5. Salah Paham

Udara semakin dingin dan angin juga bertiup semakin kencang sehingga membuat air hujan sekarang masuk ke dalam halte bis itu dan membasahi Angga dan Arisa. Angga yang melihat itu tidak bisa tinggal diam karena mereka akan basah dan tentunya akan kedinginan. Angga pun memutuskan untuk membawa Arisa ke mobil yang tadi ia bawa karena hanya di situ mereka bisa berlindung dari air hujan.

" Anginnya semakin kencang dan tubuh kita akan basah jika terus berada di sini. Sekarang lebih baik kita ke mobil saya untuk berlindung dari air hujan " ucap Angga pada Arisa yang masih dalam pelukannya.

" Kemana pun itu asal jangan tinggalin aku sendiri, aku takut " ucap Arisa yang tidak ingin sampai Angga meninggalkannya sendirian.

" Saya tidak akan meninggalkan kamu saat keadaan kamu seperti ini " jawab Angga agar Arisa tidak takut ditinggal lagi.

Angga melepaskan jas miliknya walaupun cukup susah karena Arisa benar-benar tidak mau melepaskan pelukannya meski hanya sebentar. Angga menjadikan jas miliknya itu sebagai pelindung dari air hujan saat menuju mobilnya.

Kemudian Angga membawa Arisa ke mobilnya yang tidak jauh dari sana. Angga membuka pintu mobil itu dan menyuruh Arisa untuk masuk.

" Gak mau nanti kamu ninggalin aku " ucap Arisa benar-benar takut.

Entah kejadian buruk apa yang membuat Arisa bisa setakut itu.

" Saya tidak akan meninggalkanmu " ucap Angga meyakinkan Arisa.

Akhirnya, Arisa pun mau melepaskan pelukannya pada Angga dan masuk ke dalam mobil. Angga berlari ke memutari mobil lalu masuk melalui pintu yang lain. Angga melempar jas yang sudah basah itu ke kursi penumpang.

Baru saja memastikan duduknya nyaman, Arisa sudah memeluknya kembali. Angga hanya bisa menghela napasnya karena ia lagi-lagi tidak tega melihat Arisa yang ketakutan.

" Apa yang kamu alami sampai kamu setakut ini " batin Angga melihat wajah Arisa.

Tangan Angga terulur menghapus air hujan yang ada di wajah Arisa. Angga sebenarnya sangat tidak nyaman seperti ini apalagi pakaian mereka berdua basah. Angga membuka tiga kancing kemejanya paling atas agar ia merasa sedikit nyaman.

Lama-kelamaan Angga dan Arisa merasa mengantuk karena hujan tidak kunjung berhenti. Akhirnya mereka berdua pun tertidur dengan posisi yang saling berpelukan di dalam mobil.

***

Tidak tahu berapa lama ia tertidur, Angga mulai membuka matanya saat mendengar suara ketukan di pintu mobilnya. Angga membuka pintu mobil itu dengan setelah sadar, bahkan ia juga tidak sadar jika hari sudah malam dan ada orang lain di dalam mobil itu sedang memeluk.

" Kalian berbuat mesum di sini? " ucap seorang bapak-bapak yang mengetuk pintu mobil Angga.

Angga langsung melebar kedua matanya saat mendengar ucapan bapak itu.

" Jangan asal bicara ya, Pak. Saya tidak berbuat mesum " ucap Angga yang tidak terima dikatakan seperti itu oleh bapak itu.

Tak lama kemudian, datang dua orang pria lain karena mendengar teriakan Angga.

" Ada apa ini, Pak? " tanya salah satu pria itu.

" Ini ada dua orang yang berbuat mesum di dalam mobil " jawab bapak itu.

Sebenarnya bapak-bapak itu adalah orang sekitar sana yang sedang lewat dan melihat mobil Angga yang sepertinya sedang mogok. Niat awalnya ingin membantu pemilik mobil itu tapi malah ia menemukan pasangan yang sedang berbuat mesum di dalam mobil itu.

" Hey, saya tidak berbuat mesum " ucap Angga yang masih tidak terima.

Arisa yang mendengar suara teriakan seseorang pun merasa terganggu dan membuka matanya walau tidak sepenuhnya sadar.

" Ada apa ini? " ucap Arisa dengan suara serak tapi tidak bangkit dari pelukan Angga.

Angga pun baru tersadar setelah mendengar suara Arisa. Angga menoleh ke arah Arisa yang masih di dalam pelukannya.

" Astaga, aku lupa kalau ada gadis ini " batin Angga.

