"Aku pulaaaang !!"
Aku membuka pintu yang tidak terkunci, ketika aku masuk semua nya gelap, seperti tidak ada kehidupan.
Kenapa semua gelap? apa istri dan anak ku sudah tidur ? apa dia masih marah, dia tidak menunggu ku sekarang, huuffhh, baiklah, aku akui jika aku bersalah sekarang, aku harus meminta maaf pada nya.
Seperti biasa, aku memeriksa keadaan Hans terlebih dahulu, tapi dia tidak ada di kamar nya, mungkin dia di kamar ku dengan Han-na dan Alexa.
Setelah aku memeriksa nya, aku tidak menemukan mereka, aku panik, dimana mereka? aku memeriksa ke semua ruangan, tapi tidak ada, aku menanyakan nya pada Bibi yang bekerja di rumah ku, tapi dia tidak tau.
"Bibi ? apa kau tau kemana anak dan istri ku?"
Tanyaku pada maid di rumah ku.
"Maaf Tuan, Nyonya tadi membawa anak-anak, tapi beliau tidak memberi tau kemana akan pergi"
Jawab nya.
"Apa kau tidak mencari tau lagi ?"
Ucap ku lagi.
"Tidak Tuan, karena aku pikir beliau hanya akan pergi jalan-jalan"
Jawabnya, kemudian aku menelpon Han-na, tapi handphone nya tidak aktif, Ya Tuhan dimana mereka??
Han-na please, jika kau marah jangan buat aku tersiksa seperti ini, kemana kau pergi dan membawa anak-anak.
Aku menelpon Aldi, tapi dia bilang dia tidak tau.
Aaarghhhh kemana dia pergiiii !!!
Apa dia akan meninggalkan ku karena kesalahan ku itu ? tidak tidak, itu tidak mungkin, tapiii dimana mereka sekaraaangg? aarrrhh !!!....
***
Di tempat lain.
"Han-na !! lebih baik kau pulang sekarang, Ryan pasti mencari mu dan mengkhawatirkan mu, aku tau kau sedang marah, tapi seharusnya kau segera menyelesaikan nya !!"
Ucap Jasmine padaku sembari menyusui bayi nya.
"Aku tidak yakin dia mencari kami, mungkin saja sekarang dia sedang bersenang-senang dengan sekertaris itu, dan melupakan kami, buktinya dia tidak mengejar ku saat tau aku marah, bahkan dia tidak pulang, itu artinya dia lebih memilih sekertaris cantik itu !!!"
Jawab ku pada Jasmine.
"Han-naaa!!! jangan berkata seperti itu jika kau tidak melihat dengan mata kepala mu sendiri, bagaimana jika sekarang Ryan sedang khawatir, mencari mu kesana kemari, lalu dia kecelakaan laluu....!!!!"
Ucap Jasmine berkata sembarang pada ku.
" Ya Tuhan Jasmineeeeee!!! apa yang kau bicarakan, apa kau sedang mengutuk suami ku huh ? bisa bisa nya kau berkata seperti itu !!!"
Jawab ku kesal padanya.
"Hahaha oke, oke, maaf, maaf, aku hanya bercanda, lagi pula kau masih perduli padanya, jangan acuh tak acuh, ayo pulang, aku yakin dia pasti sedang panik karena kau tidak di rumah !!"
Balas Jasmine menasihati ku.
"Apa kau sedang mengusirku sekarang? tenang !! aku juga akan pulang, lagi pula rumah sakit ini bukan milik mu, kenapa kau berani mengusir ku !!"
Ucap ku masih kesal.
"Hahaha, kau begitu sensitif sekarang semenjak kau cemburu pada sekertaris itu !!"
Ledekan Jasmine pada ku.
Tapi kemudian seseorang masuk ke dalam ruangan.
"Han-na ? kau ada disini? Ryan menelpon ku tadi, menanyakan keberadaan mu, aku tidak tau kau di sini, apa kau tidak mengabari Ryan jika kau di sini ? Jika tau kau di sini, aku pasti sudah memberi tau nya"
Ucap Aldi yang sudah masuk menghampiri Jasmine dan sedikit terkejut melihat ku di ruangan.
"Kau tidak perlu melakukan nya, karena aku ingin berlama-lama dulu di sini.
