EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.

Qilin mencuci wajahnya setelah ia menenangkan dirinya. Dia berusaha untuk terlihat baik baik saja, dia bahkan tersenyum pada cermin di kamar mandi.

" Kamu bisa Qilin." Gumam Qilin.

" Qilin, kamu sudah siap?" Ujar suara Justin daei luar.

" Sebentar.." Teriak Qilin.

Qilin memastikan dirinya baik baik saja, lalu membuka pintu kamar mandi. Terlihat Justin yang sudah siap dengan pakaian rapi.

' Oiyah.. Semua pakaian Justin adalah pakaian papa, aku akan belikan pakaian yang sesuai untuk Justin.' Batin Qilin.

" Justin, sepertinya kita tidak jadi ke pasar." Ujar Qilin, dan Justin menjadi sedih.

" Kenapa??" Tanya Justin.

" Kita ke mall saja." Ujar Qilin, dan Justin tersenyum.

" Ayo." Ujar Justin.

Seperti biasa, Qilin memakaikan topi dan masker pada Justin. Mereka pun akhirnya berjalan keluar dari rumah itu menuju keluar gang.

Tak perlu menunggu lama, sebuah taksi datang. Qilin melambaikan tangannya, dan taksi itu berhenti.

" Pak, ke mall terdekat." Ujar Qilin.

Mereka pun menuju ke mall yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

" Astaga, apa aku tidak tersesat di sini?" Batin Qilin karena mall itu lumayan besar, dan itu tampak asing.

Terakhir kali Qilin ke mall adalah saat ayah angkatnya masih hidup.

" Ayo, Justin." Ujar Qilin, dan menggandeng tangan Justin. Mereka memasuki mall dan langsung terlihat jejeran pakaian yang memenuhi mall itu.

Qilin berjalan kesana kemari mencari pakaian pria yang harganya sesuai dengan isi kantongnya, bagaimanapun persediaan uang nya sudah semakin menipis.

" Nah.. di sana, ayo." Ujar Qilin dan mendatangi toko pakaian yang sudah tertera harga harganya.

" Justin, kamu tidak memiliki baju baru, kita akan beli baju untukmu." Ujar Qilin.

" Tidak perlu, Qilin.. Baju yang aku pakai masih bagus." Ujar Justin.

" Tidak apa - apa.. Ayo aku pilihkan." Ujar Qilin.

Qilin mengambil ini dan itu, kaos, kemeja, celana, bo*er, celana santai, semua keperluan pria. Lalu membawanya ke penjualnya.

" Apakah ada tambahan lagi, kak? " Tanya Penjual.

" Mmm.. Sebentar. " Qilin melihat jaket yang terlihat keren jika Justin kenakan, akhirnya ia mengambil Jaket itu.

" Tambah jaket." Ujar Qilin, dan langsung di total oleh penjual.

Qilin membayar sejumlah uang, dan ia membawa dua kanting besar berisi pakaian Justin.

" Ayo kita belanja keperluan rumah juga." Ujar Qilin.

Qilin turun satu lantai, di sana terdapat seperti toserba namun di dalam mall. Qilin mwmbawa troli besar dan masuk ke dalam.

" Qita beli ini.. ini.. ini.." Ujar Qilin sambil mengambil satu persatu barang dari etalase.

Mereka saling bercanda gurau selama berbelanja, dan tidak terasa mereka menghabiskan waktu mereka seharian mengitari seisi mall itu.

Namun Qilin tidak menyadari bahwa cctv menyorot dirinya selama dia berada di dalam mall itu.

" Ayo kita pulang." Ujar Qilin. Qilin dan Justin pun pulang.

Tak lama datanglah Malvin yang akan mengecek cctv di Mall itu, Malvin telah mengecek cctv di banyak tempat dan hari ini dia sampai di mall itu. Mengecek satu persatu cctv di berbagai tempat tentu memakan banyak waktu, meskipun di bantu oleh hacker yang mencari Qilin dengan mencocokan gambar wajah Qilin.

