Beberapa hari kemudian.
Siang hari.
*Di dalam telepon*
"Hubby aku hampir terlambat untuk menjemput Hans, aku sedang di jalan sekarang, aku akan menghubungimu setelah pulang, aaaaaaaaaachh"
Dengan tiba-tiba istri ku menjerit keras.
"Halooo !! honey !! honey !! ada apa dengan mu ??"
Telepon mati.
Ada apa ini ?? Aku jadi khawatir, aku diam sejenak, tapi perasaan ku tidak enak, aku segera bergegas menuju tempat Istri ku tadi.
***
Setelah sampai.
Aku melihat kerumunan di jalan, aku pun berhenti, lalu aku turun dari mobil.
"Maaf, ada apa ini ?"
Tanya ku penasaran pada salah satu orang di situ.
"Ada kecelakaan Tuan, ada seorang perempuan di tabrak lari"
Jawab orang itu, aku yang langsung panik karena takut itu istri ku.
"Tabrak lari? bagaimana keadaan wanita itu? dimana dia sekarang? apa ada barang yang bisa di kenali?"
Ucapku yang panik.
"Dia sekarang di bawa ke rumah sakit terdekat Tuan, dia juga menggunakan handphone ini, tapi handphone nya seperti nya sudah rusak karena terbentur !!"
Aku langsung terpaku, terkejut melihat ponsel yang aku kenali itu.
"Istrikuuuuuu ???"
Aku langsung merebut handphone yang ada di tangan orang itu, lalu aku dengan segera masuk ke dalam mobil dan melajukan nya dengan cepat.
Setelah beberapa menit.
Ya Tuhan Hans !!! aku hampir lupa dengan Hans, aku memutar balik mobil ku, kemudian aku menuju sekolah Hans.
Setelah sampai di sekolah.
Syukurlah Hans masih menunggu dengan teman-teman nya.
"Haaanss!!!"
Aku melambaikan tangan ku pada nya dan dia pun berlari menghampiri ku setelah dia berpamitan dengan teman nya .
"Dadd, kenapa kau yang menjemput ? dimana Mommy?"
"Masuk saja dulu ayo !! nanti Daddy akan menjelaskan nya padamu"
Hans pun masuk ke dalam mobil dia duduk di sampingku.
"Dad? ini bukan jalan pulang? kita akan kemana ?"
Ucap dia sembari membuka rompi seragam nya.
"Mommy mu, dia sedang di rumah sakit nak !!"
Jawab ku yang berusaha tenang menyetir tanpa melihat Hans.
"Apa? kenapa dengan Mommy Dad? apa Mommy sakit?"
Jawab nya terkejut.
"Tadi Mommy mu mengalami kecelakaan, saat akan menjemput mu, dia di tabrak lari oleh seseorang !!"
Jelas Ku pada nya.
"Ya Tuhan, Dadd aku ingin cepat melihat Mommy!!"
Rengek nya pada ku.
"Iya Hans, kau tenang yah, Mommy akan baik-baik saja!!"
***
Setelah sampai Rumah sakit.
Aku masuk rumah sakit lalu menanyakan pada suster.
"Suster, apa ada pasien kecelakaan tabrak lari di sini ??"
Tanya ku yang sejak tadi sudah panik.
"Oh ya Tuan, dia baru saja di larikan ke UGD, apa Tuan keluarga pasien? siapa nama pasien?"
Jawab Suster itu.
"Aku belum tau pasti dia keluarga ku, aku hanya ingin memastikan dulu, kalau begitu terimakasih suster!!"
Ucap ku yang langsung saja menuju UGD.
Aku cukup lama duduk menunggu di depan UGD bersama Hans, tiba-tiba Hans berkata.
"Daad?"
"Hmm ??"
"Bagaimana jika Mommy tidak selamat? bagaimana dengan ku dan Alexa?"
Ucap nya dengan mata yang berkaca-kaca.
"Heey, no Boy, jangan pernah memikirkan apa yang belum terjadi, berkata lah yang baik, agar perkataan mu menjadi do'a mengerti?"
Jawab ku sembari mengusap-usap kepalanya.
"Come here!!!"
Ucap ku merentangkan kedua tangan ku kemudian memeluk nya.
"Menangis lah di hadapan Daddy, tapi berjanji lah untuk tidak menangis di hadapan Mommy mu dan Alexa okay !! sssst semua akan baik-baik saja"
Saat aku sedang menenangkan Hans, tiba-tiba Dokter membuka pintu kemudian aku langsung beranjak menghampiri nya.
"Dokter, apa pasien di dalam korban tabrak lari ?? apa dia baik-baik saja? apa aku boleh melihat nya?"
Tanya ku khawatir.
"Maaf, harap tenang Tuan, apa anda keluarga pasien??"
Tanya Dokter itu padaku.
"Justru itu Dokter, aku ingin memastikannya terlebih dahulu, bolehkah aku masuk?"
Jawab ku meyakinkan Dokter.
"Baiklah, tapi kau tidak boleh membawa anak-anak, dia hanya boleh di luar saja untuk saat ini !!"
