High School 12

Belakangan aku dan Arsya semakin sibuk dengan aktifitas masing-masing. Aku juga sering lihat Arsya bermain basket bersama para idola di sekolah lainnya. Kini Arsya juga bersinar lebih terang dari kemarin-kemarin. Memang tempatnya bersama mereka, bukan sama aku, kan. Vita hebat banget bisa ngerubah Arsya.

Yah, walaupun aku ga ngerti kenapa merasa kurang suka sama Vita, tapi kalo Arsya-nya suka, aku bisa apa?

Dan.. kak Juna. Dia malah jarang banget gabung sama teman-temannya karena aku. Bukan aku ngehalangi. Aku sering suruh dia gabung aja sama temennya, soalnya aku ga bisa gabung ke mereka. Ngerasa ga masuk dan masih ada sedikit ngerasa tatapan mereka beda ke aku. Entah cuma perasaanku aja, ga tau deh.

"Ngelamun mulu. Mikirin apa, sih." Kak Juna menuang teh botol kedalam gelas berisi es batu. Lalu menggesernya tepat kedepanku.

"Ngga di makan baksonya?"

"Eng.. kakak ga mau gabung sama temen-temen kakak?" Aku mengarahkan mataku ke meja ujung. Tepat disana ada beberapa anak cheers dan anak basket ngobrol seru dan tampak asyik sekali. Arsya juga ada disana.

"Nanti malam ngumpul, kok. Mereka mau main basket. Kamu mau ikut?"

Aku menggeleng dengan senyum canggung. Enggak deh, makasih.

"Ayo cepetan makan. Keburu bel."

Aku menyantap bakso dan kak Juna pun kembali melahap mie ayam penuh saos. Kami makan bersama dan tak kalah seru. Sebab kak Juna selalu membuatku tertawa.

"Oh, ya. Minggu depan udah ujian, kan. Aku kayanya ga bisa sering hubungin kamu. Ga apapa, kan?"

"Ngga apapa, kak. Aku juga belajar, kok." Kalau ujian, biasanya aku dan Arsya belajar bareng. Tapi kali ini, ga tau juga. Barangkali dia bareng pacarnya, kan.

...🍭...

Hari ini adalah hari pertama ujian. Kemarin, Arsya ngga ada di kamarnya padahal aku mau belajar bareng dia. Yah, mungkin dia memang belajar bareng Vita, kan. Ngga seru juga kalo Arsya ngabisin semua waktunya untuk pacarnya. Aku kan, juga masih butuh dia.

"Hoaaam.." gara-gara nungguin Arsya, aku jadi lambat tidur. Tapi tadi malam tuh anak jam berapa ya, pulangnya.

Sebelum ke kelas, aku mau ke toilet dulu untuk cuci muka. Akupun masuk dan berdiri di depan cermin menatap mata yang sedikit bengkak.

"Trus gimana?"

Aku yang hendak menekan keran pun terhenti saat mendengar suara dari bilik toilet.

"Ya gimana lagi. Jalani aja."

Itu suara Vita. Aku yakin.

"Tapi Arsya ganteng lho, Vit." Ujar bilik paling sudut.

"Emang. Yah.. nggak nyesel juga sih, gue nge-flirting dia. Mana royal banget anaknya."

Mereka.. membicarakan Arsya, kan? Maksudnya apa, ya? Apa sejak awal Vita nggak serius dengan Arsya?

"Anak mantan penyanyi terkenal, Vit. Tajir banget, ganteng, masa iya cuma lo mainin?"

Deg!

Gila. Jadi, Vita nggak seserius itu dengan Arsya? Tapi yang kulihat.. dia bahkan mau ngelap keringat Arsya, kan.

"Ngga tau, deh. Liat ntar aja."

Aku sempat bingung harus apa saat mendengar toilet flush bersamaan dengan pintu terbuka.

Kutekan air keran dan mencuci tanganku. Bisa kulihat Vita diam di depan pintu menatap kearahku.

"Eh, lo pacarnya kak Juna, kan?" Tanya teman Vita yang baru keluar dari toilet. Dia langsung mencuci tangan disebelahku.

Aku mengangguk dan berusaha tersenyum ramah.

