EPS. 19. Qilin di culik.

Qilin masuk ke dalam cafe, dan sudah ada Rena di sana yang sedang berbincang dengan Fendy.

" Halo." Ujar Qilin.

Rena langsung menyeret Qilin masuk ke dalam, dan membuat Qilin kebingungan sampai hendak jatuh.

" Astaga Rena, ada apa?" Tanya Qilin.

" Qilin, tadi kita kedatangan tamu penting. Maksudku bukan penting, tapi terhormat, ya penting juga." Ujar Rena bicara dengan tidak jelas.

" Kamu ngomong apa sebenarnya." Ujar Qilin bingung.

" Tadi ada konglomerat yang mampir di cafe kita seharian." Ujar Rena.

" Aku pikir apa.." Ujar Qilin.

" Ish! Kamu ini, tidak seru." Ujar Rena.

" Aku siap siap dulu." Ujar Qilin dan masuk ke ruang ganti untuk berganti pakaian.

Di tempat lain..

Dustin sedang berada di dalam mobil saat ini, ia mendapat panggilan dari salah seorang bawahannya dan langsung keluar dari cafe itu untuk melihat secara langsung gadis bernama Qilin yang menculik kakaknya.

" What the.. dia bekerja di cafe yang sejak pagi aku singgahi??" Ujar Dustin tidak habis pikir.

" Culik dia saat dia pulang, jangan sampai membuat keributan." Ujar Dustin.

" Baik tuan muda." Ujar anak buah Dustin.

" Kau sudah tidak bisa lari lagi sekarang." Gumam Dustin dan menatap Qilin dengan tajam.

Semalaman Qilin bekerja, dan Qilin merasa pelanggannya itu tidak seperti biasanya. Pelanggannya itu berpakaian serba hitam dan sering kali menatap kearah Qilin.

' Ck! Aku memang aneh, tapi kalian tidak harus melihatku seperti itu, bukan?' Batin Qilin menjadi kesal.

Dan saat pukul 5 pagi, rekan Qilin yang akan menggantikan Qilin sudah tiba. Qilin pun bersiap ganti baju dan bersiap pulang.

" Qilin, mau aku antar?" Tanya Fendy.

" Tidak perlu, kak.. rumahku snagat dekat." Ujar Qilin sambil tersenyum.

Fendy sebenarnya merasakan keanehan dengan para pria yang duduk di cafe sejak malam hingga pagi tanpa kejelasan, dan juga mereka sering kali melihat kearah Qilin.

" Apa kekasihmu tidak datang menjemputmu?" Tanya Fendy.

" Kekasih? Aku tidak punya kekasih." Ujar Qilin, dan itu mengejutkan Fendy.

" Pria yang saat itu bertemu di kantin?" Tanya Fendy.

Qilin pun ingat, mungkin yang di maksud Fendy adalah Justin.

" Oh, dia kakakku." Ujar Qilin terpaksa berbohong.

Entah mengapa seperti ada udara segar yang menerpa hati Fendy ketika mengetahui bahwa Qilin tidak memiliki kekasih.

" Oh.. Jadi dia kakakmu?" Ujar Fendy, dan Qilin mengangguk.

" Kalau begitu aku pulang dulu." Ujar Qilin dan langsung pergi.

Fendy tersenyum senyum sendiri jadinya, jika Qilin tidak memiliki kekasih, itu artinya dirinya memiliki kesempatan intuk mendekati Qilin.

Qilin sendiri saat ini sudah keluar dan berbelok dari cafe masuk ke dalam gang, namun tiba tiba sebuah tangan membekap mulut Qilin dari belakang.

Qilin meronta ronta namun tak lama dia lemas dan hilang kesadaran. Qilin di bawa masuk ke dalam mobil, dan mobil itu pun pergi dari sana.

Fendy keluar dari Cafe dan hendak mengejar Qilin, tapi rupanya Qilin sudah tidak ada di manapun.

" Cepat sekali dia menghilang." Gumam Fendy.

