Pasca Reuni

"Habis ini siapkan makan! Teman-teman aku sudah pada lapar nih" suruh Robby dengan seenaknya.

Sudah tak nolongin saat Luna terjatuh, eh ini malah nyuruh nyiapin makanan lagi.

"Sudah aku siapin semua tuan, di meja makan" lama-lama jengkel juga Luna mengurusi keluarga suaminya ini.

"Ngapain pakai melotot? Berani sekali kamu ya?" Ranti ikutan bicara ketus.

"Idih, anda siapa nyonya? Ikutan urusan aku" balas Luna.

Robby naik pitam hendak menampar Luna di depan umum.

"Ada apa ini? Kok emosian gini?" sela Jiel yang ikut mendekat.

"Ini loh Jiel, pembantu kok berani-beraninya melawan perintah tuannya" jelas Ranti sok imut.

"Jadi ini pembantu lo? Cantik juga" puji Azriel yang biasa dipanggil Jiel oleh teman-temannya itu.

"Isssshhh lo ini apaan sih?" sela Ranti menghalau Jiel agar menjauh dari keberadaan Luna.

Sementara Robby menatap tajam Luna. Baginya Luna telah tebar pesona ke Jiel yang juga bos nya itu. Bos pemilik mall dan juga beberapa perusahaan serta anak cabangnya.

"Cepetan! Kok masih diam di situ" suruh Robby dengan suara sengau.

"Dasar muka pembantu" olok Ranti.

Luna balas menatap tajam ke arah Ranti.

Andai tak mengingat jika ini acara sang suami Luna gemas ingin menjambak rambut Ranti yang tergerai itu.

Luna pun masuk dan mulai merapikan meja yang sudah rapi itu. Meja yang sudah penuh makanan hasil olahan Luna.

Semua teman-teman menikmati hidangan yang ada.

"Tumben, masakan adik lo enak banget" puji salah satu teman Robby.

Selama ini jika ada acara di rumah Robby, Naya dan Tari selalu tampil di depan. Pamer jika yang masak adalah mereka berdua.

"Iya nih, nggak seperti biasanya" tukas yang lain.

"Kan sekarang kita sudah ada pembantu, jadi ya sebagian besar dia yang masak" jelas Naya sok malu. Padahal biasanya juga malu-maluin.

Naya tak sadar jika ucapannya tadi secara tidak langsung memuji masakan Luna.

"Jadi gadis cantik tadi pembantu lo?" tanya teman laki yang bernama Ariel itu ke Robby langsung.

Ariel yang juga sepupu Azriel. Mereka berdua dulu pasangan yang kompak saat SMA, dan disebut duo 'A'. Banyak sekali yang mengidolakan mereka, tapi mereka berdua seolah tak terjangkau. Walau tak sekaya Azriel, tapi Ariel cukup famous di sekolah. Dan keduanya belum terdengar punya pasangan sampai saat ini.

Naya yang mendengar tentu saja dibuat geram oleh ucapan Ariel.

.

"Sok cantik sok imut sok manis lo" umpat Tari ke arah Luna setelah acara reuni Robby selesai.

Jangan ditanya Robby sekarang. Tentunya mengantarkan pulang wanita sok cantik tadi. Yang menurut Luna dengar, namanya adalah Ranti. Batin Luna.

Luna tak menanggapi sumpah serapah Tari. Dan melenggang menuju dapur untuk beres-beres. Kalau tak dikerjakan sekarang, endingnya tetap jadi kerjaan Luna nantinya. Luna juga yang musti beresin semua.

Siapa juga yang sok-sok an. Batin Luna balas mengolok Tari.

"Mana Luna?" tanya Naya menghampiri Tari yang sumpah serapahnya ke Luna belum juga ditamatin.

Luna yang hendak ke dapur pun tak peduli jika dirinya dicari Naya.