Vita mendekat. Menekan handsoap dan mencuci tangan. "Lo ga pernah gabung bareng kita. Kenapa?" Tanya Vita menatapku dari cermin.

"Eng.. ga apapa, kok."

"Lo ga perlu malu, kali. Kalo lo jadi pacar anak futsal atau basket, artinya lo satu sirkel dengan kita." Vita mengeringkan tangan di hand dryer.

"Iya. Kita-kita baik, tau." Sambung temannya dan aku hanya tersenyum.

"Gue duluan, ya. Siang ini bakalan ngumpul bentaran di lapangan basket. Gue tunggu lo dateng." Vita tersenyum, lalu pergi.

Huffff.. aku sampai nggak bisa berpikir apa-apa lagi. Pikiranku memikirkan ucapan Vita soal Arsya tadi. Apa dia memang berniat main-main? Tapi kenapa Arsya?

Ah, lagian memang sejak awal kan, orang-orang tahunya Vita naksir Hajoon, bukan Arsya. Ini gimana cara ngasih tau Arsya?? Bukannya dulu aku juga pernah bilang gini juga, tapi Arsya ga percaya, kan?

Aih.. aku bener-bener nyesal udah dengar hal kaya gini soal Arsya...

~

Setelah selesai ujian, memang mereka berkumpul di lapangan basket. Kak Juna menghampiriku ke kelas.

"Ariva, kamu mau langsung pulang?"

Sebenarnya, iya. Aku mau belajar. Tapi aku teringat soal ucapan Vita di toilet tadi. Kayaknya aku memang harus mengakrabkan diri supaya tahu lebih jelas soal Arsya dan Vita. Siapa tahu Vita mau curhat padaku soal Arsya. Dia kan, ngga tau kalo aku sahabatan sama Arsya.

"Emangnya kenapa, kak?"

"Anak-anak pada kumpul dibawah. Kamu mau ikutan? Eh tapi, kalo kamu ngga mau juga ga apapa."

Aku mengangguk. "Oke."

"Eh? Beneran kamu mau?"

"Iya. Aku mau."

Kak Juna tersenyum lebar. Nampaknya dia senang karena aku mau berkumpul dengan teman-temannya.

Kami pun menghampiri mereka. Sebagaian bermain dan yang lain tampak duduk santai.

"Oh, Ariva. Hai." Sapa Vita dan Arsya ikut menoleh. "Dateng juga, akhirnya."

Aku tersenyum samar pada mereka.

"Kita lagi belajar bareng. Mau gabung?"

Kulihat Arsya hanya diam menatapku. Entah apa yang ada di pikirannya. Tapi aku mengangguk.

"Boleh."

Vita tersenyum lalu menggeser tempatnya.

"Arsya pinter, lho." Pujinya.

Aku tahu, aku tahu. Aku sahabatnya dari kecil.

"Oh ya, Va. Setelah ujian selesai, kita mau buat acara berbeque-an. Lo ikut, ya?"

Vita ramah bener. Aku jadi ngerasa bersalah pernah nilai dia yang enggak-enggak. Tapi yang di toilet tadi itu apa? Dia kan, gak serius sama Arsya. Kenapa malah semesra ini?

Apa dia emang awalnya ga naksir Arsya? Tapi karena Arsya baik dan royal banget ke dia, dia jadi suka. Bisa aja, kan?

"Ikut. Tenang aja." Sahut kak Juna. "Nih, biar semangat belajarnya." Kak Juna meletakkan tiga botol minuman diatas meja.

"Yeay." Vita bertepuk tangan seolah senang banget aku ikut. Heran, kenapa dia sebaik ini, ya? Jadi ngerasa bersalah banget udah mikir yang buruk-buruk.

Setelah belajar bersama selesai, aku pun menyusun buku untuk segera pulang. Kudengar beberapa dari mereka ingin pulang bareng, termasuk Vita yang nebeng dan pulang bareng Hajoon. Katanya, rumah mereka searah.

"Sya, aku pulang duluan, ya." Vita melambaikan tangan dan dibalas Arsya sekenanya.

Kulihat Arsya saja melihat itu. Malahan terkesan cuek karena fokusnya hanya ke game-nya saja.

