Episode 3

Aku melihat Ryan berjabatan tangan dengan perempuan, entah siapa itu, dia terlihat cantik dan modis, aku akui aku sedikit cemburu dan takut, aku tidak menghampiri nya dan aku hanya diam saja dan mengobrol dengan Hans.

Tiba-tiba, Ryan menghampiri ku, sembari membawa perempuan itu, dan memperkenalkan ku lalu merangkul pinggang ku dan menarik nya agar lebih dekat dengan nya.

"Perkenalkan dia adalah istri ku"

Ucap Ryan.

"Waaah, kau mendapatkan seorang bidadari dari Korea ? dia cantik sekali, sepertinya dia akan membuat mu tidak akan berpaling, karena dia sudah sempurna seperti ini, dan ini !! apa ini hasil dari buah cinta kalian ? wajah mereka cantik dan tampan seperti ku, eoh maksud ku seperti kalian tentu nya"

Ucap perempuan itu, sembari mencubit-cubit pipi Hans dan Lexa, aku dan Ryan tersenyum mendengar nya.

"Tentu saja, dia membuat ku tidak bisa mengalihkan pandangan ku pada wanita lain, dan anak-anak ku mewarisi ketampanan ku, dan kecantikan istri ku"

Ucap Ryan mengeluarkan jurus gombal nya sembari menatap ku lalu mencium kepala ku.

Aku sedikit memerah, tapi aku menyembunyikan nya.

"Oh ya perkenalkan, aku Aruni, teman sekolah suami mu, kau beruntung karena bertemu dia sudah sesukses ini, aku tidak menyangka dia akan meneruskan perusahaan Ayah nya, kau tau, dulu Ryan adalah seorang pembangkang, dia sering melawan guru di sekolah, bahkan dia sering ketinggalan pelajaran karena berpacaran di sekolah, hahaha"

Ucap perempuan itu padaku.

"Heeyy, heeyy diam kau, kenapa kau sangat banyak bicara, aku tidak seburuk itu"

Balas Ryan membela diri.

"Ssst, kau bisa lanjutkan cerita nya Nona !!"

Sambung ku membungkam mulut Ryan.

"Kau dengar, Istri mu sangat tertarik dengan cerita ku ini, jadi biarkan aku menceritakan tentang kekonyolan mu dulu, ayo !! akan ku ceritakan semua nya"

Ucap Aruni sembari menarik ku menjauh dari Ryan, dan Ryan pun kelihatan sangat kesal.

Kemudian kami mengobrol sembari berjalan pelan, dan meninggalkan Ryan dan anak-anak ku.

"Jadiii, apa kau tau berapa mantan pacar suamiku? apa dia sering berciuman dengan pacar nya di sekolah? atau dia pernah bolos sekolah hanya untuk bertemu pacarnya?"

Ucap ku yang penasaran.

"Hey hey, seperti nya kau sangat tertarik tentang topik itu ? apa yang akan kau lakukan pada mantan pacar suamimu itu? apa kau akan melemparnya dengan telur, atau kau akan menerornya dengan surat misterius, hahaha"

Balas Aruni meledek ku, tapi aku tertawa atas ucapannya itu.

"Tidak-tidak, aku hanya ingin tau saja, berapa banyak mantan pacar suami ku itu"

Jawab ku malu-malu.

"Woaah !! itu adalah pertanyaan yang menarik, baiklah akan ku ceritakan, Ryan itu adalah orang yang sangat ceria, dia di sukai banyak orang, terutama perempuan, Ryan juga tipe orang yang romantis, dan dia adalah orang yang setia menurut ku, dia tidak banyak memiliki pacar, tapi aku dengar setelah Ryan di jadikan CEO di perusahaan Ayahnya, dia jadi Bos CEO yang dingin, dan orang-orang bilang jika dia seorang playboy, entah apa yang membuat nya berubah, tapi sejauh aku mengenal nya, dia adalah pria yang sangat menghormati perempuan"

Ungkap Aruni.

"Seperti nya kau cukup mengenal Ryan, apa kau dekat dengan Ryan ?"

Tanya ku.

"Eoohh !! sebenarnya aku salah satu mantan kekasih Ryan"

Jawab Aruni.

Aku terkejut, tapi aku tidak mengeluarkan ekspresi berlebihan.

"Ooowwh, jadi kau adalah mantan kekasih suami ku?"

Tanya ku kembali.

"Yeaah !!! maaf, aku tidak ada maksud untuk mengganggu kalian, karena aku juga kebetulan bertemu dengan Ryan tadi, jadi aku menyapa nya, dan ternyata Ryan memiliki keluarga yang sempurna"

Ucap Aruni.

"Aah tidak, kau terlalu memuji berlebihan"

Ucap ku merendah.

"Tidak, ini kenyataan nya, aku iri pada kalian, karena aku tidak memiliki sesempurna kalian !!"

