4. Ketakutan

Arisa segera melepaskan tas dari punggungnya. Ia membuka tas itu dan mengeluarkan bunga pengantin yang kemarin Angga berikan kepadanya lalu langsung ditinggal pergi.

" Ini Mas, aku kembalikan bunganya " ucap Arisa hendak mengembalikan bunga pengantin itu.

Angga pun mengerutkan keningnya bingung. " Kenapa kamu kembalikan kepada saya? " tanya Angga pada Arisa.

" Karena ini bunganya punya, Mas. Mas kasih ke saya tanpa tanya saya mau terima apa enggak. Masnya malah langsung pergi kemarin saat saya mau kembalikan " jawab Arisa menyodorkan kembali bunga itu.

" Saya tidak menginginkannya, untuk kamu saja " ucap Angga datar dengan tangan yang dimasukkan ke dalam kantong celananya.

Arisa sedikit kesal mendengar itu. " Aku juga tidak menginginkannya jadi aku kembalikan " jawab Arisa.

" Saya bilang saya tidak menginginkan bunga itu " jawab Angga karena memang ia tidak menginginkan bunga pengantin itu dari awal.

" Lagian kalau gak mau bunga pengantin ini kenapa pakai ikut rebutan segala sih " gerutu Arisa kesal karena Angga tidak mau menerima saat ia mengembalikan bunga pengantin itu.

Mendengar itu, Angga pun langsung menatap tajam Arisa karena ia memang tidak ikut bahkan tidak tertarik dengan perebutan bunga itu.

" Saya tidak ikut berebut bunga itu kemarin dan jika kamu juga tidak menginginkannya tinggal buang saja " ucap Angga pada Arisa yang terus memaksa ingin mengembalikan bunga itu.

" Mana bisa begitu. Kata teman aku kalau ada orang yang kasih bunga pengantin ke perempuan maka mereka akan berjodoh dan akan segera menyusul menikah. Aku gak mau menikah secepat itu dan itu sama Mas. Lagian aku juga gak kenal sama Mas dan aku juga baru lulus SMA. Impianku masih banyak " ucap Arisa menyampaikan apa yang Rini katakan padanya kemarin.

Angga terdiam dan teringat dengan ucapan Teno yang sama persis seperti apa yang Arisa katakan.

" Apa memang benar ya, itu artinya aku harus menikah dengan gadis yang masih kecil ini " batin Angga sambil melihat Arisa dari atas sampai bawah.

Arisa memang terlihat masih kecil jika harus menikah, bukan saja umur tapi badannya yang mungil dengan tinggi hanya sebatas dada Angga.

Tidak ingin berpikir terlalu jauh, Angga pun segera menepis itu dari pikirannya.

" Itu hanya mitos yang tidak seharusnya dipercayai. Lebih baik buang saja " ucap Angga tetap memberikan solusi itu jika memang mereka berdua tidak menginginkannya.

Arisa hanya mencebikkan bibirnya kesal. Ia sebenarnya bisa saja membuang bunga pengantin itu dari kemarin tapi entah mengapa ia merasa sangat sayang jika harus dibuang. Akhirnya Arisa pun memasukkannya kembali ke dalam tasnya.

Kemudian Arisa berdiri menjauh dari Angga karena pria itu hanya diam melihat hujan yang terus turun. Hanya helaan nafasnya yang bisa Arisa lakukan dan berdoa agar hujan itu cepat reda supaya dirinya bisa cepat pulang.

Mereka berdua pun saling diam seperti orang yang tidak saling mengenal karena memang mereka tidak saling mengenal. Nama dari masing-masing saja mereka tidak tahu. Hingga beberapa kemudian terlihat sebuah cahaya begitu cepat di langit dan disusul oleh suara petir yang begitu keras.

" Aaaaa " pekik Arisa yang terkejut, begitu juga dengan Angga.

Arisa berjongkok dengan menutup kedua telinganya karena ia sedang sangat ketakutan saat ini. Arisa memang sangat takut dengan petir karena saat kecelakaan dulu yang merenggut nyawa kedua orang tuanya itu saat hujan lebat dengan petir yang begitu menakutkan.

" Ayah, Ibu, Bang Reno, Arisa takut " gumam Arisa yang sangat ketakutan, ia bahkan sudah menangis saat ini.

Biasanya jika di rumah ia akan memeluk Reno atau Nadia saat keadaan seperti ini. Tapi sekarang ia sendiri dan tidak tahu harus meminta tolong pada siapa. Ia lupa jika ada orang lain yang juga berada di sana.