"Ariva, maaf ya, kayanya aku ga bisa anter. Soalnya mama telepon minta aku jemput." Ujar kak Juna tiba-tiba. Dateng dengan masih memegang ponselnya yang menyala.

"Iya, kak. Ngga apa-apa. Aku bisa pulang sendiri, kok."

"Maaf, yah. Hati-hati di jalan." Kak Juna mengelus kepalaku, lalu berjalan keluar gerbang.

Kini hanya aku, Arsya, dan beberapa orang lainnya.

Aku pun pulang. Setelah beberapa langkah, ponselku bergetar. Ternyata Arsya. Dia mengajak pulang bareng dan aku yang emang lagi males banget pesen taxi online pun mengiyakan.

Setelah menunggu beberapa menit, Arsya datang dengan motornya. Aku naik, dan Arsya mulai ngebut membawa motor sampai aku harus memeluk pinggangnya. Tanpa aku sadari sebab itulah, masalah baru pun muncul.

Terpopuler

Comments

Hilda Yanti

Hilda Yanti

I like

2023-07-28

1

Siti Umi

Siti Umi

yg aq suka dari semua ceritamu itu penn adalah kisah yg ngalir seperti air ,tersusun dan karakter karakternya pun bisa aq pahami

2023-06-12

2

ega

ega

selalu menunggu up nya

2023-06-11

1

lihat semua
Episodes
1 My Relationshit 1
2 My Relationshit 2
3 My Relationshit 3
4 My Relationshitt 4
5 My RelationShit 5
6 My Relationshit 6
7 My Relationshit 7
8 My Relationshit 8
9 My Relationshitt 9
10 My Relationshit 10
11 High school 11
12 High School 12
13 High School 13
14 High School 14
15 High School 15
16 High School 16
17 High School 17
18 High School 18
19 High School 19
20 High School 20
21 High School Moment 21
22 High School Moment 22
23 High School Moment 23
24 High School Moment 24
25 High School Moment 25
26 High School Moment 26
27 High School Moment 27
28 High School Moment 28
29 High School Moment 29
30 High School Moment 30
31 Patah Hati Pertama 31
32 Patah Hati Pertama 32
33 Patah Hati Pertama 33
34 Patah Hati Pertama 34
35 Patah Hati Pertama 35
36 Patah Hati Pertama 36
37 Patah Hati Pertama 37
38 Patah Hati Pertama 38
39 Patah Hati Pertama 39
40 Patah Hati Pertama 40
41 Birthday Party 41
42 Birthday Party 42
43 Birthday Party 43
44 Birthday Party 44
45 Birthday Party 45
46 Birthday Party 46
47 Birthday Party 47
48 Birthday Party 48
49 Birthday Party 49
50 Birthday Party 50
51 Kejutan! 51
52 Kejutan! 52
53 Kejutan! 53
54 Kejutan! 54
55 Kejutan! 55
56 Kejutan! 56
57 Kejutan! 57
58 Kejutan! 58
59 Kejutan! 59
60 Kejutan! 60
61 Ungkapin Perasaan 61
62 Ungkapin Perasaan 62
63 Ungkapin Perasaan 63
64 Arsya Alexander 64
65 Arsya Alexander 65
66 Arsya Alexander 66
67 Arsya Alexander 67
68 Arsya Alexander 68
69 Arsya Alexander 69
70 Arsya Alexander 70
71 Terkuaknya Rahasia 71
72 Terkuaknya Rahasia 72
73 Terkuaknya Rahasia 73
74 Terkuaknya Rahasia 74
75 Terkuaknya Rahasia 75
76 Terkuaknya Rahasia 76
77 Terkuaknya Rahasia 77
78 Terkuaknya Rahasia 78
79 Terkuaknya Rahasia 79
80 Terkuaknya Rahasia 80
81 Hari-Hari Berat 81
82 Hari-Hari Berat 82
83 Hari-hari Berat 83
84 Hari-Hari Berat 84
85 Hari-Hari Berat 85
86 Hari-Hari Berat 86
87 Hari-Hari Berat 87
88 Hari-Hari Berat 88
89 Hari-Hari Berat 89
90 Hari-Hari Berat 90
91 Long Distance Relation-shit! 91
92 Long Distance Relation-shit 92
93 Long Distance Relation-shit 93
94 Long Distance Relation-shit 94
95 Long Distance Relation-shit 95
96 Long Distance Relation-shit 96
97 Long Distance Relation-shit 97
98 Long Distance Relation-shit 98
99 Long Distance Relation-shit 99
100 Long Distance Relation-shit 100
101 Love-ship 101
102 Love-ship 102
103 Love-Ship 103
104 Love-ship 104
105 Love-ship 105
106 Love-Ship 106
107 Love-Ship 107
108 Love-ship 108
109 Love-Ship 109
110 Love-Ship 110 (Last)
Episodes