Sayangnya Qilin sungguh tidak meninggalkan jejak digital, Qilin tidak memilik jejak riwayat penggunaan ponsel sejak tiga tahun yang lalu, yang artinya dulu Qilin memiliki ponsel, namun sekarang tidak. Qilin juga secara kebetulan tdak pernah terrekam di cctv manapun, karena Qilin memang tidak pernah memasuki tempat besar seperti mall.

Qilin juga tidak menggunakan kartu debit atau uang elektronik, Lingkup keseharian Qilin hanya di rumah, cafe tempatnya bekerja, kantin dan pasar malam. Hanya itu itu saja lingkup keseharian Qilin, jadi para anak buah Arthur pun sedikit kesulitan dengan Qilin yang hidup sangat misterius.

'' Periksa rekaman sejak sebulan yang lalu, cocokoan dengan wajah gadis ini.'' Ujar Malvin.

Hacker yang bekerja dengan Arthur pun langsng menjalankan tugasnya, ia membuka laptop khususnya dan mulai melakukan pengecekan dengan menggunakan wajah Qilin.

Rekaman berputar dengan sangat cepat, mereka tidak perlu malihat dengan mata mereka, hanya dengan foto wajah Qilin, sistem akan mencari kecocokan nya sendiri.

'' Ting!'' Bunyi laptop itu. Malvin langsung melihat laptop dan rupanya ia menemukan Qilin.

'' Itu dia! hari apa dia ada di sini?'' Tanya Malvin.

'' Sekitar empat puluh menit yang lalu, tuan.'' Ujar hacker.

'' Cari semua rekaman cctv yang merekam pergerakannya.''  Ujar Malvin.

Malvin melihat Qilin tampak bersama seorang pria, Malvin mencari gambar paling jelas dari pria itu dan menatapnya dengan teliti.

'' Itu tuan muda, dia berada di daerah sini, cepat cari rekamannya.'' Ujar Malvin.

Malvin menghubungi semua anak buahnya untuk ikut mencari Qilin dari cctv jalanan, Malvin sungguh merasa gemas kerena dia tidak pernah gagal dalam misi pencariannya sejak muda, namun kini dia di kelabuhi seorang gadis yang menculik keponakan nya itu.

'' Dapat??'' Tanya Malvin.

Taksi itu berhenti di sekitaran gang ini, tuan. Lalu tidak terlihat lagi kemana gadis itu bergerak.'' Ujar hacker.

'' S*al! kita cari mereka dengan berpencar.'' Ujar Malvin dan pergi dari sana.

Sayangnya Malvin tidak melihat rekaman keseluruhan kegiatan Justin dan Qilin di mall itu. Qilin sama sekali tidak menyakiti Justin, justru Qilin menjaga dan memastikan Justin baik baik saja.

Sementara itu, Qilin yang sedang di buru oleh Malvin saat ini sudah sampai di rumah. Qilin tidak turun di gang tempat tinggalnya, dia turun di gang dimana selalu ada pasar malam, dia mampir ke sana untuk membeli makanan dan pulang lewat jalan tembusan berupa gang yang lebih sempit.

'' Bagaimana? Apakah kamu senang?'' Tanya Qilin.

'' Justin senang, asal selalu bersama dengan Qilin.'' Ujar Justin.

'' Hm.. sudah ya berkata manisnya, ayo makan makan malammu.'' Ujar Qilin.

Qilin senang telah membuat Justin bahagia selama setengah harian ini dengan berada di mall. Meski dia menghabiskan banyak uang, tapi dia senang bisa membawa Justin jalan jalan.

'' Qilin, A..'' Ujar Justin mencoba menyuapi Qilin makanan yang sedang dia makan.

Qilin pun membuka mulutnya, dan mengunyah makanan pemberian dari Justin dengan tersenyum.