Sekarang Angga paham mengapa bapak-bapak itu mengatakan dirinya berbuat mesum di dalam mobil.

" Pak, ini semua tidak seperti yang terlihat. Saya tidak berbuat mesum di sini " ucap Angga mencoba meyakinkan mereka.

" Jangan banyak alasan, coba lihat penampilan kalian. Semua orang yang melihat kalian juga pasti tahu apa yang kalian lakukan " ucap bapak itu yang tidak percaya dengan apa yang Angga katakan.

Arisa yang baru sadar pun langsung melepaskan diri dari pelukan Angga.

" Mas, ada apa ini? " tanya Arisa yang sangat bingung dan tidak bisa berpikir.

" Pak, lebih baik kita bawa ke kantor polisi terdekat dua orang yang berbuat mesum ini " ucap pria yang tadi.

Kini Arisa mengetahui apa yang terjadi setelah mendengar ucapan dari pria itu dan melihat wajah panik Reno.

" Kami tidak berbuat mesum, Pak " ucap Arisa membela diri dari tuduhan itu.

" Jangan mengelak, penampilan kalian sudah menjelaskan semuanya " ucap pria itu.

Arisa melihat penampilannya dan Angga. Ia masih menggunakan pakaian lengkap bahkan hijabnya masih terpasang di kepalanya walaupun sedikit berantakan. Lalu ia menoleh pada Angga yang sedang memasang kembali tiga kancing kemeja yang sempat terbuka dan memperlihatkan dadanya yang bidang. Siapa pun yang melihat mereka sekarang pasti akan mengira hal yang sama.

" Ayo sekarang lebih baik kita bawa ke kantor polisi " ucap mereka.

Mereka menarik paksa Angga dan Arisa untuk keluar dari mobil itu dan akan membawa mereka ke kantor polisi.

" Pak, jangan bawa saya ke kantor polisi, saya tidak berbuat mesum " pinta Arisa memohon.

Arisa sudah menangis karena ia ketakutan dibawa oleh bapak-bapak itu.

" Tolong lepaskan kami, saya bisa menjelaskan apa yang terjadi " bentak Angga menghempaskan tangan kedua pria yang tadi memeganginya hingga sedikit memundurkan langkahnya saking kuatnya Angga.

Angga menarik Arisa untuk berdiri di belakang tubuhnya karena ia tidak rela jika bapak-bapak itu memegang tangan Arisa.

" Mas, aku takut kita dibawa ke kantor polisi " ucap Arisa sambil menangis.

Angga menatap tajam tiga orang yang sudah menuduh mereka berbuat mesum karena salah paham melihat mereka berdua di dalam mobil.

" Dengarkan saya, saya dan gadis ini tidak berbuat mesum. Saya dan dia sama-sama terjebak hujan di halte bis yang tidak jauh dari sini. Mobil saya ini mogok sehingga saya memutuskan untuk berteduh. Saya mengajaknya untuk berteduh di dalam mobil saya karena angin semakin kencang dan saya tidak bisa membiarkan kami terus di sana dan basah " ucap Angga menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada mereka.

" Terus kenapa kalian berpelukan di dalam mobil? " tanya bapak itu yang tidak percaya dengan penjelasan Angga.

" Karena dia sangat ketakutan mendengar suara petir yang sangat kencang sehingga memeluk saya agar lebih tenang " jawab Angga jujur.

Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘

Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘

Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

Episodes
1 1. Perkara Bunga Pengantin
2 2. Kepikiran
3 3. Bertemu Lagi
4 4. Ketakutan
5 5. Salah Paham
6 6. Harus Menikah
7 7. Jujur
8 8. Tidak Fokus
9 9. Mungkin Jatuh Cinta
10 10. Keanehan Sikap Angga
11 11. Penyerangan
12 12. Menemui Reno
13 13. Meminta Restu
14 14. Bernapas Lega
15 15. Hari Pernikahan
16 16. Hinaan
17 17. Mengajak Pindah
18 18. Berbagi Tempat Tidur
19 19. Pindah
20 20. Saling Menerima
21 21. Masakan Pertama
22 22. Menghindari Kejaran
23 23. Sangat Khawatir
24 24. Berbagi Cerita
25 25. Izin Pergi
26 26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27 27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28 28. Deep Talk
29 29. Jamaah Pertama
30 30. Bekal dari Istri
31 31. Sesuatu yang Tertinggal
32 32. Tatapan Tajam
33 33. Mungkin Cemburu
34 34. Pergi Kencan
35 35. Melihat Musuh
36 36. Belanja
37 37. Sangat Malu
38 38. Berusaha Menghindar+Visual
39 39. Sebuah Kecupan
40 40. Candu
41 41. Harus Merahasiakannya
42 42. Penculikan
43 43. Mencoba Melawan
44 44. Datang Tepat Waktu
45 45. Merasa Kotor
46 46. Sangat Berharga
47 47. Awal Kebahagiaan
48 48. Sarapan Buatan Angga
49 49. Memperkenalkan Angga
50 50. Sisi Lain Angga
51 51. Menerima dengan Bahagia
52 52. Menyerang Kantor
53 53. Harus Pergi
54 54. Pembunuh Orang Tua Angga
55 55. Masa Lalu
56 56. Ternyata Masih Hidup
57 57. Berkorban
58 58. Meledak
59 59. Memberitahu Arisa
60 60. Hancurnya Arisa
61 61. Membujuk Arisa
62 62. Orang Tua Angga
63 63. Mencoba Kuat
64 64. Bertemu Orang Tua Angga
65 65. Suami yang Baik
66 66. Menemui Arden
67 67. Dinyatakan Tewas
68 68. Pengajian Untuk Angga
69 69. Harus Bangkit
70 70. Kembali ke Rumah
71 71. Memulai Hidup
72 72. Arisa Sakit
73 73. Semakin Parah
74 74. Kembali Mual
75 75. Penguat Cinta
76 76. Lima Tahun
77 77. Menutup Hati
78 78. Pergi Bersama Jodi
79 79. Sudah Bersuami
80 80. Bukan Mimpi
81 81. Penolong Angga
82 82. Melepas Rindu
83 83. Setelah Sekian Lama
84 84. Cerita Arisa
85 85. Pernah Hamil
86 86. Tuan Putri Papa
87 87. Memulai dari Awal
88 88. Berkumpul Lagi
89 89. Usaha
90 90. Pertama dan Terakhir
91 91. Menemui Ardi
92 92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93 93. Hari Pertama Bekerja
94 94. Pengobat Lelah
95 95. Lelah
96 Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97 96. Memaafkan
98 97. Kepergok Mama Mutia
99 98. Kedatangan Antonio dan Celine
100 99. Double Date
101 100. Pusing
102 101. Kabar Gembira
103 102. Sulit Percaya
104 103. Ngidam Pertama
105 104. Mengundurkan Diri
106 105. Rujak Bebek
107 106. Undangan Makan Malam
108 107. Hampir Saja
109 108. Kram
110 109. Setipis Tisu
111 110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112 111. Tidak Mau Ditinggal
113 112. Mawar Merah
114 113. Memasak Bersama
115 114. Baby Kangen Papa
116 115. Kalap
117 116. Makan Siang Plus-Plus
118 117. Hal Wajar
119 118. Sayang Adik Bayi
120 119. Calon Istri Teno
121 120. Teno dan Rini
122 121. Lebih Menggoda
123 122. Lamaran Teno dan Rini
124 123. Tetap Cinta
125 124. Panik Luar Biasa
126 125. Sebentar Lagi
127 126. Bukti Cinta
128 127. Mengadzani Sang Putri
129 128. Angga Versi Sachet
130 129. Menggoda Pengantin Baru
131 130. Dimana Putriku?
132 131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133 132. Jadikan Aku Istrimu
134 133. Kembali dengan Selamat
135 134. Baik-baik Saja
136 135. Suami Jessica
137 136. Tidak Ingin Ada Dendam
138 137. Permintaan Maaf Jessica
139 138. Amara Zulfa Lesmana
140 139. Memanjakan Angga
141 140. Kakak Anjani
142 141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143 Bonus Chapter
144 Bonus Chapter 2
145 Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146 Bonus Chapter 3
147 Bonus Chapter 4
148 Last Bonus Chapter
149 Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150 Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151 Promo Karya Baru : Married With My Ex
152 Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153 Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154 Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155 Promo Karya Baru : My Sugar Baby
Episodes