Fendy tahu Qilin tinggal di bekas rumah Rena, dan itu memang dekat, jadi Fendi mengira Qilin sudah masuk ke dalam rumahnya.

_______________

Qilin bangun dan merasakan pusing di kepalanya, ia juga merasa silau ketika ia membuka matanya.

" Dimana ini?" Gumam Qilin.

Qilin melihat sekitarnya, dan itu hanya sebuah ruangan kaca yang begitu terang.

Ingat dengan ruangan yang di gunakan Arthur untuk mengurung Julia hingga tewas bunuh diri, di situlah Qilin berada saat ini, di ruangan yang sama.

Tiba tiba pintu terbuka, dan masuklah seorang wanita paruh baya yang cantik dan anggun, Sierra.

" Anda siapa?" Tanya Qilin.

" Duduklah." Ujar Sierra.

Qilin pun patuh dan duduk di kursi, hanya ada dua kursi dan satu meja kecil di sana.

" Kamu Qilin?" Tanya Sierra, dan Qilin pun mengangguk.

" Ya, saya Qilin." Ujar Qilin dengan wajah penuh kebingungan.

Tiba tiba Sierra meneteskan air matanya, dan Qilin pun menjadi bingung.

" Nyonya, kenapa anda menangis?" Ujar Qilin.

" Apakah saya pernah menyinggung keluargamu? Atau menyakiti keluargamu, hingga kamu harus melakukan hal sebegitu keterlaluannya?" Tanya Sierra, Qilin pun semakin bingung di buatnya.

" Nyonya, apa maksud anda, saya tidak mengerti." Ujar Qilin.

Sierra mengeluarkan sebuah foto, dan itu foto Justin, Qilin pun terkejut melihatnya.

" Justin." gumam Qilin.

Dan tiba tiba Sierra menampar pipi Qilin dengan sangat keras hingga sudut bibir Qilin berdarah. Qilin terkejut hingga matanya berkaca kaca, dia tidak tahu apa salahnya, tiba tiba Sierra menamparnya.

" Apakah kamu butuh uang? Katakan pada saya berapa banyak uang yang kamu mau, tapi kembalikan Justin pada saya." Ujar Sierra.

Qilin menangis mendengarnya, lagi lagi dirinya di rendahkan karena kemiskinannya.

Qilin melihat kembali foto Justin dengan bertuliskan orang hilang. Qilin pun sadar, bahwa yang berada di hadapannya itu adalah ibunya Justin.

Bibir Qilin bergetar menahan tangis, tapi air matanya mengalir deras tidak bisa di tahan.

" Tidak usah kamu berpura pura menangis, katakan dimana Justin, saya akan berikan kamu uang yang banyak, asal putraku kembali." Ujar Sierra.

Qilin menghapus air matanya lalu menatap Sierra.

" Anda ibu Justin?" Tanya Qilin.

" Ya, saya ibunya. Kamu telah menculik putraku, dengan memanfaatkan kecelakaan putraku? Licik!" Ujar Sierra.

" Aku tidak menculiknya.." Ujar Qilin sambil menggelengkan kepalanya.

" Tidak menculiknya? Lalu apa? Menyandranya?" Ujar Sierra.

" Tidak, aku tidak tahu siapa keluarga Justin, Justin juga hilang ingatan jadi aku sulit mencari tahu siapa keluarganya." Ujar Qilin menjelaskan.

" Sulit?? Justin hilang dan banyak posternya di pasang di sepanjang jalan, seharusnya kau bisa melihatnya, bukan? kamu tidak buta." Ujar Sierra.

Qilin bingung, dia smaa sekali tidak melihat poster Justin dimana pun.

" Aku sungguh tidak melihatnya." Ujar Qilin.

Sierra menatap Qilin lamat lamat, wajah dan tatapan Qilin memang tidak berbohong.

" Di mana Justin, pulangkan dia padaku." Ujar Sierra.

Seketika Qilin ingat dengan Justin yang sendirian saat ini di rumah.

" Nyonya, jam berapa sekarang?" Tanya Qilin.

" Kenapa kau bertanya jam? Katakan di mana Justin." Ujar Sierra.

