EPS. 15. Justin terjatuh.

Justin yang selalu di tinggal di rumah itu merasa bosan. Dia ingin sekali keluar untuk menjemput Qilin pulang dari tempat kerjanya.

Tapi karena Qilin selalu berpesan untuk tidak keluar rumah tanpa Qilin, Justin pun tidak berani. Dia begitu patuh pada Qilin, dan tidak mau membuat Qilin sedih atau kecewa.

Justin yang tidak memiliki kegiatan itu pun mencari buku yang dia beli dengan Qilin di toko buku. Qilin membelikan Justin buku buku bacaan anak anak, karena Justin saat ini seperti anak anak.

" Dimana bukunya?" Gumam Justin.

Saat ini dia sedang mencari buku yang dia beli, di kamar Qilin tidak ada, jadi dia mencarinya di kamarnya sendiri.

" Ini dia.. " Gumam Justin.

Justin membuka buku cerita itu, dan membacanya sambil melihat gambar yang tertera di buku cerita itu. Tidak terasa Justin menghabiskan waktunya dengan membaca buku itu dari awal hingga akhir.

" Mereka hidup bahagia bersama, seperti Justin dan Qilin." Gumam Justin.

" Kenapa mereka berciuman di mulut? Bukankah mulut untuk makan??" Gumam Justin, ketika melihat gambar akhir cerita dari cerita yang dia baca memperlihatkan protagonis pria dan protagonis wanita berciuman.

" Klatak!" Suara kunci di buka.

Justin tersenyum, karena dia tahu itu pasti Qilin yang pulang. Justin yang bergerak sembrono itu terpeleset keset lantai dan terjatuh hingga kepalanya membentur lantai dengan keras.

" BRAK!" Suara kepala Justin yang membentur lantai.

" Aw!! " Justin kesakitan.

Terdengar suara Qilin yang memanggil manggil Justin, namun saat ini pandangan Justin buram dan berputar putar.

" Qilin.." Gumam Justin sambil kesakitan.

Dan ada bayangan bayangan yang aneh, muncul di kepala Justin.

" Justin! Justin! Kamu kenapa?" Ujar Qilin khawatir.

" Qilin..." Gumam Justin, dan hilang kesadaran.

" Justin! Ya Tuhan, dia kenapa." Gumam Qilin.

Qilin mengangkat tubuh Justin ke ranjang dan merebahkannya dengan perlahan. Qilin memeriksa apakah ada luka atau tidak di tubuh Justin, tapi tidak di temukan luka.

Qilin pun mengambil minyak aroma therapy dan menempelkannya ke hidung Justin.

" Justin, sadarlah.." Gumam Qilin.

Namun Justin tidak menunjukan tanda sadar, Qilin tidak tahu bahwa Justin jatuh dengan keras di lantai, dan Justin sempat sangat kesakitan sebelum akhirnya hilang kesadaran.

Tiba tiba tubuh Justin berkeringat dingin, dan kening Justin juga berkerut seperti orang yang sedang bermimpi buruk.

" Justin.. " Gumam Qilin.

Qilin berlari mengambil air untuk mengompres Justin, karena tubuh Justin mendadak panas tinggi dan Justin mengigau.

" Mom.. Mommy " Gumam Justin.

Qilin tertegun mendengarnya, Justin menyebut kata mommy.

' Apa dia sedang memimpikan ibunya.. Justin pasti merindukan ibunya.' Batin Qilin.

Tiba tiba air matanya mengalir dengan sendirinya, sambil menangis Qilin mengompres kening Justin dan mengelap keringat Justin.

' Kamu harus siap Qilin..' Batin Qilin.

Siap yang Qilin maksudkan adalah siap kehilangan Justin. Jika saat nanti Justin bangun dan mengingat kembali siapa dirinya, maka Qilin tidak bisa menahan Justin pergi.

Hingga tengah malam, Justin belum sadar juga, Qilin bahkan rela tidak beristirahat sama sekali, walau dia sendiri seharian bekerja.

" Panasnya sudah reda, sukurlah.." Gumam Qilin.

Mata Qilin bahkan sampai bengkak, karena dia menangis selama ia mengompres Justin. Qilin tidak bisa membayangkan jika Justin nanti pergi.

Sejak tadi Qilin berperang dengan perasaan nya sendiri, jika benar dirinya sudah jatuh cinta pada Justin, lalu bagaimana dengan dirinya jika Justin tidak ingat pada dirinya, nanti.

" Lupakan, Qilin.. Lupakan perasaan konyolmu. Kamu bahkan tidak pantas di cintai, kamu hanya orang aneh, kamu gadis aneh." Gumam Qilin, lalu menghapus air matanya.

