namun, dia juga tahu bahwa dia tidak bisa hanya mengandalkan mereka. Dia harus mencari cara untuk pulih dan melanjutkan perburuannya sendiri.

Sambil menunggu bantuan datang, Ethan membalut luka di tubuhnya dengan menggunakan perban yang dia bawa di tasnya. Darah masih merembes perlahan dari kain perban, tetapi setidaknya dia bisa menghentikan pendarahan untuk sementara waktu.

Saat Ethan berusaha terus berjalan mengejar dalam rasa lemahnya, dia merasakan kehadiran yang aneh di sekitarnya. Dia mengangkat kepalanya dan melihat sekeliling dengan waspada. Ada sesuatu yang tidak beres.

Terpopuler

Comments

Tiana

Tiana

tetap fokus

2023-10-11

1

Suwarti

Suwarti

semoga ethan tetap kuat

2023-10-10

1

lihat semua
Episodes
1 1. Pertemuan Pertama Dengan Werewolf
2 2. Serangan Kawanan
3 3. Perubahan Fisik Werewolf
4 4. Pengobatan Ethan
5 5. Melamar Kerja
6 6. Obat Bius Dari Markus
7 7. Pembaharuan Kontrak Kerja
8 8. Revisi Kontrak Kerja
9 9. Nona Amelia Berbelanja
10 10. Tercium Keberadaan Werewolf
11 11. Ethan Mengejar Werewolf di Tengah Kerumunan
12 12. Perburuan Malam Pertama Ethan
13 13. Ethan Memperkenalan Diri Sebagai Pekerja di Perusahaan Bio Harmoni
14 14. Ethan Masuk ke Dalam Ruang VIP Twilight Elegance
15 15. Ethan Ditawari Kerja Oleh Victor
16 16. Jacob Tiba-tiba Menggebrak Meja
17 17. Jacob Mengajak Ethan ke Belakang
18 18. Ethan Diajak Makan Oleh Jacob
19 19. Ethan Menunjukkan Kekuatan Werewolf
20 20. Ethan Tergeletak Tidak Sadarkan Diri
21 21. Ethan Dipecat
22 22. Ethan Mengantar Bella Pulang
23 23. Tempat Nona Amelia Menenangkan diri
24 24. Petunjuk Jejak Ban Motor
25 25. Ethan Mendatangi Markas Geng Vipers
26 26. Pertemuan Ethan dengan Big Mike
27 27. Brothers In Arms
28 28. Ethan Disuntik Bius
29 29. Ethan di Ruang Operasi
30 30. Ethan Menemukan Ginjal Jennifer
31 31. Mobil Ethan Dikejar Werewolf
32 32. Ethan Kehabisan Peluru Perak
33 33. Ethan Dijemput Team Medis
34 34. Ethan Kembali ke Rumah Sakit Jiwa
35 35. "Ternak" Manusia
36 37. Ninda Kekasih Baru Markus
37 36. Lily Morgan Memberikan Undangan Pada Nona Amelia
38 38. Lily bertemu dengan Cindy Gate dan Jackson
39 39. Ethan Menjilat Kapten Jackson
40 40. Markus Mengajak Ethan Naik Panggung
41 41. Markus Menjebak Ethan
42 42. Nona Amelia Membujuk Lily Agar menemani Ethan
43 43. Ethan Menjadi Pusat Perhatian
44 44. Jackson Mengajak Ethan Mencoba Alat Bench Press
45 45. Jackson Kalah KO
46 46. Jackson Mengajak Ethan Latihan Menembak
47 47. Officer Martinez Membuka Pembicaraan Tentang Kasus Rumah Sakit Jiwa
48 48. Ethan Bergegas Pergi ke Rumah Sakit St. Michael
49 49. Ethan Menyusup ke Dalam Rumah Sakit St. Michael
50 50. Ethan Melakukan Penggerebekan
51 51. Ethan Hendak Dibunuh
52 52. Nona Amelia Datang Dengan Tiba-tiba
53 53. Ancaman Pesan Singkat Pada Nona Amelia
Episodes

Updated 53 Episodes

1
1. Pertemuan Pertama Dengan Werewolf
2
2. Serangan Kawanan
3
3. Perubahan Fisik Werewolf
4
4. Pengobatan Ethan
5
5. Melamar Kerja
6
6. Obat Bius Dari Markus
7
7. Pembaharuan Kontrak Kerja
8
8. Revisi Kontrak Kerja
9
9. Nona Amelia Berbelanja
10
10. Tercium Keberadaan Werewolf
11
11. Ethan Mengejar Werewolf di Tengah Kerumunan
12
12. Perburuan Malam Pertama Ethan
13
13. Ethan Memperkenalan Diri Sebagai Pekerja di Perusahaan Bio Harmoni
14
14. Ethan Masuk ke Dalam Ruang VIP Twilight Elegance
15
15. Ethan Ditawari Kerja Oleh Victor
16
16. Jacob Tiba-tiba Menggebrak Meja
17
17. Jacob Mengajak Ethan ke Belakang
18
18. Ethan Diajak Makan Oleh Jacob
19
19. Ethan Menunjukkan Kekuatan Werewolf
20
20. Ethan Tergeletak Tidak Sadarkan Diri
21
21. Ethan Dipecat
22
22. Ethan Mengantar Bella Pulang
23
23. Tempat Nona Amelia Menenangkan diri
24
24. Petunjuk Jejak Ban Motor
25
25. Ethan Mendatangi Markas Geng Vipers
26
26. Pertemuan Ethan dengan Big Mike
27
27. Brothers In Arms
28
28. Ethan Disuntik Bius
29
29. Ethan di Ruang Operasi
30
30. Ethan Menemukan Ginjal Jennifer
31
31. Mobil Ethan Dikejar Werewolf
32
32. Ethan Kehabisan Peluru Perak
33
33. Ethan Dijemput Team Medis
34
34. Ethan Kembali ke Rumah Sakit Jiwa
35
35. "Ternak" Manusia
36
37. Ninda Kekasih Baru Markus
37
36. Lily Morgan Memberikan Undangan Pada Nona Amelia
38
38. Lily bertemu dengan Cindy Gate dan Jackson
39
39. Ethan Menjilat Kapten Jackson
40
40. Markus Mengajak Ethan Naik Panggung
41
41. Markus Menjebak Ethan
42
42. Nona Amelia Membujuk Lily Agar menemani Ethan
43
43. Ethan Menjadi Pusat Perhatian
44
44. Jackson Mengajak Ethan Mencoba Alat Bench Press
45
45. Jackson Kalah KO
46
46. Jackson Mengajak Ethan Latihan Menembak
47
47. Officer Martinez Membuka Pembicaraan Tentang Kasus Rumah Sakit Jiwa
48
48. Ethan Bergegas Pergi ke Rumah Sakit St. Michael
49
49. Ethan Menyusup ke Dalam Rumah Sakit St. Michael
50
50. Ethan Melakukan Penggerebekan
51
51. Ethan Hendak Dibunuh
52
52. Nona Amelia Datang Dengan Tiba-tiba
53
53. Ancaman Pesan Singkat Pada Nona Amelia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!