" Nyonya, Justin mengalami hilang ingatan, dan otaknya sedikit bermasalah. Aku tidak pernah meninggalkan dia begitu lama, atau dia akan mencariku." Ujar Qilin.

Sierra menjadi ikut panik, ia melihat ponselnya dan memberi tahu Qilin.

" Ini pukul empat sore." Ujar Sierra.

" Astaga, Justin pasti kelaparan. Nyonya bisakah bebaskan saya dulu, saya akan bawa anda menemui Justin, dia pasti mencariku." Ujar Qilin panik.

" Kamu jangan beralasan." Ujar Sierra.

" Demi Tuhan, nyonya.. aku tidak pernah menyakiti Justin, apalagi menahannya. Dia tinggal denganku selama ini dan hanya selalu bergantung padaku. Aku meninggalkannya sejak semalam, dia pasti khawatir karena aku tidak pulang." Ujar Qilin.

Sierra pun menjadi pias, dan akhirnya dia mengangguk. Sierra memberi kode pada Arthur yang berada di luar sana, dan membuka kunci ruangan itu, Qilin dan Sierra pun keluar.

" Sayang, ayo ke tempat tinggalnya." Ujar Sierra dan Arthur mengangguk.

Tangan Qilin di cekal anak buah Arthur agar tidak lari dan mereka pun pergi dari markas TITANES.

Sepenjang jalan, Qilin tidak berhenti khawatir. Dia mengkhawatirkan Justin yang pasti saat ini sedang khawatir mencari dirinya.

Hingga akhirnya mereka sampai, dan Qilin langsung berlari menuju ke pagar rumahnya.

" Gemboknya terbuka." Gumam Qilin dan langsung berlari masuk.

" Justin, aku pulang." Teriak Qilin.

Qilin berlari kesana kemari, Sierra dan Arthur juga masuk ke dalam rumah itu, rumah kecil yang terlihat sangat nyaman.

" Justin tinggal di sini selama ini, dad.." Gumam Sierra menangis.

" J- Justin hilang." Ujar Qilin dan Sierra terkejut.

DEG! DEG! DEG!

TO BE CONTINUED..