Qilin mencopot handuk yang menempel di kening Justin, dan saat itu Justin membuka matanya dan bertemu tatap dengan Qilin.

Dan entah mengapa air mata Qilin kembali menetes tanpa permisi, Qilin langsung menghapusnya, dan ia mencoba tersenyum.

" Kamu sadar.. Akhirnya." Gumam Qilin, namun Justin tidak menyahut.

' Apakah dia sudah mendapatkan kembali ingatannya, apa dia tidak mengingat aku?' Batin Qilin.

Justin tidak berkata apa apa, tangannya terulur dan menyentuh wajah Qilin untuk menghapus air mata Qilin.

" Qilin menangis? " Ujar Justin.

Satu kata itu, membuat hati Qilin lega, Qilin langsung berhambur ke pelukan Justin dan menangis tersedu sedu. Justin pun mengusap usap punggung Qilin sambil kebingungan.

" Kamu masih ingat denganku? Kamu tidak melupakan aku?" Ujar Qilin.

" Justin tidak akan lupa dengan Qilin.." Ujar Justin.

' Dia belum mendapatkan ingatannya kembali. ' Batin Qilin.

" Terimakasih.." Ujar Qilin.

Entah apakah Qilin termasuk orang jahat atau apa, dia tidak rela dan tidak siap jika sampai Justin mendadak mendapatkan ingatannya kembali.

Satu bulan bukan satu hari, selama satu bulan itu, Qilin sudah menghabiskan banyak hal dengan Justin. Tawanya, manjanya, kesembronoan Justin, semuanya itu sudah mereka lewatkan selama satu bulan.

Hanya Justin satu satunya alasan dia berlari begitu cepat ketika dia pulang bekerja. Dia menghawatirkan Justin, memikirkan apakah Justin baik baik saja atau tidak, lalu bagaimana jika Justin tiada?

" Maaf Justin ceroboh, Justin jatuh di lantai dan membuat Qilin khawatir." Ujar Justin.

Qilin memeluk Justin sangat erat, begitu juga Justin. Akhirnya mereka tertidur sambil berpelukan hingga pagi pun tiba mereka masih di posisi yang sama, yakni Qilin berada di pelukan Justin.

Justin lebih dulu bangun, dan melihat Qilin yang masih terlelap di pelukannya. Justin mencium kening Qilin, dan memejamkan kembali matanya.

Dan tak lama, Qilin pun terbangun, karena cahaya matahari yang menyilaukan matanya.

" Astaga, aku bangun siang sekali." Gumam Qilin.

Qilin pun melepaskan dirinya dari Justin, dan duduk. Ia melihat jam yang rupanya sudah pukul 10 pagi. Untungnya hari ini hari libur, Qilin pun turun dari ranjang dan mengikat rambutnya secara asal.

Qilin membereskan semua peralatan yang ia gunakan untuk mengompres Justin, lalu membawanya keluar.

Qilin mengambil baju ganti lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, semalam dia tidak mandi karena begitu pulang langsung panik melihat Justin yang tidak sadarkan diri.

Sementara itu, Justin terbangun dan tak menemukan Qilin di pelukannya. Dia pun langsung bangun dan berlari turun ke bawah sambil memegangi kepalanya yang masih terasa pusing.

" Qilin.. " Panggil Justin.

Justin masuk ke dalam kamar Qilin tapi tidak menemukan Qilin di sana.

" Qilin sudah pergi." Gumam Justin. Justin duduk di sofa menghadap jendela seperti peliharaan yang di tinggal tuannya.

Qilin selesai dari kamar madi, dan ia melihat Justin yang sedang duduk dengan menyedihkan menghadap jendela.

' Apa setiap aku pergi bekerja, Justin akan duduk menungguku seperti itu?' Batin Qilin.

Qilin berjalan dan menghampiri Justin yang masih sesekali memijat kepalanya.

" Justin.." Panggil Qilin.

Justin mendongak ke atas, dan melihat Qilin dengan pakaian rumah, Justin tersenyum dan langsung memeluk kaki Qilin.

" Qilin, justin pikir Qilin sudah pergi." Ujar Justin.

Qilin tersenyum, ketakutannya akan ingatan Justin yang kembali, tidak terjadi.

" Aku libur bekerja, ayo duduk di sofa." Ujar Qilin.

Justin bangun, lalu mengekori Qilin dan duduk di sofa. Qilin menempelkan keningnya ke kening Justin untuk memastikan apakah suhu tubuh Justin sungguh sudah normal arau tidak.

Namun Qilin justru kembali terpukau dengan tatapan Justin yang sedalam lautan itu.

' Tidak Qilin, jangan jatuh cinta pada Justin.' Batin Qilin.

Qilin pun menjauhkan kepalanya dan tersenyum karena suhu tubuh Justin sudah normal.

" Kamu sudah sembuh." Ujar Qilin, dan Justin mengangguk.

" Kenapa kamu duduk di sana dan menatap Jendela, tadi?" Tanya Qilin.

" Justin menunggu Qilin pulang. " Ujar Justin polos.

" Justin merindukan Qilin saat Qilin bekerja, dan senang saat Qilin pulang." Ujar Justin polos.

' Dia begitu patuh dan menggemaskan, tapi dia jadi terpenjara di rumah karena aku melarangnya keluar. Aku hanya takut ada orang jahat yang membawanya pergi.' Batin Qilin.

TO BE CONTINUED...

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

gak salah jg sih Qilin larang Justin jngn keluar rumah

2025-01-16

0

YNa Msa

YNa Msa

Emang Benar Takut di Manfaatkan orang" Jahat

2024-02-03

1

Fiya Diya

Fiya Diya

episod berapa Justin di temui?

2024-01-14

1

lihat semua
Episodes
1 EPS. 1 Prologue.
2 EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3 EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4 EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5 EPS. 5. Simpang jalan.
6 EPS. 6. Kost kostan darurat.
7 EPS. 7. Ayo menikah..
8 EPS. 8. Ciuman pertama.
9 EPS. 9. Janji manis Justin.
10 EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11 EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12 EPS. 12. Mencari Qilin.
13 EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14 EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15 EPS. 15. Justin terjatuh.
16 EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17 EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18 EP. 18. JUSTIN MALU.
19 EPS. 19. Qilin di culik.
20 EPS. 20. Di pisahkan.
21 EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22 EPS. 22. Saling merindukan.
23 EPS. 23. Merelakan.
24 EPS. 24. Mencoba bangkit.
25 EPS. 25. Hari operasi Justin.
26 EPS. 26. Justin Sadar.
27 EPS. 27. Justin pulang.
28 EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29 EPS. 29. Tentang Rena..
30 EPS. 30. Bukan mimpi.
31 EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32 EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33 EPS. 33. Aku calon suaminya.
34 EPS. 34. Rumah Justin.
35 EPS. 35. Cerita Justin.
36 EPS. 36. Resmi berpacaran.
37 EPS. 37. Perlakuan manis.
38 EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39 EPS. 39. Harus jujur.
40 EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41 EPS. 41. Dua saudari.
42 EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43 EPS. 43. VVIP
44 EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45 EPS. 45. CURHAT.
46 EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47 EPS. 47. Melindungi diam diam.
48 EPS. 48. Dia Qilinku.
49 EPS. 49. Sierra berapi - api.
50 EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51 EPS. 51. Pembunuhan..
52 EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53 EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54 EPS. 54. Rena hamil..
55 EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56 EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57 EPS. 57. Terlalu menggoda
58 EPS. 58. Tanggung jawab..
59 EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60 EPS. 60. Qilin di Culik.
61 EPS. 61. Di pulau terpencil..
62 EPS. 62. Melatih diri.
63 EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64 EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65 EPS. 65. Berlatih menembak.
66 EPS. 66. Mencari Qilin.
67 EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68 EPS. 68. Lima Tikus.
69 EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70 EPS. 70. Memburu Qilin.
71 EPS. 71. Mencari Informasi .
72 EPS. 72. Nyaris bertemu.
73 EPS 73. Menjadi buronan
74 EPS. 74. Hati seorang anak.
75 EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76 EPS. 76. Obsesi..
77 EPS. 77. Mengorbankan diri.
78 EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79 EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80 EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81 EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82 EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83 EPS. 83. Salju pertama..
84 EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85 EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86 EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87 EPS 87. Pulang.
88 EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89 EPS. 89. Welcome home Qilin
90 EPS. 90. Ketulangan.
91 EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92 EPS. 92. Hati Dustin.
93 EPS. 93. Siapa Fendy??
94 EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95 EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96 EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97 EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98 EPS. 98. Rena dan Fendy.
99 EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100 EPS. 100. Rena & Fendy.
101 EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102 EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103 EPS. 103. Melepaskan..
104 EPS. 104. Malam terakhir.
105 EPS. 105. WEDDING day 1.
106 EPS. 106. WEDDING day 2.
107 EPS. 107. Malam yang manis.
108 EPS.108. Polosnya Qilin.
109 EPS. 109. Sore yang manis.
110 EPS. 110. Akhirnya..
111 EPS. 111. Bulan penuh madu.
112 EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113 EPS. 113. Kejutan.
114 EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115 EPS. 115. Asinan..
116 EPS. 116. Ponsel pasangan.
117 EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118 EPS. 118. Cerita Sierra.
119 EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120 EPS. 120. Hamil..
121 EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122 EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123 EPS. 123. IAN yang malang.
124 EPS. 124. Bimbang
125 EPS. 125. Enggan berpisah.
126 EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127 EPS 127, PENYUSUPAN
128 EPS. 128. SELAMAT.
129 EPS. 129. LEGA
130 EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131 EPS. 131. Clins.
132 EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133 EPS. 133. Kado Natal.
134 EPS. 134. Malam duka.
135 EPS. 135. Berita heboh.
136 EPS. 136. Rencana.
137 EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138 EPS. 138. Harus segera pergi.
139 EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140 EPS. 140. Di kepung.
141 EPS. 141. Predator dan mangsa.
142 EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143 EPS. 143. Justin kritis.
144 EPS. 144. Duel.
145 EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146 EPS. 146. Menyusun rencana.
147 EPS. 147. Istri Dustin.
148 PENGUMUMAN.
149 EPS. 149. Menangkap Clins.
150 EPS. 150. Jalan terbaik.
151 EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152 EPS. 152. Penjelasan.
153 EPS. 153. 7 Bulan berlalu.
Episodes