Justin juga terlihat begitu menikmati makanan itu. Makanan jalanan yang seumur hidup tidak pernah Justin sentuh, kini dia memakannya setiap hari tanpa rasa takut sama sekali.

Setelah selesai makan malam, Justin naik keatas kamarnya, lalu ia mengeluarkan sesuatu dari kantongnya. Rupanya itu adalah sebuah jepitan rambut. Saat di mall tadi, Justin melihat jepit yang menarik perhatiannya. Justin meminta uang pada Qilin, tapi tidak memberi tahu Qilin untuk apa dia meminta uang itu.

Tanpa curiga sedikitpun, Qilin memberikan selembar uang pecahan seratus ribu, dan Justun langsung membeli jepitan itu, lalu mengantonginya.

'' Hihi.. aku kaan berikan ini pada Qilin nanti.'' Gumam Justin. Justin pun merebahkan dirinya di ranjang.

Sementara itu, Qilin sedang membereskan semua belanjaan nya di dapur. Qilin juga mencuci pakaian di malam hari lalu akan menjemurnya di balkoni. setelah semuanya selesai, Qilin pun membersihkan dirinya di kamar mandi.

Qilin sudah segar dengan pakaian santainya, ia naik kaeatas kamar Justin dengan membawa sebotol minuman untuk Justin.

" Justin, kamu sudah tidur??" Panggil Qilin.

Qilin membuka pintu kamar Justin dan mendapati Justin yang telah tidur pulas, Qilin tersenyum lalu meletakan air yang ia bawa di meja.

" Selamat tidur Justin." Ujar Qilin, lalu pergi keluar dari kamar Justin.

Qilin turun kembali ke bawah, ia merasakan sesuatu yang aneh, antah mengapa ia merasa akan terjadi sesuatu yang besar.

" Kenapa perasaanku tidak enak." Gumam Qilin, lalu melihat kearah kamar Justin. Qilin pun turun ke bawah.

TO BE CONTINUED..