Updated 110 Episodes

1
My Relationshit 1
2
My Relationshit 2
3
My Relationshit 3
4
My Relationshitt 4
5
My RelationShit 5
6
My Relationshit 6
7
My Relationshit 7
8
My Relationshit 8
9
My Relationshitt 9
10
My Relationshit 10
11
High school 11
12
High School 12
13
High School 13
14
High School 14
15
High School 15
16
High School 16
17
High School 17
18
High School 18
19
High School 19
20
High School 20
21
High School Moment 21
22
High School Moment 22
23
High School Moment 23
24
High School Moment 24
25
High School Moment 25
26
High School Moment 26
27
High School Moment 27
28
High School Moment 28
29
High School Moment 29
30
High School Moment 30
31
Patah Hati Pertama 31
32
Patah Hati Pertama 32
33
Patah Hati Pertama 33
34
Patah Hati Pertama 34
35
Patah Hati Pertama 35
36
Patah Hati Pertama 36
37
Patah Hati Pertama 37
38
Patah Hati Pertama 38
39
Patah Hati Pertama 39
40
Patah Hati Pertama 40
41
Birthday Party 41
42
Birthday Party 42
43
Birthday Party 43
44
Birthday Party 44
45
Birthday Party 45
46
Birthday Party 46
47
Birthday Party 47
48
Birthday Party 48
49
Birthday Party 49
50
Birthday Party 50
51
Kejutan! 51
52
Kejutan! 52
53
Kejutan! 53
54
Kejutan! 54
55
Kejutan! 55
56
Kejutan! 56
57
Kejutan! 57
58
Kejutan! 58
59
Kejutan! 59
60
Kejutan! 60
61
Ungkapin Perasaan 61
62
Ungkapin Perasaan 62
63
Ungkapin Perasaan 63
64
Arsya Alexander 64
65
Arsya Alexander 65
66
Arsya Alexander 66
67
Arsya Alexander 67
68
Arsya Alexander 68
69
Arsya Alexander 69
70
Arsya Alexander 70
71
Terkuaknya Rahasia 71
72
Terkuaknya Rahasia 72
73
Terkuaknya Rahasia 73
74
Terkuaknya Rahasia 74
75
Terkuaknya Rahasia 75
76
Terkuaknya Rahasia 76
77
Terkuaknya Rahasia 77
78
Terkuaknya Rahasia 78
79
Terkuaknya Rahasia 79
80
Terkuaknya Rahasia 80
81
Hari-Hari Berat 81
82
Hari-Hari Berat 82
83
Hari-hari Berat 83
84
Hari-Hari Berat 84
85
Hari-Hari Berat 85
86
Hari-Hari Berat 86
87
Hari-Hari Berat 87
88
Hari-Hari Berat 88
89
Hari-Hari Berat 89
90
Hari-Hari Berat 90
91
Long Distance Relation-shit! 91
92
Long Distance Relation-shit 92
93
Long Distance Relation-shit 93
94
Long Distance Relation-shit 94
95
Long Distance Relation-shit 95
96
Long Distance Relation-shit 96
97
Long Distance Relation-shit 97
98
Long Distance Relation-shit 98
99
Long Distance Relation-shit 99
100
Long Distance Relation-shit 100
101
Love-ship 101
102
Love-ship 102
103
Love-Ship 103
104
Love-ship 104
105
Love-ship 105
106
Love-Ship 106
107
Love-Ship 107
108
Love-ship 108
109
Love-Ship 109
110
Love-Ship 110 (Last)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!