Angga yang melihat Arisa sangat ketakutan pun menjadi tidak tega. Ia pun mendekat ke arah Arisa dan berdiri di samping Arisa yang masih berjongkok.

" Hey, kamu tidak apa-apa? " tanya Angga pada Arisa.

" Aku takut, tolong " ucap Arisa dengan begitu pilu.

Angga ikut berjongkok di sisi Arisa. " Tenanglah, petirnya sudah tidak ada " ucap Angga mencoba menenangkan Arisa.

Tapi beberapa detik kemudian, suara petir terdengar lagi bahkan lebih keras.

" Aaa " teriak Arisa semakin takut.

Tanpa sadar Arisa memeluk Angga saking takutnya. Angga tentu saja terkejut karena ini adalah pelukan pertamanya dari seorang wanita di saat ia dewasa.

" Tolong aku, aku takut " pinta Arisa menangis memohon.

" Ada saya di sini, kamu tidak sendiri. Saya akan menjaga kamu " ucap Angga mengusap pelan lengan Arisa agar bisa tenang.

Sepertinya cuaca hari ini memang tidak bisa diajak kompromi. Bukannya berkurang kini malah suara petir terdengar tambah banyak. Arisa semakin takut dan semakin mengeratkan pelukannya pada Angga.

" Astaga, kapan ini akan berhenti. Gadis ini tidak akan melepaskan pelukan ini jika petir tidak berhenti. Dia juga kelihatan sangat ketakutan dan aku tega " batin Angga sambil melihat Arisa yang memejamkan matanya sambil memeluk dirinya.

Angga hanya bisa diam sambil sesekali menenangkan Arisa yang ketakutan setiap mendengar petir. Seperti memiliki kenangan yang begitu buruk dengan petir.

" Petirnya sudah tidak ada. Kamu bisa melepaskan pelukan ini " ucap Angga pada Arisa.

" Gak mau, nanti ada petir lagi " tolak Arisa yang masih sangat ketakutan.

Dan benar saja, suara petir lagi-lagi terdengar dengan begitu kerasnya.

" Kan petirnya masih ada " ucap Arisa pelan.

Angga hanya menghela napasnya panjang.

Entah mengapa ia menjadi nyaman dengan Arisa yang memeluk tubuhnya. Biasanya ia sangat anti disentuh oleh seorang wanita, jangankan dipeluk terkadang bersalaman saja ia enggan. Tapi entah mengapa dengan Arisa ia merasa berbeda.

" Kenapa ini aneh sekali? Aku bahkan sangat nyaman saat dia memelukku seperti ini " batin Angga.

Hampir satu jam mereka di sana tapi hujan tidak juga reda tapi malah semakin deras. Arisa bahkan sudah sangat lelah menangis tapi ia tidak berani membuka matanya atau pun melepaskan pelukannya dari tubuh Angga.

" Ya Allah, tolong hentikan hujan ini. Kasihan gadis ini yang sangat ketakutan " doa Angga dalam hati karena semakin tidak tega melihat Arisa yang masih begitu ketakutan dengan tubuhnya yang sekarang melemah.

Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘

Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘

Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Kok Reno??!! Angga kan??