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

apa nanti Qilin akan berpisah sama Justin

2025-01-16

0

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

🍃🦂 Nurliana 🦂🍃

kasian qilin hhmmm

2024-07-04

1

Oi Min

Oi Min

aq melu deg deg an tor

2023-11-28

2

lihat semua
Episodes
1 EPS. 1 Prologue.
2 EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3 EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4 EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5 EPS. 5. Simpang jalan.
6 EPS. 6. Kost kostan darurat.
7 EPS. 7. Ayo menikah..
8 EPS. 8. Ciuman pertama.
9 EPS. 9. Janji manis Justin.
10 EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11 EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12 EPS. 12. Mencari Qilin.
13 EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14 EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15 EPS. 15. Justin terjatuh.
16 EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17 EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18 EP. 18. JUSTIN MALU.
19 EPS. 19. Qilin di culik.
20 EPS. 20. Di pisahkan.
21 EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22 EPS. 22. Saling merindukan.
23 EPS. 23. Merelakan.
24 EPS. 24. Mencoba bangkit.
25 EPS. 25. Hari operasi Justin.
26 EPS. 26. Justin Sadar.
27 EPS. 27. Justin pulang.
28 EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29 EPS. 29. Tentang Rena..
30 EPS. 30. Bukan mimpi.
31 EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32 EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33 EPS. 33. Aku calon suaminya.
34 EPS. 34. Rumah Justin.
35 EPS. 35. Cerita Justin.
36 EPS. 36. Resmi berpacaran.
37 EPS. 37. Perlakuan manis.
38 EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39 EPS. 39. Harus jujur.
40 EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41 EPS. 41. Dua saudari.
42 EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43 EPS. 43. VVIP
44 EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45 EPS. 45. CURHAT.
46 EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47 EPS. 47. Melindungi diam diam.
48 EPS. 48. Dia Qilinku.
49 EPS. 49. Sierra berapi - api.
50 EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51 EPS. 51. Pembunuhan..
52 EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53 EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54 EPS. 54. Rena hamil..
55 EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56 EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57 EPS. 57. Terlalu menggoda
58 EPS. 58. Tanggung jawab..
59 EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60 EPS. 60. Qilin di Culik.
61 EPS. 61. Di pulau terpencil..
62 EPS. 62. Melatih diri.
63 EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64 EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65 EPS. 65. Berlatih menembak.
66 EPS. 66. Mencari Qilin.
67 EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68 EPS. 68. Lima Tikus.
69 EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70 EPS. 70. Memburu Qilin.
71 EPS. 71. Mencari Informasi .
72 EPS. 72. Nyaris bertemu.
73 EPS 73. Menjadi buronan
74 EPS. 74. Hati seorang anak.
75 EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76 EPS. 76. Obsesi..
77 EPS. 77. Mengorbankan diri.
78 EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79 EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80 EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81 EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82 EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83 EPS. 83. Salju pertama..
84 EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85 EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86 EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87 EPS 87. Pulang.
88 EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89 EPS. 89. Welcome home Qilin
90 EPS. 90. Ketulangan.
91 EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92 EPS. 92. Hati Dustin.
93 EPS. 93. Siapa Fendy??
94 EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95 EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96 EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97 EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98 EPS. 98. Rena dan Fendy.
99 EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100 EPS. 100. Rena & Fendy.
101 EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102 EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103 EPS. 103. Melepaskan..
104 EPS. 104. Malam terakhir.
105 EPS. 105. WEDDING day 1.
106 EPS. 106. WEDDING day 2.
107 EPS. 107. Malam yang manis.
108 EPS.108. Polosnya Qilin.
109 EPS. 109. Sore yang manis.
110 EPS. 110. Akhirnya..
111 EPS. 111. Bulan penuh madu.
112 EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113 EPS. 113. Kejutan.
114 EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115 EPS. 115. Asinan..
116 EPS. 116. Ponsel pasangan.
117 EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118 EPS. 118. Cerita Sierra.
119 EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120 EPS. 120. Hamil..
121 EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122 EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123 EPS. 123. IAN yang malang.
124 EPS. 124. Bimbang
125 EPS. 125. Enggan berpisah.
126 EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127 EPS 127, PENYUSUPAN
128 EPS. 128. SELAMAT.
129 EPS. 129. LEGA
130 EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131 EPS. 131. Clins.
132 EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133 EPS. 133. Kado Natal.
134 EPS. 134. Malam duka.
135 EPS. 135. Berita heboh.
136 EPS. 136. Rencana.
137 EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138 EPS. 138. Harus segera pergi.
139 EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140 EPS. 140. Di kepung.
141 EPS. 141. Predator dan mangsa.
142 EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143 EPS. 143. Justin kritis.
144 EPS. 144. Duel.
145 EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146 EPS. 146. Menyusun rencana.
147 EPS. 147. Istri Dustin.
148 PENGUMUMAN.
149 EPS. 149. Menangkap Clins.
150 EPS. 150. Jalan terbaik.
