Di kediaman Edward, saat ini Sierra sedang duduk di kamar Justin. Sudah satu bulan lamanya Justin hilang dan belum di temukan. Sierra meneteskan air matanya ketika melihat stu persatu lembar album foto masa kecil Justin dan Dustin.
'' Kamu dimana, sayang..'' Gumam Sierra dan menghapus air matanya.
Sedewasa apapun seorang anak, di mata orang tuanya, dia tetaplah anak anak. Justin sudah berusia 27 tahun, namun bagi Sierra Justin tetapalah putra kecilnya.
Sierra memeluk foto Justin dan kembali menangis tersedu sedu, Sierra adalah ibu yang sangat baik, tidak pernah sekalipun dia memarahi kedua putranya itu, Justin dan Dustin pun tumbuh dengan ajaran baik baik dari Arthur dan Sierra.
Hanya saja, sifat mereka menuruni Arthur, Justin dan Dustin tidak suka di dekati wanita dan tidak mau di sentuh wanita, kecuali Sierra dan Sahara. Tapi sepertinya kini Justin ada kemajuan, karena dia selalu menempel pada Qilin, hanya saja itu di luar kesadaran Justin, entah apakah Justin akan bersikap sama seperti sebelumnya atau tidak ketika dia sudah mendapatkan ingatan nya kembali.
'' Cklek!'' Suara pintu terbuka dan Arthur masuk kedalam.
Arthur ikut bersedih jika ia melihat Sierra yang lagi lagi menangis di kamar Justin, Arthur berjalan menghampiri Sierra lalu memeluk Sierra dari belakang.
'' Sayang.. tolong jangan terus seperti ini.'' Ujar Arthur.
'' Justin..'' Gumam Sierra.
'' Aku tahu, sayang.. kita juga tidak menghentikan pencarian terhadap Justin, tapi kita belum menemukan dia.. Kita berdoa saja, semoga dia tetap hidup dengan baik, dan gadis bernama Qilin itu mengembalikan Justin pada kita.'' Ujar Arthur.
Sebulan ini, Arthur benar benar merasa kesulitan, tidak pernah dalam sejarah hidupnya dia kesulitan menemukan seseorang, tapi kini putranya sendiri hilang, dia tidak bisa menemukannya.
Diluar kediaman Arthur, ada dua mobil mewah yang masuk kedalam pekarangan Arthur. Lalu turunlah pria paruh baya dengan rambut yang sudah sebagian berubah menjadi putih.
'' Silahkan masuk tuan, saya akan panggilkan tuan besar lebih dulu.'' Ujar Pelayan dan pria itu mengangguk.
Pelayan sudah tahu bahwa Arthur berada di kamar tuan mudanya, dia pun langsung berjalan ke sana dan mengetuk pintu.
'' Tuan, Tuan Tobiasudah datang.'' Ujar pelayan.
'' Ya.'' Sahut Arthur.
'' Sayang, aku turun dulu menemui Tobi.'' Ujar Arthur dan Sierra mengangguk.
Arthur pun turun kebawah dan terlihat Tobias yang tersenyum kearah Arthur. Ingat dengan Tobias?? Dia adalah mantan kapten yang dulu menangani kasus Carine dan Hailey. Tobias juga merupakan teman dekat Arthur sejak dulu.
'' Sudah sebulan Ar, apakah tidak ada kemajuan?'' Tanya Tobias, dan Arthu menggelengkan kepalanya.
'' Entah aku dan timku yang kurang jeli atau memang gadis itu sungguh tidak bisa di temukan, tidak ada jejak sama sekali. Aku bahkan sudah menyebarkan pasukan bayanganku, tapi tidak ada yang menemukan Justin atau gadis itu.'' Ujar Arthur.
'' Biar aku bantu dirimu, setidaknya aku adalah mantan kapten dulu.'' Ujar Tobias.
'' Kau kehilangan gelarmu karena aku, apa kau masih mau membantuku?'' Ujar Arthur.
'' Kau masih saja memikirkan kejadian itu? Ayolah.. aku bahkan sudah menikmati hidup baruku selama dua puluh tahun terakhir ini. Kau saudaraku Ar, kejadian itu tidak mengubah apapun diantara kita, aku masih tetap saudaramu. Dan lagi.. aku tidak kehilangan gelarku karenamu, aku hanya sangat membenci wanita berwajah dua itu.'' Ujar Tobi.
Flasback on..
Kurang lebih 20 tahun lalu, saat Carine sudah tinggal di tahanan selama tujuh tahun lamanya.. Carin membuat ulah. Dia merencanakan pelarian dirinya ketika semua orang sudah yakin bahwa Carine sudah benar benar berubah dan tidak lagi menjadi jahat.
Rupanya Carine bersekongkol dengan seorang polisi yang selalu bertugas mengecek tahanan, polisi itu jatuh cinta dengan Carine yang selalu bersikap baik dan selalu tersenyum manis. Polisi itu tidak tahu bahwa dirinya di peralat oleh Carine.
Carine melarikan diri dengan mengatakan kepada polisi itu bahwa dia mau menikah dengan polisi itu, polisi itu seakan buta dan tuli, dia mengikuti semua yang Carine katakan dan akhitnya mereka melarikan diri bersama. Saat itu baru Tobias yang melihat Carine dan polisi itu hendak melarikan diri.
