Sampailah mereka di panti asuhan ke lima. Disana mereka disambut sangat meriah sekali oleh anak-anak panti. Bahkan diadakan pentas seni oleh anak-anak disana. Renatta yang melihatnya jadi senang dan tanpa sadar malah menarik tangan Regan untuk duduk di kursi yang telah disediakan.
Setiap pertunjukkan yang diperlihatkan, membuat setiap orang yang melihatnya takjub dan terpana. Apalagi ketika ada seorang anak kecil yang membacakan puisi tentang jasa seorang ibu. Renatta langsung meneteskan air matanya. Ia merasa terhanyut oleh setiap kata yang keluar dari mulut anak kecil itu. Apalagi, semasa hidupnya, ia tak pernah melihat secara langsung bagaimana wajah mendiang mamanya. Ia hanya bisa melihatnya lewat foto saja. Kini ia hanya punya mama Kamala yang terbaring di rumah sakit. Meski jahat, tapi Mama Kamala lah yang membesarkan dirinya dari dia umur 9 tahun.
Ketika anak kecil itu selesai membaca puisinya. Suara riuh tepukan tangan pun menggema di halaman. Renatta malah terus mengusap air matanya yang tak mau berhenti untuk mengalir. Ketika dari pihak panti meminta pihak donatur untuk berbicara di depan. Regan berdiri dan maju ke depan. Ia merasa tidak tega juga jika Renatta yang dalam keadaan masih menangis itu harus menyampaikan sedikit pidatonya.
Regan mulai menyampaikan sepatah dua kalimat kepada semua orang yang ada disana. Kemudian ia kembali duduk dan menikmati pertunjukkan lain dari anak pantinya.
"Jangan nangis terus! Nanti orang mengira, kalau aku yang membuatmu menangis," ucap Regan pelan.
"Bapak ini, bisa tidak sih, sekali aja bersikap baik ke Saya. Atau ngomong yang halus gitu?"
"Nggak bisa, kalau lihat kamu bawaannya kesal dan pengen marah terus," ucap Regan yang bicara sangat jujur.
"Iya, saya tahu kalau saya itu dulu jahat dan sudah keterlaluan. Pasti Bapak sulit melupakannya," balas Renatta lagi kemudian pergi ke toilet untuk membersihkan riasan di wajahnya.
Sebelum pergi toilet, tentunya ia bertanya dulu ke salah satu anak panti yang ada disana.
Saat di toilet, Renatta mengeluarkan cerminnya dan meletakkannya di tatakan yang ada di belakang pintu. Ia melihat riasnya yang memudar karena tangisnya. Renatta pun mulai menata ulang riasannya lagi agar tak terlihat habis menangis. Karena nantinya ia akan jadi malu sendiri. Setelah selesai, Renatta keluar dengan senyuman manis dari bibirnya.
Renatta memilih untuk duduk di kursi paling belakang bersama anak-anak panti yang lainnya. Bahkan ia menyapa anak-anak dengan ramah. Anak-anak panti pun menyambut sapaan Renatta tak kalah ramahnya.
Sampai acara pun akhirnya berakhir dan Regan pun sudah memberikan sedikit uang untuk pihak panti.
Mereka semua berpamitan untuk pulang karena hari sudah mulai menjelang malam. Regan meminta Renatta untuk naik di mobilnya saja, karena arah rumah Renatta dan Ozy tidak searah. Dengan senang hati, Ozy mengizinkan.
Regan juga sedikit berbisik di telinga Renatta.
"Jangan ganggu orang yang sudah bertunangan. Katanya orang ketiga itu adalah setan."
Secara tidak langsung, Regan mengatakan dirinya adalah setan. Bibir Renatta jadi mengerucut karenanya. Ia pun masuk ke dalam mobil Regan dan duduk di samping kemudi.
Mobil Ozy sudah jalan lebih dulu. Sementara Regan baru saja masuk ke dalam mobilnya dan memasukkan kunci mobilnya.
"Uang bapak di saya masih tersisa. Tapi akan saya pakai untuk membuat perizinan dua panti yang belum terdaftar, takutnya membutuhkan biaya. Nanti kalau uangnya masih lebih, akan saya transfer kan ke Bapak."
"Hm."
Regan hanya membalasnya dengan deheman saja. Ia mulai melakukan mobilnya dengan kecepatan sedang, karena di petang menjelang malam seperti ini, kendarai di jalan raya malah jadi ramai tak seperti tadi di pagi hari.
Renatta malah tertidur dengan pulas di kursinya. Regan tak habis pikir dengan wanita yang bersamanya saat ini. Seperti tak ada takut-takutnya sama sekali. Bagaimana jika laki-laki yang bersamanya adalah orang jahat? Bisa saja Renatta akan jadi korban pembunuhan atau bahkan pemerk*saan. Untungnya, dirinya adalah laki-laki baik yang tak mengambil kesempatan jahat seperti itu.
*
*
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 101 Episodes
Comments
L B
ku do'a in kamu regan cinta mati sama natta 🤗😄 biar kamu ketularan kebaikan natta, kamu kan angkuh ,songong,keras kepala , ogah bersedekah.
kasihan banget si natta , dari bayi tidak merasakan hangatnya pelukan ibu , begitu dapat ibu sambung malah memberikan ajaran sesat 😌😥😥
2023-05-18
1
💐€^ĽYŹÆ ĎWĪ Ř@£ÑÄ🌺
lnjut thor aku doain y regan u bucin sebucinx sm renata..n kp amnda yg jhat itu yg pura2 mnjadi dewi kebaikan pdahal htinx busuk terus mndpatkan kbhagiaan devan lki2 baik knp hrs jodonx sm amndel itu ..knp g grace aj thor u pilih ksihh thorr kcewa berattt thor
2023-05-18
0