Bab 7 - Masih Membenci

Situasi agak mencekam dan canggung ketika Renatta berada di dalam satu ruangan bersama dengan Regan, sekretaris Regan dan Pak Beno. Apalagi tatapan laki-laki itu yang terlihat datar dan seolah mengintimidasinya.

"Saya nggak menyangka ternyata CEO barunya adalah pria muda seumuran anak saya," ucap Pak Beno berbasa-basi.

"Ya, karena saya menggantikan paman saya yang pindah ke perusahaan cabang di luar negeri."

"Ya, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik untuk memajukan perusahaan. Kalau Anda butuh bantuan saya. Saya akan dengan senang hati membantu."

"Iya, terima kasih."

"Oh, iya. Ini kenalkan sekretaris pribadi saya, Renatta. Dia adalah sekretaris tercantik di perusahaan ini. Pekerjaannya juga bagus," ucap Pak Beno memuji-muji Renatta di depan Regan.

Regan tak menanggapinya dengan serius. Ia hanya angguk-angguk saja. Karena tidak suka dengan obrolan itu.

"Renatta, Pak. Senang bertemu Anda," ucap Renatta sambil menundukkan kepalanya.

Regan hanya mengangguk lagi. Sebenarnya ia tak nyaman berbicara dengan Pak Beno.

"Sepertinya kalian seumuran. Saya harap Renatta bisa membantu Anda jika anda membutuhkan bantuannya. Baiklah, sepertinya saya terlalu banyak bicara dan juga masih ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan. Sekali lagi saya ucapkan selamat atas kedatangan Anda. Selamat bekerja "

Setelah mengucapkan itu, Pak Beno dan Renatta keluar dari ruangan Regan. Renatta akhirnya bisa bernapas lega. Ia seperti telah terlepas dari kurungan sangkar yang membelenggunya. Bahkan tadi untuk menatap wajah Regan saja ia tak berani makanya ia selalu melihat ke arah yang lain.

*

*

"Renatta? Sepertinya nama itu tidak asing di ingatanku," ucap Ozy, sekretaris dari Regan sekaligus teman kuliah Regan.

"Iya, dia adalah wanita yang sudah menghancurkan mimpiku," jawab Regan dengan wajah yang tak bersahabat.

"Oh, pantas saja, tatapanmu ke dia tak bersahabat. Ternyata oh ternyata. Tapi dia cantik ya?"

Pujian Ozy ke Renatta membuat Regan mendelik dan menatap tajam ke arah Ozy.

"Ups, sepertinya aku salah bicara. Lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? Karena sepertinya kamu akan sering bertemu dengannya. Apalagi dia bekerja di perusahaan milik Daddy mu. Seingat ku, kamu dulu sering mengumpat dan terus mengatakan kalau kamu tak pernah mau lagi bertemu dengan wanita yang bernama Renatta."

"Entahlah, tapi aku memang masih sangat membencinya. Karena dia, aku tak bisa menjadi jaksa. Aku malah harus mengikuti kemauan Daddy ku untuk jadi penerus perusahaannya."

"Ya wajar juga sih, kamu kan memang satu-satunya anak orang tuamu. Kalau bukan kamu siapa yang akan jadi penerusnya. Masa orang lain?"

"Tau lah."

Regan berjalan menuju ke kursi kerjanya. Di hari pertamanya bekerja, ia akan melihat berkas-berkas lama untuk diamati. Sebagai pekerjaan pertama yang ia kerjakan. Begitu juga dengan Ozy yang diperintahkan untuk membantunya. Apalagi pamannya sebelum pindah, mengatakan bahwa ada orang yang berbuat curang dengan memanipulasi dana perusahaan. Sayangnya, ia belum berhasil menemukan orangnya karena harus ke luar negeri. Makanya tugas penting itu ia berikan ke keponakannya.

Setelah berjam-jam mengamati semua berkas dan masuk keluarnya dana perusahaan. Regan bisa langsung mencurigai satu orang. Tapi, ia masih belum bisa menemukan bukti kuatnya. Sampai jam istirahat pun tiba.