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

kasar banget Sierra jd kesel liatnya 😠😠

2025-01-16

0

Mamath Ziad Malik

Mamath Ziad Malik

kenapa sierra ngga tanya baik baik duluya

2024-09-29

1

YNa Msa

YNa Msa

knp Jadi kasar, Tanya dilu

2024-02-03

1

lihat semua
Episodes
1 EPS. 1 Prologue.
2 EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3 EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4 EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5 EPS. 5. Simpang jalan.
6 EPS. 6. Kost kostan darurat.
7 EPS. 7. Ayo menikah..
8 EPS. 8. Ciuman pertama.
9 EPS. 9. Janji manis Justin.
10 EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11 EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12 EPS. 12. Mencari Qilin.
13 EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14 EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15 EPS. 15. Justin terjatuh.
16 EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17 EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18 EP. 18. JUSTIN MALU.
19 EPS. 19. Qilin di culik.
20 EPS. 20. Di pisahkan.
21 EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22 EPS. 22. Saling merindukan.
23 EPS. 23. Merelakan.
24 EPS. 24. Mencoba bangkit.
25 EPS. 25. Hari operasi Justin.
26 EPS. 26. Justin Sadar.
27 EPS. 27. Justin pulang.
28 EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29 EPS. 29. Tentang Rena..
30 EPS. 30. Bukan mimpi.
31 EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32 EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33 EPS. 33. Aku calon suaminya.
34 EPS. 34. Rumah Justin.
35 EPS. 35. Cerita Justin.
36 EPS. 36. Resmi berpacaran.
37 EPS. 37. Perlakuan manis.
38 EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39 EPS. 39. Harus jujur.
40 EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41 EPS. 41. Dua saudari.
42 EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43 EPS. 43. VVIP
44 EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45 EPS. 45. CURHAT.
46 EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47 EPS. 47. Melindungi diam diam.
48 EPS. 48. Dia Qilinku.
49 EPS. 49. Sierra berapi - api.
50 EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51 EPS. 51. Pembunuhan..
52 EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53 EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54 EPS. 54. Rena hamil..
55 EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56 EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57 EPS. 57. Terlalu menggoda
58 EPS. 58. Tanggung jawab..
59 EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60 EPS. 60. Qilin di Culik.
61 EPS. 61. Di pulau terpencil..
62 EPS. 62. Melatih diri.
63 EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64 EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65 EPS. 65. Berlatih menembak.
66 EPS. 66. Mencari Qilin.
67 EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68 EPS. 68. Lima Tikus.
69 EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70 EPS. 70. Memburu Qilin.
71 EPS. 71. Mencari Informasi .
72 EPS. 72. Nyaris bertemu.
73 EPS 73. Menjadi buronan
74 EPS. 74. Hati seorang anak.
75 EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76 EPS. 76. Obsesi..
77 EPS. 77. Mengorbankan diri.
78 EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79 EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80 EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81 EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82 EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83 EPS. 83. Salju pertama..
84 EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85 EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86 EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87 EPS 87. Pulang.
88 EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89 EPS. 89. Welcome home Qilin
90 EPS. 90. Ketulangan.
91 EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92 EPS. 92. Hati Dustin.
93 EPS. 93. Siapa Fendy??
94 EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95 EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96 EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97 EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98 EPS. 98. Rena dan Fendy.
99 EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100 EPS. 100. Rena & Fendy.
101 EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102 EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103 EPS. 103. Melepaskan..
104 EPS. 104. Malam terakhir.
105 EPS. 105. WEDDING day 1.
106 EPS. 106. WEDDING day 2.
107 EPS. 107. Malam yang manis.
108 EPS.108. Polosnya Qilin.
109 EPS. 109. Sore yang manis.
110 EPS. 110. Akhirnya..
111 EPS. 111. Bulan penuh madu.
112 EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113 EPS. 113. Kejutan.
114 EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115 EPS. 115. Asinan..
116 EPS. 116. Ponsel pasangan.
117 EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118 EPS. 118. Cerita Sierra.
119 EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120 EPS. 120. Hamil..
121 EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122 EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123 EPS. 123. IAN yang malang.
124 EPS. 124. Bimbang
125 EPS. 125. Enggan berpisah.
126 EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127 EPS 127, PENYUSUPAN
128 EPS. 128. SELAMAT.
129 EPS. 129. LEGA
130 EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131 EPS. 131. Clins.
132 EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133 EPS. 133. Kado Natal.
134 EPS. 134. Malam duka.
135 EPS. 135. Berita heboh.
136 EPS. 136. Rencana.
137 EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138 EPS. 138. Harus segera pergi.
139 EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140 EPS. 140. Di kepung.
141 EPS. 141. Predator dan mangsa.
142 EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143 EPS. 143. Justin kritis.
144 EPS. 144. Duel.
145 EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146 EPS. 146. Menyusun rencana.
147 EPS. 147. Istri Dustin.
148 PENGUMUMAN.
149 EPS. 149. Menangkap Clins.
150 EPS. 150. Jalan terbaik.