Ungkap Dokter.
"Tapi Dokter, aku tidak bisa meninggalkan dia sendiri di luar, dan dia pun ingin melihat ibu nya jika dia benar istri ku!!"
Ucap ku meyakinkan Dokter.
"Maaf Tuan, ini sudah prosedur, jadi kami harap anda mematuhi prosedur rumah sakit ini, aku akan kembali setelah ini, silahkan temui terlebih dahulu untuk memastikan jika itu keluarga anda !!"
Ucap Dokter yang kemudian pergi.
"Daadd !!! aku akan menunggu di sini, kau masuk saja !!"
Ucap putra ku Hans mengerti.
"Tidak Nak, kau tidak boleh sendirian !!"
Jawab ku khawatir.
"Kau tenang saja Dad, aku kan sudah besar, aku berjanji tidak akan pergi kemana pun, aku akan tetap di sini !!"
Ucap nya meyakinkan ku
"Baiklah, tapi kau harus berjanji tidak akan kemana-mana!!"
Balas ku sembari memegang kedua bahu nya.
"Iya Dad, aku berjanji"
Hans pun kemudian duduk, dan aku langsung saja masuk.
Setelah masuk...
Aku benar-benar terkejut ketika melihat wanita yang aku cintai terbaring lemah dengan kaki yang di perban dan sedikit lebam di wajah dan tangan nya, aku menghampiri nya lalu duduk di samping nya dan memegang tangan nya.
"Ya Tuhan ?? ada apa dengan mu ?? kau membuatku khawatir hem!!"
Ucap ku sembari mengusap-usap kepalanya.
Dia pun tidak membuka mata.
"Maafkan aku sayang, aku tidak bisa menjaga mu!!"
Ucap ku tertunduk lesu.
"Kenapa kau meminta maaf?"
Jawab istri ku yang baru saja sadar.
"Kau sudah bangun hem, apa yang terjadi? kenapa kau bisa seperti ini?"
Ucap ku lembut padanya.
"Entahlah !! aku hanya sedang berjalan sambil menelepon mu, tapi tiba-tiba dari belakang ada yang menabrak ku hingga aku tidak ingat apa-apa, dan ketika tersadar aku sudah ada di sini !!"
Jelas istri ku.
"Banyak lebam di wajah mu, dan di lengan mu juga, dimana bodyguard nya, kenapa kau tidak bersama mereka?"
Tanya ku.
"Maafkan aku, aku yang keras kepala untuk tidak di antar oleh mereka!!"
Ucap nya menunduk.
"Aisssh, kenapa? aku sudah menyewa mereka untuk mu dan Hans, ini yang aku khawatir kan !!"
Jawab ku sedikit kesal.
"Hubby, calm down, ini hanya kecelakaan yang wajar, mungkin saja orang itu sedang mabuk atau mengantuk, sudahlah, jangan memperpanjang ini ya!!"
Balas nya yang berniat menenangkan ku.
"Apa ?? kau bilang sudahlah ?? heey come in baby !!! dia lari begitu saja, dia tidak bertanggung jawab sama sekali dan kau bilang jangan memperpanjang masalah ini ?? apa kau tidak mengerti bagaimana perasaan ku melihat mu seperti ini?? apa menurut mu aku harus diam saja ?? apa aku tidak boleh marah??"
Ucap ku yang sudah kesal.
"Hubby, aku tidak apa-apa, ini hanya kaki ku, sudahlah!!"
Tiba-tiba istri ku terdiam lalu...
"Ya Tuhan, Hans ?? dimana dia sekarang?? aku belum sempat menjemput nya, apa dia sudah pulang ?? apa dia pulang sendirian??"
Ucap istri ku yang mulai panik.
"Ssstt !!! sssttt !!! Hans ada di luar, dia tidak boleh masuk kemari, dia sedang menunggu ku, kau tunggu di sini sebentar, aku akan menemui Hans dan aku akan berkata pada Dokter bahwa kau benar istri ku !!"
Ucapku sembari mengusap tangan nya.
Dia pun mengangguk kemudian aku keluar, tapi aku mulai panik saat aku melihat Hans tidak ada di tempat.
"Hans !!!! Hansss !!! dimana kau nak?Haannnnsss !!"
Aku memanggil nya dan mencari nya kemana-mana tapi dia tidak menjawab.
Ya ampun kemana dia? apa dia di culik? apa dia tersesat? pikiran ku kacau sekarang.
Aku bertanya pada suster yang sedang lewat tapi dia tidak melihat nya.
Sudah hampir setengah jam aku mencari Hans, aku mulai frustasi dan putus asa, lalu aku duduk di tempat Hans duduk tadi.
Aku berharap Hans di temukan sebelum aku memanggil polisi untuk mencari nya.
Aku tertunduk lesu sembari mencengkeram erat rambut ku dengan kedua tangan ku.
Haannnnsss dimana kau nak, Daddy benar-benar khawatir, Daddy takut terjadi sesuatu pada mu nak...
Tiba-tiba aku merasa ada yang memegang pundak ku...
...****************...
......................
BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments