EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.

Qilin menyiapkan air panas untuk Justin mandi, di rumah itu air panas tidak tersedia secara otomatis, jadi Qilin harus merebusnya lebih dulu jika Justin hendak mandi.

Sementara Qilin sendiri dirinya sudah terbiasa mandi dengan air dingin sejak tiga tahun lalu, sejak dia di tendang keluar dari rumah besar ayah angkatnya ke rumah kecil di tepi pekarangan rumah mewah itu.

" Justin, air nya sudah siap, mandilah." Ujar Qilin.

" Oke." Sahut Justin.

Justin pun masuk ke dalam kamar mandi, sementara qilin langsung membuka kulkas, setiap hari libur, dia akan memasak sendiri makanan yang akan mereka makan.

Qilin tidak begitu pandai memasak, dia hanya bisa memasak makanan rumahan. Beruntungnya Justin sama sekali tidak pernah keberatan dengan apapun yang Qilin masak saat hari libur.

" Srek! Srek! Srek! "

" Tak! Tak! Tak! Tak! "

Suara Qilin memotong beberapa sayuran yang akan dia masak. Qilin akan membuat sup ayam hari ini.

" Sepertinya aku akan bawa Justin belanja ke pasar, agar Justin tidak bosan di rumah." Gumam Qilin.

Tak lama, Justin selesai mandi dan duduk di meja makan menunggu makanan yang Qilin buat matang. Begitulah selama satu bulan ini ketika Qilin libur bekerja.

" Harumnya.." Gumam Justin, dan Qilin terkekeh.

" Nah, sudah matang, ayo kita makan." Ujar Qilin.

Justin menyiapkan piring dan sendok, juga mengangkat nasi yang berada di penanak nasi ke meja makan. Qilin pun menghidangkan sup ayam yang di buatnya.

" Justin, bagaimana jika kita pergi ke pasar untuk berbelanja." Ujar Qilin.

" Ayo." Ujar Justin antusias.

" Kalau begitu ayo makan dulu." Ujar Qilin, dan Justin mengangguk.

Justin selalu begitu lahap memakan makanan yang Qilin buat. Padahal tampilannya sama seperti sop pada umumnya, tapi Justin selalu mengatakan bahwa masalan Qilin lebih enak.

" ERRRKKK!!" Justin bersendawa.

" Ups, maaf Qilin." Ujar Justin menutup mulutnya, Qilin hanya bisa terkekeh mendengarnya.

Sungguh, dalam kehidupan Justin sehari hari sebelum hilang ingatan, dia adalah pribadi yang sangat ketat. Ketat terhadap kebersihan, keamanan, dan paling utama dia tidak suka di dekati wanita.

Tapi entah mengapa setelah hilang ingatan, Justin justru begitu berbeda, mungkin karena otaknya bermasalah.

" Aku akan cuci piring dulu." Ujar Qilin.

" Justin saja, Justin bisa melakukannya." Ujar Justin.

" Tidak, tidak, tidak, kamu ganti baju saja, piring kita hampir habis karena pecah olehmu." Ujar Qilin.

Mendengarnya Justin menjadi sendu, dia merasa dirinya menjadi biang maslah bagi Qilin.

" E.. Justin, bukan begitu maksudku." Ujar Qilin merasa bersalah.

" Tidak apa apa, Qilin.. percayalah, Justin sudah bisa melakukannya." Ujar Justin.

Akhirnya Qilin pun membiarkan Justin yang mencuci piring. Jika orang lain melihat itu, mereka akan menangis darah melihatnya. Seorang Justin Xander Edward, mencuci piring.

Justin bersungguh sungguh mencuci piringnya, dia melakukan gerakan demi gerakan dengan pelan, karena piring itu licin oleh sabun, dan rupanya benar, dia bisa melakukannya.

" Bagaimana?" Tanya Justin meminta penilaian.

" Good ." Ujar Qilin mengacungkan dua jempolnya.

" Justin minta hadiah." Ujar Justin.

" Aaaaah... kamu baik ada maunya, huh?" Ujar Qilin, dan Justin terkekeh.