151 EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152 EPS. 152. Penjelasan.
153 EPS. 153. 7 Bulan berlalu.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
EPS. 1 Prologue.
2
EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3
EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4
EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5
EPS. 5. Simpang jalan.
6
EPS. 6. Kost kostan darurat.
7
EPS. 7. Ayo menikah..
8
EPS. 8. Ciuman pertama.
9
EPS. 9. Janji manis Justin.
10
EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11
EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12
EPS. 12. Mencari Qilin.
13
EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14
EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15
EPS. 15. Justin terjatuh.
16
EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17
EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18
EP. 18. JUSTIN MALU.
19
EPS. 19. Qilin di culik.
20
EPS. 20. Di pisahkan.
21
EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22
EPS. 22. Saling merindukan.
23
EPS. 23. Merelakan.
24
EPS. 24. Mencoba bangkit.
25
EPS. 25. Hari operasi Justin.
26
EPS. 26. Justin Sadar.
27
EPS. 27. Justin pulang.
28
EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29
EPS. 29. Tentang Rena..
30
EPS. 30. Bukan mimpi.
31
EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32
EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33
EPS. 33. Aku calon suaminya.
34
EPS. 34. Rumah Justin.
35
EPS. 35. Cerita Justin.
36
EPS. 36. Resmi berpacaran.
37
EPS. 37. Perlakuan manis.
38
EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39
EPS. 39. Harus jujur.
40
EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41
EPS. 41. Dua saudari.
42
EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43
EPS. 43. VVIP
44
EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45
EPS. 45. CURHAT.
46
EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47
EPS. 47. Melindungi diam diam.
48
EPS. 48. Dia Qilinku.
49
EPS. 49. Sierra berapi - api.
50
EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51
EPS. 51. Pembunuhan..
52
EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53
EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54
EPS. 54. Rena hamil..
55
EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56
EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57
EPS. 57. Terlalu menggoda
58
EPS. 58. Tanggung jawab..
59
EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60
EPS. 60. Qilin di Culik.
61
EPS. 61. Di pulau terpencil..
62
EPS. 62. Melatih diri.
63
EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64
EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65
EPS. 65. Berlatih menembak.
66
EPS. 66. Mencari Qilin.
67
EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68
EPS. 68. Lima Tikus.
69
EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70
EPS. 70. Memburu Qilin.
71
EPS. 71. Mencari Informasi .
72
EPS. 72. Nyaris bertemu.
73
EPS 73. Menjadi buronan
74
EPS. 74. Hati seorang anak.
75
EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76
EPS. 76. Obsesi..
77
EPS. 77. Mengorbankan diri.
78
EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79
EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80
EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81
EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82
EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83
EPS. 83. Salju pertama..
84
EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85
EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86
EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87
EPS 87. Pulang.
88
EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89
EPS. 89. Welcome home Qilin
90
EPS. 90. Ketulangan.
91
EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92
EPS. 92. Hati Dustin.
93
EPS. 93. Siapa Fendy??
94
EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95
EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96
EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97
EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98
EPS. 98. Rena dan Fendy.
99
EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100
EPS. 100. Rena & Fendy.
101
EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102
EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103
EPS. 103. Melepaskan..
104
EPS. 104. Malam terakhir.
105
EPS. 105. WEDDING day 1.
106
EPS. 106. WEDDING day 2.
107
EPS. 107. Malam yang manis.
108
EPS.108. Polosnya Qilin.
109
EPS. 109. Sore yang manis.
110
EPS. 110. Akhirnya..
111
EPS. 111. Bulan penuh madu.
112
EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113
EPS. 113. Kejutan.
114
EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115
EPS. 115. Asinan..
116
EPS. 116. Ponsel pasangan.
117
EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118
EPS. 118. Cerita Sierra.
119
EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120
EPS. 120. Hamil..
121
EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122
EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123
EPS. 123. IAN yang malang.
124
EPS. 124. Bimbang
125
EPS. 125. Enggan berpisah.
126
EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127
EPS 127, PENYUSUPAN
128
EPS. 128. SELAMAT.
129
EPS. 129. LEGA
130
EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131
EPS. 131. Clins.
132
EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133
EPS. 133. Kado Natal.
134
EPS. 134. Malam duka.
135
EPS. 135. Berita heboh.
136
EPS. 136. Rencana.
137
EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138
EPS. 138. Harus segera pergi.
139
EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140
EPS. 140. Di kepung.
141
EPS. 141. Predator dan mangsa.
142
EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143
EPS. 143. Justin kritis.
144
EPS. 144. Duel.
145
EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146
EPS. 146. Menyusun rencana.
147
EPS. 147. Istri Dustin.
148
PENGUMUMAN.
149
EPS. 149. Menangkap Clins.
150
EPS. 150. Jalan terbaik.
151
EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152
EPS. 152. Penjelasan.
153
EPS. 153. 7 Bulan berlalu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!