9. Mungkin Jatuh Cinta

Arisa pergi dari taman kampus tidak lama setelah Angga pergi. Tapi saat berada di parkiran kampus, Arisa melihat Angga membukakan pintu mobil untuk seorang wanita Arisa cukup kenali.

" Itu bukannya Kak Tya ya, temannya Kak Siska. Mas Angga bilang tadi ditungguin majikannya, berarti Mas Angga itu supirnya Kak Tya " ucap Arisa pelan.

Arisa baru tahu jika itu adalah pekerjaan Angga karena ia memang mengenal Angga baru sekedar nama. Dari penampilannya, Arisa mengira Angga adalah rekan bisnis kakaknya.

" Tapi Bang Reno pasti bisa nerima Mas Angga apapun pekerjaannya. Bang Reno bukan melihat orang dari harta atau pekerjaannya " ucap Arisa sempat takut Reno tidak bisa menerima Angga sebagai calon suami dari dirinya.

Arisa melanjutkan langkahnya menuju parkiran untuk menghampiri motornya. Arisa langsung menaiki motornya itu lalu melajukannya untuk pulang ke rumah.

***

Tiga puluh menit kemudian, Arisa sudah sampai di rumah dan ia langsung memasukkan motornya ke dalam garasi karena ia tidak ada rencana untuk pergi lagi. Arisa memasuki rumah dan tidak lupa ia mengucapkan salam.

" Assalamualaikum " ucap Arisa menutup pintu utama kembali.

Tidak ada jawaban dari dalam, mungkin saja Bu Ijah sedang sibuk memasak untuk makan siang di dapur sehingga tidak mendengar saat ia mengucapkan salam.

" Mungkin Bu Ijah lagi masak di dapur " gumam Arisa.

Arisa pun langsung masuk ke dalam kamarnya. Ia mendudukkan tubuhnya di kursi depan meja rias setelah meletakkan tas dan melepaskan sepatunya. Ia menatap wajahnya sendiri dengan sebuah plaster yang menutup luka di keningnya.

Arisa memegang plaster itu lalu tersenyum tipis. Ia kembali mengingat wajah tampan Angga saat sedang mengobati lukanya.

Deg deg deg.

Jantung Arisa pun berdegup kencang saat itu tanpa bisa ia kendalikan.

" Astaghfirullah, aku ini kenapa? " ucap Arisa menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

Entah mengapa sekarang yang terbayang di matanya adalah wajah tampan Angga. Apa mungkin ia sudah jatuh cinta pada Angga yang baru ia temui sebanyak tiga kali.

" Masa aku jatuh cinta sih sama Mas Angga? Tapi apa bener ini jatuh cinta? Aku kan belum pernah jatuh cinta sebelumnya " ucap Arisa bertanya-tanya pada dirinya sendiri.

Arisa belum pernah merasakan jatuh cinta sebelumnya bukan karena tidak mau ataupun Reno melarangnya tapi memang belum ada laki-laki yang bisa menarik perhatiannya.

" Kata Rini kalau jatuh cinta itu bakal deg degan dan sekarang aku rasain itu. Gak papa kan kalau aku jatuh cinta sama Mas Angga. Dia adalah laki-laki yang punya niat buat nikahin aku walaupun terpaksa. Emang seharusnya kan aku belajar mencintai dia " ucap Arisa lagi merasa bukan hal yang salah jika ia jatuh cinta pada Angga, calon suaminya itu.

Daripada semakin pusing memikirkan ia jatuh cinta pada Angga atau tidak, Arisa memilih untuk membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya karena ada noda darah di hijab yang ia pakai. Arisa masuk ke kamar mandi dengan membawa sebuah handuk bersih.

Tidak butuh waktu lama, Arisa sudah selesai membersihkan diri. Arisa segera memakai pakaiannya lalu bersiap-siap untuk sholat dzuhur karena suara azan sudah terdengar.