2023-11-12

2

Uwie Yanti

Uwie Yanti

anget Yo Angga dipeluk ma gadis cantik.... 😊😉😘

2023-10-25

2

lihat semua
Episodes
1 1. Perkara Bunga Pengantin
2 2. Kepikiran
3 3. Bertemu Lagi
4 4. Ketakutan
5 5. Salah Paham
6 6. Harus Menikah
7 7. Jujur
8 8. Tidak Fokus
9 9. Mungkin Jatuh Cinta
10 10. Keanehan Sikap Angga
11 11. Penyerangan
12 12. Menemui Reno
13 13. Meminta Restu
14 14. Bernapas Lega
15 15. Hari Pernikahan
16 16. Hinaan
17 17. Mengajak Pindah
18 18. Berbagi Tempat Tidur
19 19. Pindah
20 20. Saling Menerima
21 21. Masakan Pertama
22 22. Menghindari Kejaran
23 23. Sangat Khawatir
24 24. Berbagi Cerita
25 25. Izin Pergi
26 26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27 27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28 28. Deep Talk
29 29. Jamaah Pertama
30 30. Bekal dari Istri
31 31. Sesuatu yang Tertinggal
32 32. Tatapan Tajam
33 33. Mungkin Cemburu
34 34. Pergi Kencan
35 35. Melihat Musuh
36 36. Belanja
37 37. Sangat Malu
38 38. Berusaha Menghindar+Visual
39 39. Sebuah Kecupan
40 40. Candu
41 41. Harus Merahasiakannya
42 42. Penculikan
43 43. Mencoba Melawan
44 44. Datang Tepat Waktu
45 45. Merasa Kotor
46 46. Sangat Berharga
47 47. Awal Kebahagiaan
48 48. Sarapan Buatan Angga
49 49. Memperkenalkan Angga
50 50. Sisi Lain Angga
51 51. Menerima dengan Bahagia
52 52. Menyerang Kantor
53 53. Harus Pergi
54 54. Pembunuh Orang Tua Angga
55 55. Masa Lalu
56 56. Ternyata Masih Hidup
57 57. Berkorban
58 58. Meledak
59 59. Memberitahu Arisa
60 60. Hancurnya Arisa
61 61. Membujuk Arisa
62 62. Orang Tua Angga
63 63. Mencoba Kuat
64 64. Bertemu Orang Tua Angga
65 65. Suami yang Baik
66 66. Menemui Arden
67 67. Dinyatakan Tewas
68 68. Pengajian Untuk Angga
69 69. Harus Bangkit
70 70. Kembali ke Rumah
71 71. Memulai Hidup
72 72. Arisa Sakit
73 73. Semakin Parah
74 74. Kembali Mual
75 75. Penguat Cinta
76 76. Lima Tahun
77 77. Menutup Hati
78 78. Pergi Bersama Jodi
79 79. Sudah Bersuami
80 80. Bukan Mimpi
81 81. Penolong Angga
82 82. Melepas Rindu
83 83. Setelah Sekian Lama
84 84. Cerita Arisa
85 85. Pernah Hamil
86 86. Tuan Putri Papa
87 87. Memulai dari Awal
88 88. Berkumpul Lagi
89 89. Usaha
90 90. Pertama dan Terakhir
91 91. Menemui Ardi
92 92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93 93. Hari Pertama Bekerja
94 94. Pengobat Lelah
95 95. Lelah
96 Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97 96. Memaafkan
98 97. Kepergok Mama Mutia
99 98. Kedatangan Antonio dan Celine
100 99. Double Date
101 100. Pusing
102 101. Kabar Gembira
103 102. Sulit Percaya
104 103. Ngidam Pertama
105 104. Mengundurkan Diri
106 105. Rujak Bebek
107 106. Undangan Makan Malam
108 107. Hampir Saja
109 108. Kram
110 109. Setipis Tisu
111 110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112 111. Tidak Mau Ditinggal
113 112. Mawar Merah
114 113. Memasak Bersama
115 114. Baby Kangen Papa
116 115. Kalap
117 116. Makan Siang Plus-Plus
118 117. Hal Wajar
119 118. Sayang Adik Bayi
120 119. Calon Istri Teno
121 120. Teno dan Rini
122 121. Lebih Menggoda
123 122. Lamaran Teno dan Rini
124 123. Tetap Cinta
125 124. Panik Luar Biasa
126 125. Sebentar Lagi
127 126. Bukti Cinta
128 127. Mengadzani Sang Putri
129 128. Angga Versi Sachet
130 129. Menggoda Pengantin Baru
131 130. Dimana Putriku?
132 131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133 132. Jadikan Aku Istrimu
134 133. Kembali dengan Selamat
135 134. Baik-baik Saja
136 135. Suami Jessica
137 136. Tidak Ingin Ada Dendam
138 137. Permintaan Maaf Jessica
139 138. Amara Zulfa Lesmana
140 139. Memanjakan Angga
141 140. Kakak Anjani
142 141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143 Bonus Chapter
144 Bonus Chapter 2
145 Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146 Bonus Chapter 3
147 Bonus Chapter 4
148 Last Bonus Chapter
149 Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150 Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151 Promo Karya Baru : Married With My Ex
152 Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153 Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154 Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155 Promo Karya Baru : My Sugar Baby
Episodes