Regan dan Ozy pergi makan siang bersama di sebuah restoran. Tentunya Ozy disana tidak makan siang satu meja dengan Regan. Karena Regan sudah janjian dengan Amanda.

Selama 8 tahun itu juga, hubungan Regan dan Amanda masih begitu-begitu saja. Tanpa status hubungan, meski Amanda sendiri tahu kalau Regan mencintainya. Tapi Regan tak pernah menyatakan itu padanya.

"Aku pikir kamu nggak akan mau menggantikan pamanmu dan masih betah mengurus perusahaan cabang di luar kota."

"Awalnya sih begitu, cuma setelah aku pikir-pikir lagi. Tak ada salahnya pindah ke pusat. Lagipula aku punya misi disana. Lalu bagaimana kabarmu? Sudah lama kita tidak bertemu."

"Kabarku baik. Bahkan lebih baik setelah tak pernah melihat Renatta lagi. Rasanya aku seperti hidup."

Wajar saja Amanda merasa begitu. Karena kehadiran Renatta malah membuat Amanda ketakutan dan pastinya akan teringat lagi pada kelakuan buruk Renatta di masa lalu.

Karena hal itu, Regan pun tak akan bercerita kalau Renatta ternyata bekerja di perusahaan keluarganya. Ia akan berusaha menyembunyikan itu semua dari Amanda.

*

*

TBC

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

AMANDA KAYAKNYA GAK SEBAIK PERKIRAAN ORANG

2023-11-25

0

Chu Shoyanie

Chu Shoyanie

sosok Amanda masih misterius...