Updated 153 Episodes

1
EPS. 1 Prologue.
2
EPS. 2. Hilang ingatan dan menjadi Idiot.
3
EPS. 3. Mencari pekerjaan.
4
EPS. 4. Memutuskan hubungan.
5
EPS. 5. Simpang jalan.
6
EPS. 6. Kost kostan darurat.
7
EPS. 7. Ayo menikah..
8
EPS. 8. Ciuman pertama.
9
EPS. 9. Janji manis Justin.
10
EPS. 10. Terlambat satu langkah.
11
EPS 11. Jalan ke pasar malam.
12
EPS. 12. Mencari Qilin.
13
EPS. 13. Apakah jatuh cinta?
14
EPS. 14. Masih berusaha mencari Justin.
15
EPS. 15. Justin terjatuh.
16
EPS. 16. Kenapa jatuh cinta harus sesakit ini.
17
EPS. 17. Mengajak Justin jalan - jalan.
18
EP. 18. JUSTIN MALU.
19
EPS. 19. Qilin di culik.
20
EPS. 20. Di pisahkan.
21
EPS. 21. Justin pergi, Qilin sakit.
22
EPS. 22. Saling merindukan.
23
EPS. 23. Merelakan.
24
EPS. 24. Mencoba bangkit.
25
EPS. 25. Hari operasi Justin.
26
EPS. 26. Justin Sadar.
27
EPS. 27. Justin pulang.
28
EPS. 28. Mimpi, Bukan?
29
EPS. 29. Tentang Rena..
30
EPS. 30. Bukan mimpi.
31
EPS. 31. Aku akan melindungi wanitaku.
32
EPS. 32. Menemani Qilin semalaman.
33
EPS. 33. Aku calon suaminya.
34
EPS. 34. Rumah Justin.
35
EPS. 35. Cerita Justin.
36
EPS. 36. Resmi berpacaran.
37
EPS. 37. Perlakuan manis.
38
EPS. 38. Bertemu Sierra dan Arthur.
39
EPS. 39. Harus jujur.
40
EPS. 40. Bagaimana jika hamil?
41
EPS. 41. Dua saudari.
42
EPS. 42. Mencari identitas Qilin
43
EPS. 43. VVIP
44
EPS. 44. Hargai waktumu dengan orang tuamu
45
EPS. 45. CURHAT.
46
EPS. 46. Hal sederhana yang membuat Qilin senang.
47
EPS. 47. Melindungi diam diam.
48
EPS. 48. Dia Qilinku.
49
EPS. 49. Sierra berapi - api.
50
EPS. 50. Mengusap perut Qilin.
51
EPS. 51. Pembunuhan..
52
EPS. 52. Ada apa dengan Dustin?
53
EPS. 53. Ibu kandung Qilin..
54
EPS. 54. Rena hamil..
55
EPS. 55. Meminta pertanggung jawaban Fendy.
56
EPS. 56. Cemburu hingga kehilangan akal.
57
EPS. 57. Terlalu menggoda
58
EPS. 58. Tanggung jawab..
59
EPS. 59. Qin Lian Nehemia ( QILIN)
60
EPS. 60. Qilin di Culik.
61
EPS. 61. Di pulau terpencil..
62
EPS. 62. Melatih diri.
63
EPS. 63. Nyaris mati tenggelam.
64
EPS. 64. Dia atau kamu yang akan mati.
65
EPS. 65. Berlatih menembak.
66
EPS. 66. Mencari Qilin.
67
EPS. 67. Menyerang kediaman Agra Khan.
68
EPS. 68. Lima Tikus.
69
EPS. 69. Perangmu tiba, Qilin..
70
EPS. 70. Memburu Qilin.
71
EPS. 71. Mencari Informasi .
72
EPS. 72. Nyaris bertemu.
73
EPS 73. Menjadi buronan
74
EPS. 74. Hati seorang anak.
75
EPS. 75. Lucio bertemu Justin.
76
EPS. 76. Obsesi..
77
EPS. 77. Mengorbankan diri.
78
EPS. 78. Akhirnya bertemu.