Ucap ku datar padanya.
"Ada apa dengan mu? aku tau kau marah pada Ryan gara-gara sekertaris itu, tapi itu memang bukan salah nya, aku yang membawa sekertaris itu karena aku kasihan padanya saat aku melihat dia tidak di terima bekerja saat melamar, jadi aku merekrut nya, Ryan juga marah saat tau aku mengirim dia"
Ungkap Aldi padaku.
"Lalu kenapa kau mengirim nya kepada Ryan huh?"
Jawab ku sedikit kesal.
"Hey, tenang Han-na, aku kan sudah bilang jika aku hanya kasihan padanya, lagi pula aku percaya jika Ryan tidak akan mengkhianati mu, iya kan sayang !!!!"
Balas Aldi meminta jawaban pada Jasmine dan menciuminya.
"Iya Han-na, jangan khawatir, Ryan adalah tipe pria yang setia"
Sambung Jasmine membenarkan kata-kata Aldi.
"Iya !!! mungkin kalian benar, begitu sangat benar, sampai Ryan berbohong padaku, dia tidak bercerita jika dia memiliki sekertaris, dan dia juga mengantar sekertaris itu ke rumah nya dan dia meminjamkan jas nya karena sekertaris itu kedinginan seperti di film-film percintaan begitu?"
Ucap ku yang sudah kesal sejak tadi.
"Oooppzzz !!! Itu di luar kendali ku Han-na, karena aku hanya mengirimkan sekertaris, bukan teman kencan!!"
Balas Aldi yang mungkin dia sedang menggoda ku, dan berhasil membuatku semakin kesal, namun Jasmin menyenggol tangan Aldi.
"Han-na, kau jangan dengarkan kata Aldi karena aku yakin, Ryan mengantar sekertaris itu karena sekertaris itu yang menggoda Ryan, atau mungkin Ryan tidak sengaja bertemu dia di jalan dan Ryan pun mengantarkan nya pulang, ayolah kita harus berpikir positif Han-na, sebelum Ryan menjelaskan nya jangan berpikir macam-macam dulu, kau harus mendengarkan penjelasan Ryan dulu, baru kau bisa menyimpulkan sesuatu!!"
Ucap Jasmine padaku sembari mengusap-usap lenganku.
Jasmine benar, seharusnya aku bisa mendengarkan penjelasan Ryan terlebih dahulu.
Huuffftt !!! tapi aku masih tidak terima karena Ryan tidak jujur padaku, tapi sudahlah setidaknya dia mencari ku dan tidak sedang bersama wanita itu.
"Han-na jika kau berubah pikiran, bolehkah aku memberi tau Ryan jika kau berada di sini, kasihan dia, sekarang dia sedang pontang-panting mencari mu di jalanan, apalagi sekarang sedang hujan, bagaimana jika terjadi se......"
"Sssssssttt, sudah jangan bicara lagi"
"Aku hanya menakutinya sayang!!"
Ucap Aldi yang di potong langsung oleh Jasmine.
"Jangan menakuti ku hanya untuk membujuk ku, jika kau ingin memberi tau nya, kenapa kau harus bertanya padaku?"
Ucap ku semakin kesal pada Aldi yang terus saja menggoda ku.
"Owh owh !! Calm down Han-na, jangan marah terus begitu, nanti kau bisa memberi dampak buruk untuk anak ku jika dia mendengarnya"
Jawab Aldi semakin membuat ku kesal.
"Baby jangan terus membuat Han-na kesal, perasaan Han-na sedang buruk, jangan membuatnya tambah buruk !!"
Ucap Aldi dan Jasmine.
"Iya iya maafkan aku Han-na !!"
Setelah beberapa menit Jasmine pun meminta bantuan untuk menidurkan bayi nya pada Aldi, sedangkan Alexa dan Hans masih tidur sejak tadi aku mengobrol dengan Jasmine dan Aldi, dan aku pun sudah sedikit mengantuk, aku ingin pulang, tapi aku ingin Ryan yang menjemput ku dari sini.
Apa aku terlalu percaya diri jika dia akan menjemputku di sini ?.
Jasmine bilang aku harus berfikir positif dulu, huuuuufffthh, semoga saja semua baik-baik saja.
...****************...
......................
BERSAMBUNG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 36 Episodes
Comments