"Lunaaaaaa... Mau kemana lo???" Naya meraih ujung belakang hijab Luna sehingga memaksa Luna berhenti.

"Apaan sih Naya?" tukas Luna yang tetap memanggil Naya dengan menyebut nama meski usia Luna sebenarnya lebih mudaan dua tahun daripada Naya.

"Lo mau tebar pesona? Lo mau nyelingkuhin kakak gue? Tau aja lo cowok keren" hardik Naya sengit.

"Awas saja kalau lo gaet kak Ariel. Itu gebetan gue" ancam Naya.

Luna tersenyum tipis, "Apa lo takut kalah saing sama pembantu macam aku?" tukas Luna.

Jengah, capek, kesal bercampur jadi satu. Hari ini seakan jadi ajang pembuktian Luna, kalau dirinya hanya dianggap sebagai pembantu gratisan di rumah ini.

"Cih gue nggak takut. Apalagi dengan wanita sekelas lo" ucap Naya dengan nada tinggi.

"Kalau nggak takut, ngapain ngehalangin aku? Sory aku mau bersih-bersih. Mau bantu?" seru Luna dengan santai tanpa menunjukkan rasa sakit hati.

"Ogah" tolak Naya dengan cepat.

Naya menghampiri Tari dan sepertinya ada yang mau dibicarakan serius dengan adiknya itu.

Mereka berdua balik kamar, meninggalkan Luna dengan segala kerepotannya.

Mama di mana, tentu saja sibuk dengan teman-teman arisan sosialita.

Hingga hampir tengah malam Luna menunggu kedatangan Robby yang selepas reuni langsung pergi begitu saja meninggalkan rumah.

"Kemana kak Robby? Jam segini kok belum juga pulang" gumam Luna.

Luna selalu diajarkan oleh orang tuanya, jika harus menghormati suami bagaimanapun sifat dan karakter yang dimiliki.

Hingga Subuh pun Robby belum juga datang.

Luna yang biasa tidur di kursi panjang di kamar itu mengucek mata untuk menajamkan pandangan.

Tak didapatinya sang suami.

"Kemana dia?" pertanyaan itu lagi yang muncul di otak Luna.

"Apa semalam dia tak pulang?" Luna masih berpikir positif tentang sang suami.