Qilin pun mengejar Justin, tapi karena ruangan itu sempit, Justin terjerambab ke sofa, Qilin yang mencoba menarik Justin justru tertarik dan berakhir jatuh di atas tubuh Justin.

Wajah Qilin berada percis di atas wajah Justin dan keduanya saling tatap. Qilin hendak bangun tapi Justin menahan pinggang Qilin dengan memeluk Qilin.

" Qilin.." Ujar Justin.

" Hm? Lepas dulu, aku berat." Ujar Qilin sambil meronta.

" Qilin tidak berat sama sekali." Ujar Justin sambil senyum.

" Kita bicara sambil duduk saja." Ujar Qilin, namun Justin menggeleng.

" Qilin, Qilin ingat dengan buka cerita yang kita beli, tentang dongeng putri tidur?" Ujar Justin.

" Mm.. Ya, aku ingat, kenapa?" Tanya Qilin.

" Di dalam dongeng itu, pangeran mencium sang putri, lalu putri yang tadinya tertidur itu kembali bangun. Mereka akhirnya hidup bersama dan bahagia." Ujar Justin.

Qilin mengangguk anggukan kepalanya, sambil ia juga mengingat ingat isi dongeng anak anak yang sudah tidak pernah dia baca lagi selama bertahun tahun itu.

" Lalu?" Tanya Qilin.

Tanpa aba aba, tiba tiba Justin mencium bibir Qilin hingga Qilin tertegun. Jantung Qilin pun langsung berdebar sangat cepat karenanya.

" Mereka melakukan itu.. " Ujar Ujar Justin, dan Qilin hanya bisa diam sambil menelan ludahnya.

" Mereka berciuman, tapi mereka berciuman dengan mulut ke mulut, lalu putri itu bangun." Ujar Justin.

" Qilin, apakah jika Qilin mencium Justin seperti di dongeng itu, Justin akan kembali mengingat siapa Justin?" Ujar Justin lagi.

Qilin sama sekali tidak bisa berkata apa apa, dia tidak bisa menjawab ucapan Justin, karena dia tidak pernah melakukan ciuman yang seperti itu.

" Qilin, kenapa diam saja?" Tanya Justin.

" E- ekhem! Apakah sungguh ada adegan seperti itu?" Tanya Qilin.

" Ya.. sebentar aku ambil." Ujar Justin. Justin pun membantu Qilin bangun, dan dia langsung menarik tangan Qilin ke atas menuju kamarnya.

" Kemana bukunya? Aku selalu lupa menaruh buku itu." Ujar Justin ketika sampai di kamarnya.

" Ah, ini dia.. Qilin kemari." Ujar Justin.

Qilin pun duduk di ranjang Justin, dan Justin membuka halaman paling akhir menuju berakhirnya cerita itu.

" Lihat, Pangeran ini mencium sang putri dari mulut, lalu putri itu kembali bangun. Mereka pun akhirnya menikah dan hidup bahagia." Ujar Justin.

' Astaga, kenapa dongeng anak anak ada gambar seperti ini.' Batin Qilin menepuk keningnya.

" Jadi maksud kamu??" Tanya Qilin.

" Justin ingin ingat kembali siapa Justin, lalu Justin akan menikahi Qilin dan hidup bahagia." Ujar Justin dengan wajah berbinar.

Qilin justru diam, Qilin selalu takut apabila Justin ingat siapa dirinya, Justin akan melupakannya.

" Itu hanya dongeng Justin, tidak ada di dunia nyata." Ujar Qilin.

" Benarkah, padahal Justin pikir ciuman sungguh bisa mengeluarkan keajaiban." Gumam Justin kecewa.

"Tapi Justin suka mencium bibir Qilin.."Ujar Justin lalu mencium kembali bibir Qilin.

" Justin.." Teriak Qilin, Qilin langsung naik keatas tubuh Justin dan menggelitiki Justin.

" Ahahahahaha.. Ampun Qilin, geli." Ujar Justin karena Qilin menggelitiki perut Justin.

