BAB 19 Marah

yaSelama perjalanan pulang Alana menegang, ini kali kelima teleponnya berdering. Pemutusan kerja sama secara sepihak oleh klien penting JSN Group, satu pun tidak ada yang memberi keterangan valid. Katanya, mereka kecewa atas kinerja Alana, dinilai buruk dan tidak kompeten.

Padahal selama ini selalu mengikuti instruksi dari suaminya, tidak pernah melakukan satu kesalahan pun.

Alana kebingungan, titik butanya di bagian mana? Bertanya kepada Alvaro percuma, asisten pribadi itu tidak memberitahu apapun, dia hanya bilang Alana dan Lewis ditunggu di rumah oleh Tuan James.

“Alana, kamu kenapa? Wajahmu pucat. Sebaiknya kita ke rumah sakit, biarkan saja pria tua itu menunggu.” Kesal Lewis kepada Ayahnya yang tidak tahu aturan. Jelas sekali jadwal kembali ke tanah air masih lama, tapi James memerintahkan dua orang kepercayaannya untuk pulang.

“Jangan Lew. Aku sehat. Kasihan Daddy kamu kalau harus menunggu lebih lama.

Tiba di rumah, jajaran pelayan menyambut keduanya. Susah payah James menutup akses berita agar Alana tetap diakui serta dihormati sebagai pimpinan JSN.

‘Tuan menunggu di kamar’

‘Tuan Muda Lewis juga ditunggu di kamar’

Dua sejoli itu mengetuk pintu, Alana ketakutan. Aura kediaman Jansen berubah menegangkan, lebih mirip latar horor.

“Masuk dan duduk. Jangan berjauhan, kalian duduk tepat di depanku.” Titah James sudah menahan kesal sejak beberapa jam yang lalu.

Pria sepuh ini tak tanggung-tanggung, menyediakan proyektor di kamarnya. Mulai menekan keyboard pada MacBook, seketika terlihat foto Lewis yang merangkul Alana, mencium Alana, masuk ke kamar ibu sambungnya.

“Apa maksud kalian melakukan ini? Tidak berpikir akibatnya sangat fatal hah?” James yang biasanya terlihat sabar, kini sangat murka, melupakan tekanan darah tinggi.

Susah payah mencari Alana sebagai istri dan sekarang balasan yang diterima sangat mengecewakan.

“Kalian memiliki hubungan istimewa di belakangku, benar kan? Di mana otak kalian? Sia-sia kuliah di luar negeri. Alana kau itu istriku, dan Lewis adalah putraku, anak kandungku. Bisa-bisanya selingkuh.” Hardik James, sekarang dunia tahu bahwa Alana dan Lewis sepasang kekasih.

“Alana, jauhi Lewis! Aku tidak ingin bersaing bersama putraku sendiri, mulai detik ini kalian tidak akan terlibat projects bersama.” Meradang rasanya, tiba-tiba kepala James pusing, dia tidak memikirkan resiko dibelakang. Menikahi perempuan muda, pada akhirnya membuat anaknya jatuh cinta kepada ibu sambungnya sendiri.

“Alana tidak salah Dad. Salahnya di mana menjaga istrimu? Apa aku harus acuh ketika dia mengalami kesulitan? Atau lebih baik ku wujudkan dugaanmu itu, bila perlu meniduri istrimu. Puas?” sengit Lewis, tidak merasa takut sama sekali.

Sontak Alana melotot mendengar ucapan putra sambungnya, dia juga tidak akan mungkin melakukan itu semua. Bukan seorang murahan yang menjual diri kepada pria lain, demi kebebasan.

“Kau sakit Lewis. Sama seperti Ibumu. Mulai hari ini, jangan tinggal di rumahku!” bentak James, mengusir buah hati yang baru saja kembali usai sepuluh tahun hidup mengembara di negeri orang.

“Jangan bawa-bawa Mommy, dia sakit karena mencintai pria salah. Kau tidak layak menikahinya dan aku menyesal sudah lahir ke dunia, menjadi bagian dari keluarga Jansen adalah musibah.” Lewis keluar kamar, membanting pintu.

Tentu saja James tidak setuju putranya memiliki hubungan dengan Alana, sebab tugas Alana belum selesai, karena Debby tidak bisa dihancurkan dengan mudah.

 “Kau, sama sekali tidak bisa menjaga diri Alana. Seharusnya menolak apapun yang diinginkan Lewis. Sadar akan posisi kalian. Kalau kau tetap menjalin hubungan dengannya, jangan salahkan aku jika Patt Group hancur lebur.”

Mendengar ancaman dari mulut suaminya, Alana bersimpuh di kedua kaki James. Mengiba dengan sangat, jujur ia tidak mau kehilangan sumber dananya. “Aku minta maaf Tuan, semua ini salahku.”

“Iya kalian memang bersalah, ini terakhir kali aku dengar kau bertemu dengannya.” James meraih kedua tangan Alana, menepuk bahu istri mudanya.

Tepat di depan Alana, sengaja menghubungi seseorang. James memisahkan keduanya, menghindari sorotan publik yang begitu tajam. Alana tetap di kantor pusat sementara Lewis harus menangani permasalahan di cabang utama JSN.

**

Satu hari setelah beredarnya berita memalukan. Sebelum kehilangan investor dan klien, James segera mengklarifikasi hubungan antara ibu dan anak sambung itu. Kekuasaannya masih diakui oleh dunia meskioun sudah pension dari perusahaan.

Banyak pertanyaan diajukan oleh wartawan termasuk keberadaan Lewis saat ini. Seolah menghilang, tidak ada satu orang pun yang mengetahui di mana Lewis, mobil sport yang biasa hilir mudik kini tidak tampak.

“Terima kasih atas perhatian rekan-rekan semua. Sebenarnya gosip yang beredar tidak benar. Itu hanya bualan. Putraku dan ibu sambungnya memang dekat, mereka saling menyayangi. Kalian pasti tahu sakitnya kehilangan Ibu? Dan Lewis mendapat figur seorang Ibu dari istriku ini.”

“Satu lagi, kami pun sedang program anak, mohon doanya agar dalam beberapa bulan bisa memberi kabar baik.”

James mengakhiri pertemuannya dengan pers. Sudah cukup tampil depan umum, pamer keharmonisan keluarga dan gosip akan dengan sendirinya mudah dilupakan. Tugas James membuat berita lain untuk menghapus ingatan semua orang atas skandal Alana dan Lewis.

Jujur Alana menegang, bergeming. Memiliki anak dari suaminya sama sekali tak pernah terlintas. Tidak, bukan ini tujuannya menikah dengan James.

Bagi pria tua ini tidak ingin rencananya gagal untuk mendepak Debby dan Patricia. Skandal Lewis dan Alana hanya menjadi penghalang dan krisis kepercayaan investor serta klien, untuk sepenuhnya di kuasai oleh Alana.

“Umm. Tuan. Aku pamit berangkat ke kantor. Jaga kesehatan Anda.” Alana mencium punggung tangan suaminya. Masuk ke dalam mobil lain.

Berharap semua di kantor baik-baik saja, tidak ada yang terbawa suasana buruk dari kabar tidak menyenangkan.

Meskipun berita telah ditarik dari media, tetapi gosip intern tidak bisa dimusnahkan, para karyawan tidak lagi sungkan pada Alana.

‘Oh jadi benar ya hidup itu jangan munafik’

‘Rakus banget jadi perempuan, bapaknya dilayani dan sekarang anaknya juga. Menyesal aku dulu menghormatinya. Jijik.’

‘Sebentar lagi juga ditendang keluar, jadi gembel lagi mengemis sama om-om kaya. Benar kan Bu Alana?’

Caci maki, hinaan akan selalu Alana dapatkan, bukan kah resiko ini sudah dipersiapkan sangat matang? Menikahi pria tua, pasti dianggap sebagai pengeruk harta. Alana hanya diam, berjalan anggun melewati belasan pegawai yang bergunjing.

‘Jual diri saja bangga.’

“Permisi. Aku membayar kalian untuk kerja bukan bergosip, apalagi Bos sendiri. Tidak tahu etika.” Serang Alana tidak mau kalah. Dia ini punya kedudukan kuat kenapa harus takut pada cemoohan orang.

 “Alana. Sekarang kau perlu ku dorong sedikit, agar tulang mu remuk dan patah. Malang sekali nasibmu Nyonya Muda. Enak daja mau merebut Lewis dari Patricia.”  Debby semakin di atas angin, rencananya berjalan mudah, menyingkirkan dua orang sekaligus.