Setelah selesai melaksanakan sholat dzuhur di kamarnya, Arisa keluar dengan menggunakan pakaian rumahan dan tanpa hijab karena hanya ada Bu Ijah di dalam rumah itu, sedangkan Pak Rusli akan selalu berjaga di pos satpam dan untuk makanan Bu Ijah yang akan mengantarkannya ke sana.

" Sudah siap makan siangnya, Bu? " tanya Arisa saat sudah berada di meja makan.

" Sudah, Non " jawab Bu Ijah yang baru selesai mengisi gelas dengan air putih.

Saat melihat Arisa, Bu Ijah sangat terkejut saat melihat ada plaster di kening Arisa.

" Astaghfirullah Non, itu dahi Non Arisa kenapa? " tanya Bu Ijah khawatir Arisa kenapa-napa.

" Ah ini gak papa Bu, tadi gak sengaja nabrak pohon karena jalannya gak fokus terus dapet luka kecil ini deh " jawab Arisa tersenyum menunjukkan deretan giginya agar Bu Ijah tidak khawatir.

" Tapi beneran gak papa kan, Non? Cuma luka kecil aja kan? " tanya Bu Ijah memastikan.

" Iya Bu. Ibu gak perlu khawatir " jawab Arisa tersenyum.

Setelah itu Arisa pun duduk di kursi yang biasa ia duduki. Arisa juga mengajak Bu Ijah untuk makan siang bersama dan menemani dirinya yang tidak ingin makan siang sendirian. Bu Ijah yang sempat menolak pun akhirnya menurut karena Arisa terus memaksanya.

" Makan siang buat Pak Rusli sudah diantar, Bu? " tanya Arisa pada Bu Ijah.

" Sudah, Non " jawab Bu Ijah.

" Ya sudah, kalau gitu sekarang kita makan " ucap Arisa.

Arisa mengambil nasi dan lauk untuk dirinya sendiri lalu bergantian dengan Bu Ijah. Mereka makan siang berdua dengan tenang hingga makanan di piring mereka masing-masing habis.

" Nanti aja diberesinnya, Bu. Arisa mau ngobrol dulu sama Bu Ijah " ucap Arisa saat Bu Ijah akan membereskan bekas makan mereka.

Bu Ijah pun akhirnya duduk kembali dan mendengarkan apa yang akan diobrolkan oleh Arisa dengan dirinya.

" Ada apa, Non? " tanya Bu Ijah pada Arisa karena Arisa tidak kunjung berbicara.

" Arisa boleh denger gak Bu, cerita Ibu waktu jatuh cinta sama Pak Rusli " ucap Arisa pada Bu Ijah.

Arisa memilih bertanya agar ia tahu apa yang ia rasakan ini jatuh cinta atau bukan.

Bu Ijah tersenyum dan mengingat masa mudanya bersama Pak Rusli. " Baiklah, Ibu akan cerita sama Non Arisa " ucap Bu Ijah.

Arisa merasa senang mendengar itu dan bersiap mendengar cerita dari Bu Ijah.

" Ibu sama Pak Rusli itu pertama kali bertemu di terminal bus saat kami sama-sama merantau di Jakarta. Pak Rusli menolong Ibu saat ibu hampir kecopetan. Melihat Pak Rusli yang saat itu masih muda dan tampan membuat ibu jatuh cinta pada pandangan pertama, apalagi Pak Rusli juga jadi sosok pahlawan bagi ibu. Jantung ibu selalu deg degan kalau di dekat Pak Rusli. Kami terus bersama dan sering bertemu kalau libur kerja. Sampai akhirnya Pak Rusli bilang suka sama ibu dan berniat menikahi ibu. Pak Rusli datang ke rumah ibu bicara sama orang tua ibu dan tidak lama kami menikah sampai sekarang ini " ucap Bu Ijah menceritakan perjalanan cintanya dengan Pak Rusli.