79
EPS. 79. Qilin yang Nakal.
80
EPS. 80. Justin Xander Edward { Lucifer }
81
EPS. 81. Kasih sayang tidak terucap.
82
EPS. 82. Sepayung berdua, lebih romantis.
83
EPS. 83. Salju pertama..
84
EPS. 84. Mengukur Cincin Pernikahan
85
EPS. 85. Memberi Agra kesempatan.
86
EPS. 86. Pengorbanan seorang ibu..
87
EPS 87. Pulang.
88
EPS. 88. Calon istri seorang Justin.
89
EPS. 89. Welcome home Qilin
90
EPS. 90. Ketulangan.
91
EPS. 91. Ada apa dengan Dustin
92
EPS. 92. Hati Dustin.
93
EPS. 93. Siapa Fendy??
94
EPS. 94. Pertemuan dua keluarga besar.
95
EPS. 95. Pertunangan Justin & Qilin
96
EPS. 96. Kemarahan Arthur.
97
EPS. 97. Berbohong demi kebaikan.
98
EPS. 98. Rena dan Fendy.
99
EPS. 99. Rena & Fendy { 2 }
100
EPS. 100. Rena & Fendy.
101
EPS. 101. Tidak boleh lihat.
102
EPS.102. Tubuh tidak bertulang karena di pingit.
103
EPS. 103. Melepaskan..
104
EPS. 104. Malam terakhir.
105
EPS. 105. WEDDING day 1.
106
EPS. 106. WEDDING day 2.
107
EPS. 107. Malam yang manis.
108
EPS.108. Polosnya Qilin.
109
EPS. 109. Sore yang manis.
110
EPS. 110. Akhirnya..
111
EPS. 111. Bulan penuh madu.
112
EPS. 112. Ada yang bahagia, ada yang sedang berjuang dengan luka.
113
EPS. 113. Kejutan.
114
EPS. 114. Bulan madu berakhir.
115
EPS. 115. Asinan..
116
EPS. 116. Ponsel pasangan.
117
EPS. 117. Menjinakan singa (Justin ) yang marah.
118
EPS. 118. Cerita Sierra.
119
EPS. 119. KABAR BAHAGIA.
120
EPS. 120. Hamil..
121
EPS. 121. Justin kekanak- kanakan.
122
EPS. 122. Qilin, ibu hamil yang meresahkan.
123
EPS. 123. IAN yang malang.
124
EPS. 124. Bimbang
125
EPS. 125. Enggan berpisah.
126
EPS. 126. SIERRA punya pria simpanan???
127
EPS 127, PENYUSUPAN
128
EPS. 128. SELAMAT.
129
EPS. 129. LEGA
130
EPS. 130. Merakit pohon ala Justin.
131
EPS. 131. Clins.
132
EPS. 132. Berunding dengan Cio.
133
EPS. 133. Kado Natal.
134
EPS. 134. Malam duka.
135
EPS. 135. Berita heboh.
136
EPS. 136. Rencana.
137
EPS. 137. Di kontrol dari jauh.
138
EPS. 138. Harus segera pergi.
139
EPS. 139. Jangan lupakan hukum TITANES.
140
EPS. 140. Di kepung.
141
EPS. 141. Predator dan mangsa.
142
EPS. 142. Dustin menjadi Justin
143
EPS. 143. Justin kritis.
144
EPS. 144. Duel.
145
EPS. 145. Jangan lupakan asal - usul Sierra.
146
EPS. 146. Menyusun rencana.
147
EPS. 147. Istri Dustin.
148
PENGUMUMAN.
149
EPS. 149. Menangkap Clins.
150
EPS. 150. Jalan terbaik.
151
EPS. 151. BERTEMU KEMBALI.
152
EPS. 152. Penjelasan.
153
EPS. 153. 7 Bulan berlalu.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!