2023-05-20

0

bibi

bibi

trusin bacanya

2023-05-15

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Kebencian
2 Bab 2 - Wanita Jahat
3 Bab 3 - Ratu pembuly
4 Bab 4 - Meminta Maaf
5 Bab 5 - Semakin dibenci
6 Bab 6 - CEO Baru
7 Bab 7 - Masih Membenci
8 Bab 8 - Dituduh bersekongkol
9 Bab 9 - Bertemu Amanda
10 Bab 10 - Bertemu Regan di rumah sakit
11 Bab 11 - Bertukar sekretaris
12 Bab 12 - Bubur ayam
13 Bab 13 - Gaun dan cincin berlian
14 Bab 14 - Ketagihan makan bubur ayam
15 Bab 15 - Rencana Regan
16 Bab 16 - Patah Hati
17 Bab 17 - Patah Hati (2)
18 Bab 18 - Rencana bagi-bagi donasi
19 Bab 19 - Berdonasi
20 Bab 20 - Orang ketiga itu setan
21 Bab 21 - Sama-sama menyedihkan
22 Bab 22 - Persiapan ke luar kota
23 Bab 23 - Club malam
24 Bab 24 - Dasar Polos!
25 Bab 25 - Jadi Sekretaris tetap Regan
26 Bab 26 - Tak pernah diharapkan
27 Bab 27 - Datang lagi bersama Regan
28 Bab 28 - Aku sudah ikhlas
29 Bab 29 - Aku sudah tidak membenci kamu
30 Bab 30 - Mungkin kamu menyukainya
31 Bab 31 - Insiden di acara peresmian
32 Bab 32 - Sakit
33 Bab 33 - Lanjutkan saja untuk membenciku
34 Bab 34 - Semoga cepat sadar
35 Bab 35 - Menginap
36 Bab 36 - Bukan jodoh Oma
37 Bab 37 - Bantu aku melupakan Amanda
38 Bab 38 - Cinta pertama Renatta
39 Bab 39 - Berbalas komentar
40 Bab 40 - Saya masih ingin hidup Pak!
41 Bab 41 - Aku udah move on
42 Bab 42 - Mengetahui kebenaran
43 Bab 43 - Sudah cukup
44 Bab 44 - Aku menyukaimu
45 Bab 45 - Calon mantu
46 Bab 46 - Mulai Posesif
47 Bab 47 - Percaya diri dan beranilah
48 Bab 48 - Akulah Pria bodoh itu
49 Bab 49 - Kenapa seperti ini?
50 Bab 50 - Jangan dengarkan kak
51 Bab 51 - Berita Viral
52 Bab 52 - Berpulang
53 Bab 53 - Pergi
54 Bab 54 - Aku akan selalu menunggumu
55 Bab 55 - Siapa yang sedang kamu lindungi?
56 Bab 56 - Regan tahu semuanya
57 Bab 57 - Regan mulai beraksi
58 Bab 58 - Pria Misterius
59 Bab 59 - Cinta memang mengalahkan segalanya
60 Bab 60 - Bertemu Penolong
61 Bab 61 - Wanita jahat dan laki-laki bodoh
62 Bab 62 - Anak siapa sih?!
63 Bab 63 - Terdeteksi Bucin
64 Bab 64 - Alasan Amanda memilih Devan
65 Bab 65 - Kamu istimewa dan berharga
66 Bab 66 - Mengunjungi rumah Regan
67 Bab 67 - Menghasut Oma Lina
68 Bab 68 - Meluluhkan hati Oma
69 Bab 69 - Meluluhkan hati Oma (2)
70 Bab 70 - Mulai menyukai Renatta
71 Bab 71 - Rencana Amanda dan Tante Dewi
72 Bab 72 - Oma Pingsan
73 Bab 73 - Kedatangan Detektif
74 Bab 74 - Regan sudah tahu pelakunya
75 Bab 75 - Amanda ditangkap
76 Bab 76 - Cepat pergi dari sini!
77 Bab 76 - Kepulangan Oma
78 Bab 78 - Klarifikasi
79 Bab 79 - Calon Menantu
80 Bab 80 - Pertemuan Renatta dan Devan
81 Bab 81 - Aku mencintaimu pria bodoh!
82 Bab 82 - Kecelakaan
83 Bab 83 - Keadaan Renatta
84 Bab 84 - Kedatangan Papa Dewa dan Nesha
85 Bab 85 - Kecelakaan disengaja
86 Bab 86 - Tahu pelakunya
87 Bab 87 - Kedatangan Devan
88 Bab 88 - Papa Dewa bertemu Tante Dewi
89 Bab 89 - Tertangkapnya pelaku korupsi
90 Bab 90 - Panggilan sayang
91 Bab 91 - Tante Dewi dan Amanda bertemu
92 Bab 92 - Renatta milik Regan seorang
93 Bab 93 - Apa aku boleh menerima semua ini?
94 Bab 94 - Lebih dari cukup
95 Bab 95 - Semakin dekat
96 Bab 96 - Saling merindu
97 Bab 97 - Insiden di acara pernikahan
98 Bab 98 - Ciuman selamat pagi
99 Bab 99 - Aku mencintaimu
100 Bab 100 - Maafkan aku, Nat
101 Bab 101 - Terima kasih sayang
Episodes