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

To be continued, happy reading

Episodes
1 Penebus Hutang
2 Pembantu Gratisan
3 Reuni
4 Pasca Reuni
5 Ikrar Talak?
6 Talak
7 Pengusiran
8 Cari Kerja
9 Lantai Teratas
10 Dinner
11 Hari Pertama Kerja
12 Belanja with Bos Baru
13 Pergi Bersama
14 Makan Gratis
15 Hari Kedua
16 Bos Lantai Teratas
17 Mulai Adaptasi
18 Pertemuan Yang Diatur
19 Telusur Masa Lalu
20 Lanjut Telusur
21 Masih Buram
22 Sedan Mewah
23 Hutang Lunas
24 Rumah Kenangan
25 Asisten Dadakan
26 Kakek Gunadharma
27 Kenangan Jiel
28 Pulang Mansion
29 Pandangan Papa Mama
30 Aktor di Balik Layar
31 Makan Siang
32 Kecelakaan
33 Pemakaman
34 Kejadian Yang Sama
35 Masa Lalu
36 Penguntit
37 Asisten Tuan Besar
38 Pengacara Tuan Besar
39 Kerjasama Bersyarat
40 Bersua Pengacara
41 Penculikan
42 Tes DNA
43 Wasiat
44 Penembakan
45 Rh-null
46 Keluarga Rumit
47 Masih Kritis
48 Penyamaran
49 Berita-berita
50 Info Bukan Restu
51 Tamu Tak Diundang
52 Beredar Rumor
53 Cara Cantik
54 Video Tak Jelas
55 Mansion Kakek
56 Bekerja dan Berlibur
57 Hari Perdana
58 Tamu di Hari Kedua
59 Ziarah Makam
60 Lamaran dan Nikahan
61 Akad
62 Tak Harus Malam
63 Momen Ultah
64 Pre Launching
65 Usaha Bobby
66 Launching Produk
67 Rumah Mertua
68 Bersama Mama
69 Rapat Siang
70 Hadiah Kakek
71 Sabotase Segala Sisi
72 Bersiap Pergi
73 Jet Lag
74 Honeymoon
75 Kejar Target
76 Orang Dalam
77 Pencarian
78 Jebakan Obat
79 Kecemasan Jiel
80 Penawaran Terbaik
81 David dan Bowo
82 Gerak Cepat
83 Pesta Resepsi
84 Presidential Suite
85 Kawan Lama
86 Hampir
87 Misi Penyelamatan
88 Ending yang diharap
89 Maternity
90 Wanita Gila
91 Lounching
92 Arsa Putra Dharma Wibisono
93 Promo 'Lost Memory'
94 Promo 'Pelabuhan Terakhir Cassanova
95 Mampir Yuk 'FAITHFULNESS'
96 Mampir guyysss @SECOND WIFE
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Penebus Hutang
2
Pembantu Gratisan
3
Reuni
4
Pasca Reuni
5
Ikrar Talak?
6
Talak
7
Pengusiran
8
Cari Kerja
9
Lantai Teratas
10
Dinner
11
Hari Pertama Kerja
12
Belanja with Bos Baru
13
Pergi Bersama
14
Makan Gratis
15
Hari Kedua
16
Bos Lantai Teratas
17
Mulai Adaptasi
18
Pertemuan Yang Diatur
19
Telusur Masa Lalu
20
Lanjut Telusur
21
Masih Buram
22
Sedan Mewah
23
Hutang Lunas
24
Rumah Kenangan
25
Asisten Dadakan
26
Kakek Gunadharma
27
Kenangan Jiel
28
Pulang Mansion
29
Pandangan Papa Mama
30
Aktor di Balik Layar
31
Makan Siang
32
Kecelakaan
33
Pemakaman
34
Kejadian Yang Sama
35
Masa Lalu
36
Penguntit
37
Asisten Tuan Besar
38
Pengacara Tuan Besar
39
Kerjasama Bersyarat
40
Bersua Pengacara
41
Penculikan
42
Tes DNA
43
Wasiat
44
Penembakan
45
Rh-null
46
Keluarga Rumit
47
Masih Kritis
48
Penyamaran
49
Berita-berita
50
Info Bukan Restu
51
Tamu Tak Diundang
52
Beredar Rumor
53
Cara Cantik
54
Video Tak Jelas
55
Mansion Kakek
56
Bekerja dan Berlibur
57
Hari Perdana
58
Tamu di Hari Kedua
59
Ziarah Makam
60
Lamaran dan Nikahan
61
Akad
62
Tak Harus Malam
63
Momen Ultah
64
Pre Launching
65
Usaha Bobby
66
Launching Produk
67
Rumah Mertua
68
Bersama Mama
69
Rapat Siang
70
Hadiah Kakek
71
Sabotase Segala Sisi
72
Bersiap Pergi
73
Jet Lag
74
Honeymoon
75
Kejar Target
76
Orang Dalam
77
Pencarian
78
Jebakan Obat
79
Kecemasan Jiel
80
Penawaran Terbaik
81
David dan Bowo
82
Gerak Cepat
83
Pesta Resepsi
84
Presidential Suite
85
Kawan Lama
86
Hampir
87
Misi Penyelamatan
88
Ending yang diharap
89
Maternity
90
Wanita Gila
91
Lounching
92
Arsa Putra Dharma Wibisono
93
Promo 'Lost Memory'
94
Promo 'Pelabuhan Terakhir Cassanova
95
Mampir Yuk 'FAITHFULNESS'
96
Mampir guyysss @SECOND WIFE

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!