Justin mengeluarkan kekuatannya, lalu ia mencekal kedua tangan Qilin dan membalik keadaan, kini Justin yang berada di atas tubuh Qilin.

Pose keduanya begitu ambigu saat ini, Qilin berada di bawah kungkungan Justin, dengan kedua tangannya yang di cekal Justin di atas kepala.

Qilin terengah engah sambil jantungnya kembali berdebar tidak karuan. Tatapannya bertemu dengan Justin yang saat ini berada di atasnya.

" Qilin sangat cantik saat tertawa." Ujar Justin sambil tersenyum.

Justin mengulurkan tangan kirinya, lalu menyingkirkan anak rambut Qilin yang menutupi wajah Qilin.

" Qilin, teruslah tertawa, Justin suka melihat Qilin tertawa." Ujar Justin lagi.

Qilin hendak menangis, tapi ia tahan. Perasaan nya kini kian membuncah pada Justin.

" Aku tidak bisa tertawa jika kamu berada di atas tubuhku terlalu lama, kamu berrrraat.." Ujar Qilin sambil berpura pura keberatan.

" Astag, Justin lupa, tubuh Qilin kecil." Ujar Justin dan langsung turun dari atas tubuh Qilin.

" Bersiaplah, kita akan pergi ke pasar." Ujar Qilin, dan langsung turun dari kamar Justin.

Sambil Qilin menuruni tangga, ia menghapus air matanya yang mengalir tanpa permisi. Qilin masuk kedalam kamarnya dan mengunci pintu, lalu ia menangis tersedu sedu.

' Aku tidak tahu Justin.. Aku tidak tahu apa aku masih bisa tertawa jika nanti kamu pergi.' Batin Qilin.

' Aku tidak tahu jatuh cinta akan semenyesakkan ini. Kenapa pasangan di luar sana yang saling jatuh cinta bisa tertawa bahagia, tapi aku justru merasakan sesak di dalam dadaku.' Batin Qilin.

" Hatiku sakit.." Gumam Qilin, sambil duduk memeluk kakinya di belakang pintu.

TO BE CONTINUED...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

kirain pas Justin jatoh trus kepalanya kepentok bakal ingat semuanya ternyata enggak 😅😅