" Jadi mungkin aja aku jatuh cinta sama Mas Angga karena dari cerita Bu Ijah hampir sama kayak aku " ucap Arisa dalam hati setelah Bu Ijah selesai bercerita.

Arisa pun tersenyum mengingat Angga dan berharap semoga Angga juga merasakan hal yang sama agar lebih mudah mereka menjalani pernikahan yang berawal dari keterpaksaan.

Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘

Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain di akun yang lain 😊 Cari aja di kolom pencarian " Cinta Si Gadis Lumpuh " dan " Pria Kulkasku " 😊🙏

Ada juga karya saya di akun ini " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😘

Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

Terpopuler

Comments

Gadis Taurus

Gadis Taurus

Arisa: Gak papa kan, sama calon suami sendiri juga hehe😁

2023-10-25

1

Uwie Yanti

Uwie Yanti

cieeeeee Arisa.... dh JTC ya ma Angga..... 😘😆

2023-10-25

2

lihat semua
Episodes
1 1. Perkara Bunga Pengantin
2 2. Kepikiran
3 3. Bertemu Lagi
4 4. Ketakutan
5 5. Salah Paham
6 6. Harus Menikah
7 7. Jujur
8 8. Tidak Fokus
9 9. Mungkin Jatuh Cinta
10 10. Keanehan Sikap Angga
11 11. Penyerangan
12 12. Menemui Reno
13 13. Meminta Restu
14 14. Bernapas Lega
15 15. Hari Pernikahan
16 16. Hinaan
17 17. Mengajak Pindah
18 18. Berbagi Tempat Tidur
19 19. Pindah
20 20. Saling Menerima
21 21. Masakan Pertama
22 22. Menghindari Kejaran
23 23. Sangat Khawatir
24 24. Berbagi Cerita
25 25. Izin Pergi
26 26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27 27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28 28. Deep Talk
29 29. Jamaah Pertama
30 30. Bekal dari Istri
31 31. Sesuatu yang Tertinggal
32 32. Tatapan Tajam
33 33. Mungkin Cemburu
34 34. Pergi Kencan
35 35. Melihat Musuh
36 36. Belanja
37 37. Sangat Malu
38 38. Berusaha Menghindar+Visual
39 39. Sebuah Kecupan
40 40. Candu
41 41. Harus Merahasiakannya
42 42. Penculikan
43 43. Mencoba Melawan
44 44. Datang Tepat Waktu
45 45. Merasa Kotor
46 46. Sangat Berharga
47 47. Awal Kebahagiaan
48 48. Sarapan Buatan Angga
49 49. Memperkenalkan Angga
50 50. Sisi Lain Angga
51 51. Menerima dengan Bahagia
52 52. Menyerang Kantor
53 53. Harus Pergi
54 54. Pembunuh Orang Tua Angga
55 55. Masa Lalu
56 56. Ternyata Masih Hidup
57 57. Berkorban
58 58. Meledak
59 59. Memberitahu Arisa
60 60. Hancurnya Arisa
61 61. Membujuk Arisa
62 62. Orang Tua Angga
63 63. Mencoba Kuat
64 64. Bertemu Orang Tua Angga
65 65. Suami yang Baik
66 66. Menemui Arden
67 67. Dinyatakan Tewas