TBC

***

tante Debby jgagbgg

Episodes
1 BAB 1 Satu Bulan Pernikahan
2 BAB 2 Sosok Arogan
3 BAB 3 Tidak Menerima Perubahan
4 BAB 4 Tidak Gentar
5 BAB 5 Tragedi
6 BAB 6 Sikap Dingin
7 BAB 7 Tuduhan
8 BAB 8 Tuduhan Kedua
9 BAB 9 Jebakan Terhina
10 BAB 10 Jiwa Malaikat
11 BAB 11 Menghilangkan Efek Obat
12 BAB 12 Menghindar
13 BAB 13 Keputusan Yang Salah
14 BAB 14 Karena Pekerjaan
15 BAB 15 Aku Cemburu
16 BAB 16 Perdebatan Batin
17 BAB 17 Apa Artinya?
18 BAB 18 Bukti
19 BAB 19 Marah
20 BAB 20 Orang Itu Adalah Aku
21 BAB 21 Dugaan Hamil
22 BAB 22 Cintaku Karam Sebelum Berlabuh
23 BAB 23 Aku Kakak Yang Baik
24 BAB 24 Rindu Yang Menggebu
25 BAB 25 Menepati Janji
26 BAB 26 Ayah vs Anak
27 BAB 27 Belum Bisa Jujur
28 BAB 28 Bayarlah Semua Kesalahanmu
29 BAB 29 Ternoda
30 BAB 30 Tak Bisa Ku Gapai
31 BAB 31 Tidak Akan Menceraikanmu
32 BAB 32 Jangan Tinggalkan Aku
33 BAB 33 Kegiatan Pagi
34 BAB 34 Mengikuti Debby
35 BAB 35 Selalu Memabukkan
36 BAB 36 Membalik Keadaan
37 BAB 37 Seharusnya Aku
38 BAB 38 Bukan Lewis
39 BAB 39 Terbakar Api Tak Kasat Mata
40 BAB 40 Membantu
41 BAB 41 Maafkan Aku
42 BAB 42 Hati Ke Hati
43 BAB 43 Menghilang
44 BAB 44 Memenuhi Keinginan James
45 BAB 45 Pertemuan
46 BAB 46 Pertunangan
47 BAB 47 Menyedihkan
48 BAB 48 Kenyataan
49 BAB 49 Tiada Sebelum Diketahui
50 BAB 50 Mencari
51 BAB 51 Tidak Dihargai
52 BAB 52 Kembali Berjalan Sendiri
53 BAB 53 Menyingkirkan Masa Lalu
54 BAB 54 Bukti
55 BAB 55 Cinta itu Merusak
56 BAB 56 Tidak Sebaik Yang Kau Kira
57 BAB 57 Sama-sama Sakit
58 BAB 58 Penangkapan
59 BAB 59 Memohon
60 BAB 60 Lewis Menggila
61 BAB 61 Aku Tidak Menyesal
62 BAB 62 Kejamnya Dunia
63 BAB 63 Mengamati Dari Jauh
64 BAB 64 Belanja
65 BAB 65 Terbungkus Ego
66 BAB 66 Bertahanlah
67 BAB 67 Keras Kepala
68 BAB 68 Berpikir Jernih
69 BAB 69 Harapan
70 BAB 70 Memperbaiki Keadaan
71 SUAMI KECIL MILIK BU GURU
72 Istri Terlupakan Mr Casanova
Episodes

Updated 72 Episodes

1
BAB 1 Satu Bulan Pernikahan
2
BAB 2 Sosok Arogan
3
BAB 3 Tidak Menerima Perubahan
4
BAB 4 Tidak Gentar
5
BAB 5 Tragedi
6
BAB 6 Sikap Dingin
7
BAB 7 Tuduhan
8
BAB 8 Tuduhan Kedua
9
BAB 9 Jebakan Terhina
10
BAB 10 Jiwa Malaikat
11
BAB 11 Menghilangkan Efek Obat
12
BAB 12 Menghindar
13
BAB 13 Keputusan Yang Salah
14
BAB 14 Karena Pekerjaan
15
BAB 15 Aku Cemburu
16
BAB 16 Perdebatan Batin
17
BAB 17 Apa Artinya?
18
BAB 18 Bukti
19
BAB 19 Marah
20
BAB 20 Orang Itu Adalah Aku
21
BAB 21 Dugaan Hamil
22
BAB 22 Cintaku Karam Sebelum Berlabuh
23
BAB 23 Aku Kakak Yang Baik
24
BAB 24 Rindu Yang Menggebu
25
BAB 25 Menepati Janji
26
BAB 26 Ayah vs Anak
27
BAB 27 Belum Bisa Jujur
28
BAB 28 Bayarlah Semua Kesalahanmu
29
BAB 29 Ternoda
30
BAB 30 Tak Bisa Ku Gapai
31
BAB 31 Tidak Akan Menceraikanmu
32
BAB 32 Jangan Tinggalkan Aku
33
BAB 33 Kegiatan Pagi
34
BAB 34 Mengikuti Debby
35
BAB 35 Selalu Memabukkan
36
BAB 36 Membalik Keadaan
37
BAB 37 Seharusnya Aku
38
BAB 38 Bukan Lewis
39
BAB 39 Terbakar Api Tak Kasat Mata
40
BAB 40 Membantu
41
BAB 41 Maafkan Aku
42
BAB 42 Hati Ke Hati
43
BAB 43 Menghilang
44
BAB 44 Memenuhi Keinginan James
45
BAB 45 Pertemuan
46
BAB 46 Pertunangan
47
BAB 47 Menyedihkan
48
BAB 48 Kenyataan
49
BAB 49 Tiada Sebelum Diketahui
50
BAB 50 Mencari
51
BAB 51 Tidak Dihargai
52
BAB 52 Kembali Berjalan Sendiri
53
BAB 53 Menyingkirkan Masa Lalu
54
BAB 54 Bukti
55
BAB 55 Cinta itu Merusak
56
BAB 56 Tidak Sebaik Yang Kau Kira
57
BAB 57 Sama-sama Sakit
58
BAB 58 Penangkapan
59
BAB 59 Memohon
60
BAB 60 Lewis Menggila
61
BAB 61 Aku Tidak Menyesal
62
BAB 62 Kejamnya Dunia
63
BAB 63 Mengamati Dari Jauh
64
BAB 64 Belanja
65
BAB 65 Terbungkus Ego
66
BAB 66 Bertahanlah
67
BAB 67 Keras Kepala
68
BAB 68 Berpikir Jernih
69
BAB 69 Harapan
70
BAB 70 Memperbaiki Keadaan
71
SUAMI KECIL MILIK BU GURU
72
Istri Terlupakan Mr Casanova

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!