Updated 155 Episodes

1
1. Perkara Bunga Pengantin
2
2. Kepikiran
3
3. Bertemu Lagi
4
4. Ketakutan
5
5. Salah Paham
6
6. Harus Menikah
7
7. Jujur
8
8. Tidak Fokus
9
9. Mungkin Jatuh Cinta
10
10. Keanehan Sikap Angga
11
11. Penyerangan
12
12. Menemui Reno
13
13. Meminta Restu
14
14. Bernapas Lega
15
15. Hari Pernikahan
16
16. Hinaan
17
17. Mengajak Pindah
18
18. Berbagi Tempat Tidur
19
19. Pindah
20
20. Saling Menerima
21
21. Masakan Pertama
22
22. Menghindari Kejaran
23
23. Sangat Khawatir
24
24. Berbagi Cerita
25
25. Izin Pergi
26
26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27
27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28
28. Deep Talk
29
29. Jamaah Pertama
30
30. Bekal dari Istri
31
31. Sesuatu yang Tertinggal
32
32. Tatapan Tajam
33
33. Mungkin Cemburu
34
34. Pergi Kencan
35
35. Melihat Musuh
36
36. Belanja
37
37. Sangat Malu
38
38. Berusaha Menghindar+Visual
39
39. Sebuah Kecupan
40
40. Candu
41
41. Harus Merahasiakannya
42
42. Penculikan
43
43. Mencoba Melawan
44
44. Datang Tepat Waktu
45
45. Merasa Kotor
46
46. Sangat Berharga
47
47. Awal Kebahagiaan
48
48. Sarapan Buatan Angga
49
49. Memperkenalkan Angga
50
50. Sisi Lain Angga
51
51. Menerima dengan Bahagia
52
52. Menyerang Kantor
53
53. Harus Pergi
54
54. Pembunuh Orang Tua Angga
55
55. Masa Lalu
56
56. Ternyata Masih Hidup
57
57. Berkorban
58
58. Meledak
59
59. Memberitahu Arisa
60
60. Hancurnya Arisa
61
61. Membujuk Arisa
62
62. Orang Tua Angga
63
63. Mencoba Kuat
64
64. Bertemu Orang Tua Angga
65
65. Suami yang Baik
66
66. Menemui Arden
67
67. Dinyatakan Tewas
68
68. Pengajian Untuk Angga
69
69. Harus Bangkit
70
70. Kembali ke Rumah
71
71. Memulai Hidup
72
72. Arisa Sakit
73
73. Semakin Parah
74
74. Kembali Mual
75
75. Penguat Cinta
76
76. Lima Tahun
77
77. Menutup Hati
78
78. Pergi Bersama Jodi
79
79. Sudah Bersuami
80
80. Bukan Mimpi
81
81. Penolong Angga
82
82. Melepas Rindu
83
83. Setelah Sekian Lama
84
84. Cerita Arisa
85
85. Pernah Hamil
86
86. Tuan Putri Papa
87
87. Memulai dari Awal
88
88. Berkumpul Lagi
89
89. Usaha
90
90. Pertama dan Terakhir
91
91. Menemui Ardi
92
92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93
93. Hari Pertama Bekerja
94
94. Pengobat Lelah
95
95. Lelah
96
Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97
96. Memaafkan
98
97. Kepergok Mama Mutia
99
98. Kedatangan Antonio dan Celine
100
99. Double Date
101
100. Pusing
102
101. Kabar Gembira
103
102. Sulit Percaya
104
103. Ngidam Pertama
105
104. Mengundurkan Diri
106
105. Rujak Bebek
107
106. Undangan Makan Malam
108
107. Hampir Saja
109
108. Kram
110
109. Setipis Tisu
111
110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112
111. Tidak Mau Ditinggal
113
112. Mawar Merah
114
113. Memasak Bersama
115
114. Baby Kangen Papa
116
115. Kalap
117
116. Makan Siang Plus-Plus
118
117. Hal Wajar
119
118. Sayang Adik Bayi
120
119. Calon Istri Teno
121
120. Teno dan Rini
122
121. Lebih Menggoda
123
122. Lamaran Teno dan Rini
124
123. Tetap Cinta
125
124. Panik Luar Biasa
126
125. Sebentar Lagi
127
126. Bukti Cinta
128
127. Mengadzani Sang Putri
129
128. Angga Versi Sachet
130
129. Menggoda Pengantin Baru
131
130. Dimana Putriku?
132
131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133
132. Jadikan Aku Istrimu
134
133. Kembali dengan Selamat
135
134. Baik-baik Saja
136
135. Suami Jessica
137
136. Tidak Ingin Ada Dendam
138
137. Permintaan Maaf Jessica
139
138. Amara Zulfa Lesmana
140
139. Memanjakan Angga
141
140. Kakak Anjani
142
141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143
Bonus Chapter
144
Bonus Chapter 2
145
Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146
Bonus Chapter 3
147
Bonus Chapter 4
148
Last Bonus Chapter
149
Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150
Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151
Promo Karya Baru : Married With My Ex
152
Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153
Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154
Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155
Promo Karya Baru : My Sugar Baby

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!