2025-01-16

0

Mamath Ziad Malik

Mamath Ziad Malik

kayanya nanti kepasar ketemu tobi

2024-09-29

1

YNa Msa

YNa Msa

Semoga Justin Jodohmu Qilin

2024-02-03

1

lihat semua
Episodes
1 EPS. 1 Prologue.
2 EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3 EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4 EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5 EPS. 5. Simpang jalan.
6 EPS. 6. Kost kostan darurat.
7 EPS. 7. Ayo menikah..
8 EPS. 8. Ciuman pertama.
9 EPS. 9. Janji manis Justin.
10 EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11 EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12 EPS. 12. Mencari Qilin.
13 EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14 EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15 EPS. 15. Justin terjatuh.
16 EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17 EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18 EP. 18. JUSTIN MALU.
19 EPS. 19. Qilin di culik.
20 EPS. 20. Di pisahkan.
21 EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22 EPS. 22. Saling merindukan.
23 EPS. 23. Merelakan.
24 EPS. 24. Mencoba bangkit.
25 EPS. 25. Hari operasi Justin.
26 EPS. 26. Justin Sadar.
27 EPS. 27. Justin pulang.
28 EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29 EPS. 29. Tentang Rena..
30 EPS. 30. Bukan mimpi.
31 EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32 EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33 EPS. 33. Aku calon suaminya.
34 EPS. 34. Rumah Justin.
35 EPS. 35. Cerita Justin.
36 EPS. 36. Resmi berpacaran.
37 EPS. 37. Perlakuan manis.
38 EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39 EPS. 39. Harus jujur.
40 EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41 EPS. 41. Dua saudari.
42 EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43 EPS. 43. VVIP
44 EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45 EPS. 45. CURHAT.
46 EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47 EPS. 47. Melindungi diam diam.
48 EPS. 48. Dia Qilinku.
49 EPS. 49. Sierra berapi - api.
50 EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51 EPS. 51. Pembunuhan..
52 EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53 EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54 EPS. 54. Rena hamil..
55 EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56 EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57 EPS. 57. Terlalu menggoda
58 EPS. 58. Tanggung jawab..
59 EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60 EPS. 60. Qilin di Culik.
61 EPS. 61. Di pulau terpencil..
62 EPS. 62. Melatih diri.
63 EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64 EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65 EPS. 65. Berlatih menembak.
66 EPS. 66. Mencari Qilin.
67 EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68 EPS. 68. Lima Tikus.
69 EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70 EPS. 70. Memburu Qilin.
71 EPS. 71. Mencari Informasi .
72 EPS. 72. Nyaris bertemu.
73 EPS 73. Menjadi buronan
74 EPS. 74. Hati seorang anak.
75 EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76 EPS. 76. Obsesi..
77 EPS. 77. Mengorbankan diri.
78 EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79 EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80 EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81 EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82 EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83 EPS. 83. Salju pertama..
84 EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85 EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86 EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87 EPS 87. Pulang.
88 EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89 EPS. 89. Welcome home Qilin
90 EPS. 90. Ketulangan.
91 EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92 EPS. 92. Hati Dustin.
93 EPS. 93. Siapa Fendy??
94 EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95 EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96 EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97 EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98 EPS. 98. Rena dan Fendy.
99 EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100 EPS. 100. Rena & Fendy.
101 EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102 EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103 EPS. 103. Melepaskan..
104 EPS. 104. Malam terakhir.
105 EPS. 105. WEDDING day 1.
106 EPS. 106. WEDDING day 2.
107 EPS. 107. Malam yang manis.
108 EPS.108. Polosnya Qilin.
109 EPS. 109. Sore yang manis.
110 EPS. 110. Akhirnya..
111 EPS. 111. Bulan penuh madu.
112 EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113 EPS. 113. Kejutan.
114 EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115 EPS. 115. Asinan..
116 EPS. 116. Ponsel pasangan.
117 EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118 EPS. 118. Cerita Sierra.
119 EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120 EPS. 120. Hamil..
121 EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122 EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123 EPS. 123. IAN yang malang.
124 EPS. 124. Bimbang
125 EPS. 125. Enggan berpisah.
126 EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127 EPS 127, PENYUSUPAN
128 EPS. 128. SELAMAT.
129 EPS. 129. LEGA
130 EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131 EPS. 131. Clins.
132 EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133 EPS. 133. Kado Natal.
134 EPS. 134. Malam duka.
135 EPS. 135. Berita heboh.
136 EPS. 136. Rencana.
137 EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138 EPS. 138. Harus segera pergi.
139 EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140 EPS. 140. Di kepung.
141 EPS. 141. Predator dan mangsa.
142 EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143 EPS. 143. Justin kritis.
144 EPS. 144. Duel.
145 EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146 EPS. 146. Menyusun rencana.
147 EPS. 147. Istri Dustin.
148 PENGUMUMAN.
149 EPS. 149. Menangkap Clins.
150 EPS. 150. Jalan terbaik.
151 EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152 EPS. 152. Penjelasan.
