Mobil yang membawa Reno dan Pak Sulaiman dengan cepat pergi ke Universitas kota Senja.
Ketika mobil mendekat ke arah Universitas, Reno dan Pak Sulaiman merasakan energi spiritual gelap yang sangat pekat.
"Pak ini...." Reno menoleh ke arah Pak Sulaiman.
Pria sepuh tersebut menganggukkan kepalanya. "Tidak salah lagi, ini festival Roh penasaran."
Mendengar perkataan Pak Sulaiman dua orang yang membawa Reno dan gurunya itu terkejut. Karena mereka pertama kalinya mendengar ada Festival Roh penasaran.
Kedua orang tersebut tentu saja sedikit tidak percaya dengan perkataan Pak Sulaiman, karena mereka pikir di dunia modern cerita seperti itu hanyalah mitos saja.
Semakin masuk ke wilayah Universitas Reno dan Pak Sulaiman semakin merasakan pekatnya energi spiritual tersebut.
Mobil tidak bisa masuk ke Universitas, karena tempat tersebut dipenuhi orang-orang yang sedang menonton kejadian tersebut.
"Pak Sulaiman, kita sepertinya harus berjalan dari sini," ucap salah satu orang yang membawa mereka berdua.
Pak Sulaiman mengangguk mengerti, ia bersama dengan Reno langsung turun dari mobil. Mereka berempat berjalan masuk melewati orang-orang yang sedang menonton di halaman Universitas tersebut.
Dua dosen tersebut membukakan jalan untuk Pak Sulaiman dan Reno, membelah kerumunan warga dan wartawan yang sedang menonton.
Dihalaman Universitas tampak begitu banyak mahasiswa dan Mahasiswi yang kerasukan, di sana juga banyak pengusir hantu seperti Reno dan Pak Sulaiman yang sudah datang terlebih dahulu.
"Lama sekali kau datangnya Sulaiman!" tegur Pak Sunardi yang ternyata mengenal guru Reno tersebut.
"Bukannya kamu bilang wilayah ini milikmu?" jawabnya santai.
"Jangan mulai Sulaiman, kita sedang terdesak!" hardik Pak Sunardi.
Pak Sulaiman menghela napas. "Reno, kamu Wowo dan Giojo, aku akan mengurus pembatas gaib terlebih dahulu!" perintah pria sepuh tersebut kepada anak didiknya itu.
"Baik Pak!" Reno bergegas memanggil Wowo dan Giojo merupakan partner Reno yang jarang ia panggil.
Giojo Jin putih berperawakan seperti manusia, hanya saja wajahnya hanya memiliki tiga mata dan mulutnya bisa terbuka sangat lebar.
Reno pergi ke tempat orang-orang kesurupan membawa dua partnernya tersebut.
"Wowo, kamu urus yang itu! Giojo bersiaplah menyegelnya!" perintah Reno.
"Baik!" jawab mereka berdua yang langsung bergerak dengan cepat.
Wowo dengan kasar memasukkan tangannya ke salah satu tubuh Mahasiswa yang kesurupan. Ia menjambak rambut roh penasaran yang masuk ke dalam tubuh tersebut.
Reno dengan sigap menempelkan sebuah jimat ke dada orang tersebut, sehingga roh penasaran dengan wajah buruk rupa itu terpental keluar sambil di tarik Wowo.
Giojo melesat dan langsung menggigit tubuh roh penasaran tersebut, seketika hantu penasaran yang tadinya berontak langsung terdiam.
Reno mengeluarkan botol khususnya dan memasukkan roh penasaran tersebut ke dalam botol tersebut.
Orang yang tadi kesurupan ambruk seketika, tidak sadarkan diri. "Dia sudah selesai, bawa dia pergi dari sini!" perintah Reno kepada bawahan Pak Sunardi.
Bawahan Pak Sunardi mengangguk mengerti, mereka langsung mengamankan orang tersebut. Dalam hati mereka sangat kagum dengan Reno karena bisa dengan cepat menyegel roh penasaran dalam tubuh orang itu.
Prang
Tiba-tiba terdengar suara kaca hancur, seketika Reno langsung menoleh. Seorang gadis terlempar puluhan meter menabrak kaca Universitas.
Terlihat pria yang kesurupan menghampiri gadis tersebut, sontak saja Reno langsung bergerak ketika melihat sosok tersebut akan menyerang gadis itu lagi.
Reno melemparkan jarum segel, untuk menghentikan gerakan pria tersebut. Jarum segel menancap di tubuh pria tersebut, tapi ia tidak terpengaruh sama sekali dan malah bisa mencabut jarum tersebut.
"Reno, hati-hati dia kuat!" seru Wowo.
"Aku tahu itu, tapi kita harus menyelematkan gadis itu, bantu aku Wowo, Giojo!" Reno berlari ke arah gadis tersebut.
Wowo dan Giojo mau tidak mau harus membantu partnernya tersebut, mereka berdua melesat mencoba mengeluarkan sosok itu dari tubuh pria yang dirasukinya.
"Hahahaha... kalian pikir bisa menghentikan aku?" pria yang kerasukan itu berbicara dengan suara geraman berat.
Bang
Bang
Wowo dan Giojo terhempas ketika mencoba melepaskan secara paksa sosok tersebut yang ternyata lebih kuat dari mereka.
Sementara itu Reno menghampiri gadis yang tadi terhempas tersebut, ia memapahnya untuk berdiri. "Kamu tidak apa-apa?" tanyanya langsung.
"Sudah tahu aku terluka kaya gini, malah bertanya tidak apa-a...." suara gadis itu tercekat ketika melihat wajah Reno.
"Reno...." ucapnya tiba-tiba.
Reno mengerutkan keningnya ketika sang gadis memanggil namanya, karena ia tidak mengenal gadis itu sama sekali.
Klap
Swuzz
Brug
"Aduh!" pekik Reno ketika ia dilemparkan oleh pria kesurupan dan jatuh di halaman Universitas.
Gadis itu terkejut karena tiba-tiba pria kerasukan sudah ada didepannya, ia mengeluarkan sebuah jimat dan menempatkan di dadanya.
Swuzz
Brug
Pria kerasukan terpental efek jimat tersebut. Reno yang melihat itu cepat berdiri, ia tidak menyia-nyiakannya kesempatan tersebut melompat ke atas tubuh pria itu.
"Brengsek, kamu pikir bisa mengalahkanku!" raung pria tersebut.
"Mahluk seperti mu tidak layak berkeliaran di dunia manusia!" Reno menancapkan sebuah pasak di jantung pria itu. "Wowo, Giojo sekarang!" perintah Reno keras.
Wowo dan Giojo bergegas mendekat. Wowo menarik sosok tersebut dari dalam tubuh pria yang di rasuki, ketika sosoknya mulai terlihat Giojo menggigitnya langsung agar sosok tersebut lemah dan keluar dari tubuh Pria yang dirasuki. Namun, itu semua belum cukup, sosok itu masih kekeh berada di dalam tubuh pria itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🥑⃟🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
jurig nya ngeyel, pengen nempel terus ke manusia
2023-09-26
0
Kardi Kardi
wach ketemu. ketemuuuu
2023-05-23
3
Red Ant
👍👍👍lanjut thor👍👍👍
2023-05-20
2