Ucap nya murung.

"Eouh !! apa maksudmu?"

Tanya ku.

"Aku pernah menikah, tapiii, suamiku menceraikan ku, karena aku tidak bisa memiliki keturunan"

Jawab nya.

"Ah maaf, aku tidak bermaksud"

Balas ku merasa tidak enak padanya.

"It's okay, tidak perlu begitu, ini sudah takdir ku"

Jawab nya sedih.

"Kau harus yakin, jika setiap yang terjadi adalah rencana Tuhan, dan Tuhan pasti memiliki rencana terbaik untuk hidup mu, kau pasti bisa melewati nya dengan baik"

Ucap ku mencoba menyemangati nya.

"Yeaah kau benar, mungkin aku harus selalu bersyukur pada apa yang terjadi pada ku"

Ucap nya sembari tersenyum.

"Semangat untuk terus memperbaiki dirimu"

Ucap ku.

"Terimakasih, aku kira kau orang yang tidak asik, ternyata kau sangat asik di ajak bicara ya"

Ucap nya, aku hanya membalas senyuman pada nya.

"Aku berharap hubungan kalian akan sampai maut yang memisahkan"

Ucapnya tersenyum padaku.

"Aamiin, terimakasih untuk do'a nya, semoga kau juga semakin lebih baik lagi"

Ucapku, yang kemudian Ryan, dan anak-anak ku menghampiri kami

"Aamiin, terimakasih, kalau begitu, aku harus pergi dulu, Ryan, tolong jaga istrimu dengan baik, jangan pernah kau sakiti dan khianati dia, mengerti?"

Ucap Aruni mengancam Ryan.

Setelah itu Aruni pun berpamitan dan pergi.

Kemudian aku berjalan mendahului Ryan yang sedang memegang kereta bayi putri ku, lalu aku menarik tangan Hans.

"Aissshh, kenapa dengan Hanna? apa Aruni menjelekkan ku?"

Ucap Ryan pada dirinya sendiri namun aku masih bisa mendengar nya.

Kemudian Ryan mencoba menyusul ku.

"Mmm sayang? apa yang dia bicarakan tadi? apa Aruni menjelekkan ku?"

Ucap Ryan pada ku.

"Tidak !!"

Jawab ku singkat.

"Lalu dia mengatakan apa saja ? seperti nya tadi kalian sangat serius"

Ucap Ryan lagi padaku.

"Itu hanya pembicaraan perempuan yang tidak harus laki-laki tau"

Ucap ku ketus padanya.

Mungkin dia bingung dengan sikap ku, tapi aku hanya kesal saja, karena dia tidak memberi tau ku jika Aruni itu mantan kekasih nya, dia hanya memberi tau jika Aruni adalah teman sekolah nya, kenapa dia tidak jujur saja padaku.

Yeah, mungkin aku terlalu berlebih-lebihan, tapi apa salah, aku cemburu, jika suami ku bertemu dengan mantan kekasih nya yang pernah mencintai satu sama lain? apa hanya aku saja yang seperti itu? aaarhh entah lah, mood ku sedikit terganggu sekarang.

Aku berjalan terus menuju mobil tanpa menghiraukan Ryan, Ryan mengikuti ku dengan wajah bingung nya kemudian setelah sampai mobil, dia meletakan putri ku yang sedang tidur di mobil, aku yang biasa nya duduk di depan, sekarang aku pindah ke belakang.

Tidak banyak bicara, Ryan hanya menatapku dengan bingung, lalu kemudian melajukan mobil nya.

Setelah sampai rumah.

Aku menghela nafas panjang, setelah menidurkan 2 anak ku, kemudian aku pergi ke dapur untuk memasak makanan, karena aku sedikit lapar, setelah selesai memasak sesuatu aku duduk di meja makan.

Tiba-tiba, sepasang tangan memelukku dari belakang, sembari berkata.

"Hi sayang, ada apa ? kenapa kau mengabaikan ku dari tadi hem?"

Ucap nya berbisik di telinga ku, aku sedikit geli tapi aku menahan nya.

"Aku lapar, aku ingin makan !!"

Ucap ku yang masih ketus.

"Hiii, katakan ada apa ? apa karena Aruni?"

Ucap nya sembari membalikkan tubuh ku menghadap arah nya.

"Ya !! kenapa kau tidak jujur padaku jika Aruni itu mantan kekasih mu?"

Ucap ku dengan wajah kesal.

"Oh karena itu ?"

Jawabnya sambil tersenyum, dan aku hanya memutar mata ku.

"Apa kau sedang cemburu wife?"

Ucap nya lagi menggoda ku.

"Menurut mu?"

Jawab ku masih kesal.

"Hahaha, menurut ku dia cantik, modis, daaan, sexy !!"

Aku terkejut ketika dia berkata seperti itu.

...****************...

......................

BERSAMBUNG...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!