Updated 155 Episodes

1
1. Perkara Bunga Pengantin
2
2. Kepikiran
3
3. Bertemu Lagi
4
4. Ketakutan
5
5. Salah Paham
6
6. Harus Menikah
7
7. Jujur
8
8. Tidak Fokus
9
9. Mungkin Jatuh Cinta
10
10. Keanehan Sikap Angga
11
11. Penyerangan
12
12. Menemui Reno
13
13. Meminta Restu
14
14. Bernapas Lega
15
15. Hari Pernikahan
16
16. Hinaan
17
17. Mengajak Pindah
18
18. Berbagi Tempat Tidur
19
19. Pindah
20
20. Saling Menerima
21
21. Masakan Pertama
22
22. Menghindari Kejaran
23
23. Sangat Khawatir
24
24. Berbagi Cerita
25
25. Izin Pergi
26
26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27
27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28
28. Deep Talk
29
29. Jamaah Pertama
30
30. Bekal dari Istri
31
31. Sesuatu yang Tertinggal
32
32. Tatapan Tajam
33
33. Mungkin Cemburu
34
34. Pergi Kencan
35
35. Melihat Musuh
36
36. Belanja
37
37. Sangat Malu
38
38. Berusaha Menghindar+Visual
39
39. Sebuah Kecupan
40
40. Candu
41
41. Harus Merahasiakannya
42
42. Penculikan
43
43. Mencoba Melawan
44
44. Datang Tepat Waktu
45
45. Merasa Kotor
46
46. Sangat Berharga
47
47. Awal Kebahagiaan
48
48. Sarapan Buatan Angga
49
49. Memperkenalkan Angga
50
50. Sisi Lain Angga
51
51. Menerima dengan Bahagia
52
52. Menyerang Kantor
53
53. Harus Pergi
54
54. Pembunuh Orang Tua Angga
55
55. Masa Lalu
56
56. Ternyata Masih Hidup
57
57. Berkorban
58
58. Meledak
59
59. Memberitahu Arisa
60
60. Hancurnya Arisa
61
61. Membujuk Arisa
62
62. Orang Tua Angga
63
63. Mencoba Kuat
64
64. Bertemu Orang Tua Angga
65
65. Suami yang Baik
66
66. Menemui Arden
67
67. Dinyatakan Tewas
68
68. Pengajian Untuk Angga
69
69. Harus Bangkit
70
70. Kembali ke Rumah
71
71. Memulai Hidup
72
72. Arisa Sakit
73
73. Semakin Parah
74
74. Kembali Mual
75
75. Penguat Cinta
76
76. Lima Tahun
77
77. Menutup Hati
78
78. Pergi Bersama Jodi
79
79. Sudah Bersuami
80
80. Bukan Mimpi
81
81. Penolong Angga
82
82. Melepas Rindu
83
83. Setelah Sekian Lama
84
84. Cerita Arisa
85
85. Pernah Hamil
86
86. Tuan Putri Papa
87
87. Memulai dari Awal
88
88. Berkumpul Lagi
89
89. Usaha
90
90. Pertama dan Terakhir
91
91. Menemui Ardi
92
92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93
93. Hari Pertama Bekerja
94
94. Pengobat Lelah
95
95. Lelah
96
Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97
96. Memaafkan
98
97. Kepergok Mama Mutia
99
98. Kedatangan Antonio dan Celine
100
99. Double Date
101
100. Pusing
102
101. Kabar Gembira
103
102. Sulit Percaya
104
103. Ngidam Pertama
105
104. Mengundurkan Diri
106
105. Rujak Bebek
107
106. Undangan Makan Malam
108
107. Hampir Saja
109
108. Kram
110
109. Setipis Tisu
111
110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112
111. Tidak Mau Ditinggal
113
112. Mawar Merah
114
113. Memasak Bersama
115
114. Baby Kangen Papa
116
115. Kalap
117
116. Makan Siang Plus-Plus
118
117. Hal Wajar
119
118. Sayang Adik Bayi
120
119. Calon Istri Teno
121
120. Teno dan Rini
122
121. Lebih Menggoda
123
122. Lamaran Teno dan Rini
124
123. Tetap Cinta
125
124. Panik Luar Biasa
126
125. Sebentar Lagi
127
126. Bukti Cinta
128
127. Mengadzani Sang Putri
129
128. Angga Versi Sachet
130
129. Menggoda Pengantin Baru
131
130. Dimana Putriku?
132
131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133
132. Jadikan Aku Istrimu
134
133. Kembali dengan Selamat
135
134. Baik-baik Saja
136
135. Suami Jessica
137
136. Tidak Ingin Ada Dendam
138
137. Permintaan Maaf Jessica
139
138. Amara Zulfa Lesmana
140
139. Memanjakan Angga
141
140. Kakak Anjani
142
141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143
Bonus Chapter
144
Bonus Chapter 2
145
Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146
Bonus Chapter 3
147
Bonus Chapter 4
148
Last Bonus Chapter
149
Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150
Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151
Promo Karya Baru : Married With My Ex
152
Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153
Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154
Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155
Promo Karya Baru : My Sugar Baby

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!