68 68. Pengajian Untuk Angga
69 69. Harus Bangkit
70 70. Kembali ke Rumah
71 71. Memulai Hidup
72 72. Arisa Sakit
73 73. Semakin Parah
74 74. Kembali Mual
75 75. Penguat Cinta
76 76. Lima Tahun
77 77. Menutup Hati
78 78. Pergi Bersama Jodi
79 79. Sudah Bersuami
80 80. Bukan Mimpi
81 81. Penolong Angga
82 82. Melepas Rindu
83 83. Setelah Sekian Lama
84 84. Cerita Arisa
85 85. Pernah Hamil
86 86. Tuan Putri Papa
87 87. Memulai dari Awal
88 88. Berkumpul Lagi
89 89. Usaha
90 90. Pertama dan Terakhir
91 91. Menemui Ardi
92 92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93 93. Hari Pertama Bekerja
94 94. Pengobat Lelah
95 95. Lelah
96 Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97 96. Memaafkan
98 97. Kepergok Mama Mutia
99 98. Kedatangan Antonio dan Celine
100 99. Double Date
101 100. Pusing
102 101. Kabar Gembira
103 102. Sulit Percaya
104 103. Ngidam Pertama
105 104. Mengundurkan Diri
106 105. Rujak Bebek
107 106. Undangan Makan Malam
108 107. Hampir Saja
109 108. Kram
110 109. Setipis Tisu
111 110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112 111. Tidak Mau Ditinggal
113 112. Mawar Merah
114 113. Memasak Bersama
115 114. Baby Kangen Papa
116 115. Kalap
117 116. Makan Siang Plus-Plus
118 117. Hal Wajar
119 118. Sayang Adik Bayi
120 119. Calon Istri Teno
121 120. Teno dan Rini
122 121. Lebih Menggoda
123 122. Lamaran Teno dan Rini
124 123. Tetap Cinta
125 124. Panik Luar Biasa
126 125. Sebentar Lagi
127 126. Bukti Cinta
128 127. Mengadzani Sang Putri
129 128. Angga Versi Sachet
130 129. Menggoda Pengantin Baru
131 130. Dimana Putriku?
132 131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133 132. Jadikan Aku Istrimu
134 133. Kembali dengan Selamat
135 134. Baik-baik Saja
136 135. Suami Jessica
137 136. Tidak Ingin Ada Dendam
138 137. Permintaan Maaf Jessica
139 138. Amara Zulfa Lesmana
140 139. Memanjakan Angga
141 140. Kakak Anjani
142 141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143 Bonus Chapter
144 Bonus Chapter 2
145 Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146 Bonus Chapter 3
147 Bonus Chapter 4
148 Last Bonus Chapter
149 Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150 Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151 Promo Karya Baru : Married With My Ex
152 Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153 Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154 Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155 Promo Karya Baru : My Sugar Baby
Episodes