151 EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152 EPS. 152. Penjelasan.
153 EPS. 153. 7 Bulan berlalu.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
EPS. 1 Prologue.
2
EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3
EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4
EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5
EPS. 5. Simpang jalan.
6
EPS. 6. Kost kostan darurat.
7
EPS. 7. Ayo menikah..
8
EPS. 8. Ciuman pertama.
9
EPS. 9. Janji manis Justin.
10
EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11
EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12
EPS. 12. Mencari Qilin.
13
EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14
EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15
EPS. 15. Justin terjatuh.
16
EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17
EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18
EP. 18. JUSTIN MALU.
19
EPS. 19. Qilin di culik.
20
EPS. 20. Di pisahkan.
21
EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22
EPS. 22. Saling merindukan.
23
EPS. 23. Merelakan.
24
EPS. 24. Mencoba bangkit.
25
EPS. 25. Hari operasi Justin.
26
EPS. 26. Justin Sadar.
27
EPS. 27. Justin pulang.
28
EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29
EPS. 29. Tentang Rena..
30
EPS. 30. Bukan mimpi.
31
EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32
EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33
EPS. 33. Aku calon suaminya.
34
EPS. 34. Rumah Justin.
35
EPS. 35. Cerita Justin.
36
EPS. 36. Resmi berpacaran.
37
EPS. 37. Perlakuan manis.
38
EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39
EPS. 39. Harus jujur.
40
EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41
EPS. 41. Dua saudari.
42
EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43
EPS. 43. VVIP
44
EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45
EPS. 45. CURHAT.
46
EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47
EPS. 47. Melindungi diam diam.
48
EPS. 48. Dia Qilinku.
49
EPS. 49. Sierra berapi - api.
50
EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51
EPS. 51. Pembunuhan..
52
EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53
EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54
EPS. 54. Rena hamil..
55
EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56
EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57
EPS. 57. Terlalu menggoda
58
EPS. 58. Tanggung jawab..
59
EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60
EPS. 60. Qilin di Culik.
61
EPS. 61. Di pulau terpencil..
62
EPS. 62. Melatih diri.
63
EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64
EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65
EPS. 65. Berlatih menembak.
66
EPS. 66. Mencari Qilin.
67
EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68
EPS. 68. Lima Tikus.
69
EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70
EPS. 70. Memburu Qilin.
71
EPS. 71. Mencari Informasi .
72
EPS. 72. Nyaris bertemu.
73
EPS 73. Menjadi buronan
74
EPS. 74. Hati seorang anak.
75
EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76
EPS. 76. Obsesi..
77
EPS. 77. Mengorbankan diri.
78
EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79
EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80
EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81
EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82
EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83
EPS. 83. Salju pertama..
84
EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85
EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86
EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87
EPS 87. Pulang.
88
EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89
EPS. 89. Welcome home Qilin
90
EPS. 90. Ketulangan.
91
EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92
EPS. 92. Hati Dustin.
93
EPS. 93. Siapa Fendy??
94
EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95
EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96
EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97
EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98
EPS. 98. Rena dan Fendy.
99
EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100
EPS. 100. Rena & Fendy.
101
EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102
EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103
EPS. 103. Melepaskan..
104
EPS. 104. Malam terakhir.
105
EPS. 105. WEDDING day 1.
106
EPS. 106. WEDDING day 2.
107
EPS. 107. Malam yang manis.
108
EPS.108. Polosnya Qilin.
109
EPS. 109. Sore yang manis.
110
EPS. 110. Akhirnya..
111
EPS. 111. Bulan penuh madu.
112
EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113
EPS. 113. Kejutan.
114
EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115
EPS. 115. Asinan..
116
EPS. 116. Ponsel pasangan.
117
EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118
EPS. 118. Cerita Sierra.
119
EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120
EPS. 120. Hamil..
121
EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122
EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123
EPS. 123. IAN yang malang.
124
EPS. 124. Bimbang
125
EPS. 125. Enggan berpisah.
126
EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127
EPS 127, PENYUSUPAN
128
EPS. 128. SELAMAT.
129
EPS. 129. LEGA
130
EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131
EPS. 131. Clins.
132
EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133
EPS. 133. Kado Natal.
134
EPS. 134. Malam duka.
135
EPS. 135. Berita heboh.
136
EPS. 136. Rencana.
137
EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138
EPS. 138. Harus segera pergi.
139
EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140
EPS. 140. Di kepung.
141
EPS. 141. Predator dan mangsa.
142
EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143
EPS. 143. Justin kritis.
144
EPS. 144. Duel.
145
EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146
EPS. 146. Menyusun rencana.
147
EPS. 147. Istri Dustin.
148
PENGUMUMAN.
149
EPS. 149. Menangkap Clins.
150
EPS. 150. Jalan terbaik.
151
EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152
EPS. 152. Penjelasan.
153
EPS. 153. 7 Bulan berlalu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!