Tanpa aba aba lagi, Tobias langsung menembak polisi itu yang rupanya tidak mengenakan rompi anti peluru, sementara Tobi menembak tepat di jantungnya, dan polisi itu pun tewas.
Carine berteriak, dan itu berhasil menarik perhatian para polisi lain yang sedang berpatroli. Carine tersenyum smirk, dan hendak kabur, tanpa aba aba lagi Tobi langsung menembak Carin dua kali karena Tobiaz sangat emosi. Carine mati di tempat, bersama polisi itu. Sejak saat itu, gelar Tobi di lengserkan, dan Tobi juga di keluarkan dari kepolisian.
Flasback off..
'' Jangan buat hal yang terjadi di masalalu merusak persaudaraan kita." Ujar Tobi.
" Tidak lucu bukan, seorang Lucifer sepertimu menyendu begitu." Ujar Tobi lagi.
" Sierra selalu menangis setiap hari, aku tidak tega melihatnya begitu. Aku merasa gagal sebagai seorang ayah, aku mantan ketua Mafia, tapi aku bahkan tidak bisa menemukan putraku." Ujar Arthur.
" Bukan salahmu, Ar.. Aku akan membantumu mencari Justin, dia juga keponakanku." Ujar Tobi.
" Terimakasih." Ujar Arthur.
" Jangan katakan terimakasih, kita bukan orang asing.." Ujar Tobi.
" Aku akan kerahkan orang orangku juga untuk mencari Justin, dimana kali terakhir jejak Justin di temukan?" Tanya Tobi.
" Jl. Xx, sebuah kost kostan." Ujar Arthur.
" Baiklah.. " Ujar Tobi.
Sementara itu di tempat lain, tepatnya di cafe. Qilin sedang sangat sibuk karena cafe itu kedatangan banyak pengunjung.
' Bagaimana caranya aku bisa membeli makanan untuk Justin, cafe sedang ramai.' Batin Qilin.
" Kenapa seperti orang kebingungan?" Tanya Fandy.
" Eh, kak Fandy, mm.. itu, bolehkan aku izin sebentar untuk pulang, sepuluh menit saja." Ujar Qilin.
Fandy terlihat melihat jam tangannya, lalu tersenyum.
" Pergilah, masih ada waktu." Ujar Fandy, Qilin pun tersenyum senang.
" Terimakasih, kak." Ujar Qilin, dan langsung berlari keluar.
Qilin langsung membeli makanan, Fandy juga melihat itu karena Qilin membelinya di seberang cafe.
' Apa dia membeli makanan itu untuk kekasihnya, gadis yang baik.. dia bahkan ingat dengan kekasihnya walau sedang sibuk.' Batin Fandy.
' Tapi kenapa kekasihnya tidak beli sendiri, kenapa harus Qilin yang selalu pulang pergi beli makanan.' Batin Fandy.
Qilin terlihat kembali berlari menyeberangi jalanan, dan masuk kedlaam gang. Qilin langsung membuka pintu rumah nya dan terlihat Justin yang sedang meminum air putih.
" Justin, maaf aku terlambat bawa makananmu, kamu pasti kelaparan." Ujar Qilin dengan nafas terengah engah.
" Qilin berlari??" Ujar Justin.
" Aku tidak memiliki banyak waktu, cafe tempatku bekerja sedang sangat ramai. Maaf Justin, kamu harus makan sendiri." Ujar Qilin.
Qilin hendak kembali berlari, tapi Justin memeluk Qilin dari belakang.
" Bernafaslah Qilin.." Ujar Justin.
Dan bukannya bernafas dengan baik, Qilin justru berdebar tidak karuan. Dia kembali teringat dengan perkataan Rena, bahwa dirinya sedang jatuh cinta.
" Maafkan Justin karena Justin selalu menyusahkan Qilin." Ujar Justin.
" Tidak, Justin.." Ujar Qilin dan berbalik menatap Justin.
" Jangan katakan itu, ini hanya kebetulan tempat kerjaku sedang ramai. " Ujar Qilin memberi pengertian pada Justin.
" Qilin sudah makan??" Tanya Justin, dan Qilin mengangguk.
" Jangan berpikiran aneh aneh, oke? Aku sama sekali tidak merasa susah atau di susahkan olehmu. Justru Justin membuatku semangat, jadi jangan berpikiran yang tidak tidak, oke?" Ujar Qilin sambil menyentuh kedua pipi Justin yang tinggi itu.
Justin pun memeluk Qilin, dan Qilin pun membalas pelukan Justin.
" Aku pergi kerja dulu, nanti malam kita pergi keluar lagi, untuk jalan jalan ke toko buku seperti biasa." Ujar Qilin, dan Justin mengangguk senang.
Qilin tersenyum, lalu berbalik dan pergi meninggalkan Justin..
TO BE CONTINUED..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 153 Episodes
Comments
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
makin seru 👍👍
2025-01-16
0
YNa Msa
knp Ga bisa ketemu pasukan Mafia/ bayangan, Mencari gadis Biasa
2024-02-03
1
Oi Min
ceritanya bagus......jdi enggan mo berhenti.....tp batere q tinggal 25%
2023-11-28
1