Updated 155 Episodes

1
1. Perkara Bunga Pengantin
2
2. Kepikiran
3
3. Bertemu Lagi
4
4. Ketakutan
5
5. Salah Paham
6
6. Harus Menikah
7
7. Jujur
8
8. Tidak Fokus
9
9. Mungkin Jatuh Cinta
10
10. Keanehan Sikap Angga
11
11. Penyerangan
12
12. Menemui Reno
13
13. Meminta Restu
14
14. Bernapas Lega
15
15. Hari Pernikahan
16
16. Hinaan
17
17. Mengajak Pindah
18
18. Berbagi Tempat Tidur
19
19. Pindah
20
20. Saling Menerima
21
21. Masakan Pertama
22
22. Menghindari Kejaran
23
23. Sangat Khawatir
24
24. Berbagi Cerita
25
25. Izin Pergi
26
26. Seolah-Olah Tidak Mengenal
27
27. Oleh-Oleh dari Reno dan Siska
28
28. Deep Talk
29
29. Jamaah Pertama
30
30. Bekal dari Istri
31
31. Sesuatu yang Tertinggal
32
32. Tatapan Tajam
33
33. Mungkin Cemburu
34
34. Pergi Kencan
35
35. Melihat Musuh
36
36. Belanja
37
37. Sangat Malu
38
38. Berusaha Menghindar+Visual
39
39. Sebuah Kecupan
40
40. Candu
41
41. Harus Merahasiakannya
42
42. Penculikan
43
43. Mencoba Melawan
44
44. Datang Tepat Waktu
45
45. Merasa Kotor
46
46. Sangat Berharga
47
47. Awal Kebahagiaan
48
48. Sarapan Buatan Angga
49
49. Memperkenalkan Angga
50
50. Sisi Lain Angga
51
51. Menerima dengan Bahagia
52
52. Menyerang Kantor
53
53. Harus Pergi
54
54. Pembunuh Orang Tua Angga
55
55. Masa Lalu
56
56. Ternyata Masih Hidup
57
57. Berkorban
58
58. Meledak
59
59. Memberitahu Arisa
60
60. Hancurnya Arisa
61
61. Membujuk Arisa
62
62. Orang Tua Angga
63
63. Mencoba Kuat
64
64. Bertemu Orang Tua Angga
65
65. Suami yang Baik
66
66. Menemui Arden
67
67. Dinyatakan Tewas
68
68. Pengajian Untuk Angga
69
69. Harus Bangkit
70
70. Kembali ke Rumah
71
71. Memulai Hidup
72
72. Arisa Sakit
73
73. Semakin Parah
74
74. Kembali Mual
75
75. Penguat Cinta
76
76. Lima Tahun
77
77. Menutup Hati
78
78. Pergi Bersama Jodi
79
79. Sudah Bersuami
80
80. Bukan Mimpi
81
81. Penolong Angga
82
82. Melepas Rindu
83
83. Setelah Sekian Lama
84
84. Cerita Arisa
85
85. Pernah Hamil
86
86. Tuan Putri Papa
87
87. Memulai dari Awal
88
88. Berkumpul Lagi
89
89. Usaha
90
90. Pertama dan Terakhir
91
91. Menemui Ardi
92
92. Sekretaris Sekaligus Asisten Pribadi
93
93. Hari Pertama Bekerja
94
94. Pengobat Lelah
95
95. Lelah
96
Malam Panas Dengan Kak Aska-Promo Karya Baru
97
96. Memaafkan
98
97. Kepergok Mama Mutia
99
98. Kedatangan Antonio dan Celine
100
99. Double Date
101
100. Pusing
102
101. Kabar Gembira
103
102. Sulit Percaya
104
103. Ngidam Pertama
105
104. Mengundurkan Diri
106
105. Rujak Bebek
107
106. Undangan Makan Malam
108
107. Hampir Saja
109
108. Kram
110
109. Setipis Tisu
111
110. Tidak Ingin Kalian Terluka
112
111. Tidak Mau Ditinggal
113
112. Mawar Merah
114
113. Memasak Bersama
115
114. Baby Kangen Papa
116
115. Kalap
117
116. Makan Siang Plus-Plus
118
117. Hal Wajar
119
118. Sayang Adik Bayi
120
119. Calon Istri Teno
121
120. Teno dan Rini
122
121. Lebih Menggoda
123
122. Lamaran Teno dan Rini
124
123. Tetap Cinta
125
124. Panik Luar Biasa
126
125. Sebentar Lagi
127
126. Bukti Cinta
128
127. Mengadzani Sang Putri
129
128. Angga Versi Sachet
130
129. Menggoda Pengantin Baru
131
130. Dimana Putriku?
132
131. Penculik Putri Angga dan Arisa
133
132. Jadikan Aku Istrimu
134
133. Kembali dengan Selamat
135
134. Baik-baik Saja
136
135. Suami Jessica
137
136. Tidak Ingin Ada Dendam
138
137. Permintaan Maaf Jessica
139
138. Amara Zulfa Lesmana
140
139. Memanjakan Angga
141
140. Kakak Anjani
142
141. Rumah Masa Depan (TAMAT)
143
Bonus Chapter
144
Bonus Chapter 2
145
Pesona Anak SMA-Promo Karya Baru
146
Bonus Chapter 3
147
Bonus Chapter 4
148
Last Bonus Chapter
149
Setitik Cinta-Promo Karya Baru
150
Perawan Rasa Janda-Promo Karya Baru
151
Promo Karya Baru : Married With My Ex
152
Promo Karya Baru-Surga Yang Lain
153
Promo Karya Baru : Hello, Mas Duda!
154
Promo Karya Baru : Pernikahan Rahasia
155
Promo Karya Baru : My Sugar Baby

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!