153 EPS. 153. 7 Bulan berlalu.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
EPS. 1 Prologue.
2
EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3
EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4
EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5
EPS. 5. Simpang jalan.
6
EPS. 6. Kost kostan darurat.
7
EPS. 7. Ayo menikah..
8
EPS. 8. Ciuman pertama.
9
EPS. 9. Janji manis Justin.
10
EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11
EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12
EPS. 12. Mencari Qilin.
13
EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14
EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15
EPS. 15. Justin terjatuh.
16
EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17
EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18
EP. 18. JUSTIN MALU.
19
EPS. 19. Qilin di culik.
20
EPS. 20. Di pisahkan.
21
EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22
EPS. 22. Saling merindukan.
23
EPS. 23. Merelakan.
24
EPS. 24. Mencoba bangkit.
25
EPS. 25. Hari operasi Justin.
26
EPS. 26. Justin Sadar.
27
EPS. 27. Justin pulang.
28
EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29
EPS. 29. Tentang Rena..
30
EPS. 30. Bukan mimpi.
31
EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32
EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33
EPS. 33. Aku calon suaminya.
34
EPS. 34. Rumah Justin.
35
EPS. 35. Cerita Justin.
36
EPS. 36. Resmi berpacaran.
37
EPS. 37. Perlakuan manis.
38
EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39
EPS. 39. Harus jujur.
40
EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41
EPS. 41. Dua saudari.
42
EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43
EPS. 43. VVIP
44
EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45
EPS. 45. CURHAT.
46
EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47
EPS. 47. Melindungi diam diam.
48
EPS. 48. Dia Qilinku.
49
EPS. 49. Sierra berapi - api.
50
EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51
EPS. 51. Pembunuhan..
52
EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53
EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54
EPS. 54. Rena hamil..
55
EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56
EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57
EPS. 57. Terlalu menggoda
58
EPS. 58. Tanggung jawab..
59
EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60
EPS. 60. Qilin di Culik.
61
EPS. 61. Di pulau terpencil..
62
EPS. 62. Melatih diri.
63
EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64
EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65
EPS. 65. Berlatih menembak.
66
EPS. 66. Mencari Qilin.
67
EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68
EPS. 68. Lima Tikus.
69
EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70
EPS. 70. Memburu Qilin.
71
EPS. 71. Mencari Informasi .
72
EPS. 72. Nyaris bertemu.
73
EPS 73. Menjadi buronan
74
EPS. 74. Hati seorang anak.
75
EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76
EPS. 76. Obsesi..
77
EPS. 77. Mengorbankan diri.
78
EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79
EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80
EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81
EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82
EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83
EPS. 83. Salju pertama..
84
EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85
EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86
EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87
EPS 87. Pulang.
88
EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89
EPS. 89. Welcome home Qilin
90
EPS. 90. Ketulangan.
91
EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92
EPS. 92. Hati Dustin.
93
EPS. 93. Siapa Fendy??
94
EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95
EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96
EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97
EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98
EPS. 98. Rena dan Fendy.
99
EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100
EPS. 100. Rena & Fendy.
101
EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102
EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103
EPS. 103. Melepaskan..
104
EPS. 104. Malam terakhir.
105
EPS. 105. WEDDING day 1.
106
EPS. 106. WEDDING day 2.
107
EPS. 107. Malam yang manis.
108
EPS.108. Polosnya Qilin.
109
EPS. 109. Sore yang manis.
110
EPS. 110. Akhirnya..
111
EPS. 111. Bulan penuh madu.
112
EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113
EPS. 113. Kejutan.
114
EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115
EPS. 115. Asinan..
116
EPS. 116. Ponsel pasangan.
117
EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118
EPS. 118. Cerita Sierra.
119
EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120
EPS. 120. Hamil..
121
EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122
EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123
EPS. 123. IAN yang malang.
124
EPS. 124. Bimbang
125
EPS. 125. Enggan berpisah.
126
EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127
EPS 127, PENYUSUPAN
128
EPS. 128. SELAMAT.
129
EPS. 129. LEGA
130
EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131
EPS. 131. Clins.
132
EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133
EPS. 133. Kado Natal.
134
EPS. 134. Malam duka.
135
EPS. 135. Berita heboh.
136
EPS. 136. Rencana.
137
EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138
EPS. 138. Harus segera pergi.
139
EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140
EPS. 140. Di kepung.
141
EPS. 141. Predator dan mangsa.
142
EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143
EPS. 143. Justin kritis.
144
EPS. 144. Duel.
145
EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146
EPS. 146. Menyusun rencana.
147
EPS. 147. Istri Dustin.
148
PENGUMUMAN.
149
EPS. 149. Menangkap Clins.
150
EPS. 150. Jalan terbaik.
151
EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152
EPS. 152. Penjelasan.
153
EPS. 153. 7 Bulan berlalu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!