Updated 101 Episodes

1
Bab 1 - Kebencian
2
Bab 2 - Wanita Jahat
3
Bab 3 - Ratu pembuly
4
Bab 4 - Meminta Maaf
5
Bab 5 - Semakin dibenci
6
Bab 6 - CEO Baru
7
Bab 7 - Masih Membenci
8
Bab 8 - Dituduh bersekongkol
9
Bab 9 - Bertemu Amanda
10
Bab 10 - Bertemu Regan di rumah sakit
11
Bab 11 - Bertukar sekretaris
12
Bab 12 - Bubur ayam
13
Bab 13 - Gaun dan cincin berlian
14
Bab 14 - Ketagihan makan bubur ayam
15
Bab 15 - Rencana Regan
16
Bab 16 - Patah Hati
17
Bab 17 - Patah Hati (2)
18
Bab 18 - Rencana bagi-bagi donasi
19
Bab 19 - Berdonasi
20
Bab 20 - Orang ketiga itu setan
21
Bab 21 - Sama-sama menyedihkan
22
Bab 22 - Persiapan ke luar kota
23
Bab 23 - Club malam
24
Bab 24 - Dasar Polos!
25
Bab 25 - Jadi Sekretaris tetap Regan
26
Bab 26 - Tak pernah diharapkan
27
Bab 27 - Datang lagi bersama Regan
28
Bab 28 - Aku sudah ikhlas
29
Bab 29 - Aku sudah tidak membenci kamu
30
Bab 30 - Mungkin kamu menyukainya
31
Bab 31 - Insiden di acara peresmian
32
Bab 32 - Sakit
33
Bab 33 - Lanjutkan saja untuk membenciku
34
Bab 34 - Semoga cepat sadar
35
Bab 35 - Menginap
36
Bab 36 - Bukan jodoh Oma
37
Bab 37 - Bantu aku melupakan Amanda
38
Bab 38 - Cinta pertama Renatta
39
Bab 39 - Berbalas komentar
40
Bab 40 - Saya masih ingin hidup Pak!
41
Bab 41 - Aku udah move on
42
Bab 42 - Mengetahui kebenaran
43
Bab 43 - Sudah cukup
44
Bab 44 - Aku menyukaimu
45
Bab 45 - Calon mantu
46
Bab 46 - Mulai Posesif
47
Bab 47 - Percaya diri dan beranilah
48
Bab 48 - Akulah Pria bodoh itu
49
Bab 49 - Kenapa seperti ini?
50
Bab 50 - Jangan dengarkan kak
51
Bab 51 - Berita Viral
52
Bab 52 - Berpulang
53
Bab 53 - Pergi
54
Bab 54 - Aku akan selalu menunggumu
55
Bab 55 - Siapa yang sedang kamu lindungi?
56
Bab 56 - Regan tahu semuanya
57
Bab 57 - Regan mulai beraksi
58
Bab 58 - Pria Misterius
59
Bab 59 - Cinta memang mengalahkan segalanya
60
Bab 60 - Bertemu Penolong
61
Bab 61 - Wanita jahat dan laki-laki bodoh
62
Bab 62 - Anak siapa sih?!
63
Bab 63 - Terdeteksi Bucin
64
Bab 64 - Alasan Amanda memilih Devan
65
Bab 65 - Kamu istimewa dan berharga
66
Bab 66 - Mengunjungi rumah Regan
67
Bab 67 - Menghasut Oma Lina
68
Bab 68 - Meluluhkan hati Oma
69
Bab 69 - Meluluhkan hati Oma (2)
70
Bab 70 - Mulai menyukai Renatta
71
Bab 71 - Rencana Amanda dan Tante Dewi
72
Bab 72 - Oma Pingsan
73
Bab 73 - Kedatangan Detektif
74
Bab 74 - Regan sudah tahu pelakunya
75
Bab 75 - Amanda ditangkap
76
Bab 76 - Cepat pergi dari sini!
77
Bab 76 - Kepulangan Oma
78
Bab 78 - Klarifikasi
79
Bab 79 - Calon Menantu
80
Bab 80 - Pertemuan Renatta dan Devan
81
Bab 81 - Aku mencintaimu pria bodoh!
82
Bab 82 - Kecelakaan
83
Bab 83 - Keadaan Renatta
84
Bab 84 - Kedatangan Papa Dewa dan Nesha
85
Bab 85 - Kecelakaan disengaja
86
Bab 86 - Tahu pelakunya
87
Bab 87 - Kedatangan Devan
88
Bab 88 - Papa Dewa bertemu Tante Dewi
89
Bab 89 - Tertangkapnya pelaku korupsi
90
Bab 90 - Panggilan sayang
91
Bab 91 - Tante Dewi dan Amanda bertemu
92
Bab 92 - Renatta milik Regan seorang
93
Bab 93 - Apa aku boleh menerima semua ini?
94
Bab 94 - Lebih dari cukup
95
Bab 95 - Semakin dekat
96
Bab 96 - Saling merindu
97
Bab 97 - Insiden di acara pernikahan
98
Bab 98 - Ciuman selamat pagi
99
Bab 99 - Aku mencintaimu
100
Bab 100 - Maafkan aku, Nat
101
Bab 101 - Terima kasih sayang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!